No 1
Di suatu grosir kelontong dijual sembilan bahan pokok makanan. Salah satu yang dijual oleh pedagang grosir itu adalah gula pasir (dalam satuan kuintal). Data pasokan dan jumlah gula pasir yang terjual setiap hari selama satu minggu disajikan dalam diagram garis.
Berdasarkan pengalaman, biaya operasional akan tercukupi jika sudah terjual \(40\%\) dari total gula pasir dalam minggu itu. Jika \(1\) kuintal gula dijual dengan harga Rp\(150.000,00\), maka keuntungan pedagang dalam minggu tersebut adalah … juta rupiah.
(a) 3,15 (b) 4,20 (c) 5,25 (d) 6,30 (e) 7,35
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Langkah 1: Menentukan total gula yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data gula yang terjual (dalam kuintal) adalah:
Senin \(= 4\)
Selasa \(= 12\)
Rabu \(= 8\)
Kamis \(= 12\)
Jumat \(= 8\)
Sabtu \(= 14\)
Minggu \(= 12\)
Total terjual selama satu minggu:
\( 4 + 12 + 8 + 12 + 8 + 14 + 12 = 70 \)
Jadi, total gula yang terjual selama satu minggu adalah \(70\) kuintal.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang merupakan keuntungan
Biaya operasional tertutup jika sudah terjual \(40\%\). Artinya, keuntungan diperoleh dari sisa \(60\%\) penjualan.
Banyak gula yang menjadi dasar keuntungan:
\( 60\% \times 70 = 0,6 \times 70 = 42 \)
Jadi, gula yang menghasilkan keuntungan adalah \(42\) kuintal.
Langkah 3: Menghitung keuntungan dalam rupiah
Harga \(1\) kuintal gula adalah Rp\(150.000,00\).
Total keuntungan:
\( 42 \times 150.000 = 6.300.000 \)
Dalam satuan juta rupiah:
\( 6.300.000 = 6,30 \) juta rupiah
Jawaban akhir: (d) 6,30
Catatan untuk siswa:
Soal ini menguji kemampuan membaca diagram, menghitung persentase, dan mengubah satuan ke bentuk yang diminta soal. Fokus utama adalah memahami bahwa keuntungan dihitung setelah biaya operasional tertutup.
No 2
Diagram batang berikut menunjukkan Stok Minyak Harian dalam Satu Minggu yang memuat data pasokan dan terjual setiap hari.
Setelah dilakukan perhitungan, dalam satu minggu itu ternyata agen membutuhkan biaya untuk operasional dan modal sebesar \(90\%\) dari total penjualan dalam satu minggu itu. Jika \(1\) liter minyak dijual dengan harga Rp\(12.000\), maka keuntungan pedagang pada minggu itu adalah … juta rupiah.
(a) 63 (b) 84 (c) 105 (d) 126 (e) 147
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Langkah 1: Menentukan total minyak yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data minyak yang terjual setiap hari adalah:
Senin \(= 4\)
Selasa \(= 12\)
Rabu \(= 8\)
Kamis \(= 14\)
Jumat \(= 8\)
Sabtu \(= 14\)
Minggu \(= 10\)
Total penjualan selama satu minggu:
\( 4 + 12 + 8 + 14 + 8 + 14 + 10 = 70 \)
Jadi, total minyak yang terjual selama satu minggu adalah \(70\) liter.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang merupakan keuntungan
Biaya operasional dan modal sebesar \(90\%\) dari total penjualan. Artinya, keuntungan adalah sisa \(10\%\) dari total penjualan.
Banyak minyak yang menghasilkan keuntungan:
\( 10\% \times 70 = 0,1 \times 70 = 7 \)
Jadi, minyak yang menjadi dasar keuntungan adalah \(7\) liter.
Langkah 3: Menghitung keuntungan pedagang
Keuntungan per \(1\) liter minyak adalah Rp\(12.000\).
Total keuntungan:
\( 7 \times 12.000 = 84.000 \)
Dalam satuan yang diminta pada pilihan jawaban, nilai ini dinyatakan sebagai \(84\).
Jawaban akhir: (b) 84
Catatan untuk siswa:
Kunci utama soal ini adalah memahami bahwa keuntungan diperoleh dari sisa persentase penjualan setelah biaya operasional ditutup, lalu dikalikan dengan harga per satuan barang.
No 3
Di suatu grosir beras, disediakan berbagai jenis beras. Salah satu beras yang dijual oleh pedagang grosir itu adalah beras mentik wangi. Data pasokan dan jumlah beras mentik wangi yang terjual (dalam ton) tiap hari pada suatu minggu disajikan dalam diagram batang.
Berdasarkan pengalaman, biaya operasional akan tercukupi khusus untuk beras mentik wangi jika sudah terjual \(70\%\) pada minggu itu. Jika \(1\) kg beras mentik wangi dijual dengan harga Rp\(20.000,00\), maka keuntungan pedagang khusus dari beras mentik wangi pada minggu itu adalah … juta rupiah.
(a) 42 (b) 98 (c) 280 (d) 420 (e) 980
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Langkah 1: Menentukan total beras mentik wangi yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data terjual (dalam ton) adalah:
Senin \(= 6\)
Selasa \(= 10\)
Rabu \(= 8\)
Kamis \(= 12\)
Jumat \(= 10\)
Sabtu \(= 14\)
Minggu \(= 10\)
Total terjual selama satu minggu:
\( 6 + 10 + 8 + 12 + 10 + 14 + 10 = 70 \)
Jadi, total beras mentik wangi yang terjual selama satu minggu adalah \(70\) ton.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang merupakan keuntungan
Biaya operasional tertutup jika sudah terjual \(70\%\). Artinya, keuntungan berasal dari sisa \(30\%\) penjualan.
Banyak beras mentik wangi yang menghasilkan keuntungan:
\( 30\% \times 70 = 0,3 \times 70 = 21 \)
Jadi, beras mentik wangi yang menjadi dasar keuntungan adalah \(21\) ton.
Langkah 3: Mengubah satuan ton ke kilogram
Karena harga dinyatakan per kilogram, maka:
\( 1 \) ton \(= 1.000 \) kg
Jumlah beras yang menghasilkan keuntungan:
\( 21 \times 1.000 = 21.000 \) kg
Langkah 4: Menghitung keuntungan pedagang
Harga \(1\) kg beras mentik wangi adalah Rp\(20.000,00\).
Total keuntungan:
\( 21.000 \times 20.000 = 420.000.000 \)
Dalam satuan juta rupiah:
\( 420.000.000 = 420 \) juta rupiah
Jawaban akhir: (d) 420
Catatan untuk siswa:
Soal ini menguji kemampuan membaca diagram, menghitung persentase, mengonversi satuan, dan menentukan keuntungan berdasarkan kondisi biaya operasional.
No 4
Pedagang grosir daging ayam setiap hari menerima pasokan dari tempat pemotongan ayam dan kemudian menjualnya kembali kepada para pedagang pengecer. Data pasokan dan jumlah daging ayam yang terjual setiap hari (dalam kuintal) pada suatu minggu disajikan dalam diagram garis berikut.
Berdasarkan pengalaman, modal akan tercukupi jika sudah terjual \(70\%\) pada minggu tersebut. Jika \(1\) kg daging ayam dijual dengan harga Rp\(30.000,00\), maka keuntungan pedagang grosir pada minggu tersebut adalah … juta rupiah.
(a) 14,7 (b) 63,0 (c) 84,3 (d) 126 (e) 147
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Langkah 1: Menentukan total daging ayam yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data daging ayam yang terjual (dalam kuintal) setiap hari adalah:
Senin \(= 12\)
Selasa \(= 9\)
Rabu \(= 8\)
Kamis \(= 10\)
Jumat \(= 10\)
Sabtu \(= 8\)
Minggu \(= 13\)
Total penjualan selama satu minggu:
\( 12 + 9 + 8 + 10 + 10 + 8 + 13 = 70 \)
Jadi, total daging ayam yang terjual selama satu minggu adalah \(70\) kuintal.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang menjadi keuntungan
Modal tertutup jika sudah terjual \(70\%\). Artinya, keuntungan berasal dari sisa \(30\%\) penjualan.
Banyak daging ayam yang menghasilkan keuntungan:
\( 30\% \times 70 = 0,3 \times 70 = 21 \)
Jadi, daging ayam yang menjadi dasar keuntungan adalah \(21\) kuintal.
Langkah 3: Mengubah satuan kuintal ke kilogram
Karena harga dinyatakan per kilogram, maka:
\( 1 \) kuintal \(= 100 \) kg
Jumlah daging ayam yang menghasilkan keuntungan:
\( 21 \times 100 = 2.100 \) kg
Langkah 4: Menghitung keuntungan pedagang
Harga \(1\) kg daging ayam adalah Rp\(30.000,00\).
Total keuntungan:
\( 2.100 \times 30.000 = 63.000.000 \)
Dalam satuan juta rupiah:
\( 63.000.000 = 63,0 \) juta rupiah
Jawaban akhir: (b) 63,0
Catatan untuk siswa:
Perhatikan bahwa persentase yang digunakan adalah bagian penjualan setelah modal tertutup, lalu sesuaikan satuan kuantitas dengan satuan harga sebelum menghitung keuntungan.
No 5
Setiap hari seorang penyalur daging sapi menerima pasokan dari tempat pemotongan hewan dan kemudian menjualnya kembali kepada para pengecer. Data pasokan dan jumlah daging sapi yang terjual setiap hari (dalam kuintal) pada suatu minggu disajikan dalam diagram batang.
Harga pembelian daging sapi akan tercukupi jika sudah terjual \(60\%\). Jika \(1\) kg daging dijual dengan harga Rp\(100.000,00\), maka keuntungan pedagang pada minggu tersebut adalah … juta rupiah.
(a) 490 (b) 280 (c) 210 (d) 49 (e) 21
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Tujuan soal:
Soal ini melatih kemampuan membaca diagram batang, menghitung persentase keuntungan, mengonversi satuan kuintal ke kilogram, dan menghitung nilai uang sesuai konteks.
Langkah 1: Menentukan total daging sapi yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data terjual (dalam kuintal) adalah:
Senin \(= 10\)
Selasa \(= 9\)
Rabu \(= 8\)
Kamis \(= 11\)
Jumat \(= 10\)
Sabtu \(= 13\)
Minggu \(= 9\)
Total terjual selama satu minggu:
\( 10 + 9 + 8 + 11 + 10 + 13 + 9 = 70 \)
Jadi, total daging sapi yang terjual adalah \(70\) kuintal.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang merupakan keuntungan
Harga pembelian tertutup jika sudah terjual \(60\%\). Artinya, keuntungan berasal dari sisa \(40\%\) penjualan.
Bagian penjualan yang menghasilkan keuntungan:
\( 40\% \times 70 = 0,4 \times 70 = 28 \)
Jadi, daging sapi yang menjadi dasar keuntungan adalah \(28\) kuintal.
Langkah 3: Mengubah satuan kuintal ke kilogram
Karena harga dinyatakan per kilogram, maka:
\( 1 \) kuintal \(= 100 \) kg
Jumlah daging sapi yang menghasilkan keuntungan:
\( 28 \times 100 = 2.800 \) kg
Langkah 4: Menghitung keuntungan pedagang
Harga jual \(1\) kg daging sapi adalah Rp\(100.000,00\).
Keuntungan total:
\( 2.800 \times 100.000 = 280.000.000 \)
Dalam satuan juta rupiah:
\( 280.000.000 = 280 \)
Jawaban akhir: (b) 280
Catatan untuk siswa:
Perhatikan bahwa persentase keuntungan dihitung dari bagian penjualan setelah biaya pembelian tertutup, lalu pastikan satuan berat dan satuan harga sudah disamakan sebelum menghitung nilai uang.
No 6
Penyalur bahan pertanian setiap hari menerima pasokan pupuk urea dari pabrik dan kemudian menjualnya kembali kepada para pengecer. Data pasokan dan jumlah pupuk urea yang terjual setiap hari (dalam kuintal) pada suatu minggu disajikan dalam diagram garis.
Berdasarkan pengalaman, modal dan biaya operasional akan tercukupi jika sudah terjual \(80\%\) pupuk pada minggu tersebut. Jika \(1\) kg pupuk dijual dengan harga Rp\(14.000,00\), maka keuntungan penyalur pada minggu tersebut adalah … juta rupiah.
(a) 1,96 (b) 2,94 (c) 19,6 (d) 24,5 (e) 29,4
Jawaban dan Pembahasan (klik untuk membuka)
Tujuan soal:
Soal ini melatih kemampuan membaca diagram garis, menghitung persentase, melakukan konversi satuan kuintal ke kilogram, dan menentukan keuntungan berdasarkan kondisi modal serta biaya operasional.
Langkah 1: Menentukan total pupuk urea yang terjual selama satu minggu
Dari diagram, data pupuk urea yang terjual (dalam kuintal) adalah:
Senin \(= 11\)
Selasa \(= 12\)
Rabu \(= 6\)
Kamis \(= 10\)
Jumat \(= 10\)
Sabtu \(= 12\)
Minggu \(= 9\)
Total pupuk urea yang terjual selama satu minggu:
\( 11 + 12 + 6 + 10 + 10 + 12 + 9 = 70 \)
Jadi, total pupuk urea yang terjual selama satu minggu adalah \(70\) kuintal.
Langkah 2: Menentukan bagian penjualan yang merupakan keuntungan
Modal dan biaya operasional tertutup jika sudah terjual \(80\%\). Artinya, keuntungan berasal dari sisa \(20\%\) penjualan.
Banyak pupuk urea yang menghasilkan keuntungan:
\( 20\% \times 70 = 0,2 \times 70 = 14 \)
Jadi, pupuk urea yang menjadi dasar perhitungan keuntungan adalah \(14\) kuintal.
Langkah 3: Mengubah satuan kuintal ke kilogram
Karena harga dinyatakan per kilogram, maka:
\( 1 \) kuintal \(= 100 \) kg
Jumlah pupuk urea yang menghasilkan keuntungan:
\( 14 \times 100 = 1.400 \) kg
Langkah 4: Menghitung keuntungan penyalur
Harga jual \(1\) kg pupuk urea adalah Rp\(14.000,00\).
Keuntungan total:
\( 1.400 \times 14.000 = 19.600.000 \)
Dalam satuan juta rupiah:
\( 19.600.000 = 19,6 \)
Jawaban akhir: (c) 19,6
Catatan untuk siswa:
Perhatikan bahwa keuntungan dihitung dari bagian penjualan setelah modal dan biaya operasional tertutup. Pastikan persentase, satuan berat, dan satuan harga sudah sesuai sebelum menghitung nilai akhir.
- PM 2025 - no 1
- PM 2025 - no 2
- PM 2025 - no 3
- PM 2025 - no 4
- PM 2025 - no 5
- PM 2025 - no 6
- PM 2025 - no 7
- PM 2025 - no 8
- PM 2025 - no 9
- PM 2025 - no 10
- PM 2025 - no 11
- PM 2025 - no 12
- PM 2025 - no 13
- PM 2025 - no 14
- PM 2025 - no 15
- PM 2025 - no 16
- PM 2025 - no 17
- PM 2025 - no 18
- PM 2025 - no 19
- PM 2025 - no 20