Soal 22
Soal: Perhatikan grafik berikut!
| Grafik Kelulusan Siswa SMA Nusa Bangsa | ||
|---|---|---|
| Tahun | Laki-laki | Perempuan |
| \( 2008 \) | sekitar \( 70\% \) | sekitar \( 85\% \) |
| \( 2009 \) | sekitar \( 85\% \) | sekitar \( 95\% \) |
| \( 2010 \) | \( 100\% \) | sekitar \( 95\% \) |
| \( 2011 \) | \( 100\% \) | sekitar \( 95\% \) |
Soal: Pernyataan yang sesuai dengan data grafik tersebut terdapat pada kalimat ….
A. Jumlah lulusan SMA Nusa Bangsa tahun \( 2008 \) mencapai \( 90\% \).
B. Lulusan siswa laki-laki di SMA Nusa Bangsa tahun \( 2009 \) lebih banyak daripada perempuan.
C. Tahun \( 2010 \) jumlah lulusan siswa SMA Nusa Bangsa mencapai \( 95\% \).
D. Persentase lulusan terendah siswa SMA Nusa Bangsa terjadi pada tahun \( 2008 \).
E. Jumlah lulusan siswa SMA Nusa Bangsa yang tertinggi tahun \( 2009 \).
Jawaban dan Analisis
Jawaban: D
Analisis: Dari grafik, tahun \( 2008 \) menunjukkan persentase paling rendah untuk kedua kelompok: laki-laki sekitar \( 70\% \) dan perempuan sekitar \( 85\% \). Tahun-tahun berikutnya meningkat: \( 2009 \) sekitar \( 85\% \) dan \( 95\% \), lalu \( 2010 \)–\( 2011 \) laki-laki mencapai \( 100\% \) dan perempuan sekitar \( 95\% \). Karena nilai \( 70\% \lt 85\% \lt 95\% \lt 100\% \), maka titik terendah jelas berada pada tahun \( 2008 \). Pernyataan D tepat, sedangkan B salah karena pada \( 2009 \) perempuan \( 95\% \gt 85\% \) (laki-laki).
Soal 23
Soal: Simpulan isi grafik yang tepat adalah ….
A. Siswa SMA Nusa Bangsa pandai-pandai karena lulusannya mencapai \( 90\% \).
B. Persentase lulusan siswa SMA Nusa Bangsa dari tahun \( 2008 \) terus meningkat dan tetap bertahan pada tahun \( 2010 \) dan \( 2011 \).
C. Perkembangan jumlah lulusan siswa SMA Nusa Bangsa dari tahun \( 2008 \) s.d. tahun \( 2011 \) mengalami pasang-surut.
D. Jumlah lulusan siswa SMA Nusa Bangsa dari tahun \( 2008 \) s.d. tahun \( 2011 \) tidak mengalami peningkatan.
E. Jumlah lulusan siswa SMA Nusa Bangsa dari tahun \( 2008 \) s.d. tahun \( 2011 \) tidak mengalami perubahan.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: B
Analisis: Dari \( 2008 \rightarrow 2009 \) terjadi peningkatan pada laki-laki (sekitar \( 70\% \rightarrow 85\% \)) dan perempuan (sekitar \( 85\% \rightarrow 95\% \)). Dari \( 2009 \rightarrow 2010 \), laki-laki naik menjadi \( 100\% \) dan perempuan tetap tinggi sekitar \( 95\% \). Tahun \( 2011 \) nilainya bertahan (laki-laki tetap \( 100\% \), perempuan sekitar \( 95\% \)). Jadi pola umumnya “meningkat lalu stabil”, sehingga simpulan yang paling sesuai adalah B. Pilihan C salah karena tidak tampak penurunan (tidak ada bagian yang benar-benar pasang-surut), dan D–E bertentangan karena jelas \( 2008 \lt 2009 \lt 2010 \) pada tren keseluruhan.
Soal 24
Soal: Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal nomor \( 24 \) dan \( 25 \)!
| Kutipan Novel |
|---|
|
Tiap hari Cenana membantu ibunya memarut puluhan butir kelapa. Mereka membuat minyak kelapa yang pagi-pagi sekali harus disetor ke pasar. Pulang agak siang, Cenana langsung membantu ibunya memasak. Untuk mencari tambahan nafkah satu-dua ibu, ia juga membuka warung kecil yang menjual kawat dan popes ludis. Keringat kedua perempuan itu benar-benar diperas habis untuk sekadar bisa hidup. Bagi Cenana, sekolah hanya impian yang terlalu mewah.
(Perempuan-perempuan Matahari, Oka Rusmini) |
Soal: Amanat yang terdapat dalam kutipan tersebut adalah ….
A. Bekerja keraslah untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
B. Hendaklah kita meringankan pekerjaan orang tua.
C. Janganlah menyia-nyiakan penghasilan orang tua kita.
D. Orang tua hendaknya memberikan kesempatan kepada anak untuk bersekolah.
E. Setiap orang harus tolong-menolong dalam mencari nafkah.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Analisis: Kutipan menonjolkan kerja keras Cenana dan ibunya: memarut kelapa, menyetor minyak ke pasar, memasak, hingga membuka warung kecil demi tambahan nafkah. Kalimat “keringat … diperas habis untuk sekadar bisa hidup” menegaskan perjuangan. Amanat yang paling umum dan langsung ditarik dari rangkaian usaha itu adalah dorongan untuk bekerja keras agar hidup lebih baik (A). Pilihan B memang sejalan karena Cenana membantu ibu, tetapi amanat utama dalam kutipan lebih luas: perjuangan dan kerja keras demi bertahan hidup. Pilihan D tidak didukung sebagai amanat yang ditekankan, karena “sekolah hanya impian” lebih sebagai gambaran kondisi (realitas pahit), bukan seruan normatif utama. Jadi A paling tepat, dengan ketepatan \( A \gt B \) dan \( D \lt A \).
Soal 25
Soal: Watak tokoh Cenana dalam kutipan tersebut adalah ….
A. baik hati
B. penyabar
C. rajin
D. tegar
E. tekun
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: Watak harus disimpulkan dari tindakan yang berulang dan konsisten. Cenana “tiap hari” membantu ibunya (memarut kelapa), lalu setelah pulang tetap membantu memasak, bahkan ikut membuka warung kecil untuk tambahan nafkah. Pola kerja yang terus-menerus ini menunjukkan sifat rajin. Pilihan D (tegar) dan E (tekun) juga mungkin, tetapi bukti paling eksplisit adalah rutinitas kerja dan kesibukan yang menunjukkan kerajinan. Karena “tiap hari” menandai kebiasaan, maka rajin paling tepat: \( C \gt E \) (lebih langsung buktinya) dan \( C \gt A \) (baik hati tidak dinyatakan secara eksplisit lewat tindakan moral, yang ditonjolkan justru kerja keras).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10