Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 11

(1) Indahnya objek wisata Pangandaran yang terletak di Jawa Barat.

(2) Berpantai landai, sesekali diterpa ombak yang berkejaran gulung-menggulung.

(3) Objek ini banyak diminati wisatawan lokal dan mancanegara.

(4) Alamnya diperindah oleh hutan di sekitarnya dan beberapa gua.

(5) Di hutan itu berkeliaran jinak menyongsong wisatawan yang datang sembari meminta makanan, laksana budd dan Sangeh di Pulau Bali.

Kalimat sumbang dalam paragraf tersebut terdapat pada nomor ....

A. \(1\)

B. \(2\)

C. \(3\)

D. \(4\)

E. \(5\)

Jawaban & Analisis Soal 11

Jawaban: E

Konsep kunci: Kalimat sumbang adalah kalimat yang tidak mendukung gagasan utama paragraf atau keluar dari topik/arah pembahasan sehingga alurnya menjadi tidak padu.

Gagasan paragraf: Paragraf mendeskripsikan daya tarik wisata Pangandaran: lokasi, pantai, minat wisatawan, dan unsur alam (hutan serta gua). Kalimat \(1\)–\(4\) masih berada dalam lingkup deskripsi objek wisata Pangandaran.

(5) menjadi sumbang. Kalimat \(5\) membahas “hewan jinak di hutan yang menyongsong wisatawan sambil meminta makanan” dan memberi perbandingan dengan “budd dan Sangeh di Pulau Bali”. Perbandingan ke lokasi lain (Pulau Bali) dan rincian perilaku hewan membuat fokus paragraf bergeser. Akibatnya, kepaduan paragraf melemah sehingga \(5\) paling tepat disebut kalimat sumbang \( \gt \) pilihan lain.

A–D bukan sumbang. Kalimat \(1\)–\(4\) membangun deskripsi berurutan tentang Pangandaran (lokasi, kondisi pantai, peminat, dan unsur alam). Keempatnya masih saling mendukung topik, sehingga kedudukannya \( \lt \) kalimat \(5\) sebagai kandidat sumbang.


Soal 12

Telepon genggam sudah banyak dimiliki masyarakat bahkan dalam sebuah keluarga, hampir semua anggota keluarga memilikinya. Di samping memang sudah merupakan alat komunikasi yang mudah dibawa-bawa, pengoperasian telepon pun tidak sulit dan harga terjangkau pula. Ada kemungkinan perkembangan alat ini pesat, karena hari-hari tersebut. Ditambah pula karena muncul variasi bentuk, merek, dan model baru. Oleh karena itu, sekarang barang-barang tersebut sudah dianggap bukan barang mewah lagi.

Pola pengembangan paragraf tersebut adalah ....

A. eksposisi

B. narasi

C. deskripsi

D. argumentasi

E. persuasi

Jawaban & Analisis Soal 12

Jawaban: A

Konsep kunci: Eksposisi menjelaskan informasi/pengetahuan secara objektif (apa, mengapa, bagaimana) dengan tujuan memberi pemahaman. Narasi menceritakan peristiwa berurutan; deskripsi melukiskan detail indrawi; argumentasi menonjolkan pembuktian untuk meyakinkan; persuasi membujuk pembaca melakukan sesuatu.

Paragraf ini bersifat menjelaskan. Isinya memaparkan fakta dan alasan mengapa telepon genggam menjadi umum: mudah dibawa, mudah dioperasikan, harga terjangkau, variasi bentuk/merek/model, sehingga kini bukan barang mewah. Tujuan utamanya memberi penjelasan, bukan menceritakan kejadian atau membujuk. Karena itu, eksposisi paling tepat \( \gt \) pilihan lain.

B salah. Tidak ada alur peristiwa dengan tokoh/waktu yang runtut.

C salah. Tidak melukiskan objek secara indrawi (warna, bentuk rinci, suasana) sebagai fokus utama.

D salah. Ada alasan, tetapi tidak dalam pola debat/bukti untuk mematahkan pendapat lain; lebih berupa penjelasan informatif, sehingga argumentasi \( \lt \) eksposisi.

E salah. Tidak ada ajakan/imbauan tindakan kepada pembaca.


Soal 13

Hal itu ditandai oleh banyaknya barang elektronik yang beredar di masyarakat. Permunculan barang tersebut sudah sampai di kalangan masyarakat menengah ke bawah. Ada yang dikategorikan barang mewah dan ada pula yang dikategorikan bukan barang mewah.

Kalimat kesimpulan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

A. Keistimewaan alat itu sangat mencengangkan.

B. Sudah muncul lagi model baru tahun ini.

C. Memang produksi Indonesia sudah bersaing.

D. Teknologi canggih perlu dimiliki oleh masyarakat.

E. Perkembangan teknologi dewasa ini sangat pesat.

Jawaban & Analisis Soal 13

Jawaban: E

Konsep kunci: Kalimat kesimpulan merangkum gagasan umum dari rincian sebelumnya, bukan menambah informasi baru yang sempit atau menyimpang.

Isi paragraf: Menyatakan banyaknya barang elektronik beredar, menjangkau masyarakat menengah ke bawah, dan klasifikasinya (mewah vs tidak mewah). Rangkaian ini menunjukkan gejala besar: teknologi berkembang cepat dan makin merata.

E tepat. “Perkembangan teknologi dewasa ini sangat pesat.” adalah simpulan umum yang menaungi fakta banyaknya barang elektronik dan penyebarannya. Ini paling padu \( \gt \) pilihan lain.

A kurang tepat. “alat itu” merujuk pada alat tertentu, padahal paragraf membahas barang elektronik secara umum; rujukannya menjadi kabur.

B kurang tepat. Menambah detail spesifik “model baru tahun ini” yang tidak disebut dalam paragraf; bukan simpulan.

C kurang tepat. Membahas “produksi Indonesia” yang tidak dibicarakan dalam paragraf; menyimpang.

D kurang tepat. Ini berupa anjuran/nilai (persuasi), bukan simpulan dari fakta paragraf.


Soal 14

Tidak ada gunanya menanti sesuatu yang tidak jelas.

Kalimat penjelas yang tidak relevan dengan kalimat utama tersebut adalah ....

A. Lebih baik berhenti berharap dan memulai menyusun rencana baru.

B. Rencana yang disusun dipikirkan masak-masak dan ditimbang baik buruknya.

C. Namun jangan pula mengikuti kata hati atau nafsu tanpa penalaran.

D. Segala sesuatu tidak akan selesai jika hanya dipikirkan dan ditimbang-timbang.

E. Bagaimana tidak stres, jika gurauan dianggap sesuatu yang serius.

Jawaban & Analisis Soal 14

Jawaban: E

Konsep kunci: Kalimat penjelas relevan harus mendukung gagasan kalimat utama. Gagasan utama: menanti sesuatu yang tidak jelas itu sia-sia; seharusnya bertindak/merencanakan secara tepat.

A relevan. Menyarankan berhenti berharap dan mulai menyusun rencana; ini mendukung ide “jangan menanti yang tidak jelas”.

B relevan. Membahas menyusun rencana secara matang; masih mendukung arah solusi dari kalimat utama.

C relevan. Menekankan penalaran saat menentukan langkah; masih terkait tindakan setelah berhenti menanti.

D relevan. Menegaskan perlunya bertindak, bukan hanya menimbang; selaras dengan kritik terhadap “menanti”.

E tidak relevan. Membahas stres karena gurauan dianggap serius, tidak berkaitan dengan tema “menanti sesuatu yang tidak jelas” maupun solusi perencanaan/tindakan. Jadi E paling tepat sebagai yang tidak relevan \( \gt \) lainnya.


Soal 15

PU : ....

PK : Bambang perokok

K : Bambang harus melindungi perokok pasif

Kalimat yang tepat untuk melengkapi silogisme tersebut adalah ....

A. Bambang seorang perokok dan pecandu rokok.

B. Siapa merokok, membahayakan lingkungan.

C. Setiap perokok harus melindungi perokok pasif.

D. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok.

E. Bambang selalu berhati-hati setiap merokok.

Jawaban & Analisis Soal 15

Jawaban: C

Konsep kunci: Silogisme membutuhkan premis umum (PU) yang bila digabung dengan premis khusus (PK) menghasilkan kesimpulan (K).

Diketahui: PK: “Bambang perokok”. K: “Bambang harus melindungi perokok pasif”. Maka PU yang tepat harus berbentuk aturan umum: “Semua perokok harus melindungi perokok pasif”.

C tepat. PU “Setiap perokok harus melindungi perokok pasif.” + PK “Bambang perokok” \( \Rightarrow \) K “Bambang harus melindungi perokok pasif”. Ini logis dan langsung, sehingga C paling tepat \( \gt \) opsi lain.

A salah. Ini premis khusus tambahan tentang Bambang, bukan aturan umum yang menghubungkan “perokok” dengan “harus melindungi perokok pasif”.

B salah. Aturan ini menghubungkan merokok dengan “membahayakan lingkungan”, bukan dengan kewajiban “melindungi perokok pasif”.

D salah. Ini perbandingan bahaya, tidak membentuk kewajiban “harus melindungi”.

E salah. Pernyataan kebiasaan Bambang, tidak menghasilkan kesimpulan kewajiban yang diminta.