soal 16
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
\((1)\) Mengenai kecenderungan yang ada, risiko-risiko usaha perbankan dinilai cukup kecenderungan meningkat.
\((2)\) Terdapat peningkatan risiko kredit dan risiko pasar sebagai dampak meningkatnya pemberian kredit dan peningkatan suku bunga.
\((3)\) Perkembangan yang relatif membaik tersebut, terlihat juga pada kinerja perbankan syariah dan BPR dari sisi kebijakan, perbankan kondisi perbankan yang stabil tersebut terus melanjutkan langkah-langkah memperkuat penstabilan sistem.
\((4)\) Dalam periode yang sama, Bank Indonesia juga akan terus melakukan pengelolaan yang baik.
\((5)\) Dengan demikian, peningkatan efektivitas risiko manajemen dan pengendalian intern bank terus dilakukan.
Pernyataan umum dalam paragraf tersebut terdapat pada nomor ....
A. \((1)\)
B. \((2)\)
C. \((3)\)
D. \((4)\)
E. \((5)\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: “Pernyataan umum” adalah kalimat pembuka yang menyatakan gambaran besar/topik umum yang akan dijelaskan oleh kalimat-kalimat berikutnya. Kalimat \((1)\) menyampaikan ide umum: kecenderungan risiko usaha perbankan dinilai meningkat. Setelah itu, kalimat \((2)\) sampai \((5)\) berisi rincian: jenis risikonya (kredit dan pasar), sebabnya (kredit meningkat, suku bunga naik), tindak lanjut (langkah penstabilan dan pengelolaan), serta simpulan “dengan demikian”.
A \((1)\). Tepat: kalimat umum/pengantar mengenai tren risiko perbankan yang meningkat.
B \((2)\). Kalimat penjelas khusus (menyebut risiko kredit dan pasar beserta sebabnya).
C \((3)\). Berisi uraian lanjutan dan contoh pada perbankan syariah dan BPR, bukan pernyataan umum.
D \((4)\). Berisi tindakan Bank Indonesia, ini rincian kebijakan.
E \((5)\). Ditandai “Dengan demikian”, ini simpulan/penegasan akhir, bukan pernyataan umum.
Catatan simbol wajib: pernyataan umum \(\gt\) rincian (dalam tingkat keluasan gagasan), dan rincian \(\lt\) pernyataan umum.
soal 17
Teks berikut untuk soal nomor \(17\) dan \(18\)!
Bacalah teks berikut dengan saksama!
\((1)\) Kenaikan tarif BBM merupakan pilihan yang harus diambil dalam rangka penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).
\((2)\) Sebab, tanpa langkah penghematan, konsumsi BBM akan mencapai \(65\) juta kilometer per tahun atau \(10\%\) dari jatah yang ditetapkan DPR sebesar \(59{,}6\) juta kilometer per tahun.
\((3)\) Penjualan mobil tahun \(2005\) mencapai \(550.000\) unit.
\((4)\) Kalau dikurangi \(10.000\)–\(20.000\) unit saja, itu tidak berarti.
\((5)\) Kebijakan ini lebih baik karena mendorong produksi mobil yang lebih hemat energi.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah ....
A. \((1)\)
B. \((2)\)
C. \((3)\)
D. \((4)\)
E. \((5)\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Kalimat utama adalah kalimat yang memuat gagasan pokok, sementara kalimat lain menjadi penjelas (sebab, data, contoh, atau penguatan). Kalimat \((1)\) menyatakan gagasan pokok: kenaikan tarif BBM adalah pilihan yang harus diambil untuk penghematan konsumsi BBM. Kalimat \((2)\) memberi alasan dan data (perbandingan konsumsi dan jatah), kalimat \((3)\)–\((4)\) memberi data/penegasan, dan kalimat \((5)\) memberi penguatan (manfaat kebijakan).
A \((1)\). Tepat sebagai gagasan pokok paragraf.
B \((2)\). Diawali “Sebab”, jelas berfungsi sebagai alasan/penjelas.
C \((3)\). Data pendukung, bukan gagasan pokok.
D \((4)\). Kalimat penjelas/komentar terhadap data penjualan, bukan gagasan pokok.
E \((5)\). Kalimat tambahan yang memberi alasan manfaat, tetapi tetap mendukung gagasan \((1)\).
Catatan simbol wajib: \(65 \gt 59{,}6\) dan \(59{,}6 \lt 65\) (sesuai data pada kalimat \((2)\)).
soal 18
Kalimat yang menyatakan alasan dalam paragraf satu pada teks tersebut terdapat pada nomor ....
A. \((1)\)
B. \((2)\)
C. \((3)\)
D. \((4)\)
E. \((5)\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Analisa: Kalimat alasan biasanya ditandai konjungsi sebab/karena/alasan. Kalimat \((2)\) diawali kata “Sebab,” dan menjelaskan mengapa kenaikan tarif BBM dianggap perlu: tanpa penghematan, konsumsi BBM akan melebihi jatah yang ditetapkan DPR. Jadi \((2)\) adalah kalimat yang menyatakan alasan.
A \((1)\). Pernyataan utama (gagasan pokok), bukan alasan.
B \((2)\). Tepat: merupakan alasan yang ditandai “Sebab”.
C \((3)\). Data penjualan mobil, bukan alasan langsung dari kebijakan pada kalimat \((1)\).
D \((4)\). Komentar terhadap pengurangan penjualan, bukan alasan utama.
E \((5)\). Memang memuat “karena”, tetapi itu alasan untuk pernyataan bahwa kebijakan lebih baik (penguatan), sedangkan pertanyaan menanyakan alasan dalam paragraf satu yang langsung menjelaskan kebijakan pada kalimat awal; penanda “Sebab” pada \((2)\) paling jelas sebagai alasan utama.
Catatan simbol wajib: alasan utama \(\gt\) alasan penguat, dan alasan penguat \(\lt\) alasan utama.
soal 19
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Pembangunan jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta dipastikan tidak akan lama lagi karena tinggal menunggu prakualifikasi dan tender. Apa lagi kini, sudah empat investor asing yang menyatakan siap membangun. Investor yang akan membangun nanti wajib menggandeng PT Kereta Api dan Angkasa Pura II. Sebagai mitra. Mereka juga bertanggung jawab untuk pembebasan tanah.
Kalimat utama paragraf tersebut adalah ....
A. Pembangunan jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta tidak akan lama lagi
B. Akan dibangun jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta oleh investor
C. Investor dan PT Kereta Api yang membangun jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta
D. Investor PT Kereta api dan Angkasa Pura II bekerja sama membangun jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta
E. Pembangunan jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta menunggu investor dan pembebasan tanah
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Kalimat utama memuat ide pokok yang kemudian dijelaskan oleh rincian. Paragraf dibuka dengan pernyataan pokok: pembangunan jalur kereta api ke Bandara Soekarno-Hatta “tidak akan lama lagi”. Kalimat berikutnya menjelaskan alasannya: tinggal menunggu prakualifikasi dan tender, sudah ada empat investor asing siap membangun, investor wajib menggandeng PT Kereta Api dan Angkasa Pura II, serta bertanggung jawab pembebasan tanah. Semua rincian itu mendukung pernyataan pertama.
A. Tepat: gagasan utama (pembangunan tidak lama lagi) disokong oleh rincian-rincian berikutnya.
B. Terlalu umum dan bukan kalimat pembuka yang menjadi pusat penjelasan paragraf.
C. Tidak berupa kalimat utuh dan hanya menyebut unsur pelaku.
D. Ini salah satu rincian syarat (wajib menggandeng), bukan gagasan utama.
E. Ini rangkuman sebagian rincian (menunggu tender/investor/pembebasan tanah), bukan inti utama bahwa pembangunan segera terlaksana.
Catatan simbol wajib: jumlah investor \(4 \gt 1\) dan \(1 \lt 4\).
soal 20
Isi pokok kutipan tersebut adalah ....
A. Kebersihan suatu pendidikan sangat bergantung pada kecakapan hidup.
B. Pendidikan merupakan ajakan usaha untuk mengembangkan seluruh potensi peserta didik.
C. Peserta didik di masa datang harus menguasai pengetahuan teknologi dan seni.
D. Meningkatkan pemerataan kesempatan belajar bagi masyarakat Indonesia.
E. Pemerintah berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Analisa: Isi pokok biasanya berupa definisi/gagasan inti yang paling umum. Dari pilihan yang ada, opsi B memuat rumusan paling umum tentang hakikat pendidikan, yaitu upaya mengembangkan potensi peserta didik. Pilihan lain lebih sempit/khusus (teknologi dan seni, pemerataan, mutu oleh pemerintah) atau tidak relevan (kebersihan pendidikan).
A. Tidak relevan dan tidak lazim sebagai isi pokok pendidikan.
B. Tepat: menggambarkan inti umum tentang pendidikan sebagai usaha mengembangkan potensi peserta didik.
C. Terlalu spesifik (bidang tertentu), bukan inti umum.
D. Salah satu tujuan kebijakan, tetapi bukan inti paling umum.
E. Fokus pada pemerintah; itu lebih sempit daripada definisi umum pendidikan.
Catatan simbol wajib: gagasan umum \(\gt\) gagasan khusus, dan gagasan khusus \(\lt\) gagasan umum.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10