Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 8

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

(1) Penegakan hukum lingkungan tidak semata-mata memperhatikan dari pelanggaran lingkungan, tetapi bagaimana mendorong agar hukum lingkungan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
(2) Hukum lingkungan menekankan lingkungan sebagai bagian dari kesejahteraan umum (public welfare).
(3) Kebijakan hukum lingkungan menekankan lingkungan sebagai bagian dari kesejahteraan umum berfungsi tunggal, yaitu mempertahankan hukum dari pelanggaran.
(4) Lebih jauh, yaitu sebagai upaya pendahuluan menghindari kerusakan, pencemaran, dan merosotnya kualitas lingkungan.
(5) Jadi, pemberlakuan hukum lingkungan bertujuan agar lingkungan seperti, bumi, air, dan udara tetap bermanfaat serta dapat dinikmati untuk kemakmuran bersama.

Kalimat yang berupa simpulan dalam paragraf tersebut adalah nomor....

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Kalimat simpulan biasanya ditandai oleh kata penegas seperti “jadi”, “maka”, atau “oleh karena itu”, dan isinya merangkum gagasan-gagasan sebelumnya. Pada paragraf ini, kalimat (5) diawali “Jadi,” lalu merangkum tujuan penegakan/pemberlakuan hukum lingkungan: agar bumi, air, dan udara tetap bermanfaat serta dinikmati untuk kemakmuran bersama. Ini adalah ringkasan dari uraian (1)–(4).

Ciri simpulan merangkum ide + sering diawali penanda simpulan (misalnya “jadi”)
Kalimat yang memenuhi (5), karena diawali “Jadi,” dan merangkum tujuan hukum lingkungan

Analisis opsi: A–D adalah kalimat uraian/penjelas (definisi, penekanan, fungsi, dan tujuan operasional). Hanya (5) yang merangkum. Ketepatan (5) sebagai simpulan lebih kuat \(2 \gt 1\) daripada kalimat uraian \(1 \lt 2\).


Soal 9

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

(1) Era globalisasi tidak terbendung lagi.
(2) Mobilitas penduduk, barang dan hewan yang cukup tinggi memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.
(3) Kasus flu burung yang menghantui Indonesia menjadi peringatan kembali bahwa manusia dan hewan dari luar negeri perlu pengawasan.
(4) Busung lapar hanya puncak es dari kondisi gizi buruk yang terabaikan.
(5) Sikap menyalahkan rakyat atau pemerintah dalam mengatasi flu burung tidaklah bijaksana.

Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut terdapat pada nomor....

A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak padu dengan topik utama paragraf. Topik paragraf ini membahas globalisasi, mobilitas tinggi, dampak kesehatan, dan contoh kasus flu burung (serta sikap yang tepat dalam menanggapinya). Kalimat (4) membahas “busung lapar” dan “gizi buruk”, yang tidak terkait langsung dengan rangkaian gagasan globalisasi–mobilitas–flu burung. Karena itu, (4) menjadi kalimat sumbang.

Topik paragraf globalisasi → mobilitas → dampak kesehatan → flu burung
Kalimat tidak padu (4), karena membahas busung lapar/gizi buruk (tema berbeda)

Analisis opsi: (1), (2), (3), dan (5) masih satu jalur pembahasan kesehatan akibat mobilitas/globalisasi dengan contoh flu burung. (4) menyimpang sehingga paling tepat \(2 \gt 1\) dibanding kalimat lain \(1 \lt 2\).


Soal 10

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

Berbagai perkembangan yang terjadi di bidang teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir, hendaknya ditanggapi bukan dengan sikap cemas. Akan tetapi, justru harus dilihat dari sisi positifnya sambil menyiasati berbagai kemungkinan untuk ikut memetik keuntungan dari perkembangan masyarakat. Perkembangan ini, juga mengubah banyak hal dalam masyarakat, mulai dari gaya hidup, kecenderungan mental, dan pandangan hidup ....

Kalimat yang tepat untuk melanjutkan paragraf tersebut adalah ....

A. Jadi, kita harus waspada terhadap berbagai pengaruh perkembangan masyarakat.
B. Meskipun demikian, kita tidak perlu memikirkan perkembangan tersebut.
C. Hal ini menunjukkan bahwa kita akan dipengaruhi oleh teknologi.
D. Dapatlah dipastikan bahwa kita akan terperangkap oleh teknologi.
E. Dengan begitu siapa tahu nasib kita dapat berubah menjadi lebih baik.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Paragraf menekankan sikap tidak cemas, melihat sisi positif, serta menyiasati peluang agar ikut memetik keuntungan dari perkembangan. Setelah menyebut perubahan gaya hidup, mental, dan pandangan hidup, kelanjutannya yang paling padu adalah penegasan optimistis bahwa dengan sikap demikian, hasilnya bisa membawa perbaikan. Opsi E menyambung dengan nada dan arah yang sama: peluang menuju kondisi yang lebih baik.

Arah gagasan paragraf optimistis, melihat peluang, memetik keuntungan dari perkembangan
Kelanjutan paling padu E, karena menegaskan hasil positif dari sikap tersebut

A dan D cenderung bernada cemas/negatif, berlawanan dengan “bukan dengan sikap cemas”. B tidak logis karena justru menafikan pembahasan. C hanya mengulang hal umum dan tidak meneruskan ide “memetik keuntungan”. Keterpaduan E lebih tepat \(2 \gt 1\) dibanding opsi lain \(1 \lt 2\).