Bacalah kutipan tajuk rencana berikut untuk menjawab soal nomor 11 dan 12!
Sous le Ciel de Paris (Di bawah langit Paris), 30 November, 150 pemimpin dunia berkumpul, termasuk Presiden AS Barack Obama, Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri India Narendra Modi. Mereka akan mencoba lagi mencapai kesepakatan baru yang akan tahun lalu gagal dicapai di Kopenhagen.
Kali ini, dalam suasana lebih baik, diharapkan kesepakatan membatasi kenaikan suhu permukaan Bumi paling tinggi dua derajat dari suhu sebelum era Revolusi Industri bisa dicapai. Pada masa lalu, penghasil emisi besar dunia tidak mau tunduk. AS berpendapat, fokus tuntutan bukan hanya negara maju, melainkan juga negara berkembang. Tidak fair jika AS harus mengganti semua alat produksi menjadi ramah lingkungan dengan biaya mahal, yang akan membuat industrinya bakal tidak kompetitif.
Sebaliknya, argumen negara berkembang, kami baru memulai industri, mengapa dipaksa dan ditekan. Mestinya Anda yang harus lebih banyak berkorban karena sudah membakar bahan bakar fosil yang menghasilkan gas rumah kaca sejak dua setengah abad silam.
Semoga Konferensi Para Pihak (COP) ke-21 di Paris bisa melangkah maju dengan banyaknya elemen masyarakat dunia yang berunjuk rasa, mulai dari Seoul hingga Rio de Janeiro.
11. Opini penulis dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ....
| A. | Diharapkan tercapainya kesepakatan membatasi kenaikan suhu permukaan bumi. |
| B. | Sebanyak 150 pemimpin dunia hendaknya berkumpul di Paris pada tanggal 30 November. |
| C. | Pemimpin dunia mencoba mencapai kesepakatan yang pernah gagal. |
| D. | Tidak fair jika AS mengganti alat produksi menjadi ramah lingkungan. |
| E. | Negara COP diharapkan melangkah maju sehubungan banyaknya unjuk rasa. |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Kalimat yang jelas menunjukkan opini/harapan penulis adalah “diharapkan kesepakatan membatasi kenaikan suhu permukaan Bumi ... bisa dicapai”. Ini adalah sikap penulis (harapan), bukan sekadar laporan fakta. Secara makna, target pembatasan itu dapat dituliskan sebagai kenaikan suhu \( \lt 2^\circ\text{C} \) (paling tinggi dua derajat).
Analisis opsi:
A benar karena memuat kata kunci opini “diharapkan” dan inti gagasan pembatasan kenaikan suhu.
B salah karena hanya memparafrasekan fakta peristiwa berkumpulnya pemimpin dunia (informasi laporan).
C salah karena juga bersifat faktual: “mencoba lagi mencapai kesepakatan ... yang ... gagal dicapai”.
D salah karena itu adalah argumen pihak AS yang dikutip penulis, bukan opini penulis (penulis menampilkan dua kubu).
E kurang tepat: penulis memang berharap COP melangkah maju, tetapi alasan “sehubungan banyaknya unjuk rasa” bukan inti opini utama; inti utamanya adalah kesepakatan membatasi kenaikan suhu.
12. Pihak yang dituju penulis dalam kutipan tajuk rencana tersebut adalah ....
| A. | negara-negara maju |
| B. | negara-negara COP |
| C. | negara berkembang |
| D. | Amerika Serikat |
| E. | masyarakat dunia |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Teks membahas Konferensi Para Pihak (COP) dan proses kesepakatan iklim yang melibatkan negara-negara peserta (para pihak). Penulis menyoroti pertemuan pemimpin dunia dan berharap COP ke-21 “melangkah maju”, sehingga sasaran ajakan/harapan penulis adalah negara-negara yang terlibat dalam COP, bukan satu kubu saja.
Analisis opsi:
A kurang tepat karena penulis juga menuntut peran negara berkembang dan menampilkan perdebatan dua kubu, tidak hanya negara maju.
B tepat karena COP adalah forum “para pihak” (negara peserta) yang akan menghasilkan kesepakatan, dan penulis berharap COP ke-21 maju.
C kurang tepat karena penulis tidak hanya menuju negara berkembang; penulis membahas tuntutan ke dua sisi.
D salah karena AS hanya salah satu contoh pihak yang disebut, bukan satu-satunya target.
E kurang tepat karena “masyarakat dunia” disebut sebagai elemen yang berunjuk rasa, tetapi keputusan kesepakatan ada pada negara-negara peserta COP.
13. Cermatilah teks berikut!
Teks 1
Kehadiran Komet Ikeya-Seki yang dapat dilihat secara mata telanjang dan penampakannya berlangsung berhari-hari membuat beredar isu kala itu bahwa akan terjadi malapetaka besar. Isu itu kian membuat ngeri ketika orang-orang dapat menyaksikan secara jelas ekor Komet Ikeya-Seki yang tampak begitu besar dan seolah-olah akan membelah angkasa.
Teks 2
Gerhana bulan muncul apabila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar \(5^\circ\), tidak setiap oposisi bulan dengan matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 titik potong yang disebut node, yaitu titik tempat bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu \(29{,}53\) hari untuk bergerak dari titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Seharusnya, jika terjadi gerhana bulan akan diikuti dengan gerhana matahari dan kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Persamaan kedua teks tersebut adalah ....
| A. | membahas peristiwa malapetaka di bumi akibat komet |
| B. | menjelaskan gejala alam yang muncul di malam hari |
| C. | menguraikan perpindahan bintang atau planet di alam |
| D. | memperkirakan timbulnya bencana akibat perubahan alam |
| E. | membicarakan gejala alam yang terjadi di ruang angkasa |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Teks 1 membahas fenomena astronomi “Komet Ikeya-Seki” beserta dampak persepsi manusia (isu malapetaka). Teks 2 membahas fenomena astronomi “gerhana bulan” beserta penjelasan ilmiahnya (oposisi, ekliptika, node). Persamaan yang paling tepat: keduanya membicarakan gejala alam di ruang angkasa.
Analisis opsi:
A salah karena teks 2 tidak membahas komet maupun malapetaka akibat komet.
B kurang tepat karena teks 1 tidak menegaskan “malam hari”; fokusnya pada komet dan isu yang timbul.
C kurang tepat karena teks 1 tidak menguraikan perpindahan benda langit secara sistematis; lebih pada penampakan komet dan reaksi orang.
D salah karena teks 2 tidak memperkirakan bencana, melainkan menjelaskan syarat terjadinya gerhana.
E tepat karena keduanya membahas fenomena astronomi (komet dan gerhana) yang terjadi di ruang angkasa.
Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal nomor 14 s.d. 16!
Kami kegelapan. (1) Tidak siap menjawab pertanyaan interogatif di senja bergerimis dalam keadaan kepayahan ini. “Apa salah kalian?” Berondongnya sekali lagi, tidak sabar. (2) Gerimis bercampur dengan percikan ludahnya. Mukanya maju. Napasnya mengerubuti mukaku. Aku katupkan mataku rapat-rapat. Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku. Melihat aku menutup mata, dia membentak lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!” Aku tidak punya pilihan lain untuk membenarkan diri menjawab. Ragu-ragu, “Maaf... maaf... Kak, kami terlambat. (3) Tapi hanya sedikit, lima menit saja. Karena harus membawa lemari yang berat ini dari lapangan...” (4) “Sudah berapa lama kalian resmi jadi murid di PM?” katanya memotong kalimatku. “Dua... dua... Kak,” jawabku terbata-bata. “Baru dua hari sudah melanggar. (5) Bukankah kemarin malam qanun dibacakan dan kalian tahu tidak boleh terlambat.”
PM = Pondok Madani
qanun = peraturan
(Negeri 5 Menara, A. Fuadi)
14. Penggambaran watak Tyson yang tegas diungkapkan melalui ....
| A. | dialog antartokoh |
| B. | pikiran-pikiran tokoh |
| C. | tanggapan tokoh lain |
| D. | keadaan di sekitar tokoh |
| E. | secara langsung oleh pengarang |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Watak tegas Tyson tampak dari ucapannya yang memerintah, menekan, dan membentak, misalnya “Apa salah kalian?”, “Jangan takut ..., jawab!”, dan “Baru dua hari sudah melanggar.” Cara penggambaran watak seperti ini muncul melalui dialog antartokoh, karena pembaca mengetahui ketegasan Tyson dari percakapan langsung.
Analisis opsi:
A tepat karena ketegasan Tyson tersaji dominan lewat kalimat-kalimat dialognya.
B kurang tepat karena yang dominan bukan monolog/pikiran Tyson, melainkan ucapannya.
C kurang tepat karena bukan terutama dari penilaian tokoh lain; yang terlihat adalah tindakan/ucapan Tyson sendiri.
D kurang tepat karena latar (senja, gerimis) hanya situasi, bukan media utama penegasan watak.
E salah karena pengarang tidak mengatakan langsung “Tyson tegas”; pembaca menyimpulkan dari dialog.
15. Pernyataan yang membuktikan latar waktu sore hari terdapat pada kalimat nomor ....
| A. | (1) |
| B. | (2) |
| C. | (3) |
| D. | (4) |
| E. | (5) |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Bukti latar waktu sore hari paling jelas terdapat pada kalimat (1) karena memuat keterangan waktu “di senja bergerimis”. Kata “senja” menunjuk waktu sore menjelang malam, sehingga penanda waktunya eksplisit.
Analisis opsi:
(1) benar karena ada penanda waktu “senja”.
(2) hanya menggambarkan cuaca dan tindakan (gerimis, percikan ludah), tanpa penanda “sore”.
(3) menjelaskan alasan terlambat dan lokasi “dari lapangan”, bukan penanda waktu sore secara langsung.
(4) berisi pertanyaan Tyson, tidak memuat penanda waktu.
(5) memuat “kemarin malam” yang justru penanda malam (waktu berbeda), bukan sore hari.
16. Konflik dalam kutipan novel tersebut adalah ....
| A. | penolakan hukuman |
| B. | beban yang berat |
| C. | ketakutan seseorang |
| D. | kegagalan seseorang |
| E. | penyesuaian lingkungan |
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Konflik yang tampak dominan pada kutipan adalah konflik batin tokoh “aku” berupa rasa takut saat diinterogasi Tyson. Hal itu terlihat dari reaksi tokoh “aku” yang tertekan: “Aku katupkan mataku rapat-rapat” dan pertanyaan cemas “Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku.” Kalimat perintah Tyson “Jangan takut ... jawab!” juga menegaskan bahwa keadaan utama yang sedang dialami tokoh “aku” adalah ketakutan.
Analisis opsi:
A kurang tepat karena tokoh “aku” tidak menolak hukuman; ia justru meminta maaf dan memberi alasan keterlambatan.
B kurang tepat karena “lemari yang berat” hanya alasan (latar peristiwa) keterlambatan, bukan pusat konflik utama.
C tepat karena ketegangan cerita berpusat pada ketakutan tokoh “aku” menghadapi tekanan Tyson (konflik batin).
D kurang tepat karena tidak ada kegagalan besar yang menjadi inti; yang terjadi adalah pelanggaran terlambat dan interogasi.
E kurang tepat karena penyesuaian lingkungan (adaptasi jadi murid baru) memang tersirat, tetapi bukan konflik yang paling jelas pada kutipan dibanding rasa takut yang muncul langsung.
Catatan: Tidak ada ekspresi matematika pada soal ini, sehingga perintah \( \gt \) dan \( \lt \) tidak relevan untuk digunakan.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10