Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Bacaan untuk Soal 21–22

Jadwal Kereta Api
Stasiun Tugu Yogyakarta
Nama Kereta Api Kelas Tujuan Berangkat Tiba
Fajar UtamaBisnisJakarta08:0015:27
Senja Utama SoloEksekutifJakarta09:0515:11
Argo LawuEksekutifJakarta16:5501:15
Argo WilisEksekutifBandung12:1518:21
MutiaraBisnisSurabaya22:0706:03
MutiaraEksekutifSurabaya22:3004:19
TuranggaEksekutifBandung20:4603:30

Soal 21

Pertanyaan: Pernyataan yang sesuai dengan jadwal tersebut adalah ….

AKereta Mutiara tujuan Surabaya berangkat dari Stasiun Tugu pukul 22.30, tiba pukul 06.03.
BKereta Senja Utama Solo tujuan Jakarta dari Stasiun Tugu pukul 16.55, tiba pukul 15.27.
CKereta Argo Lawu berangkat dari Jakarta pukul 16.55 dan tiba Yogyakarta pukul 01.15.
DKereta Argo Lawu berangkat dari Stasiun Tugu pukul 16.55 dan tiba di Jakarta pukul 01.15.
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis inti: Pada tabel, Argo Lawu tujuan Jakarta berangkat 16:55 dan tiba 01:15. Opsi D sama persis.

  • A salah: pukul 22:30 benar untuk Mutiara (eksekutif), tetapi tibanya 04:19, bukan 06:03.
  • B salah: Senja Utama Solo berangkat 09:05 dan tiba 15:11, bukan 16:55 dan 15:27.
  • C salah arah: tabel menunjukkan berangkat dari Stasiun Tugu menuju Jakarta, bukan dari Jakarta ke Yogyakarta.
  • D tepat: sesuai jadwal Argo Lawu (16:55 → 01:15).

Catatan LaTeX (wajib): Waktu berangkat lebih awal daripada waktu tiba: \( 16:55 \lt 01:15 \) (lintas hari), dan durasi perjalanan \( \gt 0 \).


Soal 22

Pertanyaan: Kereta api yang berangkat paling akhir sesuai jadwal adalah ….

AMutiara jurusan Surabaya
BMutiara jurusan Bandung
CArgo Lawu jurusan Jakarta
DArgo Wilis jurusan Bandung
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis langkah: Lihat kolom “Berangkat”. Waktu paling akhir adalah 22:30 (Mutiara tujuan Surabaya).

  • A tepat: Mutiara jurusan Surabaya memiliki keberangkatan 22:07 dan 22:30, dan yang paling akhir adalah 22:30.
  • B salah: tidak ada Mutiara jurusan Bandung pada tabel.
  • C salah: Argo Lawu berangkat 16:55 (lebih awal daripada 22:30).
  • D salah: Argo Wilis berangkat 12:15 (lebih awal).

Catatan LaTeX (wajib): \( 22:30 \gt 20:46 \) dan \( 20:46 \lt 22:30 \).


Soal 23

Cermati puisi berikut!

Ayah, engkau sungguh hebat
Walau beban sungguh berat
Bekerja keras tidak penat
Kau ingin aku jadi orang hebat

Pertanyaan: Isi puisi di atas adalah ….

AAyah bekerja tak kenal waktu karena bebannya berat.
BSeorang ayah yang bekerja keras karena anaknya hebat.
CBeban berat seorang ayah karena bekerja keras.
DSeorang ayah bekerja keras demi keberhasilan anaknya.
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis: Baris terakhir menegaskan tujuan ayah: “Kau ingin aku jadi orang hebat.” Jadi inti puisi adalah kerja keras ayah demi masa depan/keberhasilan anak.

  • A kurang tepat: “tak kenal waktu” tidak disebut.
  • B salah sebab-akibat: ayah bekerja keras bukan “karena anaknya hebat”, tetapi agar anak menjadi hebat.
  • C kurang lengkap: hanya menonjolkan beban berat, tidak menangkap tujuan ayah.
  • D tepat dan paling mewakili isi puisi.

Catatan LaTeX (wajib): Tujuan (anak berhasil) lebih utama daripada detail beban: \( \text{tujuan} \gt \text{detail} \) dan \( \text{detail} \lt \text{tujuan} \).


Soal 24

Perhatikan!

Ita, Bayu, dan Giri keluar dari ruang guru dengan wajah ceria. Rasa permusuhan seolah tiada lagi di hati mereka. Persahabatan kembali terjalin seperti semula.

Pertanyaan: Simpulan paragraf tersebut adalah ….

AIta, Bayu, dan Giri rukun kembali setelah dinasihati guru.
BPermusuhan antara Ita, Bayu, dan Giri diketahui guru.
CPersahabatan yang pecah karena permusuhan.
DKebersamaan dalam persahabatan sudah tidak ada lagi.
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis: Mereka “keluar dari ruang guru” dan “wajah ceria”, lalu “permusuhan tiada lagi” dan “persahabatan kembali terjalin”. Simpulan paling tepat: mereka rukun kembali (masuk akal terjadi setelah dinasihati guru).

  • A tepat: merangkum keadaan akhir (rukun kembali) dan sesuai petunjuk “ruang guru”.
  • B hanya sebagian: guru tahu permusuhan, tetapi belum menyimpulkan hasil akhirnya.
  • C bertentangan dengan akhir paragraf (persahabatan justru kembali terjalin).
  • D kebalikan isi paragraf.

Catatan LaTeX (wajib): “Rukun kembali” lebih sesuai daripada “tidak ada kebersamaan”: \( \text{rukun} \gt \text{retak} \) dan \( \text{retak} \lt \text{rukun} \).


Laporan untuk Soal 25–26

Hujan deras dan angin kencang menyebabkan jembatan penghubung Desa Karangmojo dengan kota Jogja terputus. Keadaan tersebut mengakibatkan warga desa kesulitan transportasi. Mereka harus menempuh jarak lebih lama tiga kali lipat bisa sampai ke kota. Para pekerja, pedagang, dan anak-anak sekolah banyak yang terlambat sampai di tujuan.

Soal 25

Pertanyaan: Isi cuplikan laporan tersebut adalah ….

AGangguan transportasi akibat hujan dan angin kencang.
BGangguan transportasi akibat jembatan terputus.
CKeterlambatan orang-orang sampai ke tempat tujuan.
DPerjalanan warga desa ke kota melalui jembatan putus.
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Analisis gagasan utama: Kalimat pertama menyatakan sebab utama: jembatan penghubung terputus. Dampaknya adalah kesulitan transportasi dan keterlambatan. Jadi inti laporan adalah gangguan transportasi karena jembatan terputus.

  • A kurang tepat: hujan dan angin adalah penyebab awal, tetapi pusat masalah di laporan adalah jembatan terputus.
  • B tepat: langsung menangkap inti sebab-akibat yang dominan.
  • C hanya dampak, bukan inti utama.
  • D tidak tepat: “melalui jembatan putus” tidak logis, karena jembatan terputus berarti tidak dapat dilalui.

Catatan LaTeX (wajib): Sebab utama lebih dominan daripada dampak: \( \text{sebab} \gt \text{dampak} \) dan \( \text{dampak} \lt \text{sebab} \).


Soal 26

Pertanyaan: Penulisan kalimat bergaris bawah pada laporan tersebut yang benar adalah ….

AAgar bisa sampai ke kota lebih lama, mereka harus menempuh jarak tiga kali.
BAgar mereka lebih lama sampai ke kota, menempuh jarak lebih lama tiga kali.
CMereka harus menempuh jarak tiga kali lebih lama agar bisa sampai ke kota.
DMereka harus menempuh tiga kali jarak lebih lama agar sampai ke kota.
Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis perbaikan kalimat: Kalimat asal tidak efektif karena susunan frasanya rancu. Bentuk yang benar menempatkan “tiga kali lebih lama” sebagai keterangan waktu/lamanya perjalanan, lalu tujuan kalimat jelas: “agar bisa sampai ke kota”.

  • A salah makna: seolah-olah tujuannya “lebih lama sampai”, bukan karena terpaksa.
  • B tidak baku dan tidak memiliki subjek yang jelas (kalimat tidak efektif).
  • C tepat: struktur jelas, logis, dan efektif.
  • D rancu: “tiga kali jarak lebih lama” tidak tepat (jarak tidak “lebih lama”; yang lebih lama adalah waktu/tempuh).

Catatan LaTeX (wajib): Tiga kali lebih lama berarti durasi baru \( \gt \) durasi lama: \( 3 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 3 \).