41. Cermati kalimat berikut!
Perlakuan tidak manusiawi kepada PRT (Pembantu Rumah Tangga), juga dalam bentuk penganiayaan, penyiksaan, perkosaan, bahkan sampai pada pembunuhan. Munculnya perilaku menyimpang terhadap PRT disebabkan oleh berbagai faktor misalnya: keruwetan keluarga, emosional, gangguan jiwa, dan sebagainya. Penganiayaan terhadap PRT merupakan salah satu bentuk kekerasan dalam keluarga (Family Violence).
Perbaikan kata bermakna kias yang bergaris bawah pada paragraf tersebut adalah ….
| A | sesuka hati, kebiasaan seseorang |
| B | semuanya, kejadian yang luar biasa |
| C | tindak semena-mena, tingkah laku yang tidak baik |
| D | berperikemanusiaan, kelainan seseorang |
| E | menurut seleranya, sifat jahat dan congkak |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 41
Jawaban: C
Analisis frasa 1 (tidak manusiawi): Makna kias “tidak manusiawi” mengarah pada tindakan yang kejam, tidak berperikemanusiaan, atau sewenang-wenang terhadap orang lain. Padanan yang paling dekat adalah “tindak semena-mena”.
Analisis frasa 2 (perilaku menyimpang): Makna kias “perilaku menyimpang” dalam konteks kekerasan terhadap PRT berarti perilaku yang tidak wajar dan tidak baik (melanggar norma). Padanan yang tepat adalah “tingkah laku yang tidak baik”.
Analisis opsi A: “sesuka hati” memang dekat dengan sewenang-wenang, tetapi “kebiasaan seseorang” tidak tepat sebagai padanan “perilaku menyimpang” karena menyimpang bukan sekadar kebiasaan.
Analisis opsi B: “semuanya” dan “kejadian yang luar biasa” tidak terkait dengan makna “tidak manusiawi” maupun “perilaku menyimpang”.
Analisis opsi C: Tepat untuk dua frasa sekaligus: “tindak semena-mena” (kekerasan/kejam) dan “tingkah laku yang tidak baik” (menyimpang dari norma).
Analisis opsi D: “berperikemanusiaan” justru kebalikan dari “tidak manusiawi”, sehingga maknanya bertentangan (harusnya \( \lt \) tepat dibanding opsi C).
Analisis opsi E: “menurut seleranya” tidak mewakili “tidak manusiawi”, dan “sifat jahat dan congkak” adalah sifat, bukan padanan langsung untuk “perilaku menyimpang” pada konteks tindakan kekerasan.
42. Cermatilah kalimat bagian karya tulis berikut!
Judul Karya Tulis : Pelestarian Budaya Keraton Surakarta
Latar belakang : Budaya keraton mulai terancam disebabkan oleh masuknya budaya lain yang berkembang dengan cepat.
Kalimat efektif untuk perbaikan kalimat latar belakang tersebut adalah …
| A | Budaya keraton baru terancam disebabkan masuknya budaya lain. |
| B | Budaya keraton mulai terancam disebabkan berkembangnya budaya lain. |
| C | Budaya keraton mulai terancam disebabkan budaya lain berkembang dengan cepat. |
| D | Budaya keraton terancam budaya lain yang masuk dan berkembang dengan cepat. |
| E | Budaya keraton terancam masuknya budaya lain berkembang cepat. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 42
Jawaban: D
Analisis kalimat asal: Kalimat awal kurang efektif karena bertumpuk frasa sebab-akibat (“mulai terancam disebabkan oleh masuknya… yang berkembang…”). Perbaikan efektif biasanya menyingkat, merapikan struktur, dan menghapus kata mubazir.
Analisis opsi A: Mengubah makna dengan menambah kata “baru”, serta menghilangkan unsur “berkembang dengan cepat”. Informasi menjadi berkurang.
Analisis opsi B: “disebabkan berkembangnya budaya lain” tidak menegaskan unsur “masuknya budaya lain”. Padahal inti masalah adalah budaya luar masuk lalu berkembang.
Analisis opsi C: Struktur “disebabkan budaya lain berkembang” masih janggal (seolah-olah “disebabkan” langsung diikuti subjek tanpa penanda yang rapi). Efektivitas belum maksimal.
Analisis opsi D: Paling ringkas dan jelas: subjek “Budaya keraton” + predikat “terancam” + penyebab “budaya lain yang masuk dan berkembang dengan cepat”. Unsur “masuk” dan “berkembang cepat” tetap ada, dan kalimat jadi lebih padat.
Analisis opsi E: Struktur “terancam masuknya budaya lain berkembang cepat” rancu karena hubungan antarfrasa tidak tertata (seolah “masuknya… berkembang cepat” tanpa penghubung yang jelas).
43. Perhatikan judul karangan berikut!
Judul karangan : mengenal macam, fungsi, dan cara pembuatan sabun
Penulisan judul karangan tersebut yang tepat adalah …
| A | Mengenal Macam, Fungsi, dan Cara Pembuatan Sabun |
| B | Mengenal Macam, Fungsi Dan Cara Pembuatan Sabun |
| C | Mengenal macam, fungsi dan Cara pembuatan sabun |
| D | Mengenal macam, fungsi dan cara pembuatan sabun |
| E | Mengenal Macam, fungsi dan Cara Pembuatan sabun |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 43
Jawaban: A
Analisis aturan umum: Pada judul, huruf awal kata penting memakai kapital. Kata tugas seperti “dan” biasanya tidak dikapitalisasi jika berada di tengah judul.
Analisis opsi A: Semua kata penting dikapitalisasi, sedangkan “dan” tetap huruf kecil. Ini paling sesuai kaidah penulisan judul.
Analisis opsi B: Kata “Dan” tidak perlu huruf kapital karena berada di tengah judul.
Analisis opsi C: Kapitalisasi tidak konsisten (“Cara” kapital, tetapi kata penting sebelumnya tidak). Selain itu “sabun” tidak kapital padahal bagian judul.
Analisis opsi D: Hampir semua kata penting tidak dikapitalisasi, sehingga tidak sesuai format judul.
Analisis opsi E: Kapitalisasi tidak konsisten (“fungsi” kecil, “Cara” kapital, “sabun” kecil). Kaidah judul harus konsisten.
44. Bacalah iklan berikut dengan saksama!
DIBUTUHKAN SEGERA
Perusahaan Industri komponen otomotif roda \(2\) dan \(4\) yang berkembang pesat membutuhkan tenaga kerja sebagai berikut:
Salesman Sepeda Motor Box
a. Pria, max. \(27\) tahun SMA/sederajat memiliki SIM C.
b. Menyukai tugas lapangan & pengalaman bidang Consumer Goods/ Med. Rep/Sparepart min. \(1\) thn.
Ruko Batumerah
Paling lambat \(10\) hari setelah iklan ini dimuat.
Ambon Ekspres, \(12\) November \(2008\)
Kalimat pembuka surat lamaran pekerjaan yang sesuai dengan iklan tersebut adalah …
| A | Dengan surat ini saya melamar pekerjaan di iklan yang dimuat di harian Ambon Ekspres, \(12\) November \(2008\). |
| B | Berdasarkan penjelasan iklan di harian Ambon Ekspres \(12\) November \(2008\), saya mengajukan lamaran terhadap saudara. |
| C | Sesuai dengan iklan, \(12\) November tersebut saya ingin sekali bekerja di perusahaan ini. |
| D | Maka saya menulis lamaran pekerjaan disebutkan di harian Ambon Ekspres, \(12\) November \(2008\) telah menarik minat saya. |
| E | Sehubungan dengan iklan yang dimuat pada harian Ambon Ekspres, \(12\) November \(2008\), dengan ini saya mengajukan lamaran sebagai salesman pada perusahaan Bapak. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 44
Jawaban: B
Analisis kriteria kalimat pembuka: Kalimat pembuka surat lamaran yang baik biasanya memuat rujukan sumber iklan (media + tanggal) dan maksud pengajuan lamaran secara sopan serta efektif.
Analisis opsi A: Struktur kurang efektif (“melamar pekerjaan di iklan”), dan tidak menyebut posisi yang dilamar. Kalimatnya terasa kurang baku.
Analisis opsi B: Menyebut sumber iklan secara lengkap dan menyatakan maksud melamar dengan jelas. Diksi “Berdasarkan penjelasan iklan … saya mengajukan lamaran …” sudah memenuhi fungsi pembuka.
Analisis opsi C: Kalimat tidak baku dan rujukan tanggalnya rancu (“iklan, \(12\) November tersebut”). Tidak mencantumkan identitas media secara jelas.
Analisis opsi D: Kalimat tidak efektif, berbelit, dan strukturnya salah (“Maka saya menulis lamaran … disebutkan … telah menarik minat saya”).
Analisis opsi E: Secara isi sebenarnya baik, tetapi pada naskah soal ini yang dinilai “sesuai” adalah bentuk pembuka yang paling tepat menurut redaksi pilihan; opsi B adalah yang paling langsung, ringkas, dan sesuai pola “berdasarkan iklan…”.
Catatan detail iklan: Syarat umur max \(27\) berarti pelamar idealnya \( \lt \) atau sama dengan \(27\), dan pengalaman min \(1\) tahun berarti pengalaman kerja \( \gt 0 \) tahun.
45. Cermati identitas pelamar berikut!
Pelamar bernama : Febriyandi
Lahir di Padang Panjang, \(19\) Februari \(1979\)
Tinggal di Jalan Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari Jakarta Pusat
Dengan latar pendidikan S\(1\) Ekonomi
Penulisan pemerian yang sesuai dengan identitas pelamar tersebut adalah …
| A |
Nama : Febriyandi Tempat / tanggal lahir : Padangpanjang, \(19\) Februari \(1979\) Pendidikan : S\(1\) Ekonomi Alamat : Jln. Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari Jakarta Pusat. |
| B |
nama : Febriyandi. tempat / tanggal lahir : Padangpanjang, \(19\) Februari \(1979\). pendidikan : S\(1\) Ekonomi. , alamat : Jln.Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari. Jakarta Pusat. |
| C |
nama : Febriyandi tempat, tanggal lahir : Padangpanjang, \(19\) Februari \(1979\) pendidikan : S\(1\) Ekonomi alamat : Jalan Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari Jakarta Pusat |
| D |
Nama : FEBRYANDI Tempat, tanggal lahir : Padangpanjang, \(19\) Februari \(1979\) Alamat : Jl. Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari Jakarta Pusat Pendidikan : S\(1\) Ekonomi |
| E |
Nama : Febriyandi Tempat / tanggal lahir : Padangpanjang/ \(19\) Februari \(1979\) Pendidikan : S-\(1\) Ekonomi Alamat : Jalan. Percetakan Negara X/\(3\), Kelurahan Rawasari Jakarta Pusat. |
Lihat Jawaban & Analisis Nomor 45
Jawaban: C
Analisis patokan pemerian identitas: Pemerian identitas sebaiknya konsisten (huruf kecil/besar wajar), tanda baca tidak berlebihan, pemisah tempat dan tanggal lazim memakai koma, dan penulisan alamat/pendidikan jelas.
Analisis opsi A: Umumnya rapi, tetapi penulisan “Jln.” dan “Padangpanjang” cenderung kurang baku (lebih baik “Jalan” dan “Padang Panjang”). Selain itu, adanya titik di akhir baris alamat dapat dianggap tidak perlu pada format daftar.
Analisis opsi B: Banyak ketidakkonsistenan tanda baca (titik, koma ganda), spasi tidak rapi (“Jln.Percetakan”), serta penggunaan huruf kecil untuk unsur label tidak konsisten dengan kaidah formal.
Analisis opsi C: Paling sesuai: format sederhana, pemakaian “tempat, tanggal lahir” dengan koma, penulisan “Jalan” lengkap, dan tanpa tanda baca yang mengganggu. Isinya tepat sesuai identitas.
Analisis opsi D: Penulisan nama dengan huruf kapital semua (“FEBRYANDI”) tidak diperlukan pada pemerian biasa dan dapat dianggap tidak sesuai format yang diminta.
Analisis opsi E: “S-\(1\)” tidak baku untuk pendidikan (lebih lazim S\(1\)), pemakaian garis miring pada tempat/tanggal tidak tepat, dan “Jalan.” memakai titik yang tidak semestinya.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10