Review Aplikasi Belajar TKA Bahasa Indonesia SMA Terbaik di HP

Kategori: latsol_sma_Bahasa Indonesia | Kota: KAB. LEBONG | Tanggal: 05 Feb 2026 13:03
🔒 Member
Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Baca juga

Soal 46

Seandainya ayah memberi modal dan ibu menyetujui, saya akan membeli kios yang menjual barang-barang elektronik.

Kalimat yang sepola dengan yang tersaji adalah ….

A. Ketika ibu akan membeli kalung dan ayah membeli jam, seorang pencopet mengincar dompet ibu akan diambilnya.
B. Walaupun pemerintah pusat telah mengeluarkan peraturan dan pemerintah daerah telah menjalankannya tetap saja tujuan belum tercapai.
C. Karena dia anak orang kaya dan dia pandai berkomunikasi akhirnya dia diberi proyek oleh bupati.
D. Kalau kamu giat belajar dan mau belajar prihatin, pasti kamu akan menjadi orang yang sukses.
E. Sewaktu saya menengok nenek dan ibu juga ikut, saya dapat melihat kebun kakek yang menghasilkan mangga itu.

Soal 47

Saya akan menyelesaikan tugas-tugas itu nanti malam.

Kalimat pasif yang tepat dari kalimat aktif di atas adalah ….

A. Tugas itu akan diselesaikan oleh saya nanti malam.
B. Tugas itu saya akan selesaikan nanti malam.
C. Tugas itu akan saya selesaikan nanti malam.
D. Nanti malam tugas itu akan diselesaikan oleh saya.
E. Oleh saya tugas itu akan diselesaikan nanti malam.

Soal 48

“Sudah pukul delapan, Mat”, tegur Tono, “Mengapa belum kau bangun?”

Kalimat tidak langsung yang tepat dari kalimat di atas adalah ….

A. Tono menegur si Mamat, pukul delapan kau belum bangun, ayo bangun, cepatlah.
B. Tono menegur si Mamat karena ia belum bangun padahal sudah pukul delapan.
C. Si Mamat ditegur Tono karena pukul delapan belum bangun.
D. Jam delapan Tono menegur si Mamat karena ia belum bangun.
E. Tono menegur Mamat karena sudah pukul delapan Mamat belum bangun.

Soal 49

Yang bukan kalimat mayor dalam percakapan di bawah ini adalah ….

A. Cecep : Apa yang kamu renungi, Bang?
B. Hakim : (Terkejut sambil berkata) Tidak ada yang direnungkan.
C. Cecep : Sini duduk, mau merokok?
D. Hakim : Tidak.
E. Cecep : Ah, jangan sombong begitu kau.

Soal 50

“Ya, mau bayar berapa saja, Mas,” ucapnya. Di tikungan terakhir menuju kampungku. “Lebih enak jalan kaki,” jawabku terengah-engah. Aku merasa menang.

Aneh dia seperti tak hendak menghentikan becaknya. Mungkin dia sedang menguji mentalku, atau malah menyesali perbuatannya? Peduli amat, apakah dia terus membuntuti aku atau tidak, sejauh ia masih mengayuh becak di jalan yang layak dilewatinya.

Begitu memasuki gapura kampung, tangan kiriku kutarik dari saku celana. Dua keping logam ratusan rupiah terlontar dan menggelinding masuk selokan. Ah, biarin.

Aku menoleh ke tukang becak yang berhenti tepat di depan gapura kampung. Ia turun dan berdiri di sana sambil tetap memegangi kemudi becak. Sambil berjalan aku menoleh kembali, dia tetap diam bagai sebuah monumen. Sesampai di rumah aku ceritakan pengalamanku pada ibu. Lama ibuku terdiam dan menatapku dan baru kemudian berkata, “Rasanya kamu perlu mencoba jadi tukang becak.”

Amanat yang tersirat dalam penggalan cerpen di atas adalah ….

A. kita harus memilih-milih tukang becak
B. kita harus memahami keadaan tukang becak
C. kita harus pandai menawar ongkos becak
D. jangan memberi hati kepada tukang becak
E. sebaiknya tukang becak harus tahu diri

Artikel terkait

Program khusus alumni santri untuk fokus persiapan Tes SNBT sebagai jalur resmi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tersedia dua jalur persiapan yang terarah dan sistematis:

Pilih Program Anda

Kuota terbatas setiap angkatan.

🎓 Program Pengabdian Santri
& Bimbel
📚 Masa I’dad
Persiapan Akademik / Gap Year

ARTIKEL TERKAIT

🔥 Promo Member 🔒 Akses Semua Bank Soal SNBT, TKA & UM Mandiri + Pembahasan Lengkap • Rp299.000 → Rp199.000 / tahun