Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 36

Soal: Cermati topik berikut!

Topik
Hubungan minat baca dengan prestasi belajar siswa

Soal: Latar belakang yang sesuai dengan topik tersebut adalah ….

A. Minat baca di kalangan siswa harus lebih ditingkatkan agar prestasi belajar bisa lebih maksimal.

B. Rendahnya minat baca di kalangan siswa sungguh memprihatinkan. Mereka lebih senang menonton TV daripada membaca buku.

C. Rendahnya minat baca di masyarakat merupakan tanggung jawab pemerintah dan dunia pendidikan.

D. Jika kemampuan membaca siswa rendah bisa dipastikan prestasi belajar mereka pun pasti rendah.

E. Minat baca harus terus ditingkatkan agar tidak menyesal di kemudian hari. Bukankah buku adalah jendela dunia?

Jawaban dan Analisis

Jawaban: B

Analisis: “Latar belakang” berfungsi memaparkan kondisi awal/permasalahan yang melandasi pembahasan topik. Pilihan B menyajikan masalah nyata: minat baca rendah dan kebiasaan siswa lebih memilih menonton TV daripada membaca. Itu menjadi dasar logis untuk membahas hubungan minat baca dan prestasi belajar. Pilihan A dan E lebih berupa ajakan/imbauan, bukan paparan masalah. Pilihan C mengalihkan fokus ke tanggung jawab pihak tertentu, bukan hubungan minat baca–prestasi. Pilihan D adalah simpulan sebab-akibat yang terlalu memastikan (“pasti”), sehingga bukan latar. Maka \( B \gt A \) dan \( B \gt E \) untuk fungsi “latar belakang”.


Soal 37

Soal: Cermati kalimat berikut!

“Guru minggu lalu menulis karangan di surat kabar berjudul ‘pembinaan minat baca bagi siswa sekolah menengah atas’.”

Soal: Penulisan judul karangan yang sesuai dengan EYD adalah ….

A. Pembinaan minat baca bagi siswa sekolah menengah atas

B. Pembinaan minat baca bagi siswa Sekolah Menengah Atas

C. Pembinaan Minat Baca Bagi Siswa Sekolah Menengah Atas

D. Pembinaan Minat Baca bagi Siswa Sekolah Menengah Atas

E. Pembinaan Minat Baca bagi siswa sekolah menengah atas

Jawaban dan Analisis

Jawaban: A

Analisis: Penulisan judul yang sesuai kaidah umum EYD/penulisan judul adalah menggunakan huruf kapital pada huruf pertama judul, sedangkan kata-kata lainnya ditulis huruf kecil kecuali nama diri. Frasa “sekolah menengah atas” pada pilihan ini bukan nama diri spesifik (bukan nama sekolah tertentu), sehingga tetap huruf kecil. Karena itu bentuk yang paling tepat adalah “Pembinaan minat baca bagi siswa sekolah menengah atas” (A). Pilihan B–D terlalu banyak huruf kapital pada kata yang bukan nama diri, sedangkan E tidak konsisten karena hanya sebagian kata dibuat kapital. Maka \( A \gt B \) dan \( A \gt C \).


Soal 38

Soal: Cermatilah kalimat berikut!

Sekian surat lamaran saya, terima kasih atas diterimanya diri saya di perusahaan Bapak.

Soal: Perbaikan kalimat penutup surat lamaran pekerjaan tersebut yang tepat adalah ….

A. Demikian surat lamaran saya ini, terima kasih saya ucapkan atas diterimanya diri saya.

B. Sekian surat yang saya ajukan, terima kasih banyak saya ucapkan kepada Bapak.

C. Sekian surat yang saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

D. Demikian surat lamaran ini, atas perhatiannya saya ucapkan banyak terima kasih.

E. Demikian surat lamaran ini, atas pertimbangan Bapak, saya mengucapkan terima kasih.

Jawaban dan Analisis

Jawaban: C

Analisis: Kalimat penutup surat lamaran seharusnya sopan, tidak “mendahului keputusan” (misalnya seolah-olah sudah diterima), serta lazim menggunakan ungkapan terima kasih atas perhatian/kesempatan. Pilihan C tepat karena: (1) menyatakan penutup “Sekian surat …”, (2) berterima kasih atas perhatian, bukan atas “diterimanya diri saya”. Pilihan A masih menyisakan makna seakan-akan pelamar sudah diterima. Pilihan D kurang efektif karena frasa “banyak terima kasih” kurang baku. Pilihan E tidak sejelas C karena “atas pertimbangan Bapak” kurang lazim sebagai penutup utama. Maka \( C \gt A \) dan \( C \gt D \).


Soal 39

Soal: Cermati ilustrasi berikut!

Kelompok ekstrakurikuler mading SMA Negeri \( 5 \) akan menyelenggarakan “Pelatihan Penulisan Mading” di aula sekolah tersebut. Acara ini direncanakan berlangsung pada hari Sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \), pukul \( 08.00 \)–\( 16.00 \) WIB.

Soal: Penulisan pemerian yang tepat dalam surat undangan berdasarkan ilustrasi tersebut adalah ….

A. Hari/Tanggal : Sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \)
Pukul : pukul \( 08.00 \)–\( 16.00 \) WIB
Tempat : Aula SMA Negeri \( 5 \)
Acara : Pelatihan Penulisan Mading

B. Hari/tanggal : sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \)
Pukul : \( 08.00 \)–\( 16.00 \) wib
Tempat : aula SMA Negeri \( 5 \)
Acara : pelatihan penulisan mading

C. hari, tanggal : Sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \)
pukul : \( 08.00 \)–\( 16.00 \) WIB
tempat : Aula SMA Negeri \( 5 \)
acara : Pelatihan Penulisan Mading

D. hari / tanggal : sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \)
pukul : pk. \( 08.00 \)–\( 16.00 \) WIB
tempat : aula SMA Negeri \( 5 \)
acara : pelatihan penulisan mading

E. Hari / tanggal : sabtu, \( 23 \) Juni \( 2012 \)
pukul : \( 08.00 \)–\( 16.00 \) wib
Tempat : aula SMA Negeri \( 5 \)
Acara : Pelatihan Penulisan Mading

Jawaban dan Analisis

Jawaban: A

Analisis: Pemerian undangan harus konsisten, rapi, dan memakai kaidah penulisan yang tepat: label diawali huruf kapital (Hari/Tanggal, Pukul, Tempat, Acara), nama hari “Sabtu” huruf kapital, singkatan “WIB” huruf kapital, serta nama kegiatan ditulis jelas. Pilihan A paling konsisten dan rapi. Pilihan B, D, dan E banyak huruf kecil pada unsur yang seharusnya kapital (“sabtu”, “wib”, “aula” sebagai awal keterangan tempat). Pilihan C menulis label dengan huruf kecil. Maka \( A \gt B \) dan \( A \gt E \) dalam ketepatan ejaan dan konsistensi format.


Soal 40

Soal: Cermati paragraf berikut!

Berbuka puasa merupakan hal yang sangat dinantikan bagi mereka yang melaksanakan ibadah puasa. Terlebih bagi anak-anak yang baru belajar berpuasa. Makanan yang disajikan di meja makan sangat menggugah selera, namun ditambah dengan aneka makanan dan minuman khas Ramadhan yang bervariasi. Dan pada akhirnya, tidak semua makanan mampu dihabiskan saat berbuka puasa.

Soal: Perbaikan kata penghubung yang tercetak miring pada paragraf tersebut adalah ….

A. dan, sehingga, tetapi

B. serta, apalagi, meskipun

C. dan, apalagi, namun

D. atau, jika, malahan

E. sebab, tetapi, walaupun

Jawaban dan Analisis

Jawaban: C

Analisis: Ada \( 3 \) penghubung miring: Terlebih, namun, dan Dan.

1) Pada kalimat kedua, penghubung yang tepat untuk menyambung kalimat pertama ke rincian berikutnya bisa berupa “dan” (penambahan informasi). Jadi Terlebih dapat diperbaiki menjadi “dan” agar runtut: “... dinantikan ..., dan bagi anak-anak ...”.

2) Pada kalimat ketiga, kata namun menyatakan pertentangan, padahal isi kalimat adalah penambahan yang memperkuat: “sangat menggugah selera, ... ditambah ... bervariasi.” Penghubung yang tepat ialah “apalagi” (penegasan tambahan), sehingga “apalagi” \( \gt \) “namun” untuk makna penambahan.

3) Pada kalimat keempat, hubungan yang tepat adalah pertentangan/hasil yang berlawanan: meskipun makanan menggugah selera dan bervariasi, akhirnya tidak habis. Jadi penghubung lebih tepat “namun”: “Namun pada akhirnya, ...”.

Urutan perbaikan menjadi “dan, apalagi, namun” sesuai pilihan C. Pilihan lain tidak menyediakan kombinasi penambahan-penegasan-pertentangan yang tepat. Maka \( C \gt A \) karena A memasukkan “sehingga” yang tidak sesuai hubungan kalimat.