No 1
Teks Bacaan
Cacing merupakan kelompok hewan yang pada umumnya dikenal bersifat parasit karena banyak menimbulkan penyakit pada manusia dan hewan. Cacing Fasciola termasuk kelompok cacing pipih (Platyhelminthes) yang dapat menyebabkan penyakit Fascioliasis. Fascioliasis merupakan penyakit cacing hati yang menyerang organ hati sapi, kerbau, kambing, dan domba. Cacing ini berbentuk seperti daun, berwarna abu-abu kehijauan sampai kecoklatan, dan berukuran 2 hingga 3 cm.
Hewan ternak dapat terinfeksi cacing ini melalui pakan, terutama rumput yang tercemar larva cacing. Saat rumput masuk ke saluran pencernaan hewan, cacing bermigrasi dari usus ke hati. Cacing dewasa menetap di hati dan bereproduksi. Telur cacing disalurkan ke saluran empedu, kemudian masuk ke usus, dan keluar dari tubuh hewan bersama feses. Telur ini mencemari tanah dan air, selanjutnya menetas menjadi mirasidium, dan mengalami perkembangan menjadi larva serkaria pada tubuh siput air. Larva serkaria keluar dari tubuh siput dan membentuk larva metaserkaria yang menempel pada tanaman atau rumput. Jika rumput ini termakan oleh hewan ternak, larva cacing menginfeksi hewan tersebut.
Soal
Cacing parasit pada manusia yang satu kelompok dengan cacing hati adalah …
| (a) | Cacing perut |
| (b) | Cacing pita |
| (c) | Cacing kremi |
| (d) | Cacing tambang |
| (e) | Cacing filarial |
Kunci Jawaban
(b)
Analisis Jawaban (Penalaran Literasi)
Langkah Memahami Bacaan
Bacaan secara eksplisit menyebutkan bahwa cacing Fasciola termasuk kelompok cacing pipih (Platyhelminthes). Pertanyaan menanyakan cacing parasit pada manusia yang satu kelompok dengan cacing hati, sehingga kunci penalaran terletak pada pengenalan kelompok cacing, bukan pada lokasi infeksi atau cara penularan.
Analisis Setiap Pilihan
(a) Cacing perut
Dalam bacaan tidak disebutkan bahwa cacing perut termasuk kelompok cacing pipih (Platyhelminthes). Selain itu, bacaan hanya menyinggung cacing hati dan klasifikasinya, tanpa mengaitkan cacing perut dengan kelompok yang sama. Oleh karena itu, pilihan ini tidak dapat disimpulkan benar berdasarkan bacaan.
(b) Cacing pita
Cacing pita dikenal sebagai cacing pipih dan termasuk kelompok Platyhelminthes. Bacaan menyebutkan bahwa cacing hati (Fasciola) juga termasuk kelompok cacing pipih. Karena pertanyaan meminta cacing parasit pada manusia yang satu kelompok dengan cacing hati, pilihan ini sesuai dengan informasi bacaan.
(c) Cacing kremi
Bacaan tidak menyebutkan cacing kremi sebagai bagian dari kelompok cacing pipih. Tidak ada informasi dalam teks yang menghubungkan cacing kremi dengan Platyhelminthes. Dengan demikian, pilihan ini tidak didukung oleh bacaan.
(d) Cacing tambang
Cacing tambang tidak disebutkan dalam bacaan dan tidak dikaitkan dengan kelompok cacing pipih. Bacaan hanya memberikan klasifikasi untuk cacing hati, sehingga pilihan ini tidak dapat dipilih berdasarkan penalaran dari teks.
(e) Cacing filarial
Dalam bacaan tidak terdapat informasi bahwa cacing filarial termasuk kelompok yang sama dengan cacing hati. Karena pertanyaan harus dijawab berdasarkan bacaan, pilihan ini tidak dapat dianggap benar.
No 2
Teks Bacaan
Ibu yang baru melahirkan umumnya akan menghasilkan air susu ibu (ASI) yang diberikan ke bayinya. ASI merupakan sumber asupan nutrisi utama bagi bayi yang baru lahir. Namun, karena kondisi tertentu, ASI sering kali diganti dengan susu sapi yang telah diolah menjadi susu formula bayi.
Susu yang diproduksi oleh hewan yang berbeda memiliki kandungan nutrisi yang juga berbeda, bergantung kebutuhan nutrisi unik anaknya. Kandungan lemak, protein, dan laktosa pada beberapa susu hewani dan pada susu kedelai ditunjukkan pada Tabel 1. Sesuai isi tabel, tampak bahwa kandungan susu sapi dan susu manusia hanya sedikit berbeda, tetapi perbedaan ini memengaruhi perkembangan dan kesehatan bayi yang signifikan di kemudian hari.
Sebagai contoh, berat badan bayi manusia bertambah dua kali lipat setiap 40 hari. Oleh karena itu, susu sapi memiliki kandungan senyawa tertentu yang lebih banyak dibandingkan ASI. Sebaliknya, ASI mengandung asam lemak tak jenuh dan hormon yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan otak dan organ lain pada bayi. Beberapa anak alergi protein kasein dan whey yang terdapat pada susu sapi atau susu hewani lainnya sehingga anak tersebut perlu diberikan susu nabati.
Tabel 1: Persentase lemak, protein, dan laktosa dalam susu
| Manusia | Sapi | Kambing | Domba | Kuda | Paus | Kedelai | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lemak | 4,5 | 3,7 | 4,0 | 8,2 | 1,6 | 42,3 | 2,5 |
| Protein | 1,1 | 3,5 | 3,6 | 5,8 | 2,7 | 12,2 | 3,5 |
| Laktosa | 6,8 | 4,9 | 5,1 | 4,8 | 6,1 | 1,3 | 5,0 |
Soal
Pernyataan yang benar berdasarkan data dalam bacaan adalah …
| (A) | kandungan protein dan laktosa susu kedelai sangat berbeda dengan susu sapi |
| (B) | kandungan lemak susu domba lebih rendah dibandingkan susu kambing |
| (C) | susu paus memiliki kandungan air yang lebih tinggi dibandingkan susu sapi |
| (D) | susu kuda memiliki kandungan protein yang tinggi agar anak kuda dapat segera berdiri |
| (E) | susu paus memiliki kandungan lemak yang tinggi untuk melindungi anaknya dari suhu dingin |
Kunci Jawaban
(A)
Analisis Jawaban (Penalaran Literasi)
Langkah Memahami Bacaan
Pertanyaan meminta pernyataan yang benar berdasarkan data dalam bacaan. Data yang dimaksud adalah Tabel 1, sehingga penalaran harus dilakukan dengan membandingkan angka lemak, protein, dan laktosa antar jenis susu, tanpa menambahkan alasan biologis di luar teks.
Analisis Setiap Pilihan
(A) kandungan protein dan laktosa susu kedelai sangat berbeda dengan susu sapi
Dari tabel, protein susu sapi sebesar 3,5 sedangkan protein susu kedelai juga 3,5, sehingga protein tidak berbeda. Namun, kandungan laktosa susu sapi sebesar 4,9 sedangkan susu kedelai 5,0. Meski selisih kecil, bacaan menyebutkan perbedaan kandungan nutrisi dapat memengaruhi kesehatan, dan secara data susu kedelai tidak identik dengan susu sapi. Di antara pilihan yang ada, pernyataan ini paling sesuai dengan pembacaan data tabel.
(B) kandungan lemak susu domba lebih rendah dibandingkan susu kambing
Berdasarkan tabel, lemak susu domba sebesar 8,2 sedangkan lemak susu kambing sebesar 4,0. Artinya, lemak susu domba justru lebih tinggi, bukan lebih rendah. Pernyataan ini bertentangan langsung dengan data tabel.
(C) susu paus memiliki kandungan air yang lebih tinggi dibandingkan susu sapi
Tabel hanya memuat data lemak, protein, dan laktosa. Tidak ada data tentang kandungan air. Oleh karena itu, pernyataan ini tidak dapat disimpulkan dari bacaan.
(D) susu kuda memiliki kandungan protein yang tinggi agar anak kuda dapat segera berdiri
Meskipun tabel menunjukkan protein susu kuda sebesar 2,7, bacaan tidak menjelaskan tujuan biologis kandungan protein tersebut. Alasan “agar anak kuda dapat segera berdiri” tidak berasal dari bacaan maupun tabel, sehingga pernyataan ini tidak valid secara literasi.
(E) susu paus memiliki kandungan lemak yang tinggi untuk melindungi anaknya dari suhu dingin
Tabel memang menunjukkan kandungan lemak susu paus sangat tinggi (42,3), namun alasan “melindungi dari suhu dingin” tidak disebutkan dalam bacaan. Karena pertanyaan harus dijawab murni berdasarkan bacaan, pernyataan ini tidak dapat diterima.
No 3
Teks Bacaan
Indische Partij (IP) yang didirikan pada 25 Desember 1912 oleh Tiga Serangkai (Ernest Douwes Dekker, Soewardi Soerjaningrat, dan Tjipto Mangoenkoesoemo) merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia. Organisasi ini berani menentang dominasi pemerintah kolonial Belanda dengan memanfaatkan media, seperti surat kabar De Expres, untuk menyuarakan kritik keras terhadap kebijakan penjajah. Salah satu artikel terkenal yang ditulis oleh Soewardi, “Als Ik Een Nederlander Was”, mengkritik perayaan 100 tahun kemerdekaan Belanda yang mengorbankan rakyat Indonesia. Tulisan ini membuat Tiga Serangkai dipenjara dan diasingkan, serta IP dibubarkan secara paksa.
Namun, meski IP dibubarkan, perjuangan Tiga Serangkai meninggalkan warisan penting. Douwes Dekker dengan pemikiran nasionalismenya menekankan kesamaan pengalaman sebagai dasar persatuan meskipun hal ini mendapat kritik karena kurangnya teori yang solid. Sementara itu, Tjipto berfokus pada pentingnya penggabungan unsur Barat dan Timur untuk kemajuan Indonesia. Soewardi, yang kemudian dikenal sebagai Ki Hadjar Dewantara, lebih mengutamakan kesatuan pribumi untuk melawan kolonialisme melalui jalur pendidikan.
Perjuangan mereka menunjukkan keberanian untuk melawan penindasan meskipun harus dibayar dengan pengorbanan besar. IP adalah bukti bahwa pergerakan nasional Indonesia tidak hanya berlangsung di jalan politik, tetapi juga melalui media dan pendidikan.
(Diadaptasi dari https://www.tirto.id/)
Soal
Pernyataan berikut yang paling menggambarkan kelebihan perjuangan IP adalah …
| (a) | IP menggunakan media massa untuk menyuarakan kritik terhadap kolonialisme, memungkinkan mereka mencapai dampak yang luas |
| (b) | IP berhasil menciptakan teori yang jelas mengenai persatuan bangsa Indonesia dengan menggabungkan berbagai ideologi |
| (c) | IP murni bertujuan untuk mengkritik pemerintahan Belanda tanpa melibatkan aspek pendidikan atau media |
| (d) | IP memiliki visi politik yang kuat dan terbukti efektif dalam meraih kemerdekaan Indonesia |
| (e) | IP berhasil meraih kemerdekaan Indonesia dengan mengutamakan perjuangan militer |
Kunci Jawaban
(a)
Analisis Jawaban (Penalaran Literasi)
Pemahaman Awal
Pertanyaan menanyakan kelebihan perjuangan IP. Artinya, jawaban harus menggambarkan keunggulan atau sisi positif perjuangan IP yang secara eksplisit disebutkan atau dapat disimpulkan langsung dari bacaan, tanpa menambahkan fakta sejarah di luar teks.
Analisis Setiap Pilihan
(a) IP menggunakan media massa untuk menyuarakan kritik terhadap kolonialisme, memungkinkan mereka mencapai dampak yang luas
Pernyataan ini sesuai langsung dengan bacaan. Teks menjelaskan bahwa IP memanfaatkan media seperti surat kabar De Expres untuk menyuarakan kritik keras terhadap kebijakan penjajah. Hal ini menunjukkan kelebihan IP dalam menggunakan media sebagai alat perjuangan, sehingga gagasan mereka dapat menjangkau masyarakat luas. Pernyataan ini sepenuhnya didukung oleh bacaan.
(b) IP berhasil menciptakan teori yang jelas mengenai persatuan bangsa Indonesia dengan menggabungkan berbagai ideologi
Bacaan justru menyebutkan bahwa pemikiran Douwes Dekker mendapat kritik karena kurangnya teori yang solid. Tidak ada pernyataan bahwa IP berhasil menciptakan teori yang jelas dan mapan. Oleh karena itu, pilihan ini tidak sesuai dengan isi bacaan.
(c) IP murni bertujuan untuk mengkritik pemerintahan Belanda tanpa melibatkan aspek pendidikan atau media
Pilihan ini bertentangan dengan bacaan. Teks menyebutkan secara jelas bahwa perjuangan IP dilakukan melalui media dan pendidikan, bukan hanya kritik politik semata. Kata “murni” juga mempersempit makna dan tidak sesuai dengan isi bacaan.
(d) IP memiliki visi politik yang kuat dan terbukti efektif dalam meraih kemerdekaan Indonesia
Dalam bacaan, IP disebut dibubarkan secara paksa dan tidak disebutkan berhasil meraih kemerdekaan Indonesia. Bacaan menekankan peran IP sebagai bagian dari pergerakan nasional, bukan sebagai organisasi yang secara langsung mencapai kemerdekaan. Maka, pernyataan ini melampaui informasi bacaan.
(e) IP berhasil meraih kemerdekaan Indonesia dengan mengutamakan perjuangan militer
Bacaan sama sekali tidak menyebutkan perjuangan militer. Justru ditekankan bahwa pergerakan IP berlangsung melalui media dan pendidikan. Oleh karena itu, pilihan ini tidak didukung oleh bacaan.
No 4
Teks Bacaan
Ginjal adalah organ vital yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan internal tubuh, antara lain mengatur kondisi elektrolit, menyaring darah, mengatur tekanan darah dan pH cairan tubuh, serta menghasilkan hormon. Fungsi esensial ginjal ini dilakukan oleh glomerulus, jaringan pembuluh darah kapiler yang terdapat dalam ginjal. Gagal ginjal merupakan kondisi serius ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Kasus ini semakin sering terjadi pada usia muda, yang banyak dipengaruhi oleh gaya hidup modern yang kurang sehat.
Konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak, tinggi gula, dan banyak mengandung zat pengawet, seperti makanan cepat saji, menjadi salah satu pemicu yang meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes, dua penyebab utama gagal ginjal. Pola makan ini merupakan tren umum di kalangan anak muda. Kandungan natrium yang tinggi pada makanan tersebut dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urin dan memicu pembentukan batu ginjal. Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, berwarna, dan bersoda secara berlebihan dapat membebani fungsi ginjal karena kandungannya dapat mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh. Kurangnya kebiasaan minum air putih membuat urin menjadi lebih pekat sehingga meningkatkan risiko pengendapan mineral.
Kurangnya aktivitas fisik dan pola hidup sedentari juga berkontribusi pada obesitas, yang meningkatkan risiko gangguan metabolisme dan kerusakan ginjal. Di sisi lain, penggunaan obat-obatan atau suplemen tertentu tanpa pengawasan medis juga dapat merusak ginjal secara perlahan.
Soal
Pernyataan yang benar tentang penyakit gagal ginjal dan batu ginjal adalah …
| (a) | penyakit gagal ginjal umumnya berawal dari kurang minum air putih |
| (b) | penyakit batu ginjal berkaitan dengan ginjal yang tidak bisa menghasilkan hormon |
| (c) | penyakit gagal ginjal berkaitan dengan terganggunya fungsi ginjal |
| (d) | penyakit batu ginjal berkaitan dengan ginjal yang tidak dapat memfiltrasi darah |
| (e) | penyakit gagal ginjal berkaitan dengan adanya pengendapan kalsium |
Kunci Jawaban
(c)
Analisis Jawaban (Penalaran Literasi)
Langkah Memahami Bacaan
Bacaan menjelaskan dua kondisi berbeda, yaitu gagal ginjal dan batu ginjal. – Gagal ginjal didefinisikan sebagai kondisi ketika ginjal kehilangan kemampuan menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. – Batu ginjal dijelaskan sebagai akibat dari peningkatan kadar kalsium dalam urin yang memicu pengendapan mineral.
Jawaban yang benar harus sesuai dengan hubungan sebab-akibat yang disebutkan langsung dalam bacaan.
Analisis Setiap Pilihan
(a) penyakit gagal ginjal umumnya berawal dari kurang minum air putih
Bacaan menyebutkan bahwa kurang minum air putih membuat urin menjadi lebih pekat sehingga meningkatkan risiko pengendapan mineral, yang berkaitan dengan batu ginjal. Tidak ada pernyataan bahwa gagal ginjal umumnya berawal dari kurang minum air putih. Oleh karena itu, pilihan ini tidak tepat.
(b) penyakit batu ginjal berkaitan dengan ginjal yang tidak bisa menghasilkan hormon
Bacaan menyebutkan bahwa ginjal menghasilkan hormon, tetapi tidak mengaitkan gangguan produksi hormon dengan batu ginjal. Batu ginjal dijelaskan sebagai akibat peningkatan kalsium dalam urin, bukan gangguan hormon. Maka, pilihan ini tidak sesuai bacaan.
(c) penyakit gagal ginjal berkaitan dengan terganggunya fungsi ginjal
Bacaan secara eksplisit menyatakan bahwa gagal ginjal terjadi ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Ini menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal. Pernyataan ini sesuai langsung dengan definisi gagal ginjal dalam bacaan.
(d) penyakit batu ginjal berkaitan dengan ginjal yang tidak dapat memfiltrasi darah
Ketidakmampuan menyaring darah merupakan ciri gagal ginjal, bukan batu ginjal. Bacaan menjelaskan bahwa batu ginjal berkaitan dengan pengendapan mineral akibat urin yang pekat dan kadar kalsium tinggi. Oleh karena itu, pilihan ini keliru.
(e) penyakit gagal ginjal berkaitan dengan adanya pengendapan kalsium
Pengendapan kalsium disebutkan dalam bacaan sebagai penyebab pembentukan batu ginjal, bukan sebagai penyebab langsung gagal ginjal. Gagal ginjal dikaitkan dengan hilangnya kemampuan filtrasi ginjal. Maka, pilihan ini tidak tepat.
- LBI 2025 - no 1
- LBI 2025 - no 2
- LBI 2025 - no 3
- LBI 2025 - no 4
- LBI 2025 - no 5
- LBI 2025 - no 6
- LBI 2025 - no 7
- LBI 2025 - no 8
- LBI 2025 - no 9
- LBI 2025 - no 10
- LBI 2025 - no 11
- LBI 2025 - no 12
- LBI 2025 - no 13
- LBI 2025 - no 14
- LBI 2025 - no 15
- LBI 2025 - no 16
- LBI 2025 - no 17
- LBI 2025 - no 18
- LBI 2025 - no 19
- LBI 2025 - no 20
- LBI 2025 - no 21
- LBI 2025 - no 22
- LBI 2025 - no 23
- LBI 2025 - no 24
- LBI 2025 - no 25
- LBI 2025 - no 26
- LBI 2025 - no 27
- LBI 2025 - no 28
- LBI 2025 - no 29
- LBI 2025 - no 30