Teks berikut untuk soal nomor \(17\) dan \(18\)!
Bacalah kutipan cerita berikut dengan saksama!
Sebelum masa kita Sri Rama dan Laksamana pun pergilah mencari Sita Dewi. Maka ia pun berjalanlah di dalam hutan rimba belantara. Beberapa lamanya berjalan, mereka itu tiada bertemu tempat menanyakan yakuti Sita Dewi. Maka dilihatnya ada seekor burung jantan. Maka Sri Rama pun bertanya, “Hai burung, alakah engkau melihat istriku di larikan orang?” Sahut burung jantan itu, “Engkau yang bernama Sri Rama? Aku dengan masyhur namamu laki-laki dan gagah berani tiada terluar di tengah medan peperangan. Akan tetapi ilmu tiadalah terpelihara, perempuan, peranak, orang pun pula saudaramu tiadalah dapat memeliharakan binimu itu.”
soal 17
Isi kutipan cerita tersebut mengungkapkan ....
A. Sri Rama mencari istrinya, Sita Dewi.
B. Laksamana sedang mencari istrinya.
C. Ejekan burung jantan kepada Sri Rama yang tidak bisa menjaga istrinya.
D. Kehidupan burung jantan yang berbahagia dengan keempat bininya.
E. Sri Rama raja yang termasyhur dan gagah berani.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Isi kutipan memaparkan peristiwa Sri Rama dan Laksamana pergi mencari Sita Dewi, lalu Sri Rama bertanya kepada burung apakah burung melihat istrinya dilarikan orang. Inti peristiwa yang paling umum dan langsung adalah Sri Rama mencari Sita Dewi. Pilihan C memang ada unsur sindiran dari burung, tetapi itu bagian penjelas; inti peristiwa tetap pencarian Sita Dewi.
A. Tepat: ini gagasan inti yang menaungi seluruh kutipan.
B. Salah: yang mencari istri adalah Sri Rama, bukan Laksamana.
C. Ada unsur ejekan, tetapi bukan isi pokok yang paling umum; itu detail reaksi burung.
D. Tidak ada cerita burung berbahagia dengan bininya.
E. Disebut sebagai sifat Sri Rama, tetapi itu bukan isi utama kutipan.
Catatan simbol wajib: ide pokok \(\gt\) detail, dan detail \(\lt\) ide pokok.
soal 18
Nilai moral yang tersirat dalam kutipan cerita tersebut adalah ....
A. Kasih sayang seorang suami terhadap istrinya.
B. Keberanian seorang suami dalam membela istrinya.
C. Tabah menerima ejekan orang.
D. Tabah dalam menerima segala penderitaan.
E. Keadilan yang diberikan oleh suami kepada istrinya.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Kutipan menunjukkan Sri Rama berusaha mencari istrinya yang “dilarikan orang”, menandakan kepedulian dan kasih sayang suami terhadap istri. Burung menyinggung bahwa meski gagah, Sri Rama tidak dapat “memeliharakan binimu itu”, tetapi inti moral yang tersirat dari tindakan Sri Rama adalah kesetiaan/kasih sayang kepada istri yang hilang. Pilihan lain (keberanian membela, tabah menerima ejekan/penderitaan, keadilan) tidak tampak sebagai pesan utama pada kutipan ini.
A. Tepat: terlihat dari tindakan mencari Sita Dewi.
B. Tidak ada peristiwa “membela” dalam kutipan, baru tahap mencari.
C. Sri Rama diejek/sindiran burung, tetapi ketabahan menerima ejekan bukan fokus moral utama.
D. Tidak dibahas “segala penderitaan”; fokusnya pencarian.
E. Tidak ada pembahasan keadilan dalam hubungan suami-istri.
Catatan simbol wajib: moral yang tersirat \(\gt\) informasi tambahan, dan informasi tambahan \(\lt\) moral yang tersirat.
Soal \(19\)
Bacalah penggalan cerita berikut dengan saksama!
Aku pikir aku telah tertidur beberapa jam karena pengaruh sampanye dan letus-letusan bisu dalam film itu. Lalu ketika aku terbangun, kepalaku merasa terguncang-guncang. Aku pergi ke kamar mandi. Dua dari tempat duduk di belakangku diduduki wanita tua dengan sebelas kopor berbaris dengan posisi yang tidak sangat karuan. Seperti mayat yang terluparkan di medan perang. Kaca mata bacanya dengan wita tua manik-manik beradu di atas lanti dan sesat aku menikmati kedengkian untuk tidak mengembalikannya.
Nilai budaya yang ada dalam penggalan cerpen tersebut adalah ....
A. mabuk-mabukkan
B. menonton film
C. minum sampanye
D. dengki terhadap orang lain
E. tidak peduli terhadap orang lain
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: “Nilai budaya” berkaitan dengan sikap hidup yang tampak pada perilaku tokoh dalam konteks sosial. Pada kutipan, tokoh menemukan “kaca mata bacanya ... jatuh” (benda milik orang lain), tetapi tokoh justru “menikmati ... untuk tidak mengembalikannya”. Ini menunjukkan sikap abai terhadap kepentingan orang lain.
A. Ada kata “pengaruh sampanye”, tetapi itu bukan nilai budaya yang ditonjolkan sebagai sikap sosial dalam kutipan.
B. Menonton film hanya latar peristiwa, bukan nilai.
C. Minum sampanye adalah kegiatan, bukan nilai budaya yang dinilai dalam konteks soal.
D. “kedengkian” memang disebut, tetapi perilaku konkret yang paling jelas adalah tidak mengembalikan barang jatuh, yaitu ketidakpedulian sosial.
E. Tepat: tokoh tidak peduli terhadap orang lain karena sengaja tidak mengembalikan kaca mata yang jatuh.
Catatan simbol wajib: peduli \(\gt\) tidak peduli, dan tidak peduli \(\lt\) peduli.
Puisis berikut untuk soal nomor \(20\) sampai dengan \(22\).
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Sore itu
“Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati siang tadi.”
Soal \(20\)
Maksud puisi tersebut adalah ....
A. menceritakan tiga anak kecil datang
B. menggambarkan anak kecil yang malu-malu
C. menceritakan peristiwa sore itu
D. menunjukkan pita hitam dalam karangan bunga
E. menggambarkan peristiwa kedukaan
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Inti puisi bukan sekadar kedatangan anak-anak atau detail “pita hitam”, melainkan pesan duka: “pita hitam ... sebab kami ikut berduka” dan “kakak yang ditembak mati”. Jadi maksud puisi adalah menggambarkan suasana/peristiwa kedukaan atas kematian seseorang.
A. Itu hanya bagian peristiwa awal, bukan maksud keseluruhan.
B. “malu-malu” hanya pelukisan singkat, bukan pesan utama.
C. “sore itu” hanya latar waktu, bukan maksud.
D. “pita hitam” adalah simbol, tetapi maksud puisi melampaui simbol itu, yaitu duka.
E. Tepat: menegaskan kedukaan dan solidaritas terhadap korban.
Catatan simbol wajib: makna utama \(\gt\) detail pendukung, dan detail pendukung \(\lt\) makna utama.
Soal \(21\)
Makna lambang kata “pita hitam” dalam puisi tersebut adalah ....
A. bersedih
B. berduka
C. berdoa
D. berhormon
E. berharap
Jawaban dan Analisa
Jawaban: B
Analisa: Pita hitam secara simbolik menyatakan duka cita. Dalam puisi bahkan dijelaskan langsung: “Pita hitam ... sebab kami ikut berduka.” Jadi maknanya adalah “berduka”.
A. “bersedih” dekat makna, tetapi teks menyebut “berduka” secara eksplisit.
B. Tepat, sesuai penjelasan langsung dalam puisi.
C. Tidak disebut; bukan makna pita hitam.
D. Tidak sesuai konteks.
E. Tidak sesuai konteks.
Catatan simbol wajib: eksplisit \(\gt\) implisit, dan implisit \(\lt\) eksplisit.
Soal \(22\)
Amanat puisi tersebut adalah ....
A. Perjuangan sekelompok anak kecil yang turut berduka.
B. Segeralah ke Salemba untuk menuntut keadilan.
C. Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu.
D. Hendaklah kita menghargai pengorbanan yang membela kebenaran.
E. Segala perjuangan bila tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan.
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Analisa: Puisi menampilkan solidaritas duka atas “kakak yang ditembak mati”. Amanatnya mengarah pada penghargaan terhadap korban yang gugur (diasosiasikan sebagai pembela kebenaran/keadilan) dan empati sosial. Opsi D paling sesuai karena bersifat nilai universal dan sejalan dengan ekspresi duka dan penghormatan.
A. Ini lebih berupa isi/cerita, bukan amanat yang bersifat pesan.
B. Terlalu spesifik dan tidak dinyatakan sebagai ajakan menuntut keadilan pada teks.
C. Tidak relevan; puisi tidak membahas golongan.
D. Tepat: pesan menghargai pengorbanan dan menunjukkan empati/solidaritas.
E. Tidak didukung teks; isu “keimanan” tidak muncul.
Catatan simbol wajib: amanat universal \(\gt\) sekadar rangkuman peristiwa, dan rangkuman peristiwa \(\lt\) amanat universal.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10