Soal 1
Kesatuan dan kekompakan tim menjadi kunci utama keberhasilan Spanyol. Kesatuan dan kekompakan itu pula yang membuat Spanyol menjurai Piala Eropa \( 2008 \). Kejuaraan itu berlangsung di Stadion Ernst Happel, Vienna, Austria. Mereka bermain dengan semangat kesatuan dan kekompakan. Pernyataan itu ditegaskan oleh Luis Aragones, Pelatih Spanyol, saat jumpa pers seusai pertandingan.
Gagasan utama paragraf tersebut adalah ….
- juara Piala Eropa \( 2008 \) di Austria
- kunci utama keberhasilan Spanyol
- soal jumpa pers seusai perlombaan
- tempat kejuaraan Piala Eropa \( 2008 \)
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis: Gagasan utama adalah inti pembahasan yang menjadi payung seluruh kalimat. Paragraf sejak awal menegaskan bahwa kesatuan dan kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan Spanyol. Kalimat-kalimat lain (juara, tempat, stadion, jumpa pers) hanya mendukung penegasan tersebut.
- A — Salah. “juara Piala Eropa \( 2008 \) di Austria” hanya detail pendukung (fakta peristiwa), bukan ide pokok.
- B — Benar. Sesuai kalimat pertama dan diulang/ditegaskan sepanjang paragraf.
- C — Salah. “jumpa pers” hanya informasi tambahan tentang sumber penegasan, bukan inti paragraf.
- D — Salah. “tempat kejuaraan” juga hanya rincian latar (Vienna, Austria; Stadion Ernst Happel).
Soal 2
Bacalah teks berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 2 dan 3!
| Teks Berita 1 | Teks Berita 2 |
|---|---|
| Setelah memenuhi syarat tanda persetujuan mereka dari bendera pada pukul \( 11.45 \), Fausi Bowo mengajak DKI menikmati perjalanan secara gratis. Mereka yang diundang adalah para pejabat Pemprov DKI, wartawan, orangtua, Dewan Transportasi Jakarta, dan tokoh masyarakat. Mereka diundang karena mempunyai kontribusi dalam kelancaran jalannya transportasi. | Minggu kemarin Fausi meresmikan \( 10 \) bus gandeng. Sepuluh bus ini adalah bagian dari \( 30 \) bus gandeng yang akan disediakan. Sebanyak \( 13 \) bus lainnya masih dalam proses produksi dan selebihnya menyusul. Diresmikannya bus gandeng tersebut diharapkan dapat memperlancar masyarakat dalam menggunakan transportasi umum. |
Kesamaan informasi pada kedua teks berita tersebut adalah ….
- Fausi Bowo mengajak hadirin naik bus gandeng.
- Fausi Bowo mengundang pejabat Pemprov DKI naik bus.
- Sebanyak \( 30 \) bus gandeng beroperasi di Jakarta.
- Fausi Bowo meresmikan beroperasinya bus gandeng.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis: Teks 2 jelas menyatakan peresmian bus gandeng. Teks 1 juga menggambarkan kegiatan setelah peresmian/seremonial (ada “syarat tanda persetujuan”, ajakan menikmati perjalanan gratis, undangan berbagai pihak) yang menunjukkan peristiwa peluncuran/peresmian layanan bus gandeng.
- A — Salah. Teks 1 menyebut “mengajak … menikmati perjalanan gratis”, tetapi Teks 2 tidak menyebut “mengajak hadirin”. Jadi tidak sama-sama muncul.
- B — Salah. Teks 1 menyebut pejabat Pemprov DKI diundang; Teks 2 tidak menyebut undangan pejabat.
- C — Salah. Teks 2 menyebut total rencana \( 30 \) bus, tetapi Teks 1 tidak menyebut angka \( 30 \).
- D — Benar. Keduanya berpusat pada peristiwa peresmian/beroperasinya bus gandeng sebagai layanan transportasi.
Soal 3
Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah ….
| Pilihan | Teks Berita 1 | Teks Berita 2 |
|---|---|---|
| A | kapan, siapa, mengapa | kapan, apa, bagaimana |
| B | kapan, di mana, siapa | siapa, apa, bagaimana |
| C | mengapa, kapan, berapa | kapan, di mana, mengapa |
| D | apa, kapan, siapa | apa, siapa, kapan |
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis:
- Teks Berita 1 menonjolkan unsur kapan (pukul \( 11.45 \)), siapa (Fausi Bowo, pejabat, wartawan, orangtua, Dewan Transportasi, tokoh masyarakat), dan mengapa (diundang karena kontribusi pada kelancaran transportasi).
- Teks Berita 2 menonjolkan unsur kapan (Minggu kemarin), apa (meresmikan \( 10 \) bus gandeng), dan bagaimana (bagian dari \( 30 \); \( 13 \) masih produksi; sisanya menyusul; diharapkan memperlancar transportasi umum).
Perbedaan penyajian itu tepat seperti opsi A.
Analisis opsi lain (ringkas):
- B — Salah. Teks 1 tidak menonjolkan “di mana”, dan Teks 2 tidak menonjolkan “siapa”.
- C — Salah. Teks 2 tidak menyajikan “di mana”; Teks 1 tidak menonjolkan “berapa”.
- D — Salah. Ini hanya menukar urutan, bukan menunjukkan perbedaan unsur yang benar-benar muncul pada masing-masing teks.
Soal 4
\( (1) \) Konflik dan kekerasan dalam tubuh lahir dari Indonesia telah melibatkan banyak hal, ikan kerabatnya, persaudaraan dan solidaritas sosial. \( (2) \) Belum lagi ribuan nyawa yang melayang, sakit, harta benda yang terjarah dan hangus. \( (3) \) Tidak sedikit di antara mereka yang mengalami kepahitan. \( (4) \) . . .
Kalimat utama paragraf tersebut adalah kalimat nomor ….
- \( (1) \)
- \( (2) \)
- \( (3) \)
- \( (4) \)
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis: Kalimat utama adalah kalimat yang paling umum dan menjadi dasar penjelasan rincian pada kalimat-kalimat berikutnya. Kalimat \( (1) \) memuat pernyataan umum tentang konflik dan kekerasan yang berdampak luas pada persaudaraan/solidaritas sosial. Kalimat \( (2) \) dan \( (3) \) berisi rincian akibat (nyawa melayang, harta terjarah, kepahitan) sehingga berfungsi sebagai kalimat penjelas.
- A — Benar. \( (1) \) bersifat umum dan mengikat rincian di bawahnya.
- B — Salah. \( (2) \) berupa rincian dampak (bukan ide pokok).
- C — Salah. \( (3) \) juga rincian/penegas tambahan dampak.
- D — Tidak dapat dipastikan dari kutipan. Kalimat \( (4) \) tidak terlihat, sehingga tidak bisa menjadi dasar kunci jika hanya mengandalkan cuplikan.
Soal 5
Presiden RI dalam memperingati Hari Aksara di Bogor, Jawa Barat, mengatakan bahwa di Indonesia masih membaca dan belajar di kalangan masyarakat masih sangat kurang. Kurangnya minat membaca di kalangan masyarakat disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya faktor kemiskinan. Misalnya, masyarakat tidak mampu membeli buku yang harganya relatif mahal sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat yang penghasilannya rendah.
Kritikan terhadap isi bacaan tersebut adalah ….
- Buku itu gandeng ilmu, dan dapat dibeli di setiap toko buku.
- Mahanya harga buku tidak masalah jika minat baca masyarakat tinggi.
- Membaca buku adalah kunci keberhasilan, walaupun mahal harganya.
- Membaca buku tidak terlalu sulit untuk dilakukan, walaupun mahal harganya.
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis: Bacaan menyimpulkan rendahnya minat baca salah satunya karena kemiskinan (tidak mampu membeli buku). Kritik yang tepat seharusnya menanggapi hubungan sebab-akibat itu: mahalnya buku bukan satu-satunya penentu, dan minat baca juga faktor penting. Opsi (B) paling langsung mengkritik alasan “harga mahal” dengan menegaskan bahwa jika minat tinggi, harga tidak menjadi masalah utama.
- A — Salah. Kalimat tidak jelas dan tidak mengkritik isi bacaan; malah menyimpang.
- B — Benar. Mengkritik argumen bacaan bahwa mahalnya buku menjadi penghambat utama; menyoroti faktor minat baca sebagai variabel penting.
- C — Kurang tepat. Ini lebih berupa motivasi/pendapat umum, bukan kritik terhadap hubungan sebab dalam bacaan.
- D — Salah. “Tidak terlalu sulit” tidak relevan dengan masalah utama bacaan (akses/harga dan minat baca).
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 1
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 2
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 3
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 4
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 5
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 6
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 7
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 8
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 9
- Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Soal 10