soal 26.
Bacalah teks berikut, kemudian kerjakan soal nomor 26 s.d. 28!
Saat ini segala aktifitas menggunakan hal-hal yang berhubungan dengan kartu. Misalnya untuk mendapatkan atau masuk suatu tempat harus menggunakan kartu. Transjakarta, moda transportasi di Ibu Kota Negara Indonesia juga sudah memberlakukan kartu di beberapa koridornya. Di sini akan disampaikan naik Transjakarta dengan kartu supaya mereka yang belum pernah, tidak mengalami kesulitan.
Sebelum naik Transjakarta, jelas harus memiliki kartu yang dapat dibeli di shelter-shelter Transjakarta. Cara menggunakannya sebagai berikut:
- Tempelkan kartu di bagian pintu masuk!
- Setelah palang pintu terbuka masuk ke ruang tunggu!
- […]
- Setelah bis Transjakarta tiba dahulukan penumpang yang keluar baru masuk!
- Duduklah di gerbong peruntukkannya! Biasanya gerbong/tempat untuk perempuan dipisahkan dengan penumpang laki-laki.
Kalimat/bagian yang merupakan tujuan penulis pada teks tersebut adalah ….
- menggunakan kartu dengan baik dan benar
- cara cepat mencari jurusan bis Transjakarta
- menginformasikan cara mendapatkan kartu Transjakarta
- memberikan informasi cara menggunakan kartu Transjakarta
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis singkat:
- A Kurang tepat. Frasa ini lebih seperti “anjuran umum”, sedangkan teks berisi petunjuk langkah-langkah (cara memakai kartu dan prosedur naik).
- B Tidak sesuai. Teks tidak membahas cara mencari rute/jurusan, melainkan prosedur naik menggunakan kartu.
- C Hanya sebagian kecil. Teks memang menyebut kartu bisa dibeli di shelter, tetapi fokus utamanya adalah “cara menggunakannya” (ditunjukkan oleh daftar langkah).
- D Paling tepat. Tujuan teks adalah memberi petunjuk/informasi cara menggunakan kartu Transjakarta agar pembaca tidak kesulitan saat naik.
soal 27.
Kalimat/petunjuk yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ….
- Carilah ruang tunggu yang sesuai!
- Duduklah di ruang sesuai tujuannya!
- Menunggulah dengan menunjukkan kartu!
- Tempati ruang tunggu sesuai nomor antrean!
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis (berdasarkan urutan langkah):
- Langkah (1)–(2) sudah membawa penumpang masuk ke ruang tunggu. Setelah itu, sebelum bus datang (langkah (4)), logisnya ada petunjuk tentang posisi/urutan menunggu.
- A Kurang tepat karena pada langkah (2) penumpang sudah masuk ke ruang tunggu; “carilah ruang tunggu” terasa mengulang dan tidak spesifik pada mekanisme antre.
- B Tidak tepat: “ruang sesuai tujuannya” tidak dijelaskan dalam teks (tidak ada pembagian tujuan/rute di ruang tunggu pada petunjuk).
- C Tidak tepat: “menunjukkan kartu” bukan kegiatan utama saat menunggu; kartu ditempelkan di pintu masuk (langkah (1)), bukan untuk ditunjukkan ketika menunggu.
- D Tepat: setelah masuk ruang tunggu, penumpang perlu menempati tempat/antrean agar tertib sampai bus tiba (baru lanjut ke langkah (4)).
soal 28.
Kata yang tidak baku pada teks tersebut adalah ….
- aktifitas dan bis
- koridor dan bis
- moda dan shelter
- transportasi dan aktifitas
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis opsi:
- A Tepat: pada teks tertulis aktifitas (bentuk baku: aktivitas) dan bis (bentuk baku: bus). Keduanya sama-sama tidak baku.
- B Kurang tepat: bis memang tidak baku, tetapi koridor masih merupakan bentuk yang lazim/baku sebagai istilah jalur/lorong (di teks: “koridornya”).
- C Kurang tepat jika diminta pasangan kata tidak baku: moda adalah kata baku (misal “moda transportasi”), sedangkan shelter adalah serapan; teks menuliskannya demikian, tetapi soal biasanya menarget kata yang jelas tidak baku seperti aktifitas dan bis.
- D Kurang tepat: aktifitas tidak baku, tetapi transportasi adalah kata baku.
Bacalah teks berikut, kemudian kerjakan soal nomor 29 s.d. 31!
Kondisi ekonomi yang sangat sulit memaksa Ni Wayan Mertayani harus bekerja di usianya yang masih 14 tahun. Pagi hari, dia pergi ke sekolah di SMP N 2 Abang, Bali, kemudian dia membantu ibunya berjualan. Setelah itu, Mertayani mencari barang rongsokan di pinggir pantai. Hal itu dilakukannya sejak ayahnya meninggal. Ia rajin dan tidak mudah putus asa. Setiap pekerjaan ia lakukan dengan senang hati. Ketika mencari barang rongsokan, Mertayani meminjam kamera foto milik Mrs. Dolly Amarhoseja, seorang wisatawan yang dikenalnya. Kemudian, dia membuat 15 foto dengan kamera itu. Hasil foto terakhirnya adalah sebuah potret pohon ubi karet dengan dahan tanpa daun yang tumbuh di depan rumahnya. Seekor ayam bertengger di salah satu dahan. Handuk berwarna merah jambu dan baju hariannya yang dijemur di bawahnya. Dia tidak menyangka foto sederhana itu memikat 12 fotografer kelas Dunia dan menjadi pemenang dalam World Press Photo yang diadakan oleh Yayasan Anne Frank di Belanda pada tahun 2009.
Ibu Mertayani sangat senang dengan prestasi yang dicapai anaknya. Apa yang dia yakini dan lakukan selama ini ternyata tidak sia-sia. Dia pun berharap anaknya bisa mewujudkan apa yang menjadi cita-citanya.
soal 29.
Keistimewaan tokoh pada teks tersebut adalah …
- membantu ibunya berjualan
- pemenang World Press Photo
- melakukan pemotretan berkali-kali
- mencari barang rongsokan di pantai
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
- A Benar sebagai aktivitas tokoh, tetapi bukan “keistimewaan” yang paling menonjol; itu bagian dari keseharian tokoh karena kondisi ekonomi.
- B Tepat. Teks menyatakan tokoh “menjadi pemenang dalam World Press Photo … pada tahun 2009”, ini merupakan prestasi/keistimewaan utama.
- C Kurang tepat. Teks hanya menyebut tokoh membuat 15 foto, bukan menekankan “berkali-kali” sebagai keistimewaan utama.
- D Benar sebagai pekerjaan tokoh, tetapi itu latar tindakan, bukan keistimewaan/keunggulan yang ditonjolkan teks.
soal 30.
Sikap/tindakan tokoh yang patut diteladani pada teks tersebut adalah …
- Ia rajin dan gemar menabung.
- Ia gemar menabung dan disiplin.
- Ia rajin dan tidak mudah putus asa.
- Ia tidak mudah putus asa dan hemat.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
- A Tidak tepat: teks menyebut “rajin”, tetapi tidak ada informasi “gemar menabung”.
- B Tidak tepat: “gemar menabung” tidak disebut; “disiplin” juga tidak dinyatakan secara langsung.
- C Tepat: kalimat dalam teks menyatakan langsung “Ia rajin dan tidak mudah putus asa.”
- D Tidak tepat: “tidak mudah putus asa” sesuai, tetapi “hemat” tidak ada pada teks.
soal 31.
Pendapat penulis terhadap tokoh pada teks tersebut adalah …
- Mertayani memiliki foto sederhana dan menjadi pemenang.
- Mertayani meminjam kamera foto Mrs. Dolly Amarhoseja.
- Mertayani membantu ibunya berjualan setelah pulang sekolah.
- Mertayani melakukan pemotretan yang berkali-kali ternyata tidak sia-sia.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
- A Lebih berupa ringkasan fakta (foto sederhana, menjadi pemenang), bukan “pendapat/penilaian” penulis.
- B Fakta peristiwa (meminjam kamera), bukan pendapat.
- C Fakta kegiatan (membantu berjualan), bukan pendapat.
- D Tepat karena memuat penilaian/pendapat “ternyata tidak sia-sia”, sejalan dengan kalimat teks: “Apa yang dia yakini dan lakukan selama ini ternyata tidak sia-sia.”
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 1Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 2
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 3
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 4
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 5
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 6
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 7
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 8
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 9
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Bagian 10