Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

31. Cermati penggalan naskah drama berikut!

Kak Imah: “Non, emak masuk UGD dan dokter meminta persetujuan dari keluarga untuk merawat emak di ruang ICU karena kondisinya kritis. Bagaimana menurut Non?”
Nonon: “Kalau memungkinkan, baiknya emak dibawa ke rumah sakit yang bisa menerima Askes saja”
Kak Imah: “....”
Nonon: “Ya sudah, lakukan saja yang terbaik, bentar lagi Non ke sana”

Kalimat yang tepat untuk melengkapi penggalan naskah drama tersebut adalah ....

A.“Aku tidak tahu.”
B.“Emak tidak mau.”
C.“Mengapa harus dirawat?”
D.“Cepat ke sini, ya!”
E.“Memangnya Askes lebih baik?”
Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Respons Nonon “Ya sudah, lakukan saja yang terbaik, bentar lagi Non ke sana” paling padu jika sebelumnya Kak Imah meminta Nonon segera datang. Kalimat “Cepat ke sini, ya!” langsung memicu jawaban Nonon yang menegaskan akan segera menuju tempat kejadian.

Uji opsi:
A tidak padu karena Nonon sudah memberi saran; Kak Imah menjawab “Aku tidak tahu” tidak mengarah pada keputusan “lakukan yang terbaik”.
B tidak didukung konteks; tidak ada informasi emak menolak, dan jawaban Nonon tidak menanggapi penolakan.
C tidak logis karena kondisi “kritis” dan butuh ICU; pertanyaan itu tidak selaras dengan respons Nonon yang langsung memastikan datang.
D paling tepat karena selaras dengan frasa “bentar lagi Non ke sana”.
E lebih cocok diikuti penjelasan, bukan jawaban singkat “Ya sudah ...”.

Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).


32. Bacalah pantun berikut!

Pisau dan belati banyak gunanya
Bila ingin tajam harus diasah
....
Bila hidupmu resah dan gelisah

Kalimat bermajas yang tepat untuk mengisi pantun tersebut adalah ....

A.Banyak berdoa kepada-Nya
B.Marilah berdoa kepada Yang Kuasa
C.Jangan lupa kepada-Nya
D.Tenggelamkan diri pada doa
E.Rajin-rajinlah engkau berdoa
Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Pantun lazimnya berpola rima \(a\)-\(b\)-\(a\)-\(b\). Baris (1) berakhir “gunanya” (rima \(a\)), baris (2) berakhir “diasah” (rima \(b\)), baris (4) berakhir “gelisah” (rima \(b\)). Maka baris (3) harus berakhir dengan rima \(a\) yang sejenis dengan “gunanya”, yaitu bunyi “-nya”. “Banyak berdoa kepada-Nya” memenuhi rima serta menyampaikan nasihat yang selaras dengan baris (4).

Uji opsi:
A tepat (rima “-nya” selaras dengan “gunanya” dan makna memberi solusi saat resah).
B berakhir “Kuasa” (tidak selaras rima \(a\)).
C memang berakhir “-Nya”, tetapi kurang kuat sebagai nasihat dibanding A karena hanya imbauan umum tanpa penekanan tindakan saat gelisah.
D dan E berakhir “doa” (tidak selaras rima \(a\)).

Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).


33. Cermati paragraf berikut!

Ketika saya akan memasuki ruang ujian ini, saya merasa ... tidak akan dapat mengikuti ujian dengan tenang. Akan tetapi, setelah saya berdoa, perasaan itu menjadi berkurang. Ternyata saya ... ketakutan. Begitu lembar soal saya buka, saya menarik ... panjang dan mengucapkan nama Tuhan, perasaan saya semakin tenang sehingga dapat menjawab soal dengan baik.

Kata baku yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A.kawatir, hanya, nafas
B.khuwatir, hanya, nafas
C.khawatir, hanya, napas
D.kawatir, cuma, napas
E.kuatir, cuma, napas
Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Bentuk baku menurut kaidah ejaan: khawatir (bukan “kawatir/kuatir/khuwatir”), hanya (bukan “cuma” untuk ragam baku), dan napas (baku untuk “nafas”). Ketiga kata tersebut juga paling pas secara makna konteks: merasa khawatir, ternyata hanya ketakutan, lalu menarik napas panjang.

Uji opsi:
A salah karena “kawatir” dan “nafas” tidak baku.
B salah karena “khuwatir” dan “nafas” tidak baku.
C benar karena semuanya bentuk baku.
D salah karena “kawatir” dan “cuma” tidak baku.
E salah karena “kuatir” dan “cuma” tidak baku.

Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).


34. Cermati topik berikut!

Topik: Pengaruh uji kompetensi bahasa terhadap minat siswa SMA pada sastra.

Rumusan masalah yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah ....

A.Bagaimana pengaruh uji kompetensi bahasa terhadap minat siswa SMA pada sastra?
B.Benarkah uji kompetensi bahasa berpengaruh terhadap minat siswa SMA pada sastra?
C.Apa yang sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan minat siswa SMA pada sastra?
D.Siapa saja yang menyelenggarakan uji kompetensi bahasa terhadap minat siswa SMA pada sastra?
E.Mengapa uji kompetensi bahasa memberikan pengaruh terhadap siswa SMA pada sastra?
Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Topik memuat hubungan sebab-akibat “pengaruh X terhadap Y”. Rumusan masalah yang paling tepat adalah pertanyaan yang langsung meneliti bentuk/arah pengaruh tersebut, yaitu “Bagaimana pengaruh ... terhadap ...?” Pilihan A paling sesuai karena menjaga variabel X (uji kompetensi bahasa) dan variabel Y (minat siswa SMA pada sastra) tetap utuh seperti pada topik.

Uji opsi:
A tepat karena selaras langsung dengan topik “pengaruh”.
B masih mungkin, tetapi lebih sempit (hanya verifikasi benar/salah) dibanding A yang membuka ruang analisis pengaruh.
C mengubah fokus menjadi solusi peningkatan minat, bukan pengaruh uji kompetensi.
D tidak relevan karena menanyakan pelaksana, bukan hubungan pengaruh.
E menanyakan alasan “mengapa” yang cenderung masuk pembahasan sebab, tetapi tidak sejelas A dalam merumuskan penelitian “pengaruh”.

Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).


35. Cermati paragraf berikut!

Lena sudah berkali-kali ditanya oleh orang tuanya, kapan ia akan menikah. Untuk ... tekanan dari orang tuanya itu, Lena akhirnya berterus terang bahwa sebenarnya ia ingin ... diri dengan menjadi bidarawati. Akan tetapi, orang tuanya ... pengakuan Lena sebagai upaya Lena menolak lamaran Robert.

Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A.menghindari, menyucikan, menafsirkan
B.mengidari, mensucikan, menafsirkan
C.menghindar, menyucikan, menafsirkan
D.mengindar, mensucikan, menterjemahkan
E.menghindari, mensucikan, menterjemahkan
Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

(1) “Untuk ... tekanan” menuntut verba yang bermakna menjauhi/menepis: menghindari paling tepat.
(2) “ingin ... diri” paling tepat memakai kolokasi baku: menyucikan diri.
(3) “orang tuanya ... pengakuan” menuntut verba bermakna memberi makna/tafsir: menafsirkan.

Uji opsi:
A benar dan paling baku serta tepat makna.
B salah karena “mengidari” tidak baku dan “mensucikan” tidak sepadan pilihan yang paling lazim dalam konteks ini.
C kurang tepat karena setelah “untuk” lebih padu “menghindari” daripada “menghindar” dalam konstruksi tersebut.
D salah karena “mengindar” tidak baku dan “menterjemahkan” tidak sesuai makna (yang dibutuhkan adalah menafsirkan).
E salah karena “menterjemahkan” tidak sesuai konteks penafsiran maksud pengakuan.

Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).