Baca juga
- Pesantren Tahfidz Modern Al-Imam Kediri
- Pesantren Sareh Wasilah Islamiyah (SWI) Magetan
- pesantren Terpadu Serambi Mekkah
- pesantren Ilhamul Qudus Ponorogo
Soal 51
“Tidak, mudah-mudahan tidak. Hasudin penurut. Tidak seperti abang-abangnya sungguh dia anak penurut.
Aku masih ingat kata-kata almarhum Kamardin, tidak mau dia mengindahkan kata-kataku. Jangan melompat-lompat dan banyak berlari-larian sehari sebelum disunat.
Tapi ia tidak mengindahkannya. Terus saja berlarian bersama teman-temannya. Dia seperti lupa akan disunat.
Akibatnya, darahnya turun. Dan dukun pun tak mampu mengatasi.”
Panggilan Rasul, Hamzad Rangkuti
Amanat penggalan cerpen adalah ....
A. Orang tua harus dapat menasihati anak.
B. Sebagai anak harus menaati perintah orang tua.
C. Dukun suku harus lebih cermat dalam bekerja.
D. Tidak perlu menyesali yang sudah terjadi.
E. Setiap anak mempunyai sifat yang berbeda.
Soal 52
Bacalah cuplikan cerpen berikut!
Kapan-kapan itu adalah suatu sore, ketika aku sedang sibuk mengetik tugas. Kamarku diketuk orang, walau seingat aku, sore itu aku tidak berjanji dengan siapa-siapa.
“Wan, Saudara sibuk betul rupanya,”
Tentu saja sedang sibuk. Kalau tidak sibuk, tentu tidak bakalan berserakan kertas-kertas di mejaku. Kalau sudah tahu sibuk, kenapa kau masih datang bertamu?
Tetapi, cobalah bayangkan! bagaimana pula kau harus mengusir orang yang sudah berdiri di hadapanmu?
Dengan membedaki mukaku setebal mungkin dengan rasa ketimuran, yang terloncat dari mulutku adalah:
“Ya, begitulah.”
Wolfgang Kippkop, Pamusuk Eneste
Nilai moral yang terkandung dalam cuplikan cerpen di atas adalah ....
A. saling menghormati dan menghargai
B. berbaasa-basi dan berpura-pura baik
C. bertamu pada waktu yang tepat
D. menjaga perasaan orang lain
E. tidak boleh mengganggu pekerjaan orang
Soal 53
Bacalah penggalan novel berikut!
Saat itu aku dihadapkan pada suatu dilema. Apakah aku akan mendekatinya dan terus terang mengatakan kepadanya siapa aku ini sebenarnya atau tetap begini saja seterusnya. Semenjak aku menjadi mandor kebun, aku tidak pernah berhubungan lagi dengan Mas Sudibyo.
Watak tokoh “aku” yang terlihat dalam penggalan novel adalah....
A. egoistis
B. ceroboh
C. lemah
D. penyabar
E. peragu
Soal 54
T i n a : Tuhan menakdirkan semua nasib manusia, kita hanya menjalani.
I b u : Nah, pikiran begitu itulah yang tak kusukai, kau sudah ditakdirkan Tuhan punya suami buta, tak adakah niatmu, tidak adakah usahamu untuk mengubah takdir itu?
Sebab takdir itu baru jatuh setelah manusia berusaha. Tina, kau bukan anakku jika kau tidak berani melawan takdir yang pahit.
T i n a : Aku sudah berusaha, Abas juga sudah berusaha, dan inilah hasilnya. Kami dapat membelanjai diri untuk hidup sehari-hari.
Konflik yang terjadi antara tokoh Tina dan ibu didasari oleh....
A. pandangan mengenai takdir
B. perbedaan takdir manusia
C. pasrah menjalani takdir
D. usaha melawan takdir
E. nasib merupakan takdir
Soal 55
Bacalah penggalan berikut.
Tuti bukan orang yang mudah kagum, yang mudah heran melihat sesuatu. Keisyaratannya akan harga dirinya sangat besar. Ia tahu bahwa ia pandai dan cakap. Banyak yang akan dikerjakan dan dicapainya. Segala sesuatu diukurnya dari kecakapannya sendiri. Oleh sebab itu, ia jarang memuji.
Watak Tuti diungkapkan dengan cara ....
A. penjelasan langsung
B. pendapat tokoh lain
C. pendeskripsian fisik
D. sikap tokoh
E. perasaan tokoh
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12