soal 11
Perhatikan kalimat berikut!
Hal itulah yang memilukan perasaanku.
Kalimat di bawah ini yang menggunakan kata bersinonim memilukan dalam kalimat di atas adalah …
A. Persoalan sempit itu cukup memusingkanku.
B. Perbuatannya cukup menjengkelkan hati banyak orang.
C. Tingkah laku anak itu cukup menggemaskan.
D. Keputusan itu sangat membingungkan.
E. Peristiwa itu sangat menyedihkan hatiku.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: E
Analisis: Kata memilukan bermakna “menyayat hati”, “menyedihkan”, atau “membuat hati pedih”. Dari pilihan yang ada, hanya opsi E yang memuat makna kesedihan yang sepadan, yaitu “menyedihkan hatiku”.
Uji opsi:
A “memusingkan” berkaitan dengan kebingungan/rumit, bukan kesedihan.
B “menjengkelkan” berkaitan dengan rasa kesal/amarah, bukan rasa pedih.
C “menggemaskan” justru bernuansa senang/terhibur.
D “membingungkan” bernuansa tidak paham/rumit.
E “menyedihkan” paling dekat dengan “memilukan”.
Kesepadanan makna E bobotnya \( \gt \) pilihan lain yang bergeser makna, sehingga E benar.
soal 12
Amati disandarkan bila air hujan yang turun segera dialirkan ke selokan dan sungai terus menuju laut tanpa dimanfaatkan lebih untuk menunjang kehidupan manusia lebih dahulu. Seogayanya rahmat yang diturunkan Allah itu dimanfaatkan semaksimal mungkin. Seogayanya warga kota besat menyediakan sumur untuk menampung air hujan di halaman masing-masing. Sehingga kemampuan tanah untuk menyerap air meningkat.
Pesan yang disampaikan penulis melalui bacaan di atas adalah …
A. manfaatkan air hujan semaksimal mungkin
B. tampunglah air hujan pada bak-bak penampungan air
C. syukurilah nikmat Allah yang dilimpahkan kepadakita
D. buatlah sumur peresapan di halaman rumah masing-masing
E. buatlah saluran air agar air hujan segera mengalirkekali
Jawaban dan Analisis
Jawaban: D
Analisis: Bacaan menegaskan masalah: air hujan langsung dialirkan ke selokan/sungai hingga ke laut tanpa dimanfaatkan. Lalu penulis memberi anjuran konkret: “menyediakan sumur untuk menampung air hujan di halaman masing-masing” agar “kemampuan tanah untuk menyerap air meningkat.” Ini paling tepat diringkas sebagai ajakan membuat sumur resapan/peresapan di rumah.
Uji opsi:
A terlalu umum; bacaan memang menyuruh memanfaatkan, tetapi bentuk yang ditekankan adalah “sumur”.
B berbicara bak penampungan, padahal teks mencontohkan sumur di halaman.
C nilai syukur tersirat, tetapi bukan pesan utama yang ditindaklanjuti dalam teks.
D sesuai langsung dengan anjuran “menyediakan sumur … di halaman masing-masing”.
E justru mendorong air hujan cepat mengalir, bertentangan dengan gagasan menahan/meresapkan.
Kesesuaian tindakan yang disebut eksplisit (sumur resapan) bobotnya \( \gt \) simpulan yang terlalu umum, sehingga D benar.
soal 13
Kecepatan pertambahan penduduk \(2,3\%\) per tahun, berarti bahwa jumlah penduduk akan berganda dua kali lipat sesudah \(30\) tahun, apabila angka pertambahan penduduk tidak berubah. Memang Indonesia masih mempunyai wilayah-wilayah yang kurang penghuninya. Meskipun demikian, untuk memindahkan penduduk dari wilayah yang padat ke wilayah yang kurang padat membutuhkan waktu, biaya, dan sarana.
Kata penghubung pada penggalan wacana di atas yang berfungsi sebagai penghubung antarkalimat adalah …
A. bahwa
B. apabila
C. meskipun demikian
D. memang
E. dan
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: Yang ditanya adalah kata penghubung antarkalimat, yaitu penghubung yang mengaitkan kalimat sebelumnya dengan kalimat sesudahnya, biasanya berupa ungkapan transisi di awal kalimat.
Dalam wacana, setelah dinyatakan bahwa Indonesia masih memiliki wilayah yang kurang penghuni, muncul kalimat berikutnya yang menunjukkan pertentangan/pengecualian: perpindahan penduduk tetap membutuhkan waktu, biaya, dan sarana. Penghubung yang menandai hubungan “walaupun begitu” adalah meskipun demikian.
Uji opsi:
A “bahwa” adalah penghubung dalam anak kalimat/penjelas, bukan transisi antarkalimat.
B “apabila” adalah penghubung syarat di dalam kalimat.
C “meskipun demikian” jelas dipakai sebagai transisi antarkalimat (kontras).
D “memang” lebih berupa penegas, bukan penghubung antarkalimat.
E “dan” penghubung antarkata/antarklausa, bukan transisi antarkalimat.
Secara makna juga terlihat kontras: wilayah kurang padat \( \lt \) wilayah padat, tetapi pemindahan tetap memerlukan sumber daya; ungkapan kontras itu ditandai “meskipun demikian”. Karena itu C benar, dan kecocokannya \( \gt \) pilihan lain.
soal 14
Perhatikan paragraf berikut!
(1) Seorang gadis desa, anak seorang petani kecil, dipaksa kawin.
(2) Dia kawin lari bersama pacarnya ke kota besar, tapi tak lama kembali ke kampung.
(3) Ketika ketahuan oleh istri tua suaminya, dia kembali ke Jakarta dan sempat pacaran dengan seorang lelaki.
(4) Nasib baik kemudian menimpa gadis yang tak berdaya itu.
(5) Cerita duka seperti itu bukan merupakan berita lagi.
Kalimat berobjek pada paragraf di atas adalah …
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)
E. (5)
Jawaban dan Analisis
Jawaban: D
Analisis: Kalimat berobjek biasanya memiliki predikat verba transitif yang “mengenai” sasaran (objek). Perhatikan (4): “Nasib baik kemudian menimpa gadis yang tak berdaya itu.” Predikat “menimpa” adalah verba transitif, dan frasa “gadis yang tak berdaya itu” berfungsi sebagai objek (yang dikenai peristiwa “menimpa”).
Uji kalimat lain:
(1) “dipaksa kawin” lebih berupa konstruksi pasif + pelengkap tindakan (kawin), bukan objek yang jelas dalam bentuk nomina sasaran.
(2) “kawin lari … kembali” merupakan tindakan/kejadian tanpa objek yang dikenai secara langsung.
(3) “kembali … pacaran” juga tidak menampilkan objek yang dikenai secara langsung.
(5) “bukan merupakan” adalah kalimat penghubung/identifikasi, bukan verba transitif yang mengambil objek.
Karena (4) paling jelas memiliki predikat transitif + objek, maka D benar.
soal 15
Bacalah paragraf berikut!
Melihat potensi peternakan sapi perah eks Belanda di Pujon, tentara pendudukan Jepang mencoba meneruskannya. Di samping itu, beternak sapi perah juga ternyata diwarisi oleh sebagian penduduk Pujon sendiri. Tatkala Jepang angkat kaki dari tanah air, tinggallah penduduk Pujon sepenuhnya mengusahakan peternakan sapi perah.
Makna ungkapan angkat kaki dalam paragraf di atas adalah …
A. menempatkan tentaranya
B. menegaskan mata-matanya
C. meninggalkan daerahnya
D. membatasi kebebasan
E. bersenang-senang di daerahnya
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: Ungkapan angkat kaki adalah idiom yang bermakna “pergi” atau “meninggalkan tempat/daerah”. Dalam konteks kalimat, setelah Jepang “angkat kaki”, penduduk Pujon “tinggal” melanjutkan usaha peternakan, artinya Jepang sudah pergi/meninggalkan wilayah tersebut.
Uji opsi:
A, B, D, E tidak sejalan dengan konteks “penduduk tinggal melanjutkan” yang mengisyaratkan pihak Jepang sudah tidak ada di sana.
Kesesuaian konteks “pergi/meninggalkan” pada C bobotnya \( \gt \) pilihan lain, maka C benar.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12