Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

25. Bacalah teks berikut!

(1) Gerakan Pungut Sampah (GPS) adalah upaya mendorong warga kota Bandung untuk mulai memilah dan mengelola sampah di lingkungannya. (2) Gerakan ini diadakan setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat selama 30 menit sebelum masuk kerja atau sekolah. (3) Wali kota Bandung, Ridwan Kamil, berharap kegiatan ini dapat menjadi budaya rutin. (4) Masyarakat Bandung menyambut ide GPS ini dengan melakukannya setiap hari. (5) Akan tetapi, ada juga orang yang beranggapan GPS hanya gerakan sesaat saja.

Pernyataan yang merupakan pendapat pendukung pada teks tersebut ditandai dengan nomor ....

  1. (2)
  2. (3)
  3. (4)
  4. (5)
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis:

  • “Pendapat pendukung” adalah pernyataan berupa opini yang mendukung gagasan utama (GPS sebagai gerakan positif), biasanya ditandai kata seperti berharap, sebaiknya, penting, perlu.
  • (3) memuat pendapat yang mendukung: “Ridwan Kamil, berharap kegiatan ini dapat menjadi budaya rutin.” Ini jelas opini/harapan yang memperkuat gerakan GPS.
  • (2) adalah fakta jadwal pelaksanaan (Senin, Rabu, Jumat selama 30 menit), bukan pendapat.
  • (4) adalah laporan respons masyarakat (fakta/kejadian), bukan pendapat.
  • (5) adalah pendapat juga, tetapi menolak/melemahkan (GPS hanya sesaat), bukan pendapat pendukung.

Teks (untuk soal 26 s.d. 28)

Saat ini segala aktifitas menggunakan hal-hal yang berhubungan dengan kartu. Misalnya untuk mendapatkan atau masuk suatu tempat harus menggunakan kartu. Transjakarta, moda transportasi di Ibu Kota Negara Indonesia juga sudah memberlakukan kartu di beberapa koridornya. Di sini akan disampaikan naik Transjakarta dengan kartu supaya mereka yang belum pernah, tidak mengalami kesulitan. Sebelum naik Transjakarta, jelas harus memiliki kartu yang dapat dibeli di shelter-shelter Transjakarta. Cara menggunakannya sebagai berikut:

(1) Tempelkan kartu di bagian pintu masuk!
(2) Setelah palang pintu terbuka masuk ke ruang tunggu!
(3) [...]
(4) Setelah bis Transjakarta tiba dahulukan penumpang yang keluar baru masuk!
(5) Duduklah di gerbong peruntukkannya! Biasanya gerbong/tempat untuk perempuan dipisahkan dengan penumpang laki-laki.


26. Kalimat/bagian yang merupakan tujuan penulis pada teks tersebut adalah ....

  1. menggunakan kartu dengan baik dan benar
  2. cara cepat mencari jurusan bis Transjakarta
  3. menginformasikan cara mendapatkan kartu Transjakarta
  4. memberikan informasi cara menggunakan kartu Transjakarta
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Analisis:

  • Tujuan penulis biasanya tampak pada kalimat pengantar seperti “Di sini akan disampaikan ... supaya ... tidak mengalami kesulitan” lalu diikuti langkah-langkah.
  • Teks menekankan petunjuk penggunaan kartu untuk naik Transjakarta (menempelkan kartu, masuk ruang tunggu, menunggu bus, mendahulukan penumpang turun, dll.).
  • D paling sesuai karena mencakup inti keseluruhan: memberi informasi cara menggunakan kartu Transjakarta.
  • C hanya salah satu bagian (kartu dibeli di shelter), sedangkan fokus utama teks adalah langkah penggunaan.
  • A terlalu umum dan tidak spesifik pada Transjakarta.
  • B tidak dibahas dalam teks.

27. Kalimat/petunjuk yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ....

  1. Carilah ruang tunggu yang sesuai!
  2. Duduklah di ruang sesuai tujuannya!
  3. Menunggulah dengan menunjukkan kartu!
  4. Tempati ruang tunggu sesuai nomor antrian!
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis:

  • Posisi kalimat kosong ada setelah (2) “masuk ke ruang tunggu” dan sebelum (4) “setelah bis tiba...”. Jadi (3) seharusnya berisi petunjuk apa yang dilakukan di ruang tunggu sebelum bis datang.
  • A cocok sebagai langkah lanjutan: setelah masuk ruang tunggu, pembaca diarahkan untuk berada di ruang tunggu yang sesuai (arah/tujuan/koridor).
  • B kurang tepat karena “duduklah di ruang sesuai tujuannya” terlalu kabur dan terdengar seperti sudah di dalam bus, padahal masih tahap menunggu.
  • C tidak logis karena menunjukkan kartu bukan inti kegiatan menunggu di halte setelah tap kartu sudah dilakukan.
  • D tidak didukung teks; tidak ada pembahasan nomor antrean.

28. Kata yang tidak baku pada teks tersebut adalah ....

  1. aktifitas dan bis
  2. koridor dan bis
  3. moda dan shelter
  4. transportasi dan aktifitas
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis:

  • Kata tidak baku berarti bentuknya tidak sesuai ejaan baku bahasa Indonesia.
  • aktifitas tidak baku; bentuk bakunya adalah aktivitas.
  • bis juga tidak baku dalam konteks ini; bentuk bakunya adalah bus.
  • koridor, moda, dan transportasi adalah kata baku.
  • shelter merupakan kata serapan/istilah, namun soal biasanya menargetkan dua kata yang jelas tidak baku pada teks, yaitu “aktifitas” dan “bis”.