Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 31

Cermati paragraf berikut!

Ada lima daerah di Sulawesi Selatan memilih pemimpinnya pada tanggal 18 September 2013. Namun demikian, fenomena pilwali di kota Makassar mendapat perhatian yang cukup besar. Hal itu tidak lepas mengingat kota Makassar adalah ibukota Sulawesi Selatan dengan ... terbanyak, yaitu sepuluh pasangan. Selain itu, perhelatan ... di kota Daeng merupakan salah satu barometer politik di Indonesia yang menggunakan ... pemilihan secara langsung.

Kata serapan yang tepat untuk melengkapi bagian yang rumpang pada paragraf tersebut adalah ....

A. kontestan, demokratis, system

B. kontestan, demokrasi, sistem

C. kontestan, demokrat, sistim

D. kontes, demokratis, sistim

E. kontes, demokrat, sistem

Jawaban dan Analisis

Jawaban: B

Analisis: Ada tiga rumpang yang harus diisi dengan kata serapan yang tepat dan sesuai konteks kalimat.

Rumpang \(1\): “dengan ... terbanyak, yaitu sepuluh pasangan.” Yang dimaksud adalah pasangan calon yang ikut pemilihan. Kata yang tepat adalah kontestan (peserta kompetisi/pemilihan), bukan “kontes” (kegiatan/lombanya).

Rumpang \(2\): “perhelatan ... di kota Daeng” mengacu pada kegiatan pemilihan (pilwali) yang merupakan praktik demokrasi (sistem/kehidupan politik). “Demokratis” adalah sifat (adjektiva), sehingga tidak pas untuk menamai perhelatan/kegiatan.

Rumpang \(3\): “menggunakan ... pemilihan secara langsung” yang tepat adalah sistem (ejaan baku). “System” adalah ejaan bahasa Inggris, sedangkan “sistim” tidak baku dalam ejaan Bahasa Indonesia.

Uji opsi:

A salah karena “system” bukan ejaan baku Indonesia.

B benar: kontestan (peserta), demokrasi (konsep), sistem (baku).

C salah karena “demokrat” bukan padanan tepat untuk “perhelatan ...”; juga “sistim” tidak baku.

D salah karena “kontes” bukan “peserta”; “sistim” juga tidak baku.

E salah karena “kontes” dan “demokrat” tidak pas konteksnya.

Kesesuaian makna + kebakuan ejaan bobotnya \( \gt \) sekadar kemiripan bentuk kata, maka pilihan B paling tepat.


Soal 32

Cermati teks berikut!

Memiliki wajah yang bersih dan bebas jerawat merupakan impian semua orang. Jerawat memang dapat merusak wajah tampan dan cantik. Berbagai cara terkadang perlu ... untuk menghilangkan jerawat yang membandel. Bahkan, kadang memakan biaya yang tidak sedikit. Namun, sebenarnya ada cara sehat dan murah untuk ... jerawat dari muka kita, yaitu dengan ... makanan yang berserat dan mencukupi cairan dalam tubuh dengan meminum air putih.

Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A. dilakukan, menghilangkan, mengonsumsi

B. melakukan, hilangkan, mengonsumsi

C. dilakukan, menghilangkan, mengkonsumsi

D. melakukan, dihilangkan, mengkonsumsi

E. lakukan, hilangkan, mengkonsumsi

Jawaban dan Analisis

Jawaban: A

Analisis: Penentuan jawaban bergantung pada kecocokan bentuk imbuhan dengan struktur kalimat dan kebakuan ejaan.

Rumpang \(1\): “Berbagai cara terkadang perlu ...” Polanya pasif dan membutuhkan bentuk yang dapat menjadi predikat pasif: dilakukan (perlu dilakukan).

Rumpang \(2\): “cara sehat dan murah untuk ... jerawat” Polanya infinitif aktif: menghilangkan jerawat.

Rumpang \(3\): “yaitu dengan ... makanan yang berserat” Polanya aktivitas yang dilakukan subjek: mengonsumsi (ejaan baku: “mengonsumsi”, bukan “mengkonsumsi”).

Uji opsi:

A tepat: dilakukan (pasif), menghilangkan (aktif), mengonsumsi (baku).

B salah karena “hilangkan” tidak cocok (seharusnya bentuk meng- untuk pola “untuk ...”).

C salah karena “mengkonsumsi” tidak baku.

D salah karena rumpang \(1\) seharusnya “dilakukan”, bukan “melakukan”, dan “mengkonsumsi” juga tidak baku.

E salah karena “lakukan” dan “hilangkan” tidak sesuai pola kalimat baku.

Kecocokan pola kalimat + ejaan baku bobotnya \( \gt \) variasi bentuk kata yang terdengar mirip, maka A benar.


Soal 33

Perhatikan paragraf berikut!

Beberapa sarana diperlukan untuk mendukung aktivitas manusia khususnya di daerah perkotaan, di antaranya permukiman, perkantoran, dan fasilitas umum. Mengingat lahan yang tersedia sangat terbatas, sedangkan jumlah penduduk cukup besar, alternatif pilihannya adalah penyediaan ... atau ... yang dapat menampung orang .... Apartemen merupakan salah satu model untuk konsep permukiman di perkotaan.

Kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf rumpang tersebut adalah ....

A. rumah-rumah, bangun-bangunan, banyak-banyak

B. rumah-rumah, bangun-bangunan, banyak-banyakan

C. rumah-rumah, bangunan-bangunan, sebanyak-banyaknya

D. berumah-rumah, bangun-bangun, sebanyak-banyaknya

E. rumah-rumah, bangun-membangun, banyak-banyak

Jawaban dan Analisis

Jawaban: C

Analisis: Paragraf membahas keterbatasan lahan dan kebutuhan menampung penduduk. Maka kata ulang yang tepat harus:

(1) menyebut pilihan bentuk permukiman (rumah dan bangunan),

(2) menegaskan kapasitas tampung maksimal (“sebanyak-banyaknya”).

“Penyediaan rumah-rumah atau bangunan-bangunan” selaras dengan konteks permukiman/perkotaan. Lalu “yang dapat menampung orang sebanyak-banyaknya” tepat karena menunjukkan tujuan: kapasitas maksimal.

Uji opsi:

A salah karena “banyak-banyak” kurang tepat untuk maksud kapasitas maksimal (lebih cocok “sebanyak-banyaknya”).

B salah karena “banyak-banyakan” bermakna berlomba-lomba/adu banyak, tidak cocok konteks formal.

C tepat dan baku untuk seluruh rumpang.

D salah karena “berumah-rumah” dan “bangun-bangun” tidak sesuai makna permukiman (terkesan verba/aktivitas).

E salah karena “bangun-membangun” bermakna aktivitas membangun, bukan jenis sarana (rumah/bangunan).

Ungkapan tujuan kapasitas maksimal “sebanyak-banyaknya” bobotnya \( \gt \) bentuk yang ambigu seperti “banyak-banyak”, maka C paling tepat.


Soal 34

Cermati teks berikut!

Pertandingan seru terjadi di Stadion San Siro, Milan. Kedua tim bermain sangat baik. Babak pertama berakhir dengan skor sama kuat, yaitu \(0\)–\(0\). Babak kedua tensi pertandingan semakin meningkat, banyak peluang dari kedua tim untuk mencetak gol. Hingga akhirnya pada menit ke-\(89\) kiper membuat kesalahan dalam membuang bola dan dimanfaatkan oleh pemain lawan hingga membuahkan hasil menjadi skor \(1\)–\(0\). Kondisi tersebut membuat kiper dituding sebagai ... atas kekalahan yang dialami oleh timnya.

Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A. buah bibir

B. ujung tombak

C. bintang lapangan

D. kambing hitam

E. anak emas

Jawaban dan Analisis

Jawaban: D

Analisis: Kiper melakukan kesalahan fatal, lalu “dituding” sebagai penyebab kekalahan. Ungkapan yang tepat untuk orang yang dijadikan pihak yang disalahkan adalah kambing hitam.

Uji opsi:

A “buah bibir” berarti bahan pembicaraan; bisa terjadi, tetapi inti kalimat adalah “dituding sebagai penyebab”, bukan sekadar dibicarakan.

B “ujung tombak” adalah penyerang andalan; tidak sesuai dengan kiper dan konteks menyalahkan.

C “bintang lapangan” berarti pemain terbaik; bertentangan dengan kesalahan fatal.

D “kambing hitam” tepat: pihak yang dipersalahkan atas suatu kejadian.

E “anak emas” berarti kesayangan; tidak sesuai konteks disalahkan.

Makna “dituding sebagai penyebab” bobotnya \( \gt \) makna “sekadar jadi pembicaraan”, maka D paling tepat.


Soal 35

Cermati paragraf berikut!

Noni tidak disukai teman-temannya. Apa yang dikerjakan oleh teman-temannya selalu dicelanya. Ada saja kekurangannya. Padahal, dirinya sendiri jika mengerjakan sesuatu kesalahannya jauh lebih besar. Akan tetapi, ia tidak pernah merasa dirinya kurang. Ketua kelas pernah menegur Noni dengan peribahasa “...”. Walaupun begitu Noni tetap tidak merasa bersalah.

Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A. Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.

B. Dalam laut dapat diduga, dalam hati tiada yang tahu.

C. Berjalan peliharakan kaki, berbicara peliharakan mulut.

D. Kilat mutiara tak hilang dalam lumpur, tak pudar dalam pakaian.

E. Tak layu jenjang dikeping, tak emas bungkuk diasah.

Jawaban dan Analisis

Jawaban: A

Analisis: Noni mudah melihat kesalahan orang lain (bahkan yang kecil), tetapi tidak menyadari kesalahan diri sendiri yang lebih besar. Peribahasa yang tepat untuk keadaan “melihat kecilnya kesalahan orang lain, buta terhadap kesalahan sendiri” adalah:

“Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tak tampak.”

Uji opsi:

A tepat: kuman (kecil) pada orang lain terlihat, gajah (besar) pada diri sendiri tidak terlihat.

B membahas isi hati yang tidak diketahui; tidak terkait kebiasaan mencela.

C nasihat berhati-hati dalam tindakan dan ucapan; tidak spesifik pada “menilai orang tapi lupa diri”.

D membahas mutu/keunggulan yang tetap tampak; tidak relevan.

E membahas sifat bawaan yang sulit diubah; tidak tepat untuk konteks mencela orang lain.

Kesesuaian makna langsung dengan konflik (mencela orang lain, abai pada diri) bobotnya \( \gt \) peribahasa yang hanya memberi nasihat umum, sehingga A benar.