36. Bacalah paragraf berikut!
Gejala anarkisme muncul di hampir semua daerah, bahkan hampir di semua sektor kehidupan, termasuk kelompok menengah atas yang selama ini relatif imun terhadap gejolak sosial. Merebaknya ... narkotika dan obat-obatan terlarang dalam skala begitu besar mencerminkan kegamangan masyarakat dalam ... perubahan nilai serta ... yang terjadi silih berganti dengan cepat.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
| A. | menggunakan, menyikapi, pengembangan |
| B. | digunakan, tersikapi, pengembang |
| C. | penggunaan, menyikapi, perkembangan |
| D. | menggunakan, menyikapi, berkembang |
| E. | penggunaan, menyikapi, terkembangkan |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
(1) Setelah kata “Merebaknya ... narkotika” diperlukan nomina sebagai inti frasa, sehingga bentuk yang tepat adalah penggunaan (bukan “menggunakan” atau “digunakan”).
(2) Pada bagian “kegamangan masyarakat dalam ... perubahan nilai” diperlukan verba yang menyatakan tindakan/kemampuan menghadapi perubahan, sehingga tepat menyikapi.
(3) Pada bagian “serta ... yang terjadi silih berganti” diperlukan nomina yang selaras dengan “perubahan nilai”, sehingga tepat perkembangan.
Uji opsi:
A salah karena “menggunakan narkotika” tidak cocok setelah “Merebaknya” (harus nomina: “penggunaan”).
B salah karena “digunakan narkotika” janggal secara makna dan “pengembang” tidak sejalan konteks perubahan sosial.
C benar karena ketiga kata membentuk struktur yang gramatikal dan logis: “Merebaknya penggunaan ... kegamangan ... dalam menyikapi ... serta perkembangan ...”.
D salah karena “berkembang” adalah verba, padahal yang dibutuhkan nomina untuk “serta ... yang terjadi”.
E salah karena “terkembangkan” janggal dan tidak lazim untuk konteks “yang terjadi silih berganti”.
Catatan format LaTeX wajib: simbol perbandingan \( \gt \) dan \( \lt \).
37. Bacalah paragraf berikut!
Setibanya di puncak tangga, dia berhenti dulu. Setelah hilang rasa penat, ia melanjutkan perjalanannya dengan mengayunkan langkahnya .... Tiba-tiba dia terusik dengan teriakan seorang anak yang ... ibunya. Dia mencoba mencari dari mana arah teriakan itu. Ternyata berasal dari rumah paling ujung di rumah susun tersebut. Dengan spontan ia berlari menuju ke arah tersebut dan dia ... pintu rumah itu agar segera dibuka. Tenyata anak itu ditinggal seorang diri oleh ibunya.
Kata ulang yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....
| A. | perlahan-lahan, memanggil-manggil, mengetuk-ngetuk |
| B. | perlahan-lahan, panggil-memanggil, ketuk-ketuk |
| C. | lahan-perlahan, dipanggil-panggil, diketuk-ketuk |
| D. | lahan-perlahan, panggil-panggilan, ketuk-ketukan |
| E. | perlahan-perlahan, manggil-manggil, terketuk-ketuk |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
(1) “mengayunkan langkahnya ...” paling sesuai dengan keterangan cara perlahan-lahan (gerak pelan setelah lelah).
(2) “teriakan seorang anak yang ... ibunya” paling tepat memakai bentuk berulang untuk tindakan berulang: memanggil-manggil (anak memanggil berkali-kali).
(3) “dia ... pintu rumah itu” memerlukan tindakan berulang yang wajar: mengetuk-ngetuk.
Uji opsi:
A tepat dan paling lazim dipakai dalam narasi.
B kurang tepat karena “panggil-memanggil” lebih cocok untuk saling memanggil (dua pihak), bukan satu anak memanggil ibunya; “ketuk-ketuk” kurang selaras karena kalimat menuntut bentuk berimbuhan sebagai predikat yang menyatu dengan “dia ... pintu”.
C salah karena “lahan-perlahan” tidak lazim; bentuk pasif “dipanggil-panggil” dan “diketuk-ketuk” tidak sesuai karena subjeknya “dia” melakukan tindakan, bukan dikenai tindakan.
D salah karena “panggil-panggilan” dan “ketuk-ketukan” bermakna saling/berbalasan, tidak sesuai konteks.
E salah karena “perlahan-perlahan” kurang baku dibanding “perlahan-lahan”, “manggil-manggil” tidak baku, dan “terketuk-ketuk” bermakna “tidak sengaja/terjadi”, bukan tindakan sengaja mengetuk.
Catatan format LaTeX wajib: simbol perbandingan \( \gt \) dan \( \lt \).
38. Bacalah teks berikut!
Bapak dan ibu guru serta rekan-rekan yang terhormat,
Pada prinsipnya penerapan pendidikan berkarakter tidak hanya berlaku di sekolah. Masyarakat, pemerintah, dan keluarga harus mempunyai prinsip yang sama.
Demikian juga dengan penayangan acara televisi, hendaknya mengutamakan pendidikan berkarakter. Pihak-pihak tersebut harus sejalan dan serasi.
Isi teks tersebut bermakna sama dengan peribahasa ....
| A. | Kalau tidak ada beroda, mana mungkin tempua bersarang rendah. |
| B. | Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. |
| C. | Ada padang, ada belalang, ada air ada pula ikannya. |
| D. | Menang jadi arang, kalah jadi abu. |
| E. | Kata berjawab, gayung bersambut. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Teks menekankan bahwa pendidikan berkarakter harus dilakukan bersama oleh berbagai pihak (sekolah, masyarakat, pemerintah, keluarga) dan semuanya harus “sejalan dan serasi”. Makna ini paling sesuai dengan peribahasa “Kata berjawab, gayung bersambut” yang menggambarkan adanya sambutan/kerja sama yang selaras antara pihak-pihak terkait.
Uji opsi:
A membahas sebab-akibat terkait keadaan tertentu, bukan keselarasan antarpihak.
B membahas satu kesalahan kecil merusak keseluruhan, tidak sesuai isi teks.
C membahas kecocokan tempat dengan rezeki/keadaan, bukan kerja sama sejalan.
D membahas konflik menang-kalah yang merugikan kedua pihak, tidak sesuai.
E tepat karena menggambarkan saling menyambut dan seirama, sama dengan “sejalan dan serasi”.
Catatan format LaTeX wajib: simbol perbandingan \( \gt \) dan \( \lt \).
39. Cermati ilustrasi berikut!
“Bapak Wakil Gubernur dan hadirin yang saya hormati! Para TKI yang akan kita berangkatkan ini merupakan duta-duta perekonomian kita. Mereka adalah .... bagi keluarganya. Oleh karena itu, para TKI harus kita lindungi dengan cara menjamin keselamatan dan kesejahteraan mereka melalui program ‘satu pintu’.”
Ungkapan yang tepat untuk melengkapi kutipan pidato tersebut adalah ....
| A. | duta bangsa |
| B. | banting tulang |
| C. | tulang punggung |
| D. | bunga bangsa |
| E. | perpanjangan tangan |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Konteks kalimat “Mereka adalah .... bagi keluarganya” membutuhkan ungkapan yang bermakna penopang utama kehidupan/nafkah keluarga. Ungkapan yang tepat adalah tulang punggung, karena berarti pihak yang menjadi penyangga ekonomi keluarga.
Uji opsi:
A “duta bangsa” tidak cocok karena sebelumnya sudah disebut “duta-duta perekonomian”; frasa yang dibutuhkan adalah peran dalam keluarga.
B “banting tulang” adalah verba (bekerja keras), bukan nomina untuk mengisi pola “adalah ... bagi keluarganya”.
C tepat: nomina yang menyatakan penopang keluarga.
D “bunga bangsa” bermakna generasi terbaik/harapan bangsa, tidak spesifik pada peran ekonomi keluarga.
E “perpanjangan tangan” bermakna wakil/pelaksana, tidak sesuai konteks nafkah keluarga.
Catatan format LaTeX wajib: simbol perbandingan \( \gt \) dan \( \lt \).
40. Cermati kalimat-kalimat berikut!
1) Bagi siswa-siswi peserta lomba debat diminta berkumpul di aula.
2) Bagi siswa-siswi peserta pelatihan perpustakaan diharap segera daftar ulang.
Alasan kedua kalimat tersebut salah karena menggunakan ....
| A. | kata pelatihan dan perpustakaan |
| B. | kata depan bagi pada awal kalimat |
| C. | kata siswa-siswi untuk menunjukkan jamak |
| D. | kalimat pasif untuk mengumumkan |
| E. | kata peserta setelah subjek |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Kesalahan utama ada pada pemakaian kata depan “bagi” di awal kalimat yang membuat subjek kalimat menjadi kabur. Frasa “Bagi siswa-siswi ... diminta ...” dan “Bagi siswa-siswi ... diharap ...” seharusnya memakai subjek langsung, misalnya “Siswa-siswi peserta ... diminta ...” atau “Para peserta ... diharapkan ...”. Jadi, alasan yang tepat: penggunaan kata depan bagi pada awal kalimat.
Uji opsi:
A tidak tepat karena kata “pelatihan” dan “perpustakaan” tidak menyebabkan kesalahan struktur utama.
B tepat karena “bagi” mengubah fungsi frasa menjadi keterangan peruntukan, bukan subjek, sehingga kalimat tidak efektif.
C tidak tepat karena “siswa-siswi” memang menunjukkan laki-laki dan perempuan; masalah utama bukan penandaan jamak.
D tidak tepat karena penggunaan pasif boleh saja dalam pengumuman; yang salah adalah struktur pembukaan dengan “bagi”.
E tidak tepat karena “peserta” setelah subjek bukan pokok masalah; yang bermasalah adalah subjeknya tidak tegas akibat “bagi”.
Catatan format LaTeX wajib: simbol perbandingan \( \gt \) dan \( \lt \).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10