Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 31

Perhatikan gambar peristiwa spermatogenesis berikut!

Screenshot_22-2-2026_133738__20260222_134102.jpeg

Reduksi kromosom terjadi pada tahap ....

A. \(1\) ke \(2\)
B. \(2\) ke \(3\)
C. \(3\) ke \(4\)
D. \(4\) ke \(5\)
E. \(3\) ke \(4\) ke \(5\)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: B

Analisa: Reduksi kromosom berarti perubahan dari \(2n\) menjadi \(n\). Pada spermatogenesis, reduksi terjadi saat meiosis I, yaitu ketika spermatosit primer (\(2n\)) membelah menjadi spermatosit sekunder (\(n\)). Pada gambar, tahap \(2\) menunjukkan spermatosit primer dan tahap \(3\) menunjukkan spermatosit sekunder, sehingga reduksi terjadi pada tahap \(2 \rightarrow 3\).

Analisa tiap opsi:

A. Salah, \(1 \rightarrow 2\) masih tahap pertumbuhan/mitosis menuju spermatosit primer (belum reduksi).

B. Benar, \(2 \rightarrow 3\) adalah meiosis I (\(2n \rightarrow n\)).

C. Salah, \(3 \rightarrow 4\) adalah meiosis II (ploidi tetap \(n\)).

D. Salah, \(4 \rightarrow 5\) adalah diferensiasi (spermiogenesis), bukan reduksi.

E. Salah, reduksi tidak terjadi beruntun sampai \(5\); reduksi hanya pada meiosis I.


Soal 32

Tanaman ercis memiliki sifat biji bulat \((B)\), biji keriput \((b)\), batang tinggi \((R)\) dan batang pendek \((r)\). Jika tanaman ercis biji bulat batang tinggi heterozigot disilangkan dengan ercis biji bulat (heterozigot) batang pendek, keturunan yang bersifat biji bulat batang pendek adalah sebanyak ....

A. \(6,25\%\)
B. \(12,5\%\)
C. \(37,5\%\)
D. \(42,5\%\)
E. \(50\%\)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Analisa: “Biji bulat batang tinggi heterozigot” ditafsir sebagai heterozigot untuk kedua sifat, yaitu \(BbRr\). “Biji bulat (heterozigot) batang pendek” adalah \(Bbrr\). Persilangan: \(BbRr \times Bbrr\).

Target: biji bulat batang pendek \(= B\_rr\).

- Lokus tinggi: \(Rr \times rr \Rightarrow P(rr)=\frac{1}{2}\).

- Lokus bentuk biji: \(Bb \times Bb \Rightarrow P(B\_)=\frac{3}{4}\).

Maka \(P(B\_rr)=\frac{3}{4}\times\frac{1}{2}=\frac{3}{8}=37,5\%\).

Analisa tiap opsi:

A. Salah, \(6,25\%=\frac{1}{16}\) bukan hasil peluang pada persilangan ini.

B. Salah, \(12,5\%=\frac{1}{8}\) terlalu kecil dibanding hasil \( \frac{3}{8} \).

C. Benar, \(37,5\%=\frac{3}{8}\).

D. Salah, nilai ini tidak sesuai pecahan peluang dari kombinasi dua lokus di atas.

E. Salah, \(50\%=\frac{1}{2}\) terlalu besar untuk fenotipe spesifik \(B\_rr\).


Soal 33

Screenshot_22-2-2026_133744__20260222_134111.jpeg

Pada gambar berikut kromosom mengalami perubahan karena adanya peristiwa mutasi yang disebut ....

A. delesi
B. inversi
C. duplikasi
D. translokasi
E. katenasi

Jawaban dan Analisa

Jawaban: B

Analisa: Pada gambar, urutan segmen kromosom berubah karena ada bagian yang terbalik posisinya (misalnya segmen awal seperti \(A\) dan \(B\) menjadi tertukar/terbalik arah dalam satu kromosom). Perubahan urutan segmen dalam kromosom yang sama akibat pembalikan disebut inversi.

Analisa tiap opsi:

A. Salah, delesi adalah hilangnya segmen kromosom.

B. Benar, inversi adalah pembalikan urutan segmen dalam kromosom yang sama.

C. Salah, duplikasi adalah penggandaan segmen.

D. Salah, translokasi adalah perpindahan segmen ke kromosom lain.

E. Salah, bukan jenis perubahan segmen yang sesuai pada gambar.


Soal 34

Berdasarkan gambar struktur DNA (polinukleotida) berikut, komponen penyusun nukleotida (fosfat-gula-basa), secara berurutan terdapat pada segmen yang bernomor ....

Screenshot_22-2-2026_133749__20260222_134121.jpeg

A. \(1-2-3\)
B. \(2-3-6\)
C. \(3-4-5\)
D. \(3-6-5\)
E. \(4-5-6\)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Pada gambar DNA, bentuk lingkaran menunjukkan fosfat, bentuk pentagon menunjukkan gula deoksiribosa, dan bentuk persegi/rectangular menunjukkan basa nitrogen. Penomoran pada gambar menunjukkan fosfat di bagian \(3\), gula pada bagian \(6\), dan basa pada bagian \(5\). Maka urutan fosfat-gula-basa adalah \(3-6-5\).

Analisa tiap opsi:

A. Salah, urutan ini tidak menunjukkan fosfat \(\rightarrow\) gula \(\rightarrow\) basa sesuai simbol pada gambar.

B. Salah, \(2\) pada gambar menunjuk gula, bukan fosfat.

C. Salah, \(4\) dan \(5\) pada gambar berada di bagian pasangan basa/ikatan, bukan urutan fosfat-gula-basa.

D. Benar, \(3\) (fosfat) \(\rightarrow\) \(6\) (gula) \(\rightarrow\) \(5\) (basa).

E. Salah, urutannya tidak sesuai fosfat-gula-basa.


Soal 35

Di bawah ini tahapan-tahapan sintesis protein

\(1\). RNA duta meninggalkan nukleus menuju sitoplasma melekat pada ribosom.
\(2\). RNA tranfer membawa asam amino dari sitoplasma ke ribosom sesuai kodon pada RNA duta.
\(3\). DNA di dalam nukleus membentuk RNA duta.
\(4\). Asam-asam amino dirangkai sesuai urutan kodon pada RNA duta.
\(5\). Stop kodon akan bertindak sebagai terminator dan terbentuklah molekul protein.

Uraian tahapan sintesis protein adalah ....

A. \(1-2-4-5-3\)
B. \(1-2-5-4-3\)
C. \(3-1-2-4-5\)
D. \(3-1-4-5-2\)
E. \(4-5-3-2-1\)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Analisa: Sintesis protein dimulai dari transkripsi di inti: DNA membentuk mRNA (\(3\)). Lalu mRNA keluar dari inti dan menempel pada ribosom (\(1\)). Setelah itu tRNA membawa asam amino sesuai kodon mRNA (\(2\)). Asam amino kemudian dirangkai membentuk polipeptida sesuai urutan kodon (\(4\)). Proses berhenti saat mencapai kodon stop (\(5\)). Urutannya adalah \(3-1-2-4-5\).

Analisa tiap opsi:

A. Salah, transkripsi (\(3\)) harus terjadi sebelum mRNA keluar inti.

B. Salah, penempatan \(3\) di akhir tidak sesuai urutan biologis.

C. Benar, \(3\rightarrow1\rightarrow2\rightarrow4\rightarrow5\).

D. Salah, perakitan asam amino (\(4\)) terjadi setelah tRNA membawa asam amino (\(2\)).

E. Salah, urutan terbalik dari proses yang benar.