Soal 31
Salah satu peristiwa perkembangan embrio manusia adalah pembentukan testis, terjadi melalui pembelahan sel. Hasil sel anak dalam peristiwa pembelahan ini memiliki jumlah kromosom ...
A. \(13\) kromosom
B. \(22\) kromosom
C. \(23\) kromosom
D. \(44\) kromosom
E. \(46\) kromosom
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Pembentukan organ seperti testis pada embrio terjadi melalui mitosis. Pada mitosis jumlah kromosom sel anak sama dengan sel induk. Sel tubuh manusia memiliki \(2n = 46\) kromosom, sehingga sel anak hasil pembelahan juga berjumlah \(46\) kromosom.
Soal 32
Pembelahan meiosis II terhadap oosit sekunder pada oogenesis menghasilkan ...
A. Satu polosit sekunder dan satu ootid
B. Dua ootid
C. Satu ootid satu ovum
D. Dua polosit sekunder
E. Tiga polosit dan satu ovum
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Oosit sekunder menjalani meiosis II menghasilkan satu ootid dan satu badan polar (polosit kedua). Ootid kemudian berkembang menjadi ovum. Jadi hasil langsung meiosis II adalah \(1\) ootid dan \(1\) polosit.
Soal 33
Sepasang suami istri harus ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan khusus pada kehamilan anaknya yang kedua, sehubungan dengan golongan darah yang dimiliki mereka. Faktor yang mungkin mengganggu keselamatan kelahiran anak tersebut adalah ...
A. thalasemia
B. siklemia
C. haemofilia
D. aglutinogen
E. factor rhesus
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Inkompatibilitas rhesus dapat terjadi jika ibu Rh negatif dan janin Rh positif. Pada kehamilan pertama ibu dapat membentuk antibodi anti-Rh, dan pada kehamilan kedua antibodi tersebut dapat menyerang eritrosit janin sehingga membahayakan bayi.
Soal 34
Peta silsilah di bawah ini mengenai sifat buta warna yang terpaut kromosom X, jika C untuk penglihatan normal dan c untuk buta warna. Orang yang mempunyai genetik \(Cc\) adalah ...
A. 6
B. 5
C. 4
D. 3
E. 2
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Analisa: Buta warna terpaut kromosom X dan bersifat resesif. Individu \(Cc\) adalah perempuan carrier. Karena anak laki-laki nomor 6 buta warna, maka alel \(c\) diperoleh dari ibunya (nomor 4). Jadi nomor 4 bergenotipe \(Cc\).
Soal 35
Jika individu bergenotif AaBbCcDd gen C dan D bertautan, maka macam gamet yang terbentuk adalah ...
A. \(4\)
B. \(6\)
C. \(8\)
D. \(12\)
E. \(16\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Analisa: Untuk Aa dan Bb masing-masing menghasilkan \(2\) kemungkinan. Karena C dan D bertautan (tanpa pindah silang), pasangan tersebut menghasilkan \(2\) kombinasi. Maka total gamet \(2 \times 2 \times 2 = 8\).