Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 12–13 (Berdasarkan Grafik)

Grafik berikut digunakan untuk menjawab soal nomor 12 dan 13. Bacalah dengan cermat!

Screenshot_4-2-2026_91225__20260204_093616.jpeg


12. Pernyataan yang sesuai dengan isi grafik tersebut adalah ...

A. Subsidi BBM di Indonesia mengalami peningkatan sebelum tahun \(2005\).
B. Tahun \(2008\) subsidi BBM meningkat dari tahun sebelumnya.
C. Jumlah subsidi BBM yang paling rendah diberikan pada tahun \(2009\).
D. Subsidi BBM tahun \(2010\) lebih tinggi dari tahun \(2011\).
E. Dari tahun \(2009\) sampai tahun \(2013\) subsidi BBM selalu meningkat.

Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Pernyataan B sesuai dengan data karena subsidi BBM tahun \(2007 = 125\) meningkat menjadi \(200\) pada tahun \(2008\), sehingga berlaku hubungan \(2008 \gt 2007\).

Pilihan lain tidak tepat karena: A tidak dapat disimpulkan dari grafik, C salah karena nilai terendah terjadi pada tahun \(2006 = 90\), D salah karena \(2010 \lt 2011\), dan E salah karena terjadi penurunan dari \(2012 = 300\) ke \(2013 = 275\).


13. Simpulan isi grafik tersebut yang sesuai adalah ...

A. Jumlah subsidi BBM di Indonesia dalam rentang waktu \(2005\)–\(2013\) pada umumnya menurun.
B. Jumlah subsidi BBM di Indonesia rentang waktu \(2005\)–\(2013\) menunjukkan angka yang tidak stabil.
C. Dalam kurun waktu \(2005\)–\(2013\) terjadi dua kali penurunan jumlah subsidi BBM di Indonesia.
D. Jumlah subsidi BBM di Indonesia rentang waktu \(2005\)–\(2013\) tidak pernah mengalami penurunan.
E. Jumlah subsidi BBM di Indonesia rentang waktu \(2005\)–\(2013\) setiap tahun mengalami peningkatan.

Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Data menunjukkan pola naik dan turun secara bergantian: \(2005 \gt 2006\), \(2006 \lt 2007\), \(2008 \gt 2009\), dan \(2012 \gt 2013\). Pola ini menandakan bahwa jumlah subsidi BBM bersifat fluktuatif atau tidak stabil.

Oleh karena itu, simpulan yang paling tepat adalah bahwa subsidi BBM Indonesia pada periode \(2005\)–\(2013\) menunjukkan angka yang tidak stabil.


Soal 14–15 (Kutipan Sastra Melayu Klasik)

Pemburu itu merentangkan jaringnya dan membubuh umpannya berkeliling, kemudian bersembunyilah ia di balik hutan itu. Seketika datanglah sekawan burung tekukur, adalah dalam sekawan tekukur itu seorang rajanya. Sekalian tekukur itu singgahlah memakan umpan itu dan semuanya pun terkena jaring. Raja tekukur lalu berkata agar mereka menerbangkan jaring itu supaya terlepas dari bahaya. (Hikayat Kalilah dan Dammah)


14. Kemustahilan yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ...

A. Sekawan burung tekukur menerbangkan jaring yang berisi teman-temannya yang terjerat.
B. Sekawanan burung tekukur memakan umpan yang ditebarkan pemburu.
C. Dalam sekawanan burung tekukur terdapat seekor burung sebagai rajanya.
D. Raja tekukur ikut terbang bersama rakyatnya.
E. Seorang mempunyai pikiran cerdik untuk menyelamatkan rakyatnya.

Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Kemustahilan tampak pada gambaran burung-burung yang terjerat jaring namun mampu bersama-sama menerbangkan jaring tersebut ke udara, sesuatu yang tidak masuk akal dalam kenyataan.


15. Nilai sosial yang tampak pada kutipan tersebut adalah ...

A. memberi makan burung-burung bebas
B. raja ikut sengsara bersama rakyatnya
C. menolong sesama dari kesulitan atau bahaya
D. bersuka cita melihat jerat mengena sasaran
E. mengecoh musuh dengan tipuan

Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Nilai sosial yang ditonjolkan adalah sikap tolong-menolong dan kerja sama, yaitu upaya bersama untuk keluar dari bahaya jerat pemburu.