Soal 1
Bacalah paragraf berikut dengan saksama!
Dampak merebaknya penyebaran virus pernafasan akut parah (Severe Acute Respiratory Syndrome/SARS) dari negeri Jiran, Singapura, mulai mengancam bisnis perhotelan di Batam. Jumlah tamu, baik dari luar negeri maupun dalam negeri merosot hingga tingkat hunian hotel di Batam berkurang hingga \(10\%\). Demikian kata Public Relation Manager Goodway Hotel Puri Garden, Budi Purnomo, dan pengusaha Novotel Hotel, Anas, ketika dihubungi Kompas di Batam.
Ide pokok paragraf tersebut adalah ....
| A. | dampak penyebaran virus SARS terhadap bisnis perhotelan |
| B. | penyebaran virus SARS dari negeri Jiran (Singapura). |
| C. | virus SARS mengancam bisnis perhotelan di Singapura. |
| D. | dampak virus SARS terhadap penghuni hotel di BATAM |
| E. | dampak penyebaran virus SARS dirasakan oleh para pengusaha. |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: A
Analisis: Paragraf membahas akibat merebaknya SARS terhadap bisnis hotel di Batam: “mulai mengancam bisnis perhotelan di Batam” dan diperjelas dengan data turunnya tamu serta hunian hotel sampai \(10\%\). Itu adalah gagasan umum yang menaungi seluruh kalimat, sehingga ide pokoknya adalah dampak SARS pada bisnis perhotelan.
Kenapa opsi lain kurang tepat:
B hanya menyebut asal penyebaran (Singapura), padahal isi utama menekankan dampaknya di Batam.
C keliru lokasi (Singapura), sementara teks menyatakan ancaman pada perhotelan di Batam.
D membahas “penghuni hotel”, sedangkan teks fokus pada bisnis/tingkat hunian, bukan kondisi penghuni.
E terlalu menyempit pada “para pengusaha”; teks juga memuat penurunan jumlah tamu dan tingkat hunian sebagai gambaran bisnis perhotelan secara umum.
Teks berikut untuk soal nomor \(2\) s.d. \(4\).
Bacalah dengan saksama!
(\(1\)) Ada tiga alasan untuk mengatakan bahwa akar peledakan bom sebagai tanggapan bahwa teror yang menggejala di dunia kini adalah benak kekerasan manusia.
(\(2\)) Setiap manusia mempunyai cara unik untuk meresapi dan menanggapi aneka masalah yang ada di luar dirinya.
(\(3\)) Hal yang menentukan cara manusia menanggapi masalah-masalah itu adalah benaknya.
(\(4\)) Ketika manusia memiliki benak kekerasan, dia mudah menanggapi masalah-masalah itu dengan kekerasan.
(\(5\)) Benak kekerasan yang semula hanya dimiliki segelintir manusia, kini mengalami globalisasi karena “jasa” media mutakhir dan teknologi komunikasi canggih.
(\(6\)) Informasi tentang peledakan bom sebagai modus teror disampaikan oleh media dan teknologi komunikasi canggih dengan berbagai cara dan gaya.
(\(7\)) Sifat penyampaian informasi yang tidak henti-henti memungkinkan bersarangnya kesan dan pesan yang tersimpan dalam benak kekerasan manusia.
Soal 2
Kalimat ringkasan yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah ....
| A. | Teror bom yang kini terasa mengglobal akibat pengaruh media informasi. |
| B. | Kekerasan yang dilakukan manusia, seperti teror bom merupakan respons dari masalah yang dihadapi. |
| C. | Alasan peledakan bom sebagai teror didasari oleh bentuk kekerasan manusia kini terasa telah mengglobal, |
| D. | Teror dan kekerasan yang dilakukan oleh manusia kini terasa sangat membahayakan |
| E. | Dalam benak manusia ditanggapi masalah-masalah yang dihadapi. |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: A
Analisis: Inti teks: teror/peledakan bom berakar pada “benak kekerasan” lalu menjadi “mengglobal” karena media dan teknologi komunikasi, serta pengulangan informasi yang terus-menerus (\(5\))–(\(7\)). Opsi A merangkum dua gagasan kunci itu: teror bom mengglobal dan dipengaruhi media informasi.
Kenapa opsi lain kurang tepat:
B hanya menyoroti kekerasan sebagai respons masalah (mendekati \(4\)), tetapi belum menangkap pokok “mengglobal karena media/teknologi”.
C bertele-tele dan kurang efektif sebagai ringkasan; strukturnya juga janggal (akhir koma) sehingga tidak ringkas.
D terlalu umum (sekadar “membahayakan”), tidak memuat sebab utama menurut teks, yaitu globalisasi melalui media/teknologi.
E tidak merangkum; kalimatnya kabur dan tidak menangkap alur sebab-akibat dalam teks.
Soal 3
Pernyataan yang berupa fakta dalam teks tersebut terdapat pada kalimat nomor....
| A. | (\(1\)) dan (\(2\)) |
| B. | (\(3\)) dan (\(4\)) |
| C. | (\(4\)) dan (\(5\)) |
| D. | (\(5\)) dan (\(6\)) |
| E. | (\(6\)) dan (\(7\)) |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: D
Analisis: “Fakta” umumnya berupa pernyataan yang dapat diamati/ditelusuri secara objektif. Kalimat (\(5\)) menyatakan fenomena globalisasi benak kekerasan karena media/teknologi, dan kalimat (\(6\)) menyatakan informasi peledakan bom disampaikan melalui media/teknologi dengan beragam cara. Dua kalimat ini paling “terlihat faktual” karena membahas peran media/teknologi dalam penyebaran informasi yang dapat dibuktikan melalui pengamatan terhadap arus informasi.
Kenapa opsi lain kurang tepat:
A memuat (\(1\)) yang jelas berupa pendapat/argumentasi (“ada tiga alasan...”), bukan fakta langsung.
B–C banyak berisi konsep “benak” sebagai penentu respons; ini cenderung penalaran/pendapat, bukan fakta yang mudah diverifikasi.
E memuat (\(7\)) yang berupa kemungkinan/dugaan dampak (“memungkinkan bersarangnya kesan...”), sehingga tidak setegas fakta.
Soal 4
Kalimat tanya yang tepat sesuai dengan isi teks tersebut adalah ....
| A. | Apa cara unik manusia untuk mempersepsi masalah yang ada pada dirinya? |
| B. | Apa yang menyebabkan benak manusia kini mengalami globalisasi? |
| C. | Mengapa teror dan kekerasan dilakukan oleh manusia? |
| D. | Bagaimana cara manusia melakukan teror dan kekerasan. |
| E. | Kapan manusia melakukan teror dan kekerasan |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: C
Analisis: Teks memusat pada sebab (mengapa) teror/peledakan bom terjadi: akar utamanya “benak kekerasan” (\(1\)) dan cara benak merespons masalah (\(3\))–(\(4\)), lalu menyebar melalui media/teknologi (\(5\))–(\(7\)). Jadi pertanyaan yang paling sesuai adalah pertanyaan sebab: mengapa teror dan kekerasan dilakukan oleh manusia.
Kenapa opsi lain kurang tepat:
A menanyakan “cara unik” secara rinci, padahal teks hanya menyatakan setiap manusia unik tanpa menjelaskan caranya.
B memang sejalan dengan (\(5\)), tetapi teks lebih luas: tidak hanya “globalisasi benak”, melainkan juga akar kekerasan sebagai sumber teror.
D menanyakan “bagaimana cara melakukan teror”, sementara teks membahas penyampaian informasi teror, bukan langkah pelaksanaan teror.
E menanyakan waktu (kapan), tidak dibahas dalam teks.
Grafik berikut untuk nomor \(5\) sampai dengan \(7\).
Cermati dengan saksama teks dan grafik berikut!
Masih Terbuka, Pasar Ikan Bandeng di wilayah Jateng
Kabupaten ini memiliki potensi kelautan dan perikanan untuk lebih mengintensifkan budi daya ikan bandeng di wilayah Jateng. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya grafik produksi bandeng yang selalu naik dari tahun \(1999\) sampai tahun \(2003\) di bawah ini.
(Gambar grafik tidak digambar ulang sesuai instruksi.)
Soal 5
Bagaimana produksi budi daya bandeng di Jateng dari tahun \(1999\) sampai tahun \(2003\).
Jawaban yang sesuai dengan data grafik tersebut adalah ....
| A. | Setiap tahun meningkat. |
| B. | Adakalanya turun, adakalanya naik. |
| C. | Selalu naik dan turun. |
| D. | Mengalami penurunan pada tahun \(2000\). |
| E. | Dua kali mengalami penurunan. |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: A
Analisis: Pada garis Produksi (ribuan ton), titik dari tahun \(1999\), \(2000\), \(2001\), \(2002\), hingga \(2003\) terlihat terus bergerak naik (tidak ada penurunan antar tahun). Karena tidak ada satu pun tahun yang turun dibanding tahun sebelumnya, pernyataan yang sesuai adalah “setiap tahun meningkat”.
Kenapa opsi lain salah: B, C, D, dan E menyatakan adanya penurunan/naik-turun, padahal grafik produksi menunjukkan tren naik terus.
Soal 6
Simpulan yang tepat berdasarkan isi grafik tersebut adalah....
| A. | Harga bandeng dalam nilai produksi tiap ton selalu naik. |
| B. | Produksi dan nilai dari tahun ke tahun pada umumnya naik. |
| C. | Kenaikan produksi dan nilai produksi dari tahun ke tahun seimbang. |
| D. | Produksi bandeng dari nilai produksi perlu ditingkatkan terus. |
| E. | Produksi bandeng dari tahun \(1999\) sampai tahun \(2003\) menurun. |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: B
Analisis: Grafik memuat dua informasi: produksi dan nilai (juta rupiah). Produksi tampak naik dari \(1999\) hingga \(2003\). Nilai produksi cenderung naik sampai sekitar \(2002\), lalu tampak turun pada \(2003\). Jadi simpulan paling aman dan sesuai grafik adalah “pada umumnya naik” (naik secara umum, meskipun tidak selalu naik setiap tahun untuk nilai).
Kenapa opsi lain kurang tepat:
A menyatakan “selalu naik”, padahal nilai tidak selalu naik (ada penurunan di akhir).
C menyatakan “seimbang”, padahal laju kenaikan produksi dan nilai tidak ditunjukkan seimbang.
D berupa saran/anjuran, bukan simpulan langsung dari data.
E bertentangan dengan grafik karena produksi justru meningkat.
Soal 7
Kalimat pernyataan yang sesuai dengan isi grafik tersebut adalah ...
| A. | Produksi bandeng dari tahun \(1999\) s.d. \(2003\) selalu naik. |
| B. | Tiap tahun hasil produksi bandeng dapat dinikmati petani. |
| C. | Budi daya bandeng air laut dan tawar sangat digemari petani. |
| D. | Produksi bandeng air tawar lebih tinggi daripada produksi bandeng air laut. |
| E. | Jawa Tengah memiliki potensi kelautan dan perikanan bandeng |
Jawaban & Analisis (Klik)
Jawaban: A
Analisis: Pernyataan yang benar-benar langsung dapat dibaca dari grafik adalah tren produksi yang terus meningkat dari \(1999\) sampai \(2003\). Opsi A persis menyatakan pola pada garis produksi.
Kenapa opsi lain tidak sesuai grafik:
B membahas “dinikmati petani”, tidak ditunjukkan oleh grafik.
C menyatakan “digemari petani”, tidak ada data minat pada grafik.
D membandingkan air tawar vs air laut, sementara grafik tidak memisahkan jenis produksi itu.
E adalah pernyataan umum dari teks pengantar, bukan isi data grafik secara langsung.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10