Soal 36
Petunjuk dari alat tubuh yang tersisa pada tubuh manusia yang digunakan sebagai bukti adanya evolusi adalah ....
A. tulang ekor, jakun, otot
B. umbai cacing, tulang rusuk, tungkai depan
C. tulang ekor, rambut pada daun telinga, tulang rusuk
D. tulang ekor, umbai cacing, gigi taring yang runcing
E. rambut dada pada laki-laki, tulang rusuk, buah dada pada pria
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Analisa inti: Bukti evolusi berupa alat tubuh yang tersisa disebut organ vestigial, yaitu organ yang dahulu berfungsi pada nenek moyang tetapi sekarang tidak atau kurang berfungsi.
Contoh organ vestigial pada manusia:
\( 1 \) tulang ekor (sisa ekor pada nenek moyang),
\( 2 \) umbai cacing (appendiks),
\( 3 \) gigi taring yang lebih runcing pada masa lalu untuk merobek makanan.
Analisa opsi D: Memuat ketiga contoh organ sisa tersebut sehingga tepat.
Opsi lain salah karena memuat organ yang masih jelas fungsinya seperti tulang rusuk atau otot.
Soal 37
Jika diketahui dalam suatu populasi ada \( 4\% \) tikus yang mempunyai ekor pendek, berapa persen dari tikus yang mempunyai ekor panjang bersifat heterozigot?
A. \( 4\% \)
B. \( 16\% \)
C. \( 32\% \)
D. \( 64\% \)
E. \( 82\% \)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Gunakan hukum Hardy–Weinberg:
\( p^2 + 2pq + q^2 = 1 \)
Ekor pendek dianggap resesif, sehingga:
\( q^2 = 4\% = 0{,}04 \)
Maka:
\( q = \sqrt{0{,}04} = 0{,}2 \)
\( p = 1 - 0{,}2 = 0{,}8 \)
Frekuensi heterozigot:
\( 2pq = 2(0{,}8)(0{,}2) = 0{,}32 = 32\% \)
Jadi persentase tikus berekor panjang yang heterozigot adalah \( 32\% \).
Soal 38
Stanley Miller dan Harold Urey menguji hipotesis Oparin dengan menciptakan perangkat percobaan seperti pada gambar. Senyawa pada bagian X adalah ....
A. senyawa organik terdiri dari asam amino, asam nukleat, dan ribosa
B. senyawa organik terdiri dari protein kompleks, polinukleotida, dan karbohidrat
C. senyawa anorganik terdiri asam amino, glukosa, dan asam nukleat
D. senyawa anorganik terdiri dari protein kompleks, poliribosa, dan polinukleotida
E. senyawa anorganik terdiri dari asam amino, polinukleotida, dan karbohidrat
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Percobaan Miller–Urey menghasilkan senyawa organik sederhana dari campuran gas \( CH_4 \), \( NH_3 \), \( H_2 \), dan \( H_2O \) dengan sumber energi listrik.
Hasil utamanya adalah asam amino sebagai bahan dasar penyusun protein.
Jadi bagian X berisi senyawa organik sederhana seperti asam amino dan molekul organik lain pembentuk kehidupan.
Pilihan lain salah karena menyebut protein kompleks atau menyebutnya sebagai senyawa anorganik.
Soal 39
Sebagai salah satu produk bioteknologi, kultur jaringan memberi implikasi positif bagi kehidupan manusia berupa hasil ....
A. tanaman poliploid yang berukuran besar
B. tanaman transgenik dengan kualitas unggul
C. tanaman yang tahan penyakit dan hama
D. bibit tanaman dalam jumlah banyak dan waktu singkat
E. bibit tanaman dengan jaringan yang kokoh dan tahan penyakit
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Kultur jaringan adalah teknik perbanyakan vegetatif secara in vitro sehingga menghasilkan bibit identik dalam jumlah besar dan waktu singkat.
Teknik ini tidak langsung membuat tanaman transgenik atau poliploid, melainkan memperbanyak tanaman unggul yang sudah ada.
Karena itu jawaban yang paling tepat adalah produksi bibit dalam jumlah banyak dan cepat.
Soal 40
Bakteri Bacillus thuringiensis digunakan untuk memperoleh tanaman yang tahan terhadap serangan hama serangga melalui proses ....
A. transplantasi gen
B. kloning
C. fermentasi
D. hibridoma
E. fusi sel
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Gen penghasil toksin dari Bacillus thuringiensis dipindahkan ke tanaman melalui rekayasa genetika.
Proses ini disebut transplantasi gen atau transfer gen untuk menghasilkan tanaman transgenik tahan hama.
Pilihan lain tidak sesuai karena kloning hanya menggandakan, fermentasi menghasilkan produk mikroba, dan hibridoma untuk antibodi monoklonal.