Soal 31
Identifikasi masalah
- Apakah ada pengaruh koleksi perpustakaan dengan jumlah pengunjung?
- Apakah ada pengaruh koleksi perpustakaan dengan minat membaca siswa?
- Apakah ada pengaruh koleksi perpustakaan dengan prestasi belajar siswa?
Paragraf latar belakang yang sesuai dengan identifikasi masalah tersebut adalah …
- Keberadaan perpustakaan di sekolah-sekolah bukanlah hal yang asing bagi siswa. Namun, perpustakaan yang koleksinya kurang akan mengakibatkan siswa enggan berkunjung ke perpustakaan. Koleksi perpustakaan yang belum memadai juga akan menambah keengganan siswa untuk membaca. Akibatnya minat membaca siswa rendah yang berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa.
- Siswa yang enggan membaca koleksi buku perpustakaan akan membawa pengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Untuk itu, jumlah koleksi perpustakaan harus diperbanyak. Dengan demikian jumlah pengunjung perpustakaan meningkat maka minat membaca siswa pun menjadi tinggi.
- Perpustakaan sangat penting. Oleh karena itu jumlah koleksi buku perpustakaan harus diperbanyak. Jika buku diperbanyak maka minat membaca siswa tinggi. Dengan demikian pengunjung perpustakaan meningkat dan prestasi belajar siswa tinggi.
- Untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, hal utama yang harus dilakukan adalah menambah koleksi buku. Koleksi buku yang beragam akan meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan. Jumlah pengunjung menunjukkan minat membaca siswa yang tinggi.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: Membahas lengkap tiga hubungan (koleksi → pengunjung, koleksi → minat membaca, minat → prestasi). Namun alurnya lebih menonjolkan dampak “kekurangan koleksi” (negatif) dan tidak sejelas C dalam merangkum tiga variabel secara runtut sebagai latar belakang penelitian.
- B: Tidak runtut dengan tiga masalah sekaligus. Fokusnya meloncat: minat membaca → prestasi, lalu koleksi ditambah, lalu pengunjung meningkat, lalu minat meningkat. Hubungan “koleksi ↔ pengunjung” dan “koleksi ↔ minat” tidak tersusun rapi.
- C: Paling sesuai untuk latar belakang tiga masalah: koleksi ditambah → minat membaca meningkat; lalu pengunjung meningkat; dan prestasi belajar tinggi. Ketiga variabel (koleksi, pengunjung, minat, prestasi) terhubung sesuai identifikasi masalah.
- D: Membahas koleksi → pengunjung dan pengunjung → minat membaca, tetapi hubungan “koleksi ↔ minat membaca” tidak dinyatakan langsung dan kaitan ke prestasi tidak ditulis tegas.
Soal 32
(1) Pada saat musim kemarau, kini sebagian wilayah di Indonesia mengalami akan kekeringan. (2) Jumlah wilayah yang menderita kekeringan dari tahun ke tahun semakin meningkat. (3) Banyak pihak menduga masalah ini akibat rusaknya lingkungan di daerah resapan air.
Kalimat efektif hasil perbaikan dari kalimat pertama adalah …
- Pada musim kemarau, sebagian wilayah di Indonesia mengalami kekeringan.
- Musim kemarau, kini wilayah Indonesia akan mengalami kekeringan.
- Pada kemarau, sebagian wilayah Indonesia akan mengalami kekeringan.
- Saat kemarau, kini Indonesia akan mengalami kekeringan.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: Sudah efektif, tetapi menghilangkan nuansa “akan” (prediksi) yang tampak pada kalimat asal (“mengalami akan”).
- B: Struktur awal janggal (“Musim kemarau, kini …”), dan subjek “wilayah Indonesia” terlalu luas (seolah seluruh wilayah).
- C: Paling mendekati perbaikan inti: menghapus kata mubazir (“pada saat”, “kini”, “mengalami akan”), mempertahankan makna prediktif “akan”, dan tetap menyatakan “sebagian wilayah”.
- D: Terlalu umum (“Indonesia” seolah seluruh wilayah) dan masih memuat “kini” yang tidak perlu.
Soal 33
Film laskar pelangi yang diadaptasi dari novel laris dengan judul sama melakukan syuting perdana di Pulau Belitung. Film ini diproduksi oleh Mira Lesmana dan disutradarai oleh Riri Reza.
Perbaikan penggunaan huruf kapital tersebut yang tepat adalah …
- judul menjadi Judul
- laskar pelangi menjadi Laskar Pelangi
- novel menjadi Novel
- perdana menjadi Perdana
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis opsi:
- A: Kata “judul” adalah kata umum, tidak wajib kapital.
- B: Benar. Judul karya (film) harus menggunakan huruf kapital pada setiap unsur penting: Laskar Pelangi.
- C: “novel” adalah kata jenis (umum), bukan nama diri, jadi tidak perlu kapital.
- D: “perdana” adalah kata umum, tidak perlu kapital.
Soal 34
Pihak sekolah memberlakukan proses pendaftaran sesuai syarat (1). Artinya, ada ukuran (2) dalam proses pemasukan (3) sekolah. Misalnya persyaratan bahwa usia calon siswa yang dipilih (4) adalah \(7\)–\(12\) tahun. Lalu tempat tinggal dan administrasi.
Perbaikan pilihan kata yang bercetak miring pada paragraf tersebut adalah …
| Pilihan kata salah | Perbaikan |
|---|---|
| A. syarat ukuran pemasukan dipilih |
prosedur syarat penerimaan diprioritaskan |
| B. syarat ukuran pemasukan dipilih |
prosedur kriteria pendaftaran diprioritaskan |
| C. syarat ukuran pemasukan dipilih |
cara syarat pemasukan diutamakan |
| D. syarat ukuran pemasukan dipilih |
cara kriteria penerimaan diseleksi |
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis opsi:
- A: Mengganti (1) menjadi “prosedur” tepat, (3) menjadi “penerimaan” juga tepat. Namun (2) diganti “syarat” kurang pas karena yang dimaksud “ukuran” lebih tepat “kriteria”. Selain itu (4) “diprioritaskan” kurang tepat untuk batas usia (biasanya “disyaratkan/ditetapkan/diseleksi”).
- B: Perbaikan paling mendekati keefektifan makna: (1) syarat → prosedur (pendaftaran mengikuti prosedur), (2) ukuran → kriteria (ada kriteria penerimaan), (3) pemasukan → pendaftaran (masih selaras dengan konteks “proses pendaftaran”). Walau (4) “diprioritaskan” tidak seideal “diseleksi”, opsi ini memperbaiki inti kalimat secara paling konsisten dalam pilihan yang tersedia.
- C: (2) menjadi “syarat” membuat pengulangan makna dan (3) tetap “pemasukan” tidak memperbaiki kekeliruan diksi.
- D: (2) “kriteria” dan (3) “penerimaan” serta (4) “diseleksi” sebenarnya kuat, tetapi (1) “cara” tidak tepat menggantikan “syarat” pada konteks “sesuai …” (yang lebih tepat “prosedur/ketentuan”).
Soal 35
Puisi:
…
kau tak akan mengerti bagaimana kesepianku
menghadapi kemerdekaan tanpa cinta
kau tak akan mengerti segala lukaku
karena cinta telah sembunyikan pisaumu
membayangkan wajahmu adalah siksa
kesepian adalah ketakutan dan kelumpuhan
Engkau telah menjadi racun bagi darahku
Apabila aku dalam kangen dan sepi
itulah berarti
aku tungku dan api
Tema puisi tersebut adalah …
- kemerdekaan
- kelumpuhan
- kerinduan
- ketakutan
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis opsi:
- A: “kemerdekaan” muncul, tetapi bukan gagasan utama; hanya menjadi latar perasaan “tanpa cinta”.
- B: “kelumpuhan” hanya bagian dari ungkapan (“kesepian adalah … kelumpuhan”), bukan tema sentral.
- C: Paling tepat karena puisi berpusat pada rasa “kangen dan sepi”, luka batin, serta bayangan tentang “wajahmu”. Ini mengarah pada tema kerinduan yang menyakitkan.
- D: “ketakutan” ada, namun lebih sebagai dampak dari kesepian, bukan inti tema keseluruhan.
Soal 36
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah …
- bosan
- sedih
- jenuh
- sepi
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis opsi:
- A: Tidak ada tanda kejenuhan karena rutinitas; yang dominan adalah rasa kehilangan dan luka.
- B: Sedih memang terasa, tetapi kata-kata kunci yang paling ditekankan berulang adalah “kesepian” dan “sepi”.
- C: “Jenuh” tidak tampak; puisi tidak berbicara tentang kebosanan atau muak terhadap kegiatan.
- D: Paling tepat karena suasana yang ditampilkan kuat pada “kesepianku”, “kesepian”, dan “kangen dan sepi”.
Catatan format: Jika suatu saat ada tanda perbandingan, tulis sebagai \( \gt \) dan \( \lt \).
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 1
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 2
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 3
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 4
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 5
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 6
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 7
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 8
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 9
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 10