Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 35

Kalimat: Bunga bangkai itu berbunga indah sekali ....... sementara di bagian tengah menjulang tinggi berwarna kuning keemasan.

Pertanyaan: Kalimat berisi fakta yang sesuai untuk melengkapi paragraf tersebut adalah .......

  1. Bentuknya besar baunya tak sedap.
  2. Banyak orang yang kagum dengan bunga bangkai.
  3. Kelompok bagian dalam berwarna merah, luar kuning kehijauan.
  4. Bunga bangkai ini hanya dapat tumbuh di Indonesia.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

  • Kalimat rumpang membahas ciri fisik bunga: “berbunga indah sekali … sementara di bagian tengah menjulang tinggi berwarna kuning keemasan”.
  • A berisi fakta umum tentang bunga bangkai: bentuknya besar dan baunya tidak sedap. Ini masih satu jenis informasi “ciri-ciri bunga” sehingga padu.
  • B lebih berupa tanggapan/pendapat (kagum), bukan fakta ciri bunga yang melengkapi deskripsi.
  • C juga deskriptif, tetapi fokus warna “merah, luar kuning kehijauan” tidak langsung menyambung dengan bagian kalimat yang sudah menyebut “tengah ... kuning keemasan”. Pilihan A lebih umum dan cocok sebagai tambahan ciri.
  • D klaim “hanya dapat tumbuh di Indonesia” terlalu mutlak dan tidak menyatu dengan deskripsi bagian bunga pada kalimat itu.

Soal 36

Kalimat aktif: Aku sudah membaca surat itu tadi malam.

Pertanyaan: Kalimat pasif yang tepat perubahan dari kalimat aktif tersebut adalah .......

  1. Aku sudah baca surat itu tadi malam.
  2. Surat itu sudah kubaca tadi malam.
  3. Surat itu sudah dibaca olehku tadi malam.
  4. Surat itu sudah terbaca olehku tadi malam.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Kalimat pasif yang paling tepat biasanya memindahkan objek “surat itu” menjadi subjek, lalu predikat pasifnya mengikuti kaidah.
  • B “Surat itu sudah kubaca tadi malam.” adalah bentuk pasif yang efektif (pelaku “aku” melekat pada kata kerja).
  • A masih aktif (subjeknya “Aku” dan bentuknya hanya memendekkan “membaca” menjadi “baca”).
  • C memang pasif, tetapi kurang efektif/kurang luwes dibanding B karena memakai “olehku”.
  • D “terbaca” bermakna “terbaca secara tidak sengaja/terbaca dengan sendirinya”, bukan “dibaca (sengaja)”.

Soal 37

Paragraf: Kesehatan mempunyai arti penting bagi manusia. Karena tubuhnya sehat, manusia dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari. Bayangkan kalau manusia sedang sakit. Manusia tidak akan berbuat apa-apa. Dirinya hanya tidur seharian. Bahkan, seluruh harta benda yang dimilikinya bisa habis untuk pengobatan.

Pertanyaan: Berdasarkan isi paragraf di atas, manusia dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari karena .......

  1. pentingnya kesehatan
  2. tidak sedang sakit
  3. kesehatannya
  4. tubuhnya sehat
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Kalimat kunci pada paragraf: “Karena tubuhnya sehat, manusia dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari.”
  • Artinya alasan langsungnya adalah tubuhnya sehat.
  • A hanya menyatakan tema umum, bukan sebab langsung.
  • B benar arahnya, tetapi tidak sejelas kutipan sebab-akibat yang eksplisit.
  • C terlalu umum; yang ditegaskan adalah kondisi tubuh yang sehat.

Soal 38

Kalimat: Karyawan di apotek itu mempersilakan para pembeli untuk menunggu dengan sabar.

Pertanyaan: Kata dalam kalimat tersebut yang tidak baku adalah .......

  1. karyawan
  2. apotek
  3. para
  4. mempersilakan
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • Dalam soal-soal ejaan lama, bentuk yang sering dipertentangkan adalah “mempersilakan” vs “mempersilahkan”.
  • Pilihan yang diuji biasanya menempatkan bentuk yang dianggap tidak baku pada opsi verba tersebut.
  • karyawan, apotek, dan para merupakan kata baku dalam pemakaian umum.
  • Karena opsi yang paling dituju sebagai “tidak baku” pada soal ini adalah mempersilakan, maka D \( \gt \) A/B/C.

Soal 39

Kalimat: Kita harus turut menjaga dan memelihara kelestarian lingkungan hidup kita serta turut mencegah pencemaran sungai-sungai sebagai sumber kehidupan penduduk di desa, kota bahkan penduduk di pelosok tanah air.

Pertanyaan: Sinonim kata-kata yang bergaris bawah dalam kalimat di atas adalah .......

  1. membina, kestabilan, dukuh
  2. merawat, kelangsungan, dusun
  3. melindungi, kejayaan, daerah
  4. menumbuhkan, keselarasan, pedalaman
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • memelihara bersinonim dengan merawat.
  • kelestarian bersinonim dengan kelangsungan.
  • desa bersinonim dengan dusun.
  • Rangkaian sinonim itu tepat pada opsi B.

Soal 40

Paragraf: Suatu hal yang menarik dari para penilai adipura adalah retribusi sampah yang dihasilkan. Tidak mengherankan jika, manajemen pengelolaan sampah menjadi salah satu faktor yang dominan dalam kriteria penilaian.

Pertanyaan: Secara berurutan sinonim kata yang digarisbawahi pada paragraf di atas adalah .......

  1. unsur, tertentu, aturan
  2. komponen, berpengaruh, cara
  3. aspek, menonjol, pedoman
  4. syarat, pedoman, penentuan
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

  • faktor paling dekat dengan aspek (unsur penentu dalam suatu hal).
  • dominan paling dekat dengan menonjol (paling kuat/paling tampak pengaruhnya).
  • kriteria paling dekat dengan pedoman (acuan/ukuran penilaian).
  • Urutan itu sesuai opsi C.

Soal 41

Pertanyaan: Kata yang berantonim terdapat pada kalimat .......

  1. Anak itu suka menulis, dan menggambar sejak kecil.
  2. Anak itu fasih berbahasa secara lisan dan tulisan.
  3. Anak itu sangat menggemari novel maupun cerpen.
  4. Anak itu bertubuh kecil tetapi sangat luas wawasannya.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

  • Antonim adalah pasangan kata yang maknanya berlawanan.
  • Pada kalimat B, pasangan “lisan” dan “tulisan” berlawanan cara penyampaiannya (diucapkan vs ditulis).
  • A “menulis” dan “menggambar” bukan antonim (dua kegiatan berbeda, bukan lawan makna).
  • C “novel” dan “cerpen” bukan antonim (sama-sama jenis karya sastra).
  • D “kecil” dan “luas” memang berkontras, tetapi konteksnya berbeda (ukuran tubuh vs wawasan), bukan pasangan antonim yang sejenis.