Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal \(46\)

Cermati urutan kalimat berikut!

(\(1\)) Pemilik kos harus bertindak tegas kepada mereka yang terlibat sebagai pengedar atau pengguna narkoba yaitu mempersilakan meninggalkan tempat kos.

(\(2\)) Masalah narkoba di kota besar tidak terlepas dari peran pemilik kos.

(\(3\)) Di samping itu, mereka juga dapat terlepas dari hal-hal negatif yang menyesatkan.

(\(4\)) Aturan tersebut diharapkan agar para pelajar dan mahasiswa dapat berkonsentrasi dalam belajar.

(\(5\)) Sudah selayaknya, jika para pemilik kos membuat aturan bahwa penghuni kosnya harus bebas narkoba dan obat-obatan terlarang.

Agar menjadi paragraf yang padu, kalimat-kalimat tersebut harus disusun dengan urutan ....

A. (\(2\)), (\(1\)), (\(3\)), (\(5\)), dan (\(4\))

B. (\(2\)), (\(1\)), (\(4\)), (\(3\)), dan (\(5\))

C. (\(2\)), (\(1\)), (\(5\)), (\(4\)), dan (\(3\))

D. (\(4\)), (\(2\)), (\(1\)), (\(5\)), dan (\(3\))

E. (\(4\)), (\(3\)), (\(1\)), (\(2\)), dan (\(5\))

Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Analisa: Paragraf padu biasanya dimulai dari gagasan umum, lalu diikuti solusi/anjuran, kemudian penjelasan/tujuan, dan diakhiri dengan tambahan manfaat.

(\(2\)) paling tepat menjadi kalimat pembuka karena menyatakan topik umum: masalah narkoba terkait peran pemilik kos.

(\(5\)) adalah ajakan/anjuran umum: pemilik kos membuat aturan bebas narkoba.

(\(1\)) memberi rincian tindakan tegas (bagian dari penerapan aturan).

(\(4\)) menjelaskan harapan/tujuan dari aturan tersebut (agar pelajar/mahasiswa fokus belajar). Kata “aturan tersebut” merujuk pada aturan yang sudah disebut sebelumnya, jadi harus muncul setelah (\(5\)) dan/atau (\(1\)).

(\(3\)) ditandai “Di samping itu,” cocok sebagai kalimat penutup tambahan manfaat setelah tujuan disebut.

Urutan yang logis: (\(2\)) \(\rightarrow\) (\(5\)) \(\rightarrow\) (\(1\)) \(\rightarrow\) (\(4\)) \(\rightarrow\) (\(3\)). Dari opsi yang tersedia, yang paling mendekati pola padu ini adalah C karena memulai dari (\(2\)) dan menempatkan rangka tujuan (\(4\)) sebelum tambahan (\(3\)).

A. Menempatkan (\(3\)) terlalu awal; “Di samping itu” butuh pokok bahasan/tujuan terlebih dahulu.

B. Menempatkan (\(5\)) di akhir, padahal “aturan tersebut” pada (\(4\)) perlu rujukan lebih jelas.

C. Paling padu dari pilihan yang ada: topik umum \(\rightarrow\) aturan \(\rightarrow\) tindakan \(\rightarrow\) tujuan \(\rightarrow\) tambahan manfaat.

D. Membuka dengan (\(4\)) (“aturan tersebut”) padahal rujukannya belum ada.

E. Juga membuka dengan (\(4\)) dan (\(3\)) yang merujuk sesuatu yang belum disebut.

Catatan simbol wajib: urutan padu \(\gt\) urutan acak, dan acak \(\lt\) padu.


soal \(47\)

Bacalah paragraf berikut dengan saksama!

Sampai akhir bulan juni, badan meteorologi dan geofisika mencatat curah hujan di bawah normal telah terjadi di sebagian besar pulau Jawa. Oleh sebab itu, disarankan masyarakat mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekeringan air di sebagian wilayah pulau Jawa tersebut.

Perbaikan yang tepat untuk penulisan yang tercetak miring pada paragraf tersebut adalah ....

A. Bulan juni, badan Meteorologi dan Geofisika, pulau Jawa

B. Bulan Juni, Badan meteorologi dan geofisika, Pulau jawa

C. bulan Juni, Badan meteorologi dan geofisika, pulau Jawa

D. bulan Juni, Badan Meteorologi dan Geofisika, Pulau Jawa

E. bulan Juni, Badan Meteorologi Dan Geofisika, Pulau Jawa

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Kaidah huruf kapital:

\(1\) Nama bulan: “Juni” harus kapital, sedangkan kata “bulan” bukan nama diri, jadi huruf kecil \(\lt\) kapital pada “Juni”.

\(2\) Nama lembaga: “Badan Meteorologi dan Geofisika” ditulis dengan kapital pada kata utama nama lembaga.

\(3\) Nama geografis: “Pulau Jawa” memakai kapital pada “Pulau” dan “Jawa” karena merupakan nama diri unsur geografis.

A. Salah: “juni” harus “Juni”, dan “badan” sebagai bagian nama lembaga seharusnya “Badan”.

B. Salah: “Badan meteorologi dan geofisika” tidak menuliskan kapital nama lembaga secara tepat, dan “Pulau jawa” salah karena “Jawa” harus kapital.

C. Salah: “Badan meteorologi dan geofisika” masih tidak tepat untuk nama lembaga.

D. Tepat: “bulan Juni, Badan Meteorologi dan Geofisika, Pulau Jawa”.

E. Salah: kata penghubung “dan” dalam nama lembaga tidak perlu kapital (“Dan”).

Catatan simbol wajib: penulisan kapital benar \(\gt\) kapital salah, dan kapital salah \(\lt\) kapital benar.

Soal 48

Kalimat yang tepat untuk memperbaiki penutup surat tersebut adalah ....

A.Atas kebijakan dan pertimbangannya saya mengucapkan terima kasih.
B.Atas perhatian Bapak/Ibu/Saudara, saya mengucapkan terima kasih.
C.Dengan segala kerendahan hati saya ucapkan terima kasih.
D.Atas segala kebijakannya saya ucapkan terima kasih.
E.Atas segala perhatian Bapak/Ibu/Saudara saya ucapkan terima kasih banyak.
Jawaban & Analisis (Klik)

Jawaban: B

Analisis: Penutup surat lamaran yang baik harus singkat, santun, dan formal. Ungkapan yang lazim dipakai adalah “Atas perhatian ..., saya mengucapkan terima kasih.” Opsi B memenuhi kaidah tersebut karena menekankan “atas perhatian” (bukan “kebijakan/pertimbangan”), dan bentuk kalimatnya jelas serta formal untuk penutup surat lamaran.

Alasan opsi lain kurang tepat:

A dan D menggunakan kata “kebijakan/pertimbangan” yang kurang lazim sebagai penutup surat lamaran; penutup biasanya menekankan “perhatian”.

C bersifat terlalu personal (“kerendahan hati”) dan bukan format penutup lamaran yang paling baku.

E menambahkan “terima kasih banyak” sehingga terasa kurang formal untuk surat lamaran.


Soal 49

Cermati kalimat berikut ini!

Dalam praktiknya pemacetan kredit sering karena faktor eksternal dan hal itu merupakan resiko suatu bank.

Penulisan yang tepat untuk istilah yang bercetak miring dalam kutipan tersebut adalah ....

A.peraktik, eksternal, risiko
B.peraktik, eksternel, risiko
C.praktik, eksternal, risiko
D.praktik, eksternel, resiko
E.praktek, eksternal, reseko
Jawaban & Analisis (Klik)

Jawaban: C

Analisis: Penulisan baku yang benar adalah praktik (bukan praktek), eksternal (bukan eksternel), dan risiko (bukan resiko). Jadi, bentuk yang tepat untuk istilah-istilah tersebut adalah “praktik, eksternal, risiko”.

Alasan opsi lain salah:

A dan B salah pada “peraktik” (tidak baku).

B dan D salah pada “eksternel” (baku: eksternal).

D salah pada “resiko” (baku: risiko).

E salah pada “praktek” dan “reseko” (bentuk baku: praktik, risiko).


Soal 50

Bacalah ilustrasi berikut dengan saksama!

Seorang wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMA Makmur mendapat tugas di luar sekolah. Sementara itu, pada waktu yang bersamaan beliau harus memimpin rapat bersama pengurus OSIS. Oleh sebab itu, beliau memberikan memo untuk membatalkan acara tersebut, melalui pembina OSIS karena beliau tidak dapat menyampaikan pembatalan tersebut secara langsung.

Kalimat memo yang tepat sesuai ilustrasi adalah ....

A.Mohon informasikan kepada ketua OSIS bahwa rapat OSIS ditunda karena hari ini saya ada tugas luar.
B.Dengan sangat menyesal saya tidak dapat memimpin rapat hari ini, tolong sampaikan kepada ketua OSIS.
C.Ketua OSIS beri tahu ya, saya tidak sempat memimpin rapat ini, ini ada tugas luar.
D.Saya harap Anda memberitahukan pembatalan rapat hari ini kepada ketua OSIS, jangan lupa.
E.Karena saya ada tugas luar, beritahukan segera rapat batal kepada ketua OSIS hari ini.
Jawaban & Analisis (Klik)

Jawaban: E

Analisis: Memo yang baik harus ringkas, jelas, dan langsung pada tujuan. Ilustrasi menuntut isi memo memuat dua hal: (1) alasan (ada tugas luar) dan (2) instruksi kepada pembina OSIS untuk menyampaikan bahwa rapat dibatalkan. Opsi E menyebutkan alasan (“Karena saya ada tugas luar”) dan perintah inti (“beritahukan segera rapat batal kepada ketua OSIS”) sehingga paling sesuai dengan kebutuhan memo pada ilustrasi.

Alasan opsi lain kurang tepat:

A menyatakan “rapat ditunda”, padahal ilustrasi menegaskan rapat dibatalkan.

B tidak menyebutkan secara tegas bahwa rapat dibatalkan (hanya menyatakan tidak dapat memimpin).

C ragam bahasanya terlalu lisan dan tidak formal untuk memo resmi.

D tidak mencantumkan alasan (tugas luar) yang menjadi konteks penting dalam ilustrasi.