Soal 6
6. Bacalah paragraf deskripsi berikut!
Hamparan sawah membentang .... Padi di sawah merunduk berayun-ayun meliuk-liuk ditiup angin lembah. Dangau-dangau berpencaran. Bocah-bocah bertepuk sorak ... mengusir kawanan burung pipit yang hendak berpesta pora memakan padi. Gemericik air yang jernih di saluran air terdengar ... di telinga.
Frasa adjektiva yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. sangat indah, berteriak-teriak, merdu sekali
B. sangat luas, dengan nyaring, merdu sekali
C. sangat hijau, gembira sekali, sangat merdu
D. kekuning-kuningan, sangat nyaring, sayup-sayup
E. kekuning-kuningan, riang gembira, sayup-sayup
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis:
Terdapat tiga bagian rumpang yang harus diisi frasa adjektiva yang sesuai konteks kalimat. (1) Bagian pertama menggambarkan “hamparan sawah”, sehingga frasa yang paling tepat adalah yang bernuansa visual tentang warna/keadaan sawah. (2) Bagian kedua menggambarkan suasana “bocah-bocah bertepuk sorak”, sehingga frasa yang tepat harus menggambarkan perasaan/suasana ceria. (3) Bagian ketiga menggambarkan bunyi “gemericik air”, sehingga frasa yang tepat harus menggambarkan kualitas bunyi yang enak didengar.
Opsi C memenuhi ketiganya secara selaras: “sangat hijau” cocok untuk hamparan sawah, “gembira sekali” cocok untuk sorak bocah-bocah, dan “sangat merdu” cocok untuk bunyi gemericik air.
Uji opsi lain:
A “sangat indah” masih mungkin untuk sawah, tetapi “berteriak-teriak” kurang padu dengan struktur “bertepuk sorak ... mengusir” (lebih tepat nuansa gembira/riang), dan pilihan ini tidak sekuat keterpaduan C yang konsisten (visual–emosi–bunyi).
Bmemuat “dengan nyaring” yang bukan frasa adjektiva yang tepat untuk mengisi posisi rumpang setelah “bertepuk sorak”.
Ddan Ememuat “sayup-sayup” yang menunjukkan bunyi lemah/jauh, kurang cocok dengan “gemericik air ... terdengar ... di telinga” yang menonjolkan kejernihan bunyi air.
Soal 7
7. Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Pada suatu waktu, sebuah batang pohon akan mengeluarkan cabang-cabang baru. Cabang-cabang baru itu kemudian mengeluarkan ranting-ranting baru yang lebih kecil, demikian seterusnya. Begitu pula dalam bahasa. Suatu bahasa proto menjadi dua bahasa baru atau lebih. Dan setiap bahasa baru itu dapat bercabang pula menjadi bahasa-bahasa kecil yang jumlahnya banyak ....
Kalimat simpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf analogi tersebut adalah ....
A. Jadi, pohon-pohon bisa tumbuh subur dan mengeluarkan cabang-cabang baru bila setiap hari disirami dan diberi pupuk.
B. Jadi, bahasa dapat tumbuh dan berkembang menjadi bahasa yang banyak, seperti halnya pohon yang bercabang dan beranting.
C. Jadi, bahasa harus dipupuk dan disirami, terus dengan cara menggunakannya agar tumbuh dengan subur.
D. Jadi, menggunakan bahasa dengan baik dan benar merupakan cara yang baik dalam melestarikannya.
E. Jadi, kita harus selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan rantingnya.
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis:
Isi paragraf membangun analogi “pohon bercabang-beranting” dengan “bahasa proto bercabang menjadi banyak bahasa”. Kalimat simpulan yang tepat harus menegaskan hubungan analogi tersebut, bukan memberi nasihat baru yang tidak dibahas.
Opsi B tepat karena merangkum inti analogi: bahasa dapat berkembang menjadi banyak, seperti pohon yang bercabang dan beranting.
Opsi A fokus pada cara merawat pohon (disirami/pupuk), tidak relevan dengan pertumbuhan bahasa dalam paragraf. Opsi C, D, dan Emengubah arah menjadi nasihat penggunaan bahasa yang baik dan benar, padahal paragraf tidak membahas etika/kaidah, melainkan proses percabangan bahasa.
Soal 8
8. Bacalah paragraf yang rumpang berikut!
Kenaikan BBM baru-baru ini telah menyebabkan harga-harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Para pengguna angkutan umum harus membayar dua kali lipat besarnya sebelum adanya kenaikan BBM. Langkanya bahan bakar membuat masyarakat resah dan panik. Tindak kriminal semakin merajalela. Kenaikan BBM yang diharapkan dapat memperbaiki perekonomian dapat memotivasi rakyat bekerja keras untuk memenuhi keperluan hidupnya ....
Kalimat simpulan yang tepat untuk paragraf tersebut adalah ....
A. Harga BBM naik menyebabkan harga kebutuhan pokok naik.
B. Kenaikan BBM memang harus dilaksanakan.
C. Kebutuhan pokok melambung tinggi akibat kelangkaan bahan bakar.
D. Para pengguna angkutan umum memang menjadi beban.
E. Kenaikan BBM membuat rakyat resah dan menderita.
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Analisis:
Paragraf menonjolkan rangkaian dampak negatif kenaikan BBM: kebutuhan pokok naik, biaya angkutan naik, masyarakat resah dan panik, kriminalitas meningkat. Walaupun disebut ada harapan memperbaiki perekonomian, keseluruhan isi tetap menunjukkan kondisi yang memberatkan rakyat.
Opsi E merangkum dampak umum tersebut: rakyat menjadi resah dan menderita.
Opsi A hanya mengambil satu akibat, terlalu sempit. Opsi B adalah penilaian yang tidak disimpulkan dari paragraf. Opsi C hanya menyorot salah satu penyebab, bukan simpulan menyeluruh. Opsi D tidak logis dan tidak sesuai konteks.
Soal 9
9. Pahami paragraf rumpang berikut ini!
Pada umumnya masyarakat desa hidup dari pertanian. Pada masyarakat yang demikian luas tanah sangat memengaruhi kemakmuran mereka. Ketika penduduk desa belum begitu banyak dan luas, daerah untuk pertanian masih cukup untuk menghidupi mereka, tidak ada persoalan. Sekarang penduduk desa tumbuh terus, sedangkan luas tanah tidak bertambah, sehingga tanah yang digarap pun semakin sempit. ...
Kalimat yang berupa akibat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
A. Perekonomian masyarakat menurun drastis.
B. Masyarakat harus mau menerima kenyataan.
C. Pemerintah desa harus berusaha menciptakan lapangan kerja baru.
D. Timbullah kekurangan penghasilan karena sedikitnya lahan garapan.
E. Masyarakat terpaksa harus mencari pekerjaan lain.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis:
Penyebab yang dinyatakan: penduduk bertambah, lahan tidak bertambah, lahan garapan makin sempit. Akibat langsung dari lahan garapan yang makin sempit adalah hasil pertanian menurun sehingga penghasilan berkurang.
Opsi D paling tepat karena menyatakan akibat langsung dan jelas: kekurangan penghasilan karena sedikitnya lahan garapan.
Opsi A terlalu umum. Opsi Badalah nasihat, bukan akibat. Opsi Cadalah solusi, bukan akibat. Opsi Eadalah langkah lanjutan (reaksi) yang mungkin terjadi setelah akibat ekonomi dirasakan.
Soal 10
10. Cermati silogisme berikut!
Premis umum: Siswa yang akan masuk fakultas kedokteran harus bebas narkoba.
Premis khusus: Hendra akan masuk fakultas kedokteran.
Simpulan: ...
Simpulan silogisme tersebut adalah ....
A. Hendra harus bebas narkoba karena akan masuk kedokteran.
B. Semua siswa harus bebas narkoba karena akan masuk kedokteran.
C. Orang yang akan masuk kedokteran bebas narkoba.
D. Hendra akan masuk kedokteran jadi harus bebas narkoba.
E. Hendra harus bebas narkoba.
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Analisis:
Premis umum menyatakan aturan: setiap siswa yang akan masuk fakultas kedokteran harus bebas narkoba. Premis khusus menyatakan Hendra termasuk dalam kelompok itu (akan masuk fakultas kedokteran). Maka, kesimpulannya: Hendra harus bebas narkoba.
Opsi E menyatakan simpulan tepat dan ringkas. Opsi Bsalah karena memperluas “Hendra” menjadi “semua siswa”. Opsi Chanya mengulang premis umum. Opsi A dan Dmenambahkan kata penghubung sebab-akibat, tetapi inti simpulan yang diminta tetap dinyatakan paling tepat oleh E.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10