Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 36

Pada hari Selasa, \(28\) Juli \(1999\) MGMP Bahasa Indonesia akan mengadakan rapat pengurus. Ketua MGMP menyuruh sekretaris MGMP segera membuat undangan untuk para pengurus.

Kalimat yang tepat untuk menulis pesan yang sesuai dengan ilustrasi di atas dalam bentuk memo adalah ….

ASaudara sekretaris segera membuat undangan untuk rapat MGMP Bahasa Indonesia.
BDiharap sekretaris segera membuat undangan untuk rapat MGMP Bahasa Indonesia pada hari Selasa, \(28\) Juli \(1999\).
CKetua MGMP Bahasa Indonesia berpesan kepada sekretaris agar membuat undangan rapat pengurus pada hari Selasa, \(28\) Juli \(1998\).
DSaudara ketua MGMP Bahasa Indonesia berpesan kepada sekretaris segera membuat undangan rapat pengurus.
EHarap Saudara membuat undangan rapat pengurus MGMP yang diadakan pada hari Selasa, \(28\) Juli \(1999\).
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: E

Analisis kebutuhan memo: Memo yang baik harus memuat (1) instruksi yang jelas, (2) kegiatan yang dimaksud (rapat pengurus), dan (3) waktu pelaksanaan (hari/tanggal). Opsi yang memenuhi unsur paling lengkap dianggap paling tepat.

Analisis opsi A: Ada instruksi, tetapi tidak mencantumkan waktu dan tidak menegaskan “rapat pengurus”. Informasinya \( \lt \) lengkap dibanding opsi E.

Analisis opsi B: Memuat waktu dan instruksi, tetapi tidak menegaskan jenis rapat “rapat pengurus”. Masih kurang spesifik.

Analisis opsi C: Tahun salah: \(1998\) \( \lt \) seharusnya \(1999\). Karena tidak sesuai ilustrasi, opsi ini gugur.

Analisis opsi D: Redaksi rancu (“Saudara ketua… berpesan…”), dan tidak mencantumkan waktu rapat.

Analisis opsi E: Paling lengkap: ada instruksi (“Harap Saudara…”), objek jelas (“undangan rapat pengurus MGMP”), dan waktu tepat (Selasa, \(28\) Juli \(1999\)). Kelengkapan E \( \gt \) opsi lain.


soal 37

Penulis dalam buku Menciptakan Keseimbangan ini mengatakan bahwa anak-anak dan generasi muda pada zaman modern berhadapan dengan kekacauan nilai dalam masyarakat. Nilai kerap kali disamakan dengan harga atau keuntungan. Selain itu, nilai sosial pribadi seseorang sering diukur dengan kemampuan membeli dan mendapatkan kesenangan, (halaman \(6\)).

Masalah yang dibahas dalam referensi di atas adalah ….

Amasalah yang dihadapi anak-anak dewasa ini
Bsistem nilai yang diukur dengan harga dan keuntungan
Charga dan keuntungan menjadi faktor penting dalam menentukan nilai
Dnilai sosial ditentukan oleh kemampuan membeli
Ekebobrokan sistem nilai masyarakat
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis gagasan utama: Paragraf menjelaskan “kekacauan nilai” lalu memberi penjelasan inti: nilai disamakan dengan harga/keuntungan, dan nilai pribadi diukur dari kemampuan membeli kesenangan. Jadi masalah utamanya adalah pergeseran sistem nilai menjadi ukuran ekonomi.

Analisis opsi A: Terlalu umum. Paragraf tidak membahas semua masalah anak-anak, melainkan fokus pada ukuran “nilai” dalam masyarakat.

Analisis opsi B: Paling merangkum isi: “nilai” diukur dengan harga dan keuntungan, sesuai kalimat kedua dan pengembangan berikutnya. Ini inti pembahasan.

Analisis opsi C: Masih dekat, tetapi lebih berupa akibat/penekanan (faktor penting) dan kurang merangkum keseluruhan pembahasan sistem nilai.

Analisis opsi D: Hanya mengambil satu bagian (kemampuan membeli), padahal paragraf juga menekankan penyamaan nilai dengan harga/keuntungan secara umum.

Analisis opsi E: “kebobrokan” adalah penilaian yang lebih keras daripada yang dinyatakan. Paragraf menyebut “kekacauan nilai”, bukan label moral yang eksplisit.

Penegasan: Ringkasan paling tepat (paling mencakup) adalah B \( \gt \) opsi lain.


soal 38

Kalimat berikut ambigu, kecuali ….

AAnak wanita yang nakal itu tampan sekali.
BKucing makan tikus mati.
CMenurut cerita Ibu Ani itu pandai sekali.
DMertua insinyur yang gagah itu sudah meninggal.
ESembako itu mahal sekali harganya.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: E

Analisis konsep “ambigu”: Ambigu berarti kalimat dapat ditafsirkan lebih dari satu makna karena struktur/kata yang memungkinkan penempelan makna berbeda.

Analisis opsi A: Tidak jelas rujukan dan pemakaian kata “tampan” (umumnya untuk laki-laki) membuat tafsirnya bisa rancu (apakah ironi/salah pilih kata/atau maksud lain).

Analisis opsi B: “Kucing makan tikus mati” bisa berarti (1) kucing memakan tikus yang sudah mati, atau (2) kucing memakan tikus hingga tikus mati. Dua makna \(\gt\) ambigu.

Analisis opsi C: “Menurut cerita Ibu Ani itu pandai sekali” dapat ditafsirkan: (1) menurut cerita, Ibu Ani pandai; atau (2) menurut cerita Ibu Ani, “itu” (orang lain) pandai. Rujukan kabur.

Analisis opsi D: Bisa ditafsirkan: (1) mertua (yang berprofesi insinyur) yang gagah itu meninggal, atau (2) mertua si insinyur yang gagah itu meninggal. Struktur frasa nominal memungkinkan dua rujukan.

Analisis opsi E: Maknanya tunggal: harga sembako mahal. Tidak ada rujukan ganda atau struktur yang membuka dua tafsir.

Penegasan: Karena E hanya memiliki satu tafsir, maka E \( \gt \) pilihan lain sebagai jawaban “kecuali”.


soal 39

Penulisan kata gabung berawalan atau berakhiran yang tepat terdapat dalam kalimat ….

AKita masih harus menguji cobakan soal-soal ini.
BSetiap orang harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
CSaudara-Saudara diminta menyebar luaskan informasi ini.
DPendapat itu masih perlu dikajiulang lagi.
EJangan bertindak secara membabibuta.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis kaidah: Kata gabung yang mendapat awalan/akhiran tertentu biasanya ditulis serangkai, misalnya “tanggung jawab” \(\rightarrow\) “mempertanggungjawabkan”.

Analisis opsi A: Bentuk yang tepat adalah “mengujicobakan” (serangkai), bukan “menguji cobakan”.

Analisis opsi B: Tepat: “mempertanggungjawabkan” sudah serangkai sesuai kaidah untuk bentuk berimbuhan dari “tanggung jawab”.

Analisis opsi C: Seharusnya “menyebarluaskan” (serangkai), bukan “menyebar luaskan”.

Analisis opsi D: Seharusnya “dikaji ulang” (dua kata) karena “ulang” berfungsi sebagai keterangan, bukan digabung menjadi “dikajiulang”.

Analisis opsi E: Seharusnya “membabi buta” (dua kata), bukan “membabibuta”.

Penegasan: Satu-satunya penulisan yang benar adalah B \( \gt \) opsi lain.


soal 40

Kalimat yang mempunyai satu makna yang tepat adalah ….

ASakit pada mulut dan tenggorokan yang ringan sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari.
BSakit ringan pada tenggorokan dan mulut sering kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari.
CAnak kucing berbulu hitam itu makan ikan asin.
DMenurut cerita adik ibu Ikram itu guru yang pandai.
EPenjahat itu berhasil diringkus oleh polisi.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: E

Analisis kriteria “satu makna”: Kalimat bermakna tunggal tidak menimbulkan tafsir ganda tentang subjek, predikat, atau keterangan yang melekat pada bagian tertentu.

Analisis opsi A: Berpotensi rancu karena frasa “yang ringan” bisa dianggap melekat pada “tenggorokan” atau pada “sakit pada mulut dan tenggorokan” secara keseluruhan.

Analisis opsi B: Lebih baik dari A, tetapi masih membuka kemungkinan pertanyaan: “ringan” melekat pada sakit (umum), namun pasangan “tenggorokan dan mulut” kadang menimbulkan ketidakjelasan fokus (mana yang ringan). Tidak sejelas E.

Analisis opsi C: Secara umum jelas, tetapi dalam soal tipe ini biasanya dicari kalimat yang benar-benar tidak membuka peluang tafsir lain pada struktur frasa; opsi E paling tegas karena agen tindakan disebut eksplisit.

Analisis opsi D: Ambigu karena “adik ibu Ikram” bisa ditafsirkan sebagai (1) adik dari ibu Ikram, atau (2) adik ibu dari Ikram. Selain itu “itu guru yang pandai” bisa merujuk pada siapa pun yang disebut.

Analisis opsi E: Makna tunggal: penjahat ditangkap, pelakunya polisi (“oleh polisi” menutup kemungkinan tafsir agen lain). Kejelasan E \( \gt \) opsi lain.