Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

No 1

Pelaksanaan referendum Timor-Timur pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie merupakan langkah berani dan bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks dan berlarut-larut. Sejak integrasi Timor-Timur ke Indonesia pada tahun 1975, banyak pengorbanan telah diberikan, termasuk subsidi yang besar dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan kesejahteraan daerah tersebut. Namun, integrasi ini tidak pernah mendapatkan pengakuan internasional dan terus menjadi sorotan di berbagai forum dunia. Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa posisi negara sering kali dipojokkan oleh resolusi-resolusi PBB yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur.

Opsi otonomi luas yang ditawarkan oleh Indonesia dalam perundingan tripartit sebenarnya sudah merupakan solusi yang masuk akal. Namun, pihak-pihak yang menolak integrasi tetap menginginkan referendum untuk menentukan nasib mereka, antara memilih otonomi atau kemerdekaan. Menyadari sulitnya mencapai perdamaian jika konflik terus berlanjut, pemerintah Indonesia akhirnya memilih untuk menyetujui pelaksanaan jajak pendapat.

Referendum berlangsung pada 30 Agustus 1999 dan hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Timor-Timur, sebesar 78,5%, memilih kemerdekaan. Setelah referendum, meskipun terjadi kekerasan, Indonesia dengan bijaksana menyetujui pengiriman pasukan multinasional demi menjaga perdamaian. Sikap ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menghormati hak asasi manusia dan memenuhi tanggung jawab internasionalnya.

Dengan menerima hasil referendum, pemerintah Habibie memberikan contoh bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis, menghargai hak setiap bangsa untuk merdeka, serta berperan sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab.

Dampak positif dari keputusan Presiden B.J. Habibie dalam menerima hasil referendum Timor-Timur adalah...

(a) Meningkatkan stabilitas ekonomi di wilayah Indonesia lainnya
(b) Membangun citra Indonesia sebagai negara yang menghargai demokrasi
(c) Menurunkan konflik dengan negara tetangga yang mendukung Timor-Timur
(d) Mengurangi kebutuhan anggaran pertahanan di Indonesia secara drastis
(e) Mengurangi tekanan dunia internasional terhadap Indonesia
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban yang tepat: (b)

Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan bacaan saja):

(a) Meningkatkan stabilitas ekonomi di wilayah Indonesia lainnya

Dalam bacaan tidak terdapat informasi yang menyebutkan adanya dampak terhadap stabilitas ekonomi wilayah Indonesia lainnya. Teks hanya membahas aspek politik, demokrasi, hak asasi manusia, serta tanggung jawab internasional. Karena tidak disebutkan dalam bacaan, pilihan ini tidak didukung oleh informasi teks.

(b) Membangun citra Indonesia sebagai negara yang menghargai demokrasi

Pada paragraf terakhir disebutkan: "Dengan menerima hasil referendum, pemerintah Habibie memberikan contoh bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis, menghargai hak setiap bangsa untuk merdeka, serta berperan sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab." Kalimat ini secara langsung menunjukkan bahwa keputusan tersebut membangun citra Indonesia sebagai negara demokratis. Pilihan ini didukung secara eksplisit oleh bacaan.

(c) Menurunkan konflik dengan negara tetangga yang mendukung Timor-Timur

Bacaan tidak menyebutkan adanya negara tetangga yang mendukung Timor-Timur ataupun penurunan konflik dengan negara tersebut. Teks hanya menyebut tekanan resolusi PBB dan sorotan forum dunia, bukan konflik dengan negara tetangga. Karena tidak ada informasi pendukung dalam bacaan, pilihan ini tidak tepat.

(d) Mengurangi kebutuhan anggaran pertahanan di Indonesia secara drastis

Tidak ada pernyataan dalam bacaan yang menyebut pengurangan anggaran pertahanan, apalagi secara drastis. Bacaan lebih menekankan pada komitmen terhadap hak asasi manusia dan tanggung jawab internasional. Oleh karena itu, pilihan ini tidak sesuai dengan isi teks.

(e) Mengurangi tekanan dunia internasional terhadap Indonesia

Memang disebutkan sebelumnya bahwa Indonesia sering dipojokkan oleh resolusi-resolusi PBB. Namun, bacaan tidak secara eksplisit menyatakan bahwa menerima hasil referendum mengurangi tekanan dunia internasional. Yang ditegaskan adalah citra demokratis dan tanggung jawab internasional. Karena tidak dinyatakan secara langsung sebagai dampak utama, pilihan ini kurang tepat dibandingkan (b).

Kesimpulan:

Pilihan (b) adalah jawaban yang paling sesuai karena secara langsung didukung oleh pernyataan eksplisit dalam bacaan. Pilihan lainnya tidak disebutkan atau tidak didukung oleh informasi yang terdapat dalam teks.


No 2

Pada era Orde Baru, perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia mencapai tonggak penting dengan peluncuran Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa (SKSD Palapa) pada 1976. Kebijakan ini mencerminkan visi pemerintah untuk menyatukan Nusantara melalui komunikasi yang efisien, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya pulau-pulau terpencil yang membutuhkan akses komunikasi. Kehadiran SKSD Palapa menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan jangkauan komunikasi yang lebih luas dan merata.

Selain memperbaiki kualitas komunikasi domestik, satelit Palapa juga memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga, seperti negara ASEAN dan Papua Nugini, yang menyewa transponder dari Indonesia. Hal ini tak hanya mendatangkan pemasukan bagi pemerintah, tetapi juga memperluas jaringan komunikasi internasional. Teknologi ini memungkinkan penyiaran televisi dan radio menjangkau pelosok Indonesia, membantu penyebaran informasi, dan memperkuat persatuan nasional.

Di sektor keamanan, SKSD Palapa dimanfaatkan oleh Angkatan Bersenjata (ABRI) untuk memperkuat komunikasi dalam menjaga pertahanan negara. Keberhasilan satelit Palapa menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang pertama yang menggunakan satelit untuk komunikasi domestik dan membuktikan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi yang mendukung integrasi nasional serta hubungan internasional.

Jika SKSD Palapa tidak diluncurkan pada tahun 1976, kemungkinan besar dampaknya terhadap hubungan Indonesia dengan negara-negara ASEAN adalah …

A Indonesia tetap dapat menjalin hubungan yang erat dengan negara-negara ASEAN melalui cara lain
B Indonesia akan kesulitan menjalin hubungan yang efisien dengan negara ASEAN
C kerja sama di bidang teknologi akan meningkat
D negara tetangga akan menyewakan transponder satelit ke Indonesia
E negara ASEAN akan semakin meningkatkan kerja samanya di bidang teknologi
Klik untuk melihat jawaban dan analisis (berdasarkan Penalaran Literasi)

Jawaban: B

Langkah Penalaran:

Pertanyaan meminta kita membayangkan kondisi jika SKSD Palapa tidak diluncurkan. Artinya, kita harus melihat fungsi SKSD Palapa dalam bacaan, lalu menyimpulkan apa yang mungkin terjadi jika fungsi itu tidak ada.

Informasi penting dalam bacaan:

  • “satelit Palapa juga memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga, seperti negara ASEAN...”
  • “memperluas jaringan komunikasi internasional”

Dari sini jelas bahwa SKSD Palapa berperan dalam memperkuat hubungan dengan negara ASEAN melalui komunikasi yang lebih efisien dan luas.


Analisis Setiap Pilihan:

(A) Indonesia tetap dapat menjalin hubungan yang erat dengan negara-negara ASEAN melalui cara lain

Pilihan ini tidak didukung oleh bacaan. Bacaan menekankan bahwa satelit Palapa memperkuat hubungan. Tidak ada informasi bahwa ada “cara lain” yang disebutkan dalam teks. Jadi, pernyataan ini tidak berdasarkan bacaan.

(B) Indonesia akan kesulitan menjalin hubungan yang efisien dengan negara ASEAN

Bacaan menyebutkan bahwa SKSD Palapa “memperkuat hubungan” dan “memperluas jaringan komunikasi internasional”. Jika satelit ini tidak diluncurkan, maka penguatan hubungan dan efisiensi komunikasi tidak akan terjadi. Artinya, kemungkinan besar Indonesia akan kesulitan menjalin hubungan yang efisien. Pilihan ini paling sesuai dengan isi bacaan.

(C) kerja sama di bidang teknologi akan meningkat

Bacaan tidak menyatakan bahwa tanpa satelit, kerja sama teknologi meningkat. Justru satelit menunjukkan kemampuan Indonesia dalam teknologi. Jadi, pilihan ini tidak memiliki dasar dalam teks.

(D) negara tetangga akan menyewakan transponder satelit ke Indonesia

Dalam bacaan disebutkan bahwa negara tetangga menyewa transponder dari Indonesia, bukan sebaliknya. Pilihan ini bertentangan dengan informasi teks.

(E) negara ASEAN akan semakin meningkatkan kerja samanya di bidang teknologi

Bacaan tidak menyebutkan peningkatan kerja sama teknologi oleh negara ASEAN sebagai akibat langsung dari tidak adanya satelit. Ini tidak relevan dengan isi teks.


Kesimpulan Penalaran:
Karena SKSD Palapa memperkuat hubungan dan memperluas komunikasi internasional, maka jika satelit itu tidak ada, hubungan yang efisien dengan negara ASEAN kemungkinan besar akan mengalami kesulitan. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat berdasarkan bacaan adalah B.


No 3

Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutupi beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor ekonomi lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.

Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang lokal yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.

Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah ini akan melindungi daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Dukungan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan UMKM, tetapi juga memastikan stabilitas lapangan kerja dan kontribusi ekonomi sektor ini. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil. Pemerintah perlu memperluas basis pajak dan mencegah penghindaran pajak untuk mendistribusikan beban secara merata sehingga kenaikan PPN tidak sepenuhnya membebani konsumen dan usaha kecil.

(Diadaptasi dari https://www.kompas.com/)

Pernyataan yang sesuai dengan konsep ekonomi makro terkait kenaikan PPN ini ceteris paribus adalah ....

(a)kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat kontraktif terhadap pertumbuhan ekonomi
(b)kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif terhadap pertumbuhan ekonomi
(c)kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat kontraktif terhadap stabilitas harga
(d)kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif terhadap nilai tukar
(e)kenaikan PPN merupakan kebijakan moneter yang bersifat kontraktif terhadap stabilitas harga

Klik untuk melihat jawaban dan pembahasan lengkap

Jawaban: (a)

Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan bacaan saja):

Kata kunci dalam bacaan adalah “menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi”, “melemahkan daya saing”, serta “berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik”. Semua frasa ini menunjukkan adanya dampak pelemahan terhadap aktivitas ekonomi.


Analisis setiap pilihan:

(a) kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat kontraktif terhadap pertumbuhan ekonomi

Bacaan menyebutkan bahwa kenaikan PPN dapat “menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi”. Ketiga unsur tersebut merupakan komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi. Jika produksi dan investasi menurun, maka pertumbuhan ekonomi akan melemah. Hal ini sesuai dengan sifat kontraktif (menekan aktivitas ekonomi). Karena PPN adalah pajak, maka termasuk kebijakan fiskal. Maka pilihan ini selaras dengan isi bacaan.

(b) kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif terhadap pertumbuhan ekonomi

Ekspansif berarti mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun dalam bacaan justru dijelaskan adanya penekanan produksi, pelemahan daya saing, dan potensi memperburuk kondisi ekonomi. Tidak ada bagian teks yang menyebutkan kenaikan PPN mendorong pertumbuhan. Jadi pilihan ini tidak sesuai dengan isi bacaan.

(c) kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat kontraktif terhadap stabilitas harga

Bacaan tidak membahas stabilitas harga secara makro. Yang dibahas adalah dilema menaikkan harga atau menekan margin keuntungan, serta dampaknya terhadap produksi dan daya saing. Fokus utama adalah pertumbuhan dan aktivitas ekonomi, bukan stabilitas harga. Karena tidak ada informasi eksplisit mengenai stabilitas harga secara makro, pilihan ini tidak didukung langsung oleh bacaan.

(d) kenaikan PPN merupakan kebijakan fiskal yang bersifat ekspansif terhadap nilai tukar

Bacaan tidak membahas nilai tukar mata uang sama sekali. Tidak ada penjelasan tentang kurs atau hubungan dengan perdagangan luar negeri dalam konteks nilai tukar. Maka pilihan ini tidak dapat disimpulkan dari bacaan.

(e) kenaikan PPN merupakan kebijakan moneter yang bersifat kontraktif terhadap stabilitas harga

PPN adalah pajak, sehingga termasuk kebijakan fiskal, bukan kebijakan moneter. Bacaan secara jelas membahas pajak dan kebijakan fiskal seperti insentif dan reformasi pajak. Karena jenis kebijakannya saja sudah tidak sesuai dengan teks, maka pilihan ini tidak tepat.


Kesimpulan Penalaran:

Berdasarkan bacaan, kenaikan PPN menekan produksi, investasi, dan daya saing. Dampak ini menunjukkan pelemahan aktivitas ekonomi. Dengan asumsi ceteris paribus (faktor lain tetap), kenaikan PPN bersifat kontraktif terhadap pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, jawaban yang paling sesuai adalah (a).


No 4

Mohammad Hatta, atau dikenal dengan sebutan Bung Hatta, salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia, telah memberikan warisan pemikiran yang sangat berharga bagi perjalanan bangsa. Sebagai Bapak Koperasi, ia menanamkan nilai-nilai gotong royong dalam bidang ekonomi, yang menjadikan koperasi sebagai solusi atas ketimpangan sosial. Namun, pengaruh Bung Hatta tidak terbatas pada bidang ekonomi. Ia juga memiliki pandangan visioner tentang peran generasi muda, demokrasi, dan tanggung jawab kaum intelektual.

Bung Hatta menegaskan pentingnya hubungan timbal balik antargenerasi. Generasi sekarang harus menjaga dan memperbaiki warisan bangsa agar dapat diwariskan dalam kondisi yang lebih baik kepada generasi mendatang. Pesannya jelas: kerusakan yang dibiarkan hari ini akan menjadi beban di masa depan, sementara upaya perbaikan akan menjamin kesejahteraan jangka panjang.

Selain itu, ia mengkritik keras paham survival of the fittest, yang dianggap bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial yang menjadi inti masyarakat Indonesia. Dalam era globalisasi, pandangan Bung Hatta itu relevan untuk menjaga semangat kolektivitas di tengah persaingan. Bung Hatta juga memberikan tanggung jawab besar kepada kaum intelektual. Menurutnya, kaum intelektual harus menjadi pemimpin yang bermoral tinggi, memiliki keberanian, dan cinta pada keadilan. Bagi Bung Hatta, membangun bangsa yang adil dan makmur bukan hanya tugas, tetapi juga amanah yang harus diteruskan dari generasi ke generasi.

Pemikiran-pemikiran ini menjadi panduan abadi bagi bangsa Indonesia untuk tetap menjaga nilai-nilai luhur dalam membangun masa depan.


Berdasarkan pemikiran Bung Hatta, jika paham survival of the fittest diterapkan dalam masyarakat Indonesia, ....

(a) masyarakat Indonesia akan lebih maju karena persaingan bebas mendorong inovasi
(b) nilai kolektivitas dan keadilan sosial akan tergeser oleh individualisme
(c) gotong royong akan semakin kuat untuk melawan dampak persaingan
(d) perekonomian nasional akan menjadi lebih stabil dan adil
(e) perekonomian Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung dengan negara-negara maju

Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban: (b)

Analisis Berdasarkan Penalaran Literasi (berdasarkan isi bacaan saja)

Langkah 1: Memahami posisi Bung Hatta terhadap survival of the fittest

Dalam bacaan disebutkan bahwa Bung Hatta “mengkritik keras paham survival of the fittest, yang dianggap bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial”. Artinya, menurut teks, paham tersebut tidak sejalan dengan nilai utama masyarakat Indonesia.

Langkah 2: Menentukan konsekuensi logis jika paham tersebut diterapkan

Jika suatu paham bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial, maka penerapannya akan melemahkan atau menggeser nilai-nilai tersebut.


Analisis Setiap Pilihan:

(a) masyarakat Indonesia akan lebih maju karena persaingan bebas mendorong inovasi

Pilihan ini menekankan dampak positif persaingan bebas. Namun, dalam bacaan tidak disebutkan bahwa Bung Hatta melihat survival of the fittest sebagai pendorong kemajuan. Justru ia mengkritik keras paham tersebut karena bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial. Jadi, pilihan ini tidak sesuai dengan sikap Bung Hatta dalam teks.

(b) nilai kolektivitas dan keadilan sosial akan tergeser oleh individualisme

Bacaan menyebutkan bahwa survival of the fittest bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial. Gotong royong mencerminkan kolektivitas. Jika paham tersebut diterapkan, maka nilai kolektivitas dan keadilan sosial akan tergeser. Pilihan ini selaras langsung dengan informasi dalam teks.

(c) gotong royong akan semakin kuat untuk melawan dampak persaingan

Bacaan tidak menyatakan bahwa penerapan survival of the fittest akan memperkuat gotong royong. Justru dinyatakan bahwa paham tersebut bertentangan dengan nilai gotong royong. Maka, pilihan ini tidak didukung oleh teks.

(d) perekonomian nasional akan menjadi lebih stabil dan adil

Dalam teks, keadilan sosial dikaitkan dengan nilai gotong royong, bukan dengan survival of the fittest. Karena paham tersebut justru dikritik dan dianggap bertentangan dengan keadilan sosial, maka tidak logis jika hasilnya menjadi lebih adil. Pilihan ini bertentangan dengan isi bacaan.

(e) perekonomian Indonesia semakin mandiri dan tidak bergantung dengan negara-negara maju

Teks tidak membahas ketergantungan terhadap negara maju sebagai dampak survival of the fittest. Fokus bacaan adalah pada pertentangan nilai dengan gotong royong dan keadilan sosial. Maka, pilihan ini tidak didukung oleh informasi dalam bacaan.

Simpulan Akhir:

Karena teks secara eksplisit menyatakan bahwa survival of the fittest bertentangan dengan gotong royong dan keadilan sosial, maka konsekuensi paling sesuai adalah tergesernya nilai kolektivitas dan keadilan sosial. Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah (b).


No 5

Tahun 2023 Indonesia menghadapi dampak fenomena El Nino berupa musim kemarau yang lebih panjang dari biasanya. Fenomena El Nino ini berdampak pada kondisi cuaca yang lebih kering, sehingga curah hujan berkurang, tutupan awan berkurang, dan suhu meningkat. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemarau tahun 2023 akan lebih kering dari kondisi normal, bahkan lebih kering dari tiga tahun sebelumnya. Hasil monitoring BMKG hingga pertengahan bulan Juli 2023 menemukan sebanyak 63% zona musim telah memasuki musim kemarau. Beberapa daerah yang terdampak cukup kuat adalah sebagian besar wilayah Sumatra meliputi Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Riau, Bengkulu, Lampung; Seluruh Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. Daerah-daerah tersebut diprediksi mengalami curah hujan paling rendah dan berpotensi mengalami musim kering yang ekstrem. Prakiraan curah hujan bulan BMKG menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di bawah normal, bahkan sebagian lainnya akan mengalami kondisi tanpa hujan sama sekali hingga bulan Oktober 2023. Masyarakat Indonesia harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana kekeringan.

Bencana kekeringan tentu menimbulkan gangguan pada berbagai sektor kehidupan. Sektor yang paling terdampak dari fenomena El Nino adalah sektor pertanian, utamanya tanaman pangan semusim yang sangat tergantung pada ketersediaan air. Dengan demikian, rendahnya curah hujan akan mengakibatkan lahan pertanian mengalami kekeringan dan pada gilirannya petani mengalami gagal panen. Kemarau panjang harus diantisipasi dengan ketahanan pangan komoditas utama.

Berdasarkan kondisi tersebut BMKG, mendorong pemerintah daerah, khususnya daerah yang diprediksi terdampak serius, untuk melakukan langkah mitigasi dan aksi kesiapsiagaan secepat mungkin. Mitigasi bertujuan untuk memastikan ketersediaan air dan kesiapsiagaan menghadapi kekeringan. Caranya dengan melakukan gerakan hemat air, dan menyiapkan tempat cadangan air untuk menghadapi puncak kemarau. Upaya lain yang terkait dengan penyediaan air, BNPB bekerja sama dengan BMKG dan BRIN melakukan rekayasa cuaca dengan menambah hari melati teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk menambah suplai air pada danau, embung, sungai, dan sumur. Aksi kesiapsiagaan dilakukan dengan mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), BNPB telah melakukan apel kesiapsiagaan di enam provinsi prioritas rawan karhutla seperti Sumsel, Riau, Jambi, Kalbar, Kalsel, dan Kalteng.

Menurut bacaan, dampak fenomena El Nino yang terjadi di Indonesia adalah ....

A. terjadi 63% zona musim di Indonesia memasuki musim kemarau
B. curah hujan dan tutupan awan berkurang, serta suhu meningkat
C. terjadi kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia
D. curah hujan di Indonesia semakin fluktuatif dan tidak menentu
E. terjadi kekeringan lahan pertanian dan petani mengalami gagal panen
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban yang tepat: B

Analisis berdasarkan Penalaran Literasi (berdasarkan bacaan saja):

Untuk menjawab soal ini, kita harus mencari pernyataan yang secara langsung disebut sebagai dampak fenomena El Nino dalam bacaan.

Pada paragraf pertama tertulis:

“Fenomena El Nino ini berdampak pada kondisi cuaca yang lebih kering, sehingga curah hujan berkurang, tutupan awan berkurang, dan suhu meningkat.”

Kalimat tersebut secara jelas menjelaskan dampak utama El Nino. Pernyataan yang paling sesuai dengan isi tersebut adalah pilihan B.


Analisis setiap pilihan:

A. terjadi 63% zona musim di Indonesia memasuki musim kemarau

Dalam bacaan memang disebutkan bahwa “63% zona musim telah memasuki musim kemarau.” Namun, itu adalah hasil monitoring kondisi musim, bukan penjelasan langsung tentang dampak El Nino. Kalimat yang menjelaskan dampak justru ada pada bagian yang menyebut curah hujan berkurang dan suhu meningkat. Jadi, pilihan A bukan jawaban yang paling tepat.

B. curah hujan dan tutupan awan berkurang, serta suhu meningkat

Pernyataan ini sama persis dengan penjelasan dalam bacaan mengenai dampak El Nino. Disebutkan secara langsung bahwa dampaknya adalah curah hujan berkurang, tutupan awan berkurang, dan suhu meningkat. Oleh karena itu, pilihan B adalah jawaban yang tepat.

C. terjadi kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia

Dalam bacaan disebutkan adanya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan, tetapi tidak disebutkan bahwa kebakaran terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan disebutkan hanya enam provinsi prioritas rawan karhutla. Jadi, pilihan C tidak sesuai dengan isi bacaan.

D. curah hujan di Indonesia semakin fluktuatif dan tidak menentu

Bacaan menyebutkan bahwa curah hujan berkurang dan berada di bawah normal, bahkan tanpa hujan sama sekali di beberapa wilayah. Namun, tidak ada penjelasan bahwa curah hujan menjadi fluktuatif dan tidak menentu. Karena tidak disebutkan dalam bacaan, pilihan D tidak tepat.

E. terjadi kekeringan lahan pertanian dan petani mengalami gagal panen

Bacaan memang menjelaskan bahwa rendahnya curah hujan dapat mengakibatkan lahan pertanian mengalami kekeringan dan petani mengalami gagal panen. Namun, itu adalah dampak lanjutan pada sektor pertanian, bukan dampak utama yang pertama kali dijelaskan dalam bacaan. Soal menanyakan dampak fenomena El Nino secara umum menurut bacaan, sehingga yang paling tepat adalah dampak langsung pada kondisi cuaca, yaitu pilihan B.