Baca juga
- Pesantren Nurul Iman Trenggalek
- Pesantren Al Mursyid Trenggalek
- Dari Pesantren ke Ganesha: Panduan Lengkap Lulusan Pondok Tembus Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Pesantren TAHFIDZ IMAM AL GHAZALI Ponorogo
Soal 46
Bacalah pantun berikut!
|
Satu dua tiga dan empat Lima enam tujuh delapan ... Jangan pernah putus harapan. |
Larik yang tepat untuk melengkapi pantun tersebut adalah ....
A. Masuk sekolah jangan terlambat
B. Pagi hari harus segera berangkat
C. Tidak boleh datang lambat-lambat
D. Cepat bangun lengan angkat
E. Tuntut ilmu sampai dapat
Soal 47
Bacalah kutipan berikut!
|
Sinta mengacungkan kedua ibu jarinya kepada Riyan. |
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan tersebut adalah ....
A. Ya, baiklah saya akan meluangkan waktu untuk mengajari Diran.
B. Jadi, mulai sekarang Diran harus rajin belajar.
C. Ya, mungkin Diran kurang konsentrasi saat mengerjakan ulangan itu.
D. Walaupun nilainya jelek, Diran termasuk siswa yang rajin.
E. Jangan begitu, kecerdasan tiap-tiap orang tidak sama.
Soal 48
Cermati kutipan cerpen berikut!
|
Mencurigai. Betapa tidak enaknya perbuatan ini. Bahkan terhadap orang yang patut dicurigai sekalipun. Lebih tidak enak lagi kalau orang itu adalah Parmin tukang kebun yang rajin dan tak banyak cakap itu. Yang kerjanya cekatan, dengan wajah yang senantiasa memancarkan kesabaran. Kadang ia membangkitkan rasa iba, tanpa dia bersikap meminta. (Parmin, Jujur Prananto) |
Kalimat resensi (penilaian) berupa keunggulan cerpen yang sesuai dengan kutipan tersebut adalah ....
A. Cerpen Parmin menarik untuk dibaca karena pengarang mengungkapkan watak tokoh secara analitik sehingga pembaca mengetahui watak tokoh dengan jelas.
B. Cerpen Parmin mengungkapkan tokoh yang bekerja sebagai tukang kebun, tak banyak cakap, tetapi dicurigai oleh orang-orang di sekitarnya.
C. Cerpen tersebut seharusnya tidak langsung mengungkap watak tokoh di awal cerpen supaya pembaca tidak langsung mengetahui watak tokoh.
D. Jujur Prananto merupakan pengarang yang produktif karena karya-karya cerpennya banyak dimuat di media massa.
E. Pengarang cerpen Parmin banyak disukai para penggemarnya karena menggunakan banyak kata berkias.
Soal 49
Bacalah kutipan novel berikut!
|
Pendidikan budi pekerti perempuan semata-mata ditujukan untuk keperluan laki-laki. Segala sifat lemah itu dijadikan sifat perempuan yang termulia. Perempuan mesti sabar, perempuan mesti lemah lembut, perempuan mesti pendiam. Berjalan tidak boleh lebar-lebar, berbicara dan tertawa tiada boleh keras. Dalam segala hal ia halus. (Layar Terkembang, STA) |
Kalimat berupa kritik yang sesuai dengan kutipan novel tersebut adalah ....
A. STA seharusnya memberikan gambaran tokoh yang jelas sehingga mudah dipahami.
B. Adanya penyajian yang melemahkan derajat kaum wanita, yaitu harus tunduk kepada kaum pria.
C. Nilai-nilai yang terkandung dalam kutipan novel tersebut biasa saja dan sudah sangat umum.
D. Novel tersebut mengandung nilai pendidikan, kepribadian, tanggung jawab, dan religius.
E. Alur ceritanya tidak jelas dan gaya bercerita yang berlebihan terasa membosankan kepada pembaca.
Soal 50
Bacalah kutipan berikut!
|
Karim : ”Tapi aku tidak bisa menjadi pemimpin.” |
Kalimat tanggapan yang sesuai dengan kutipan drama tersebut adalah ....
A. Konflik cerita mencapai titik klimaks yang menegangkan pembaca.
B. Konflik batin tokoh terus berkepanjangan tanpa penyelesaian.
C. Seorang penakut akan selalu menjadi penurut.
D. Sikap otoriter dan pemaksaan kehendak tidak baik dicontoh.
E. Seorang provokator memang selalu berusaha memengaruhi orang lain.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10