Soal 41
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
- Peristiwa ledakan di hotel itu sangat mengejutkan beberapa karyawan yang sedang beristirahat.
- Banyak korban yang mati akibat peristiwa itu.
- Baik laki-laki ataupun perempuan.
- Regu penyelamat datang menolong para buruh yang terkena ledakan bom.
Kalimat yang menggunakan kata berameliorasi terdapat pada nomor....
- 1
- 2
- 3
- 4
Analisa & Jawaban
Konsep: Ameliorasi adalah pemilihan kata yang terasa lebih halus/lebih tinggi nilainya (lebih “baik”) dibanding padanan yang dianggap lebih kasar atau lebih rendah.
Analisis opsi berdasarkan kalimat:
- (1) Memakai kata karyawan (lebih halus/lebih “bernilai” sebagai sebutan pekerja) dibanding padanan yang sering dianggap lebih rendah seperti buruh. Ini contoh kecenderungan amelioratif.
- (2) Kata mati cenderung lugas/keras; bukan ameliorasi.
- (3) Tidak memuat kata yang menunjukkan ameliorasi; hanya penyebutan jenis kelamin.
- (4) Memakai kata buruh yang justru tidak lebih halus dibanding “karyawan”; bukan ameliorasi.
Jawaban: A (1)
Soal 42
Kalimat yang menggunakan kata bersinestesia adalah....
- Setelah makan sambal pedas itu, perutku mulas.
- Istrinya yang beli sudah mendapat pekerjaan lagi.
- Kata-katanya halus karena tidak ingin menyakiti lawan bicaranya.
- Ia terpaksa mengikuti sumitnya ke wilayah kekuasaan Republik.
Analisa & Jawaban
Konsep: Sinestesia adalah pemindahan tanggapan indera (misalnya sifat indera peraba dipakai untuk hal yang seharusnya ditangkap indera lain).
Analisis opsi:
- A Hubungan sebab-akibat biasa (makan pedas → mulas), bukan sinestesia.
- B Kalimat berita biasa, tidak ada pemindahan indera.
- C Sinestesia: kata halus (rasa/tekstur peraba) dipakai untuk kata-kata (ujaran/bahasa), sehingga terjadi pergeseran tanggapan indera.
- D Kalimat berita biasa, tidak ada pemindahan indera.
Jawaban: C
Soal 43
Kalimat yang menggunakan kata tidak baku adalah....
- Sarana komunikasi yang menggunakan bahasa lisan berkembang menjadi sarana telepon, video, dan sebagainya.
- Makin banyak industri berproduk, kian banyak emisi gas yang dihasilkan.
- Di masa pertumbuhan, untuk menunjang segala aktivitas diperlukan gizi yang cukup.
- Tidak heran kalau sekarang kamu ingin bergabung lagi dalam hobi baru yang mengasyikkan, terjun payung.
Analisa & Jawaban
Konsep: Kata tidak baku adalah kata yang tidak sesuai bentuk standar (KBBI/kaidah umum) untuk konteks formal.
Analisis opsi:
- A Diksi umum dan lazim untuk ragam baku.
- B Memuat kata berproduk yang tidak lazim sebagai bentuk baku dalam konteks ini; yang lebih tepat biasanya berproduksi atau memproduksi.
- C Diksi baku dan efektif.
- D Diksi masih wajar dan tidak memuat kata yang jelas-jelas tidak baku.
Jawaban: B
Soal 44
Perhatikan silogisme berikut!
- Menurut tata tertib yang berlaku di SMP Harapan Bangsa, semua siswa tidak boleh mengendarai sepeda motor ke sekolah.
- Ramli adalah siswa kelas tiga SMP tersebut.
Kesimpulan kedua kalimat tersebut adalah....
- Ramli mengendarai sepeda motor ke sekolah jadi dilarang.
- Ramli tidak boleh mengendarai sepeda motor ke sekolah.
- Ramli siswa kelas III SMP Harapan Bangsa diberikan dispensasi.
- Siswa yang naik sepeda motor tidak harus dikenakan hukuman.
Analisa & Jawaban
Struktur silogisme:
- Premis umum: Semua siswa SMP Harapan Bangsa tidak boleh mengendarai sepeda motor ke sekolah.
- Premis khusus: Ramli adalah siswa SMP Harapan Bangsa.
- Kesimpulan logis: Ramli tidak boleh mengendarai sepeda motor ke sekolah.
Analisis opsi:
- A Redaksi janggal dan tidak tepat sebagai kesimpulan formal (seolah Ramli sudah mengendarai, lalu “jadi dilarang”).
- B Paling tepat: langsung menurunkan larangan umum kepada kasus Ramli.
- C Tidak didukung premis (dispensasi tidak disebut).
- D Bertentangan/keluar dari premis (premis tidak membahas hukuman, hanya larangan).
Jawaban: B
Soal 45
Bacalah paragraf berikut!
- Dahulu kebun-kebun itu merupakan penghasil sayur terbesar di daerah ini.
- Lahan itu tidak dapat ditanami lagi sejak terkena limbah industri.
- Bertahun-tahun pemerintah daerah dan perguruan tinggi meneliti tingkat pencemaran daerah itu.
- Syukurlah, sekarang lahan kritis itu sudah mulai dapat ditanami sayur lagi oleh para petani.
Kalimat majemuk bertingkat dalam paragraf tersebut ditandai nomor....
- (1)
- (2)
- (3)
- (4)
Analisa & Jawaban
Konsep: Kalimat majemuk bertingkat memiliki anak kalimat (klausa yang bergantung) yang biasanya ditandai konjungsi seperti “sejak”, “karena”, “jika”, “walaupun”, dan sebagainya.
Analisis kalimat:
- (1) Kalimat tunggal (informasi waktu “dahulu” hanya keterangan, bukan anak kalimat).
- (2) Majemuk bertingkat: ada bagian bertingkat yang ditandai sejak pada frasa klausal “sejak terkena limbah industri” (menjelaskan waktu/sebab terjadinya kondisi lahan).
- (3) Kalimat tunggal (S-P-O/K tanpa anak kalimat).
- (4) Kalimat tunggal (keterangan “sekarang” bukan anak kalimat).
Jawaban: B (2)
Daftar Soal TKA Bahasa Indonesia SMP
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 1
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 2
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 3
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 4
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 5
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 6
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 7
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 8
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 9
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 10
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 11
- Soal TKA Bahasa Indonesia SMP Nomor 12