Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 21

Bacalah puisi berikut dan kerjakan nomor soal 21 dan 22!

(1) Semua terjadi begitu indah
(2) Sekarang semua hanya khayalan belaka
(3) Apakah ini semua takdir-Mu?
(4) Mengapa takdir ini begitu menyesakkan?
(5) Tapi aku tak dapat berbuat apa-apa
(6) Aku hanya bisa menjalani kesendirian

Tema puisi tersebut adalah ….

  1. kemauan untuk bertahan
  2. kerinduan pada keindahan
  3. kepasrahan pada takdir
  4. kekecewaan pada keadaan
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis opsi:

  • A: Tidak dominan. Puisi tidak menekankan usaha bertahan, melainkan ketidakberdayaan (“aku tak dapat berbuat apa-apa”).
  • B: Ada kilas balik “indah”, tetapi itu hanya pembuka; isi puisi lebih menonjolkan pertanyaan tentang takdir dan rasa sesak.
  • C: Tepat. Puisi berisi pergulatan dengan “takdir” dan berakhir pada sikap pasif/berserah (“aku tak dapat berbuat apa-apa”, “aku hanya bisa menjalani”).
  • D: Ada nuansa kecewa, tetapi pusat pengucapan berkisar pada takdir dan ketidakberdayaan, sehingga tema utamanya lebih tepat “kepasrahan pada takdir”.

Soal 22

Kalimat bermajas terdapat pada larik ….

  1. \((2)\)
  2. \((3)\)
  3. \((4)\)
  4. \((5)\)
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis opsi:

  • A \((2)\): “khayalan belaka” masih dapat dipahami sebagai pernyataan langsung (bukan pengiasan yang kuat).
  • B \((3)\): Berupa pertanyaan kepada Tuhan tentang takdir; ini lebih berupa kalimat tanya, bukan majas utama.
  • C \((4)\): “takdir ini begitu menyesakkan” bersifat kiasan karena “takdir” (konsep abstrak) digambarkan seolah-olah dapat membuat sesak/menekan (pengiasan).
  • D \((5)\): Maknanya denotatif: tokoh merasa tidak mampu melakukan apa-apa.

Soal 23

Bacalah kedua kutipan puisi berikut!

Puisi 1 Puisi 2
Hatiku bukan untuk kau nilai
Hati-hati dengan hatiku
Karena hatimu bisa melukai hatiku
Hatiku sangat hati-hati dengan hatimu
Karena hatiku ingin menilai hatimu
Seorang ibu berpakaian hitam
Berdiri di tepi sebuah makam
Perlahan air mata menetes di pipi
Tangisi kepergian buah hati
Namun sesal tak perlu lagi
Hanya ada di bibir tak pernah berhenti

Perbedaan pesan kedua puisi tersebut adalah ….

Pilihan Puisi 1 Puisi 2
A Jangan ceroboh! Jangan berduka ditinggal anak!
B Hati-hati menilai seseorang! Jangan menyesali apa yang terjadi!
C Jangan melukai hati teman! Cintailah anak dengan tulus!
D Nilailah orang lain! Berdoalah untuk orang yang sudah meninggal!
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis opsi:

  • A: Puisi 1 bukan soal “ceroboh”, melainkan soal “menilai” dan “melukai hati”. Puisi 2 juga tidak melarang berduka; yang disorot justru sesal yang terus keluar.
  • B: Tepat. Puisi 1 menekankan kehati-hatian dalam menilai dan menjaga hati (“hatiku bukan untuk kau nilai”). Puisi 2 menekankan bahwa sesal tidak perlu berlarut (“sesal … di bibir”).
  • C: Puisi 1 lebih kuat pada “dinilai/menilai” daripada pesan umum “jangan melukai teman”. Puisi 2 tidak secara langsung memberi ajakan “cintailah anak”.
  • D: Puisi 1 justru menolak penilaian (“bukan untuk kau nilai”), jadi berlawanan. Puisi 2 tidak secara eksplisit berupa ajakan berdoa.

Soal 24

Perhatikan ilustrasi berikut!

Jumat pagi, Pak Rino baru saja membagikan hasil ulangan harian pelajaran bahasa Indonesia. Nadya yang sudah belajar sungguh-sungguh mendapat nilai yang sempurna. Akan tetapi, Lusi, sahabatnya mendapat nilai sebaliknya. Lusi kelihatannya sangat kecewa. Melihat hal itu, Nadya berusaha menghibur dan kelihatannya berhasil.

Penulisan catatan harian Nadya sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah ….

  1. Hari ini, aku senang sekali karena nilai ulangan bahasa Indonesiaku bagus. Lusi, sahabatku mendapat nilai buruk. Aku berusaha menghiburnya. Untungnya dia mau mendengarku.
  2. Aku mendapat nilai ulangan yang bagus sekali hari ini. Aku telah belajar habis-habisan malam sebelumnya. Pak Rino dan Lusi, temanku sangat bangga karenanya.
  3. Pak Rino, guru bahasa Indonesia sangat bangga, karena aku mendapat nilai yang sempurna. Aku sangat senang. Lusi, sahabatku langsung memberiku ucapan selamat dan memberi semangat kepadaku.
  4. Lusi, sahabatku, langsung marah-marah kepadaku saat aku menerima hasil ulanganku hari ini. Ia kesal karena nilainya tidak berbeda jauh dariku. Ia kurang puas dengan penilaian dari Pak Rino, guru kami.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis opsi:

  • A: Tepat. Memuat semua pokok ilustrasi: Nadya nilainya bagus, Lusi nilainya buruk dan kecewa, Nadya menghibur, dan Lusi akhirnya mau mendengar.
  • B: Salah karena menyebut Lusi bangga, padahal Lusi kecewa karena nilainya buruk.
  • C: Berlawanan dengan ilustrasi: Lusi tidak memberi selamat kepada Nadya, melainkan kecewa dan Nadya yang menghibur.
  • D: Tidak sesuai: Lusi marah kepada Nadya dan “nilainya tidak berbeda jauh” bertentangan dengan “Lusi mendapat nilai sebaliknya”.

Soal 25

Perhatikan data buku berikut!

Judul Buku : Mengungkap Misteri Otak Tengah
Penulis : dr. Arman Yuri Saldi S.
Volume : \(100\) halaman \(15\) bab
Keunggulan : Isi buku sangat bagus. Membahas tentang otak manusia dari sisi anatomi sampai membentuk generasi yang cerdas. Pembahasan juga sangat mudah dipahami karena ditunjang dengan gambar.
Kelemahan : Tidak dilengkapi dengan glosarium.

Paragraf resensi yang tepat adalah ….

  1. Mengungkap Misteri Otak Tengah, judul buku ini karya dr. Arman Yuri Saldi S. dengan volume \(100\) halaman dilengkapi dengan gambar yang sangat berfungsi memperjelas pembahasan yang sudah bagus sangat tepat sebagaimana isi yang dikandungnya. Dimulai dari penjelasan anatomi otak secara menyeluruh sampai pembahasan cara membentuk generasi yang cerdas dan kreatif.
  2. Mengungkap Misteri Otak Tengah, judul buku ini sangat tepat sebagaimana isi yang dikandungnya dimulai dari penjelasan anatomi otak secara menyeluruh sampai pembahasan cara membentuk generasi cerdas dan kreatif. Buku karya dr. Arman Yuri Saldi S. dengan volume \(100\) halaman dilengkapi dengan gambar yang sangat berfungsi memperjelas pembahasan yang sudah bagus walau tidak dilengkapi glosarium.
  3. Mengungkap Misteri Otak Tengah, judul buku ini karya dr. Arman Yuri Saldi S. dengan volume \(100\) halaman dilengkapi dengan gambar yang sangat berfungsi memperjelas pembahasan yang sudah bagus sangat tepat sebagaimana isi yang dikandungnya.
  4. Mengungkap Misteri Otak Tengah, judul buku ini karya dr. Arman Yuri Saldi S. dengan volume \(100\) halaman dilengkapi dengan gambar yang sangat berfungsi memperjelas pembahasan yang sudah bagus sangat tepat sebagaimana isi yang dikandungnya. Akan tetapi buku ini tidak dilengkapi glosarium.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis opsi:

  • A: Kurang tepat karena tidak memuat kelemahan buku (tidak ada informasi “tidak dilengkapi glosarium”).
  • B: Tepat karena mencakup identitas (judul, penulis, volume), isi/keunggulan (anatomi otak sampai membentuk generasi cerdas, ditunjang gambar), dan kelemahan (tidak dilengkapi glosarium).
  • C: Tidak lengkap karena hanya berisi identitas dan sebagian keunggulan, tetapi tidak memuat kelemahan (glosarium) serta ringkasan isi lebih terbatas.
  • D: Memuat kelemahan, tetapi ringkasan isi/keunggulan tidak selengkap B (bagian “dari anatomi sampai membentuk generasi cerdas” tidak dinyatakan sejelas B).