Soal 26
“ Saya yakin Anda akan puas dengannya,” katanya. “Dia telah kami pilih sesuai dengan persyaratan komputer. Tidak ada yang melebihinya dari seratus sepuluh juta wanita yang memenuhi syarat di Amerika Serikat sebagai istri Anda. Kami memilih berdasarkan suku, agama, etnik, dan latar belakang regional....”
Masalah yang kebetulan memiliki kesamaan dengan sebagian budaya Indonesia yang tersirat dalam penggalan cerpen tersebut adalah ....
A. Sebagian laki-laki menggunakan jasa perantara untuk berkenalan dengan seorang gadis.
B. Seorang perempuan idaman harus memenuhi persyaratan komputer.
C. Pemilihan calon istri ditinjau dari suku, agama, etnik, dan latar belakang regional.
D. Perantara mempertemukan pria dan wanita secara langsung di suatu kantor.
E. Seorang laki-laki rela duduk berlama-lama menunggu kenalan baru.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Kutipan menegaskan cara pemilihan pasangan: “Kami memilih berdasarkan suku, agama, etnik, dan latar belakang regional.” Unsur ini memiliki kemiripan dengan sebagian budaya Indonesia yang juga mempertimbangkan faktor suku, agama, dan latar sosial dalam perjodohan/penentuan pasangan.
Karena itu, opsi C paling sesuai dan ketepatannya C \( \gt \) opsi lain.
Uji opsi lain:
A dan D berfokus pada “perantara”, padahal inti masalah budaya pada kutipan adalah dasar pertimbangan memilih pasangan.
B terlalu spesifik “persyaratan komputer” dan bukan titik kemiripan budaya Indonesia yang ditanyakan.
E hanya menggambarkan situasi menunggu, tidak terkait pokok budaya pemilihan calon istri.
Soal 27
Kalimat yang menyatakan pola hubungan syarat terdapat pada ....
A. Kalau kamu ingin berhasil, kamu harus mau bekerja keras.
B. Walaupun kamu sudah berusaha keras dengan sikapmu seperti itu, hasilnya tidak akan memuaskan.
C. Karena usahanya yang bersungguh-sungguh, akhirnya berhasil juga.
D. Demi tercapainya cita-citanya, ia mau melakukan tugas apa pun.
E. Biarpun sudah berkali-kali dinasihati, ia tetap saja tidak mau mengubah kelakuannya.
Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Hubungan syarat ditandai oleh konjungsi syarat seperti “kalau/jika/apabila” yang membentuk pola “jika ..., maka ...”. Opsi A memakai “Kalau ...” dan diikuti konsekuensi “kamu harus ...”, sehingga jelas merupakan pola syarat.
Opsi B dan E menyatakan pertentangan (walaupun/biarpun), C menyatakan sebab (karena), D menyatakan tujuan (demi). Karena itu A \( \gt \) B, C, D, dan E.
Soal 28
Sebuah rumah tinggal di Jl. Kemenangan III RT 10/02, Kelurahan Glodok, Jakarta Barat terbakar Selasa (11/8) sore. Api diperkirakan berasal dari pekerja las yang sedang memasang awning (krei) di dinding kompleks sekolah Ricci yang menempel di dinding rumah tersebut. Dengan delapan unit mobil pemadam, api sudah berhasil dipadamkan satu setengah jam kemudian, pukul 18.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kalimat tanya yang tepat untuk menanyakan fakta pada paragraf di atas adalah ....
A. Dari manakah penyebab kebakaran itu?
B. Apakah pemilik rumah pada saat kebakaran tidak mengetahuinya?
C. Bagaimana perasaan pemilik rumah ketika mengetahui rumahnya terbakar?
D. Siapakah nama pemilik rumah ketika mengetahui rumahnya terbakar?
E. Apakah ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut?
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Pertanyaan fakta yang paling tepat adalah yang jawabannya sudah tersedia secara eksplisit di paragraf. Paragraf menyatakan: “Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.” Pertanyaan yang langsung menanyakan fakta itu adalah opsi E.
Opsi A memang menanyakan fakta sebab, tetapi sebab di paragraf masih berupa “diperkirakan”, sehingga tidak sekuat fakta eksplisit korban jiwa. Maka ketepatan E \( \gt \) A dalam konteks “menanyakan fakta yang ada pada paragraf”.
Soal 29
Perhatikan puisi berikut!
Teja dan cerawat masih gemilang
Memuramkan bintang mulia raya
Menjadi pudar padam cahayanya,
Timbul tenggelam berulang-ulang
Berdasarkan jumlah baris tiap bait, puisi di atas berbentuk ....
A. pantun
B. seloka
C. talibun
D. kuatrin
E. puisi bebas
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Jumlah baris pada bait tersebut ada empat. Bentuk puisi yang memiliki empat baris dalam satu bait disebut kuatrin.
Pantun juga empat baris, tetapi cirinya bukan sekadar jumlah baris (ada sampiran–isi dan rima tertentu). Karena soal menekankan “berdasarkan jumlah baris tiap bait”, maka D \( \gt \) A.
Soal 30
Kalimat yang menggunakan penghubung kausal adalah ....
A. Lingkungan kita akan baik, jika semua anggota masyarakat memiliki kesadaran.
B. Kami semua bekerja keras untuk menjaga keasrian lingkungan, sedangkan mereka berbuat sebaliknya.
C. Lingkungan kita selalu tercemar karena kesadaran masyarakat masih kurang.
D. Mari kita jaga lingkungan ini supaya lingkungan kita tetap asri.
E. Hidupmu merana seperti kerakap tumbuh di batu.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Penghubung kausal menyatakan sebab–akibat dan biasanya ditandai kata “karena”, “sebab”, atau “sehingga”. Opsi C memakai “karena” yang menghubungkan akibat “lingkungan tercemar” dengan sebab “kesadaran masyarakat kurang”.
Opsi A adalah syarat (jika), B pertentangan (sedangkan), D tujuan (supaya), E perbandingan (seperti). Jadi C \( \gt \) opsi lain.
Penanda urutan: \(26 \lt 27 \lt 28 \lt 29 \lt 30\).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12