Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

No 1

Pelaksanaan referendum Timor-Timur pada masa pemerintahan Presiden B.J. Habibie merupakan langkah berani dan bijaksana dalam menyelesaikan permasalahan yang kompleks dan berlarut-larut. Sejak integrasi Timor-Timur ke Indonesia pada tahun 1975, banyak pengorbanan telah diberikan, termasuk subsidi yang besar dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan kesejahteraan daerah tersebut. Namun, integrasi ini tidak pernah mendapatkan pengakuan internasional dan terus menjadi sorotan di berbagai forum dunia. Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa posisi negara sering kali dipojokkan oleh resolusi-resolusi PBB yang mendesak penyelesaian masalah Timor-Timur.

Opsi otonomi luas yang ditawarkan oleh Indonesia dalam perundingan tripartit sebenarnya sudah merupakan solusi yang masuk akal. Namun, pihak-pihak yang menolak integrasi tetap menginginkan referendum untuk menentukan nasib mereka, antara memilih otoni atau kemerdekaan. Menyadari sulitnya mencapai perdamaian jika konflik terus berlanjut, pemerintah Indonesia akhirnya memilih untuk menyetujui pelaksanaan jajak pendapat.

Referendum berlangsung pada 30 Agustus 1999 dan hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Timor-Timur, sebesar 78,5%, memilih kemerdekaan. Setelah referendum, meskipun terjadi kekerasan, Indonesia dengan bijaksana menyetujui pengiriman pasukan multinasional demi menjaga perdamaian. Sikap ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menghormati hak asasi manusia dan memenuhi tanggung jawab internasionalnya.

Dengan menerima hasil referendum, pemerintah Habibie memberikan contoh bahwa Indonesia adalah negara yang demokratis, menghargai hak setiap bangsa untuk merdeka, serta berperan sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab.


Menurut bacaan, pernyataan yang paling tepat tentang opsi otonomi luas dan referendum adalah...

(a) Otonomi luas menekankan kekuasaan pemerintah pusat, sedangkan referendum diatur oleh PBB

(b) Otonomi luas dan referendum pada dasarnya sama karena keduanya tetap dalam wilayah Indonesia

(c) Otonomi luas memberikan kedaulatan penuh, sedangkan referendum hanya memberikan pilihan integrasi

(d) Keduanya merupakan bagian dari upaya Indonesia dalam menunjukkan komitmen terhadap demokrasi dan hak asasi manusia

(e) Otonomi luas memberikan kebebasan internal tanpa memisahkan diri, sementara referendum memberikan pilihan kemerdekaan

Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban: (e)


Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan isi bacaan saja):

Pilihan (a)

Dalam bacaan disebutkan bahwa otonomi luas adalah solusi yang ditawarkan Indonesia dalam perundingan tripartit. Tidak ada informasi bahwa otonomi luas menekankan kekuasaan pemerintah pusat. Selain itu, referendum memang mendapat sorotan internasional dan berkaitan dengan resolusi PBB, tetapi bacaan tidak menyebutkan bahwa referendum “diatur oleh PBB”. Karena pernyataan ini tidak sesuai dengan informasi yang tertulis secara langsung dalam bacaan, maka pilihan (a) tidak tepat.

Pilihan (b)

Bacaan menjelaskan bahwa referendum memberi pilihan antara otonomi atau kemerdekaan. Artinya, referendum membuka kemungkinan Timor-Timur keluar dari wilayah Indonesia. Jadi tidak benar jika dikatakan bahwa keduanya tetap dalam wilayah Indonesia. Pernyataan ini bertentangan dengan isi bacaan yang menyebutkan hasil referendum adalah memilih kemerdekaan sebesar 78,5%. Maka pilihan (b) tidak tepat.

Pilihan (c)

Bacaan menyatakan bahwa otonomi luas adalah solusi yang ditawarkan Indonesia, artinya masih dalam kerangka Negara Indonesia. Tidak ada keterangan bahwa otonomi luas memberikan kedaulatan penuh. Justru referendumlah yang memberi pilihan antara otonomi atau kemerdekaan. Pernyataan dalam opsi (c) membalik fakta yang tertulis dalam bacaan. Karena tidak sesuai, pilihan (c) tidak tepat.

Pilihan (d)

Dalam bacaan memang disebutkan bahwa menerima hasil referendum menunjukkan komitmen Indonesia terhadap demokrasi dan hak asasi manusia. Namun, otonomi luas sendiri dijelaskan sebagai solusi yang ditawarkan dalam perundingan, bukan secara langsung sebagai bentuk komitmen terhadap demokrasi dan HAM. Bacaan lebih menekankan bahwa komitmen terhadap demokrasi dan HAM terlihat dari sikap menerima hasil referendum. Karena tidak sepenuhnya sesuai dengan isi teks, pilihan (d) kurang tepat dibandingkan opsi lainnya.

Pilihan (e)

Bacaan menyebutkan bahwa otonomi luas adalah solusi yang ditawarkan Indonesia dalam perundingan. Ini menunjukkan bahwa otonomi luas tetap berada dalam kerangka Indonesia (tidak memisahkan diri). Sementara itu, referendum memberikan pilihan antara otonomi atau kemerdekaan, dan hasilnya mayoritas memilih kemerdekaan. Artinya, referendum memang memberikan peluang untuk memilih merdeka. Pernyataan dalam pilihan (e) paling sesuai dengan informasi yang tertulis dalam bacaan.

Kesimpulan Penalaran:

Berdasarkan isi teks, otonomi luas tetap berada dalam kerangka Indonesia, sedangkan referendum membuka kemungkinan kemerdekaan. Oleh karena itu, jawaban yang paling tepat adalah (e).


No 2

Pada era Orde Baru, perkembangan teknologi komunikasi di Indonesia mencapai tonggak penting dengan peluncuran Sistem Komunikasi Satelit Domestik Palapa (SKSD Palapa) pada 1976. Kebijakan ini mencerminkan visi pemerintah untuk menyatukan Nusantara melalui komunikasi yang efisien, mengingat luasnya wilayah dan banyaknya pulau-pulau terpencil yang membutuhkan akses komunikasi. Kehadiran SKSD Palapa menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan jaringan komunikasi yang lebih luas dan merata.

Selain memperbaiki kualitas komunikasi domestik, satelit Palapa juga memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara tetangga, seperti negara ASEAN dan Papua Nugini, yang menyewa transponder dari Indonesia. Hal ini tak hanya mendatangkan pemasukan bagi pemerintah, tetapi juga memperluas jaringan komunikasi internasional. Teknologi ini memungkinkan penyiaran televisi dan radio menjangkau pelosok Indonesia, membantu penyebaran informasi, dan memperkuat persatuan nasional.

Di sektor keamanan, SKSD Palapa dimanfaatkan oleh Angkatan Bersenjata (ABRI) untuk memperkuat komunikasi dalam menjaga pertahanan negara. Keberhasilan satelit Palapa menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang pertama yang menggunakan satelit untuk berkomunikasi domestik dan membuktikan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi yang mendukung integrasi nasional serta hubungan internasional.

Menurut bacaan, salah satu kelebihan yang menjadikan SKSD Palapa sebagai "kebanggaan nasional" adalah . . .

(A)Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang memanfaatkan satelit untuk komunikasi domestik
(B)Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang menggunakan teknologi satelit hanya untuk sektor publik
(C)Indonesia menciptakan satelit pertama yang bisa menjangkau negara-negara ASEAN
(D)Indonesia sepenuhnya membiayai proyek SKSD Palapa tanpa bantuan internasional
(E)SKSD Palapa merupakan satelit pertama karya anak bangsa

Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban yang tepat: (A)


Analisis berdasarkan PENALARAN LITERASI (berdasarkan bacaan saja):

Langkah 1: Menemukan informasi kunci dalam bacaan

Pada paragraf terakhir tertulis:
“Keberhasilan satelit Palapa menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang pertama yang menggunakan satelit untuk berkomunikasi domestik dan membuktikan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan teknologi yang mendukung integrasi nasional serta hubungan internasional.”

Kalimat ini menunjukkan prestasi yang bersifat membanggakan dan menonjol secara internasional. Inilah yang menjadi dasar “kebanggaan nasional”.


Analisis tiap pilihan:

(A) Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang memanfaatkan satelit untuk komunikasi domestik

Pilihan ini sesuai persis dengan isi bacaan: “negara berkembang pertama yang menggunakan satelit untuk berkomunikasi domestik.” Ini merupakan pencapaian istimewa yang menunjukkan prestasi Indonesia di tingkat global. Maka pilihan ini didukung langsung oleh teks.

(B) Indonesia menjadi negara pertama di Asia yang menggunakan teknologi satelit hanya untuk sektor publik

Dalam bacaan tidak ada informasi bahwa Indonesia adalah negara pertama di Asia. Tidak ada pula keterangan bahwa satelit digunakan hanya untuk sektor publik. Justru disebutkan digunakan untuk komunikasi domestik, internasional, penyiaran, dan sektor keamanan (ABRI). Maka pilihan ini tidak didukung bacaan.

(C) Indonesia menciptakan satelit pertama yang bisa menjangkau negara-negara ASEAN

Bacaan menyebut negara ASEAN menyewa transponder dari Indonesia, tetapi tidak menyatakan bahwa satelit tersebut adalah yang pertama menjangkau ASEAN. Tidak ada kata “pertama” dalam konteks menjangkau ASEAN. Maka pernyataan ini melebihkan informasi yang tidak ada dalam teks.

(D) Indonesia sepenuhnya membiayai proyek SKSD Palapa tanpa bantuan internasional

Tidak ada informasi mengenai sumber pembiayaan proyek dalam bacaan. Teks hanya membahas fungsi dan dampaknya. Karena tidak disebutkan soal pembiayaan, pilihan ini tidak dapat disimpulkan dari bacaan.

(E) SKSD Palapa merupakan satelit pertama karya anak bangsa

Bacaan menyatakan Indonesia sebagai negara berkembang pertama yang menggunakan satelit untuk komunikasi domestik, tetapi tidak menyebut bahwa satelit tersebut adalah “karya anak bangsa” atau dirancang sepenuhnya oleh Indonesia. Maka pernyataan ini tidak didukung teks.


Kesimpulan Penalaran:

Pilihan (A) adalah satu-satunya jawaban yang secara langsung sesuai dengan informasi eksplisit dalam bacaan dan mencerminkan prestasi yang menjadi kebanggaan nasional. Pilihan lain mengandung informasi yang tidak disebutkan atau melebihkan isi bacaan.


No 3

Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) memberikan tantangan signifikan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan daya beli masyarakat yang masih rapuh, pengusaha UMKM dihadapkan pada dilema: menaikkan harga barang untuk menutup beban pajak atau mempertahankan harga dan menekan margin keuntungan. Pilihan ini berisiko menekan produksi, lapangan kerja, dan investasi sehingga menciptakan efek domino pada sektor ekonomi lainnya, seperti ritel modern dan manufaktur.

Lebih lanjut, kenaikan PPN dapat melemahkan daya saing produk lokal. Barang yang lebih mahal akan sulit bersaing dengan produk impor yang lebih murah. Kebijakan ini, meskipun bertujuan meningkatkan penerimaan negara, berpotensi memperburuk kondisi ekonomi domestik jika tidak diimbangi langkah mitigasi yang tepat.

Untuk meminimalkan dampak tersebut, pemerintah perlu menerapkan kebijakan yang berfokus pada pembelaan terhadap kelompok rentan dan sektor usaha kecil. Langkah pertama adalah memberikan pengecualian PPN untuk barang dan jasa esensial, seperti bahan pangan, kesehatan, dan pendidikan. Langkah ini akan melindungi daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau. Langkah kedua adalah memberikan insentif fiskal bagi UMKM yang harus diperkuat melalui keringanan pajak atau subsidi operasional. Dukungan ini tidak hanya menjaga keberlanjutan UMKM, tetapi juga memastikan stabilitas lapangan kerja dan kontribusi ekonomi sektor ini. Langkah ketiga adalah melakukan reformasi pajak yang lebih adil. Pemerintah perlu memperluas basis pajak dan mencegah penghindaran pajak untuk mendistribusikan beban secara merata sehingga kenaikan PPN tidak sepenuhnya membebani konsumen dan usaha kecil.

(Diadaptasi dari https://www.kompas.com/)

Menurut bacaan, cara yang dapat ditempuh pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara selain menaikkan tarif PPN adalah ….

(a) menaikkan tarif pajak penghasilan (PPH) perusahaan
(b) mendorong masuknya investasi yang lebih banyak
(c) menjaga stabilitas lapangan pekerjaan
(d) mencegah terjadinya manipulasi perpajakan
(e) mengurangi defisit anggaran untuk sektor nonprioritas

Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban: (d) mencegah terjadinya manipulasi perpajakan

Analisis Berdasarkan Penalaran Literasi (berdasarkan isi bacaan):

Memahami pertanyaan:
Pertanyaan meminta cara yang dapat ditempuh pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara selain menaikkan tarif PPN. Artinya, kita mencari alternatif kebijakan yang secara langsung disebutkan dalam bacaan sebagai cara meningkatkan penerimaan negara.

Mencari bagian relevan dalam bacaan:
Dalam paragraf terakhir tertulis:
“Pemerintah perlu memperluas basis pajak dan mencegah penghindaran pajak untuk mendistribusikan beban secara merata sehingga kenaikan PPN tidak sepenuhnya membebani konsumen dan usaha kecil.”

Kalimat ini menunjukkan bahwa pemerintah dapat meningkatkan penerimaan negara dengan memperluas basis pajak dan mencegah penghindaran pajak, bukan hanya dengan menaikkan tarif PPN.


Analisis setiap pilihan:

(a) menaikkan tarif pajak penghasilan (PPH) perusahaan
Dalam bacaan tidak ada pernyataan tentang menaikkan tarif PPH perusahaan. Bacaan hanya membahas PPN, reformasi pajak, memperluas basis pajak, dan mencegah penghindaran pajak. Karena opsi ini tidak disebutkan dalam teks, maka tidak dapat disimpulkan dari bacaan.

(b) mendorong masuknya investasi yang lebih banyak
Bacaan menyebutkan bahwa kenaikan PPN bisa berdampak pada investasi. Namun, tidak ada pernyataan bahwa pemerintah meningkatkan penerimaan negara dengan cara mendorong investasi. Fokus teks adalah kebijakan pajak, bukan strategi investasi sebagai sumber penerimaan negara.

(c) menjaga stabilitas lapangan pekerjaan
Teks menyebutkan bahwa dukungan terhadap UMKM dapat memastikan stabilitas lapangan kerja. Namun, stabilitas lapangan kerja dibahas sebagai dampak kebijakan, bukan sebagai cara langsung meningkatkan penerimaan negara. Jadi opsi ini tidak menjawab pertanyaan.

(d) mencegah terjadinya manipulasi perpajakan
Ini sesuai dengan isi teks. Dalam bacaan disebutkan “mencegah penghindaran pajak”. Manipulasi perpajakan memiliki makna yang sejalan dengan penghindaran pajak dalam konteks ini. Langkah tersebut disebut secara eksplisit sebagai bagian dari reformasi pajak untuk memperluas penerimaan tanpa hanya mengandalkan kenaikan PPN. Maka, pilihan ini paling sesuai dengan bacaan.

(e) mengurangi defisit anggaran untuk sektor nonprioritas
Bacaan tidak membahas tentang pengurangan defisit anggaran atau pemotongan sektor nonprioritas. Fokus bacaan adalah pada kebijakan pajak dan perlindungan UMKM. Karena tidak disebutkan dalam teks, opsi ini tidak dapat dipilih.


Kesimpulan:
Berdasarkan informasi yang secara eksplisit disebutkan dalam bacaan, cara meningkatkan penerimaan negara selain menaikkan tarif PPN adalah dengan mencegah penghindaran pajak. Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah (d).


No 4

Bacalah informasi berikut untuk nomor 13 sampai 16.

Mohammad Hatta, atau dikenal dengan sebutan Bung Hatta, salah satu proklamator kemerdekaan Indonesia, telah memberikan warisan pemikiran yang sangat berharga bagi perjalanan bangsa. Sebagai Bapak Koperasi, ia menanamkan nilai-nilai gotong royong dalam bidang ekonomi, yang menjadikan koperasi sebagai solusi atas ketimpangan sosial. Namun, pengaruh Bung Hatta tidak terbatas pada bidang ekonomi. Ia juga memiliki pandangan visioner tentang peran generasi muda, demokrasi, dan tanggung jawab kaum intelektual.

Bung Hatta menegaskan pentingnya hubungan timbal balik antargenerasi. Generasi sekarang harus menjaga dan memperbaiki warisan bangsa agar dapat diwariskan dalam kondisi yang lebih baik kepada generasi mendatang. Pesannya jelas: kerusakan yang dibiarkan hari ini akan menjadi beban di masa depan, sementara upaya perbaikan akan menjamin kesejahteraan jangka panjang.

Selain itu, ia mengkritik keras paham survival of the fittest, yang dianggap bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial yang menjadi inti masyarakat Indonesia. Dalam era globalisasi, pandangan Bung Hatta itu relevan untuk menjaga semangat kolektivitas di tengah persaingan. Bung Hatta juga memberikan tanggung jawab besar kepada kaum intelektual. Menurutnya, kaum intelektual harus menjadi pemimpin yang bermoral tinggi, memiliki keberanian, dan cinta pada keadilan. Bagi Bung Hatta, membangun bangsa yang adil dan makmur bukan hanya tugas, tetapi juga amanah yang harus diteruskan dari generasi ke generasi.

Pemikiran-pemikiran ini menjadi panduan abadi bagi bangsa Indonesia untuk tetap menjaga nilai-nilai luhur dalam membangun masa depan.


Perbedaan utama antara pandangan Bung Hatta dan paham survival of the fittest adalah ....

(a) Bung Hatta mendukung persaingan individu, sedangkan survival of the fittest tidak
(b) Bung Hatta mengkritik gotong royong, sedangkan survival of the fittest mendukungnya
(c) Bung Hatta mendukung dominasi negara di bidang ekonomi, sedangkan survival of the fittest menentangya
(d) Bung Hatta menolak kapitalisme, sedangkan survival of the fittest adalah dasar sosialisme
(e) Bung Hatta mengutamakan kolektivitas, sedangkan survival of the fittest mengutamakan kompetisi individu

Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban yang tepat: (e)

Analisis berdasarkan Penalaran Literasi (berdasarkan isi bacaan)

Untuk menjawab soal ini, kita harus membandingkan dua hal yang disebutkan secara langsung dalam bacaan, yaitu:

  • Pandangan Bung Hatta
  • Paham survival of the fittest

Dalam paragraf ketiga disebutkan bahwa Bung Hatta mengkritik keras paham survival of the fittest karena dianggap bertentangan dengan nilai gotong royong dan keadilan sosial. Selain itu, bacaan juga menyebutkan bahwa pandangan Bung Hatta relevan untuk menjaga semangat kolektivitas di tengah persaingan.

Artinya, Bung Hatta mengutamakan kerja sama (kolektivitas), sedangkan survival of the fittest mengarah pada persaingan individu.


Analisis Setiap Pilihan

(a) Bung Hatta mendukung persaingan individu, sedangkan survival of the fittest tidak

Pilihan ini tidak sesuai dengan bacaan. Dalam teks dijelaskan bahwa Bung Hatta menekankan gotong royong dan kolektivitas, bukan persaingan individu. Selain itu, survival of the fittest justru identik dengan persaingan. Jadi, pernyataan ini bertentangan dengan isi bacaan.

(b) Bung Hatta mengkritik gotong royong, sedangkan survival of the fittest mendukungnya

Pilihan ini juga salah. Dalam paragraf pertama disebutkan bahwa Bung Hatta menanamkan nilai-nilai gotong royong. Bahkan pada paragraf ketiga disebutkan bahwa survival of the fittest bertentangan dengan nilai gotong royong. Jadi, Bung Hatta tidak mengkritik gotong royong, melainkan mendukungnya.

(c) Bung Hatta mendukung dominasi negara di bidang ekonomi, sedangkan survival of the fittest menentangya

Pilihan ini tidak disebutkan dalam bacaan. Teks hanya menjelaskan bahwa Bung Hatta menanamkan nilai gotong royong melalui koperasi, bukan tentang dominasi negara. Karena informasi ini tidak terdapat dalam bacaan, maka pilihan ini tidak dapat dibenarkan berdasarkan teks.

(d) Bung Hatta menolak kapitalisme, sedangkan survival of the fittest adalah dasar sosialisme

Pilihan ini juga tidak didukung oleh bacaan. Teks tidak membahas kapitalisme maupun sosialisme secara eksplisit. Karena analisis harus berdasarkan isi bacaan saja, maka pilihan ini tidak tepat.

(e) Bung Hatta mengutamakan kolektivitas, sedangkan survival of the fittest mengutamakan kompetisi individu

Pilihan ini sesuai dengan isi bacaan. Paragraf ketiga menyebutkan bahwa Bung Hatta menjaga semangat kolektivitas dan mengkritik survival of the fittest yang bertentangan dengan gotong royong. Dari informasi ini dapat disimpulkan bahwa perbedaan utama terletak pada kolektivitas (kerja sama) versus kompetisi individu.

Kesimpulan: Berdasarkan informasi dalam bacaan, jawaban yang paling tepat adalah (e).


No 5

Bumi merupakan tempat tinggal umat manusia dan berbagai makhluk hidup lain. Bumi menyediakan lapisan atmosfer yang mendukung kehidupan dan keberlangsungan hidup. Lapisan atmosfer yang paling dekat dengan permukaan Bumi disebut troposfer. Tropos berarti perubahan dan sphere berarti ruangan. Kondisi dan cuaca di lapisan troposfer selalu mengalami perubahan dengan perbedaan suhu dan tekanan udara. Lapisan troposfer memiliki ketebalan antara 8 hingga 14 km, tergantung pada ketinggian permukaan Bumi. Lapisan troposfer mengandung udara yang kita hirup, termasuk awan, merupakan lapisan atmosfer dengan kerapatan tertinggi, dan mengandung tiga perempat dari total massa atmosfer.

Lapisan troposfer berisi 78% gas nitrogen (N2), 21% gas oksigen (O2) dan 1% gas-gas lain, seperti gas karbon dioksida (CO2), gas neon (Ne), dan gas argon (Ar). Gas nitrogen merupakan gas yang sangat stabil dan tidak reaktif. Sementara itu, gas oksigen adalah gas yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk respirasi, namun gas ini sangat mudah terbakar sehingga porsi 21% adalah porsi maksimal yang tidak membahayakan.

Nitrogen adalah unsur yang sangat dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, tetapi tumbuhan tidak dapat langsung mengambil gas nitrogen dari udara. Dalam kaitan ini, gas nitrogen perlu diubah lebih dahulu menjadi amonia (NH3), yang dapat terjadi secara alami melalui aktivitas mikroba dalam tanah.

Gas nitrogen dapat bersenyawa dengan gas oksigen membentuk nitrogen oksida (NO2). Dalam kimia atmosfer, NOx merupakan simbol yang menyatakan total konsentrasi nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2). Sejumlah besar NO2 terbentuk secara alami oleh petir, dan dalam jumlah kecil melalui perantaraan bakteri di dalam tanah. NOx merupakan salah satu polutan utama yang menyebabkan polusi udara, menyebabkan pembentukan kabut asap, dan memengaruhi kadar ozon (O3) di atmosfer. Gas dinitrogen oksida (N2O) tidak termasuk dalam NOx. Gas dinitrogen oksida adalah gas yang relatif inert dan bukan merupakan polutan, meskipun berkontribusi pada penipisan ozon dan terjadinya pemanasan global.

NO2 juga banyak terbentuk dalam reaksi pembakaran, terutama dalam pembakaran bersuhu tinggi dengan bahan bakar yang mengandung nitrogen, seperti pada mesin mobil. Oleh sebab itu, di daerah dengan kepadatan lalu lintas tinggi, jumlah NOx yang dilepaskan ke udara umumnya meningkat secara signifikan.

Dampak yang diperkirakan dapat terjadi jika porsi gas oksigen di troposfer lebih dari 21% adalah ....

A.meningkatkan kemampuan respirasi makhluk hidup di permukaan Bumi
B.mengurangi persentase kandungan gas-gas lain di troposfer
C.meningkatkan kemungkinan pembentukan NOx yang menyebabkan polusi udara
D.meningkatkan kemungkinan terjadinya ledakan dan kebakaran di berbagai tempat
E.menurunkan nilai kerapatan gas di daerah tinggi di troposfer
Klik untuk melihat jawaban dan analisis lengkap

Jawaban: D

Analisis Berdasarkan Penalaran Literasi (berdasarkan bacaan saja):

Pemahaman kunci dari bacaan:

  • Komposisi troposfer: 78% N2, 21% O2, 1% gas lain.
  • Gas oksigen sangat mudah terbakar.
  • Porsi 21% adalah porsi maksimal yang tidak membahayakan.

Artinya: Jika lebih dari 21%, maka kondisi tersebut berpotensi membahayakan karena oksigen mudah terbakar.


Analisis setiap pilihan:

A. meningkatkan kemampuan respirasi makhluk hidup di permukaan Bumi

Bacaan memang menyebutkan bahwa gas oksigen dibutuhkan untuk respirasi. Namun tidak ada pernyataan dalam bacaan yang menyatakan bahwa semakin banyak oksigen akan meningkatkan kemampuan respirasi. Sebaliknya, bacaan menekankan bahwa 21% adalah porsi maksimal yang tidak membahayakan. Jadi pilihan ini tidak didukung langsung oleh teks.

B. mengurangi persentase kandungan gas-gas lain di troposfer

Bacaan tidak membahas perubahan komposisi persentase gas lain jika oksigen meningkat. Fokus bacaan adalah pada sifat oksigen yang mudah terbakar dan batas aman 21%. Maka pilihan ini tidak sesuai dengan informasi yang ditekankan dalam teks.

C. meningkatkan kemungkinan pembentukan NOx yang menyebabkan polusi udara

Bacaan menjelaskan bahwa NOx terbentuk dari reaksi nitrogen dan oksigen, tetapi tidak ada pernyataan bahwa peningkatan kadar oksigen secara langsung akan meningkatkan pembentukan NOx. Pembentukan NO2 lebih dikaitkan dengan petir dan pembakaran suhu tinggi. Maka pilihan ini tidak secara langsung didukung oleh teks.

D. meningkatkan kemungkinan terjadinya ledakan dan kebakaran di berbagai tempat

Bacaan menyebutkan bahwa oksigen sangat mudah terbakar dan 21% adalah porsi maksimal yang tidak membahayakan. Artinya, jika lebih dari 21%, kondisi menjadi berbahaya karena sifat mudah terbakar tersebut. Ledakan dan kebakaran merupakan konsekuensi logis dari sifat mudah terbakar yang meningkat. Pilihan ini paling sesuai dengan informasi dalam bacaan.

E. menurunkan nilai kerapatan gas di daerah tinggi di troposfer

Bacaan menyebutkan bahwa troposfer memiliki kerapatan tertinggi dan ketebalan 8–14 km, tetapi tidak ada informasi yang mengaitkan peningkatan kadar oksigen dengan penurunan kerapatan gas di daerah tinggi. Pilihan ini tidak didukung teks.


Kesimpulan:

Karena bacaan menegaskan bahwa oksigen sangat mudah terbakar dan 21% adalah batas maksimal yang tidak membahayakan, maka jika lebih dari 21%, dampak yang paling mungkin adalah meningkatnya risiko kebakaran dan ledakan.

Jawaban yang paling tepat berdasarkan bacaan adalah D.