Soal 11.Tabel berikut untuk soal nomor 11 dan 12, cermatilah tabel dengan saksama!
|
Judul: Jumlah Siswa Masuk Perguruan Tinggi Negeri di SMA Angkasa Biru Keterangan: Grafik batang tahun \( 2009 \) s.d. \( 2013 \) menunjukkan jumlah siswa yang masuk PTN meningkat dari tahun ke tahun, dengan nilai tertinggi pada tahun \( 2013 \) dan nilai terendah pada tahun \( 2009 \). |
Kalimat pernyataan yang sesuai dengan isi tabel tersebut adalah ....
| A. | Semua siswa SMA Angkasa Biru yang mendaftar ke PTN. |
| B. | Jumlah pendaftar di SMA Angkasa Biru paling sedikit pada \( 2009 \). |
| C. | Jumlah siswa yang diterima di PTN paling banyak pada \( 2013 \). |
| D. | Kenaikan jumlah siswa yang diterima dari tahun ke tahun selalu sama. |
| E. | Persentase jumlah siswa yang diterima di PTN terjadi pada \( 2012 \)-\( 2013 \). |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Grafik menunjukkan jumlah siswa masuk/diterima PTN tertinggi pada tahun \( 2013 \), sehingga pernyataan yang sesuai adalah opsi C. Opsi B memakai kata “pendaftar”, padahal grafik menyajikan “jumlah siswa masuk PTN”, bukan jumlah pendaftar.
Uji opsi:
A tidak dapat disimpulkan karena grafik tidak membahas “semua siswa yang mendaftar”.
B tidak tepat karena variabelnya berubah menjadi “pendaftar”, bukan “masuk/diterima”.
C tepat karena puncak grafik ada di tahun \( 2013 \).
D salah karena kenaikan tiap tahun tidak tampak selalu sama besar.
E salah karena grafik menunjukkan jumlah (bukan persentase) dan frasa “terjadi pada \( 2012 \)-\( 2013 \)” tidak jelas sebagai kesimpulan dari grafik.
Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Soal 12. Simpulan isi tabel tersebut bahwa jumlah siswa SMA Angkasa Biru yang masuk PTN ....
| A. | dari tahun ke tahun naik |
| B. | menurun setiap tahunnya |
| C. | mengalami naik-turun |
| D. | tidak meningkat tajam |
| E. | penurunan tidak berarti |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Dari grafik batang tahun \( 2009 \), \( 2010 \), \( 2011 \), \( 2012 \), sampai \( 2013 \), tinggi batang selalu meningkat. Artinya, jumlah siswa yang masuk PTN naik dari tahun ke tahun.
Uji opsi:
A sesuai karena tren grafik meningkat setiap tahun.
B dan C tidak sesuai karena tidak ada penurunan atau fluktuasi.
D tidak tepat karena grafik menunjukkan kenaikan yang jelas, terutama menuju \( 2013 \).
E tidak sesuai karena tidak ada penurunan yang ditampilkan.
Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Soal 13.Teks biografi berikut untuk soal nomor 13 dan 14. Bacalah dengan saksama!
| Tahun \( 1960 \)-an Pramoedya Ananta Toer ditahan oleh pemerintahan Soeharto karena pandangan pro-Komunis Chinanya. Ia ditahan di Pulau Nusakambangan dan Pulau Buru tanpa proses pengadilan. Selama masa penahanan di Pulau Buru ia dilarang menulis buku. Namun, akhirnya bisa menulis kembali setelah memperoleh pena dan kertas. Apa yang ia tahanan lain yang mengagumkan pekerjaannya. Selama dalam penjara (\( 1965 \)-\( 1979 \)) ia menulis empat rangkaian novel sejarah yang kemudian semakin mengukuhkan reputasinya. Dua di antaranya, Bumi Manusia (\( 1980 \)) dan Anak Semua Bangsa (\( 1980 \)), mendapat perhatian dan kritikan setelah diterbitkan, dan pemerintah memberedelnya. Dua volume lainnya dari trilogi ini, Jejak Langkah dan Rumah Kaca terpaksa dipublikasikan di luar negeri. Karya ini menggambarkan secara komprehensif tentang masyarakat Jawa ketika Belanda masih memerintah di awal abad-\( 20 \). Sebagai perbandingan dengan karya awalnya, karya terakhirnya ini ditulis dengan gaya bahasa naratif yang sederhana. Sementara itu, enam buku lainnya disita oleh pemerintah dan hilang untuk selamanya. |
Hal yang istimewa pada diri tokoh Pramoedya Ananta Toer adalah ....
| A. | Saat dipenjara, ia tetap menulis dan mampu menghasilkan beberapa karya sastra berbobot. |
| B. | Gaya bahasa yang digunakan pada karya-karya terakhirnya adalah naratif yang sederhana. |
| C. | Karya yang ditulisnya menggambarkan masyarakat Jawa ketika Belanda memerintah di awal abad \( 20 \). |
| D. | Buku-bukunya banyak disita oleh pemerintah Belanda dan hilang untuk selamanya. |
| E. | Dua karyanya mendapat perhatian dan kritikan setelah pemerintah memberedelnya. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Keistimewaan tokoh ditekankan pada keteguhan berkarya dalam kondisi sulit: saat ditahan dan bahkan sempat dilarang menulis, ia tetap menulis kembali setelah mendapat alat tulis dan menghasilkan rangkaian karya penting. Ini paling tepat dirumuskan oleh opsi A.
Uji opsi:
A sesuai karena menonjolkan hal luar biasa: tetap produktif di penjara.
B dan C benar sebagai informasi, tetapi bukan “istimewa” (lebih berupa ciri/isi karya).
D salah karena yang menyita adalah pemerintah (pada masa Soeharto), bukan “pemerintah Belanda”.
E tidak tepat karena perhatian/kritik terjadi setelah terbit; inti “istimewa” bukan pada respons publik.
Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Soal 14.Masalah yang dihadapi tokoh dalam paragraf tersebut adalah ....
| A. | Pramoedya hanya bercerita tentang masyarakat Jawa di zaman Belanda. |
| B. | Dua karya Pramoedya yang dipublikasikan di luar negeri hilang. |
| C. | Empat rangkaian novel sejarah karya Pramoedya mendapat kritikan. |
| D. | Pramoedya kehilangan dua buah novel dan enam buku lainnya. |
| E. | Pramoedya dilarang menuangkan pikirannya dalam tulisan. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Masalah utama yang menimpa tokoh (sebagai hambatan langsung terhadap dirinya) adalah larangan menulis ketika menjalani penahanan. Ini dinyatakan tegas dalam teks: “Selama masa penahanan ... ia dilarang menulis buku.” Maka opsi E paling tepat.
Uji opsi:
A bukan masalah, melainkan topik karya.
B tidak sesuai dengan teks (yang disebut dipublikasikan di luar negeri, bukan hilang).
C “kritikan” bukan masalah utama; teks menonjolkan penahanan dan pelarangan menulis.
D memang ada penyitaan/hilangnya buku, tetapi inti masalah personal yang paling menekan adalah pelarangan menulis.
E tepat karena langsung menyatakan bentuk pengekangan yang dialami tokoh.
Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Soal 15.Cermati kutipan hikayat berikut untuk soal nomor 15 dan 16!
|
Kata yang empunya cerita, adalah seekor kera duduk menjadi raja dalam suatu hutan. Setelah beberapa lamanya memerintah, raja itu pun tualah,
lalu bangun seekor kera yang muda daripada keturunannya juga, mengalahkannya. Kera itu pun larilah mengasingkan diri ke pinggir laut,
dan di situ ia diam pada sebuah pohon ara yang tumbuh di tepi pantai. Pada suatu hari, sengaja ia duduk semakan buah-buah ara,
tiba-tiba terlepas sebiji dari tangannya, jatuh ke dalam air. Amat merdu terdengar buah jatuh itu, lalu dipetiknya beberapa buah,
dijatuh-jatuhkannya dengan sengaja. Sejak waktu itu menjadi suatu kesenangan baginya melempar-lempar buah ke dalam laut.
(Kalfiyah dan Dzimnah) |
Karakteristik sastra Melayu klasik dalam kutipan tersebut berupa “tokohnya binatang” adalah ....
| A. | Seekor kera menjadi raja di sebuah hutan. |
| B. | Raja yang memiliki rakyat seekor kera. |
| C. | Suatu kerajaan didampingi oleh seekor kera. |
| D. | Kera yang sudah tua berperilaku bijaksana. |
| E. | Seekor kera yang memiliki istana. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Bukti “tokohnya binatang” paling jelas ketika seekor kera diposisikan sebagai pelaku utama dan bahkan menjadi raja. Kalimat pada teks menyatakan langsung “seekor kera duduk menjadi raja ...”, sehingga opsi A paling tepat.
Uji opsi:
A tepat karena sama persis dengan isi kutipan: kera menjadi raja.
B, C, dan E tidak dinyatakan dalam kutipan (tidak ada “rakyat seekor kera”, “didampingi”, atau “istana”).
D tidak menjadi penanda utama “tokohnya binatang”; yang ditekankan adalah binatang sebagai tokoh utama, bukan sifat bijaksananya.
Catatan format LaTeX wajib: simbol \( \gt \) dan \( \lt \).
Soal 16.Nilai moral dalam kutipan tersebut adalah ...
A. Perilaku yang memperebutkan kekuasaan dengan tidak wajar.
B. Perilaku yang tidak mampu menerima kekalahan sehingga mengucilkan diri.
C. Saling mencela antara kaum tua dan kaum muda.
D. Tindakan menyiksa diri karena merasa kecewa.
E. Perasaan dendam yang tua terhadap yang muda.
Jawaban & Analisis
Catatan penting: Teks “kutipan” untuk soal nomor 16 tidak tampak pada gambar yang Anda kirim (yang terlihat hanya opsi A–E). Karena itu, jawaban tidak bisa dipastikan berbasis bukti kutipan.
Jika kutipan membahas konflik antar generasi (tua vs muda) berupa saling mengejek/mencela, maka opsi yang paling tepat biasanya C (saling mencela antara kaum tua dan kaum muda), karena itu berbentuk nilai moral yang jelas dan langsung terkait relasi sosial.
Ringkas uji opsi (berdasarkan kemungkinan tema):
A cocok bila kutipan menyorot perebutan kekuasaan.
B cocok bila inti kutipan adalah sikap tidak sportif/menarik diri setelah kalah.
C cocok bila kutipan menonjolkan saling merendahkan tua–muda.
D cocok bila tokoh menyakiti diri akibat kecewa/putus asa.
E cocok bila yang ditekankan adalah dendam pihak tua kepada pihak muda.
Contoh perintah LaTeX wajib: \( \gt \) dan \( \lt \).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10