Soal 16
Perhatikan kutipan berita berikut!
Adam Malik sudah aktif berorganisasi sejak remaja. Pada usia \(17\) tahun, ia menjadi Ketua Postindo di Pematang Siantar (\(1934\)–\(1935\)). Karier jurnalistiknya dimulai ketika ia menjadi penulis di majalah Partindo dan surat kabar Pelita Andalas. Ia memutuskan untuk merantau ke Jakarta karena ingin berbakti kepada bangsa dan negara.
Isi kutipan berita tersebut adalah …
- Adam Malik aktif di organisasi kepemudaan.
- Adam Malik ahli jurnalistik di media cetak.
- Adam Malik seorang penulis yang aktif berorganisasi.
- Seorang jurnalis yang menjadi diplomat.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: Benar sebagai bagian isi (aktif berorganisasi), tetapi terlalu sempit karena kutipan juga menekankan karier menulis/jurnalistiknya.
- B: Kata “ahli” tidak disebutkan. Kutipan hanya menyatakan karier jurnalistik dimulai sebagai penulis di majalah dan surat kabar, bukan menyimpulkan ia “ahli”.
- C: Paling tepat merangkum isi: Adam Malik aktif berorganisasi sejak remaja dan juga berkarier sebagai penulis (majalah Partindo, surat kabar Pelita Andalas).
- D: Kutipan tidak menyebut ia menjadi diplomat. Yang disebut hanya organisasi, menulis, dan merantau ke Jakarta.
Soal 17
Perhatikan kutipan paragraf berikut!
(1) Pemerintah telah mencanangkan Program Wajib Belajar Sembilan Tahun beberapa tahun yang lalu. (2) Wajib belajar tersebut merupakan persiapan semua pihak terhadap anak usia sekolah. (3) Artinya, anak-anak usia \(7\) s.d. \(12\) tahun yang berkeliaran, bekerja, atau tinggal di rumah wajib disekolahkan. (4) Di sekolah mereka akan diajari berbagai keterampilan.
Kalimat pendapat pada paragraf tersebut ditandai dengan nomor …
- (1)
- (2)
- (3)
- (4)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis opsi:
- A (1): Fakta/informasi: pemerintah mencanangkan program wajib belajar.
- B (2): Pendapat/penilaian karena menyatakan “merupakan persiapan semua pihak”, yaitu interpretasi (tidak berupa data atau aturan yang dikutip langsung).
- C (3): Berisi penjelasan operasional (“Artinya… wajib disekolahkan”), lebih berupa ketentuan/implikasi program, bukan opini.
- D (4): Pernyataan umum tentang fungsi sekolah, tetapi masih dapat dianggap sebagai informasi konseptual; yang paling jelas bernada opini/interpretasi adalah (2).
Soal 18
Perhatikan kutipan teks berikut!
Peringatan Hari Buruh tanggal \(1\) Mei \(2009\) akan diisi dengan aksi buruh. Salah satu isu yang akan diangkat adalah masalah tingginya ketimpangan Jamsostek. Penyediaan Jamsostek hingga saat ini masih jauh dari harapan. Dari \(30\) juta pekerja di sektor formal di Indonesia, yang terdaftar mengikuti Jamsostek baru \(9\) juta orang. Kondisi itu menunjukkan masih banyak perusahaan yang mengabaikan kewajibannya. Diperlukan sosialisasi dan tindakan tegas oleh pemerintah terhadap perusahaan yang mengabaikan Jamsostek.
Simpulan isi bacaan tersebut adalah …
- Sudah saatnya pemerintah menindak tegas perusahaan yang mengabaikan Jamsostek.
- Ketimpangan Jamsostek menunjukkan ketidakpedulian perusahaan terhadap pekerjanya.
- Masalah ketimpangan Jamsostek harus secepatnya ditangani oleh pemerintah.
- Jumlah peserta Jamsostek masih berjumlah \(9\) juta dari \(30\) juta pekerja.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: Ini sejalan dengan kalimat akhir, tetapi lebih berupa seruan spesifik “menindak tegas”, padahal bacaan juga menekankan perlunya sosialisasi dan penanganan secara umum.
- B: Kesimpulan ini berupa penilaian (ketidakpedulian) yang tidak dinyatakan langsung; bacaan menekankan “mengabaikan kewajiban”, bukan menilai sikap perusahaan secara eksplisit.
- C: Paling merangkum keseluruhan: masalah ketimpangan Jamsostek besar (baru \(9\) juta dari \(30\) juta) sehingga perlu sosialisasi dan tindakan pemerintah. Inti simpulan: harus segera ditangani pemerintah.
- D: Ini hanya salah satu data pendukung, bukan simpulan umum isi bacaan.
Soal 19
Perhatikan kutipan petunjuk berikut!
Petunjuk Pembuatan Manisan Pepaya:
(1) Ambil pepaya yang ranum, potong dadu.
(2) Rendam dalam air kapur sirih \( \pm 1 \) jam dan tiriskan.
(3) Rebus hingga mendidih.
(4) [ … ]
(5) Angkat dan masukkan essence frambozen.
(6) Masukkan potongan pepaya dalam air gula.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi petunjuk tersebut adalah …
- Masukkan air kapur sirih.
- Tambahkan air supaya tidak kekeringan.
- Masukkan gula pasir dan citrun zuur.
- Buang air rebusan, angkat pepayanya.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: Tidak tepat karena air kapur sirih sudah digunakan pada langkah (2). Setelah direbus, tidak kembali ke air kapur.
- B: Terlalu umum dan tidak menunjukkan langkah inti pembuatan manisan (membuat air gula).
- C: Paling logis: setelah “rebus hingga mendidih” langkah berikutnya adalah membuat larutan gula (air gula) dan penambah rasa/keasaman, baru setelah itu diberi essence (5) dan digunakan untuk merendam pepaya (6).
- D: Jika air rebusan dibuang dan pepaya diangkat, maka urutan (5) “angkat dan masukkan essence” menjadi tidak padu, karena langkah (5) sudah memerintahkan “angkat”.
Soal 20
Perhatikan kutipan petunjuk berikut!
Donor Darah
(1) Memeriksakan kesehatan golongan darah.
(2) Pendonor tidur terlentang.
(3) Dari lipatan siku lengan, darah diambil melalui jarum dan selang.
(4) Darah yang diambil dimasukkan ke kantong kedap udara.
(5) Menyimpan darah dalam kantong kedap udara.
(6) Darah yang ditransfusikan kepada semua orang yang memerlukan
Perbaikan kalimat yang tercetak miring yang tepat adalah …
- Darah ditransfusikan kepada orang yang memerlukan.
- Darah ditransfusikan untuk orang yang memerlukan sang.
- Orang dapat mentransfusikan darahnya bila sakit ringan.
- Orang yang sakit harus mendapat transfusi darah.
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis opsi:
- A: Tepat dan efektif. Menghilangkan kata mubazir “semua” (karena tidak mungkin untuk semua orang), dan memperbaiki struktur menjadi kalimat lengkap yang benar.
- B: Salah karena ada kata “sang” yang tidak tepat dan membuat kalimat tidak baku.
- C: Maknanya menyimpang; membahas orang mentransfusikan darahnya bila sakit ringan (tidak relevan dengan maksud langkah transfusi).
- D: Makna menyempit dan tidak sesuai dengan maksud kalimat miring yang menekankan darah diberikan kepada yang membutuhkan, bukan semua orang sakit.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 1
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 2
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 3
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 4
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 5
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 6
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 7
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 8
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 9