Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 6

Cermati teks cerita ulang berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!

Mahatma Gandhi dilahirkan pada tanggal 2 Oktober 1869 di Porbandar, Gujarat, India Britania, dan meninggal pada tanggal 30 Januari 1948 di New Delhi, India. Nama lahir dari Mahatma Gandhi adalah Mohandas Karamchand Gandhi. Beliau adalah pemimpin rohani di balik kemerdekaan India. Gandhi (sebutan akrabnya) telah menentang penjajahan Inggris atas India. Gandhi memulai suatu gerakan tanpa kekerasan untuk memimpin India menuju demokrasi, perdamaian, dan kemerdekaan. Gandhi dipenjara beberapa kali dan sempat hampir mati karena kelaparan. Namun, dengan tekad yang kuat, akhirnya beliau berhasil meraih apa yang dicita-citakannya.

Keteladanan yang dapat dipetik dari tokoh Mahatma Gandhi dalam kutipan tersebut adalah ....

A. seorang pemimpin rohani yang pemberani
B. rela dipenjara demi menegakkan kebenaran
C. berjuang melawan penjajahan Inggris
D. pemimpin perang sejati meraih kemerdekaan
E. berhasil memerdekakan India tanpa kekerasan

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Keteladanan (teladan yang bisa dicontoh) harus diambil dari ciri perjuangan tokoh yang paling ditekankan dalam teks. Kutipan menegaskan bahwa Gandhi “memulai suatu gerakan tanpa kekerasan” untuk memimpin India menuju demokrasi, perdamaian, dan kemerdekaan. Jadi teladan utamanya adalah perjuangan meraih kemerdekaan dengan cara tanpa kekerasan.

Penekanan kutipan gerakan tanpa kekerasan menuju kemerdekaan
Mengapa E tepat E paling sesuai dengan gagasan inti: meraih kemerdekaan lewat perjuangan nonkekerasan.

A, B, dan C memang sesuai sebagai rincian (pemimpin rohani, dipenjara, melawan Inggris), tetapi belum menangkap ciri utama yang ditekankan, yaitu “tanpa kekerasan”. D salah karena menyebut “perang sejati”, padahal teks menekankan nonkekerasan. Ketepatan yang menangkap inti lebih kuat \(2 \gt 1\) daripada yang hanya memuat rincian \(1 \lt 2\).


Soal 7

Apa yang menyemangati Gandhi dalam meraih cita-citanya?

A. Menjadi pemimpin rohani di balik kemerdekaan.
B. Tekad yang kuat dan berjuang tanpa kekerasan.
C. Ia dilahirkan di Porbandar, Gujarat, India Britania.
D. Ia pernah beberapa kali masuk penjara.
E. Ia hampir meninggal karena kelaparan saat di penjara.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Pertanyaan menanyakan hal yang “menyemangati” (pendorong) Gandhi untuk meraih cita-citanya. Pada kalimat penutup kutipan tertulis: “Namun, dengan tekad yang kuat, akhirnya beliau berhasil meraih apa yang dicita-citakannya.” Selain itu, cara perjuangan yang ditekankan adalah “gerakan tanpa kekerasan”. Opsi B memadukan dua unsur yang paling relevan sebagai pendorong: tekad kuat dan prinsip perjuangan nonkekerasan.

Bukti langsung “dengan tekad yang kuat”
Cara perjuangan “gerakan tanpa kekerasan”

A adalah akibat/posisi (pemimpin rohani), bukan pendorong. C hanya data tempat lahir. D dan E adalah pengalaman pahit, tetapi teks menekankan pendorong utamanya “tekad yang kuat”. Kecocokan bukti dengan jawaban B lebih tepat \(2 \gt 1\) daripada opsi lain \(1 \lt 2\).


Soal 8

Cermati kalimat berikut!

Dengan memanfaatkan anggaran yang ada, pemerintah pusat terus mengoptimalkan perlindungan menyeluruh kepada para pekerja melalui program pemenuhan hak-hak pekerja.

Inti kalimat tersebut adalah ....

A. pemerintah mengoptimalkan perlindungan kepada pekerja
B. pemerintah terus mengoptimalkan perlindungan kepada pekerja
C. pemerintah mengoptimalkan perlindungan hak-hak pekerja
D. dengan anggaran, pemerintah terus mengoptimalkan perlindungan
E. dengan anggaran, pemerintah mengoptimalkan perlindungan

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: B

“Inti kalimat” biasanya adalah unsur pokok S-P (dan bila perlu O) tanpa keterangan tambahan. Pada kalimat tersebut: Subjek = “pemerintah pusat”, Predikat = “terus mengoptimalkan”, Objek/Pelengkap = “perlindungan (menyeluruh) kepada para pekerja”. Keterangan cara/sarana seperti “Dengan memanfaatkan anggaran yang ada” dan keterangan cara “melalui program ...” bukan inti. Opsi B tepat karena memuat unsur pokok: pemerintah terus mengoptimalkan perlindungan kepada pekerja.

Subjek pemerintah pusat
Predikat terus mengoptimalkan
Objek/Pelengkap perlindungan kepada para pekerja

A menghilangkan kata “terus” yang merupakan bagian predikat pada kalimat asli. C mengubah fokus menjadi “perlindungan hak-hak pekerja”, padahal struktur aslinya “perlindungan ... melalui program pemenuhan hak-hak pekerja”. D dan E masih memuat keterangan “dengan anggaran” yang bukan inti. Maka B paling tepat \(2 \gt 1\) daripada yang masih bercampur keterangan \(1 \lt 2\).


Soal 9

Bacalah teks berikut!

Teks 1

Ikan koi merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang bernilai ekonomi tinggi, paling banyak dicari, berpotensi untuk dibudidayakan di Indonesia. Ikan ini pertama kali dikembangkan di Jepang. Mereka mengembangkannya dari ikan mas (karper). Sejak 1920-an, Jepang berhasil menyilangkan beberapa strain ikan karper menjadi ikan koi dengan berbagai varian menarik lainnya.

Teks 2

Ikan koi merupakan ikan hias air tawar yang dipelihara di kolam bukan di dalam akuarium. Daya tarik ikan koi terdapat pada warna-warna jika dilihat dari atas. Ikan ini memerlukan gerak yang luas. Jenis ikan ini tidak mudah dikembangbiakan. Perlu sarana yang memadai dan modal besar untuk mengembangkannya.

Perbedaan isi teks laporan hasil observasi tersebut adalah ....

Opsi Teks 1 Teks 2
A pembudidayaan ikan koi manfaat ikan koi
B manfaat ikan koi kehidupan ikan koi
C keistimewaan ikan koi budidaya ikan koi
D pemeliharaan ikan koi sejarah ikan koi
E sejarah kehidupan ikan koi pemeliharaan ikan koi
Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Teks 1 membahas asal-usul dan perkembangan koi: pertama dikembangkan di Jepang, berasal dari ikan mas (karper), sejak 1920-an terjadi penyilangan strain. Ini menunjukkan fokus pada sejarah/perkembangan ikan koi.

Teks 2 membahas cara pemeliharaan dan kebutuhan koi: dipelihara di kolam, daya tarik warna, butuh ruang gerak luas, sulit dikembangbiakkan, perlu sarana dan modal. Ini fokus pada pemeliharaan/kebutuhan budidaya praktis. Pasangan yang tepat adalah “sejarah kehidupan ikan koi” (Teks 1) dan “pemeliharaan ikan koi” (Teks 2), yaitu opsi E.

Opsi lain tidak tepat karena menempatkan fokus terbalik atau memasukkan hal yang tidak dibahas (misalnya “manfaat”). Ketepatan pemetaan isi Teks 1 dan Teks 2 pada E lebih kuat \(2 \gt 1\) daripada opsi lain \(1 \lt 2\).


Soal 10

Cermati paragraf berikut!

Saat menengok puluhan karya Agoes, pengunjung bisa memahami hubungan antara alam dan manusia. Dia memanfaatkan bahan berupa kayu nangka karena pohon itu mudah ditemukan. Selain itu, kayu nangka punya kadar air yang baik sehingga bisa bertahan lama.

Kata itu merujuk pada pengertian ....

A. mudah ditemukan
B. manfaat bahan
C. menengok karya Agoes
D. memahami hubungan
E. alam dan manusia

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: A

Dalam paragraf, terdapat kalimat: “Dia memanfaatkan bahan berupa kayu nangka karena pohon itu mudah ditemukan.” Kata itu berfungsi sebagai penunjuk yang mengarah pada bagian yang dijelaskan setelahnya, yaitu keadaan yang menjadi alasan pemilihan kayu nangka. Alasan tersebut dinyatakan jelas: mudah ditemukan. Maka rujukannya sesuai dengan opsi A.

Konteks “pohon itu” diikuti alasan “mudah ditemukan”
Rujukan yang ditanya makna penunjuk “itu” dalam hubungan sebab (alasan pemilihan bahan)

B, C, D, dan E adalah unsur lain dalam paragraf, tetapi bukan bagian yang ditunjuk oleh “itu” dalam struktur kalimat sebab-akibat tersebut. Ketepatan rujukan A lebih kuat \(2 \gt 1\) daripada pilihan lain \(1 \lt 2\).