Soal 51
Kalimat yang memiliki satu makna berdasarkan jeda adalah …
A. Anak jenderal yang sombong itu ditangkap polisi.
B. Anak kucing berbulu hitam itu melarikan ikan.
C. Menurut Anita Ibu Nani guru yang cantik.
D. Kucing makan tikus mati di dapur.
E. Sakit yang ringan pada tenggorokan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: B
Analisis: “Berdasarkan jeda” maksudnya: bila jeda/tanda koma dipindah, makna bisa berubah (kalimat menjadi ambigu). Kalimat yang “satu makna” adalah kalimat yang tetap jelas tanpa perlu menambah jeda apa pun.
Uji opsi:
A masih berpotensi dipahami berbeda karena frasa “anak jenderal” dapat memancing tafsir hubungan (si anak vs si jenderal) ketika dijeda, walau tidak sekuat opsi lain.
B jelas: subjek “anak kucing berbulu hitam itu” melakukan tindakan “melarikan ikan” (membawa lari ikan). Jeda tidak mengubah struktur inti, sehingga maknanya tetap tunggal.
C ambigu karena membutuhkan jeda: “Menurut Anita, Ibu Nani guru yang cantik.” Tanpa jeda, susunan dapat terasa rancu.
D ambigu karena “mati di dapur” bisa dianggap menerangkan “tikus” atau memunculkan kebingungan struktur jika dijeda berbeda.
E relatif jelas, tetapi masih memungkinkan pembacaan yang kurang efektif jika jeda ditempatkan berbeda; sementara B paling “rapat” dan tidak menuntut penambahan jeda untuk memperjelas.
Karena ketunggalan makna pada B paling kuat (kepastian \( \gt \) opsi lain), maka B benar.
Soal 52
Ambruknya mereka di atas panggung tidak lantas membuat kelompok dagelan Srimulat yang tidak mempunyai markas itu mati berkesi. Rencana mereka akan menggelar humor melalui sinema elektronik. Keinginan ini telah dilontarkan Kadir kepada “Republika” usai menggelar “Sepekan Horor” di Senayan. Ia mengatakan bahwa mereka bisa membuat paket sinetron untuk ditayangkan di televisi. Masalah naskah, mereka tidak pernah kekurangan, begitu pula penggarapannya dan pendanaannya. Terpenting, terlebih dahulu mereka harus mempunyai badan hukum.
Isi berita di atas adalah …
A. Ambruknya Srimulat
B. Rencana Srimulat membuat sinetron
C. Srimulat bangkit kembali
D. Rencana Srimulat menggelar humor
E. Langkah Srimulat mendatang
Jawaban dan Analisis
Jawaban: D
Analisis: “Isi berita” yang dimaksud adalah gagasan utama yang paling menaungi rincian. Teks menekankan bahwa Srimulat tidak mati, lalu memusatkan pada rencana utama: “menggelar humor melalui sinema elektronik” dan paket sinetron untuk TV.
Uji opsi:
A hanya menyebut latar (ambruk di panggung), bukan inti arah berita.
B terlalu menyempit pada satu bentuk (sinetron), padahal inti besarnya adalah rencana menggelar humor lewat media elektronik, sinetron hanyalah rincian.
C berupa kesan umum “bangkit kembali”, tetapi isi berita lebih konkret pada rencana program.
D tepat karena mencakup ide utama: rencana menggelar humor (melalui sinema elektronik/TV).
E terlalu umum dan kurang langsung (padahal isi sudah dinyatakan jelas sebagai rencana humor).
Cakupan ide utama pada D bobotnya \( \gt \) pilihan lain, maka D benar.
Soal 53
Perhatikan tabel kepadatan penduduk di Indonesia berikut!
| No. | Wilayah | Luas | Kepadatan penduduk / km\(^{2}\) | |||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Km\(^{2}\) | \(\%\) | \(1980\) | \(1985\) | \(1959\) | ||
| \(1\) | Sumatera | \(473.481\) | \(24,67\) | \(59\) | \(69\) | \(77\) |
| \(2\) | Jawa | \(132.186\) | \(6,89\) | \(690\) | \(755\) | \(821\) |
| \(3\) | Nusa Tenggara | \(88.488\) | \(4,61\) | \(96\) | \(106\) | \(115\) |
| \(4\) | Kalimantan | \(539.460\) | \(28,10\) | \(12\) | \(14\) | \(17\) |
| \(5\) | Sulawesi | \(189.216\) | \(9,86\) | \(55\) | \(61\) | \(66\) |
| \(6\) | Maluku | \(496.486\) | \(25,87\) | \(5\) | \(6\) | \(6\) |
| INDONESIA | \(1.919.317\) | \(100\) | \(77\) | \(85\) | \(93\) | |
Pernyataan yang sesuai dengan tabel di atas adalah …
A. Sebagian besar penduduk bertempat tinggal di Pulau Jawa.
B. Perkembangan kepadatan penduduk terendah ada di Kalimantan.
C. Penduduk Indonesia pada saat tabel dibuat ada \(191.931.700\) jiwa.
D. Luas wilayah Sulawesi tidak sebesar luas wilayah Nusa Tenggara.
E. Interval perkembangan kepadatan penduduk beberapa wilayah teratur.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Analisis: Dari tabel, kepadatan penduduk Pulau Jawa jauh paling tinggi dibanding wilayah lain: \(690\), \(755\), hingga \(821\) jiwa/km\(^{2}\). Kepadatan yang sangat tinggi pada wilayah yang luasnya hanya \(6,89\%\) dari Indonesia menunjukkan konsentrasi penduduk terbesar berada di Jawa, sehingga pernyataan A paling sesuai.
Uji opsi:
B salah karena kepadatan terendah justru Maluku (\(5\)–\(6\)–\(6\)), bukan Kalimantan (\(12\)–\(14\)–\(17\)).
C tidak dapat disimpulkan karena tabel tidak memuat jumlah penduduk (hanya luas dan kepadatan).
D salah karena luas Sulawesi \(189.216\) km\(^{2}\) justru \( \gt \) Nusa Tenggara \(88.488\) km\(^{2}\).
E salah karena kenaikan kepadatan tiap wilayah tidak membentuk interval yang teratur (misalnya Jawa naik \(+65\) lalu \(+66\), Sumatera \(+10\) lalu \(+8\), Maluku \(+1\) lalu \(+0\)).
Karena A paling didukung oleh data (konsentrasi kepadatan), maka A benar dengan kekuatan bukti \( \gt \) opsi lain.
Soal 54
Cermati penggalan drama berikut!
Adegan Ponirah dan Marni dengan menggendong bakul dan mengenakan topi caping.
Marni : Pon … Ponirah!
Ponirah : Ada apa?
Marni : Aku melihat sepintas bayangan orang di sana!
Ponirah : Tenang saja!
Marni : Tenang? … tenang? Tenang bagaimana? Kalau musuh?
Ponirah : Musuh? Marni, kita ini jualan buah dan tidak punya musuh. Kita harus yakin, yang berani bergerak di malam hari hanya TNI. Ayo jalan!
Marni : Tapi bulu kudukku berdiri.
Ponirah : Maka jangan di sini, ayo terus jalan!
Keduanya berjalan dengan sesekali menoleh ke belakang. Topi caping di tangan kiri. Tangan kanan di balik seakan memegang senjata.
Situasi yang dilukiskan dalam penggalan drama itu adalah …
A. mencekam
B. mengerikan
C. mengeri
D. menjengkelkan
E. menggelisahkan
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Analisis: Teks menampilkan ketegangan: Marni melihat bayangan, takut “kalau musuh”, “bulu kudukku berdiri”, berjalan sambil menoleh, dan tangan seakan memegang senjata. Ini menggambarkan suasana tegang dan menekan, yaitu “mencekam”.
Uji opsi:
B “mengerikan” menekankan horor/menakutkan yang ekstrem, sementara adegan lebih pada tegang-waspada.
C “menger i” tidak lazim sebagai pilihan baku dalam konteks ini.
D tidak sesuai karena tidak ada unsur kesal.
E “menggelisahkan” dekat, tetapi “mencekam” lebih tepat karena ada aksi waspada dan ketegangan yang menekan.
Karena indikator ketegangan pada teks sangat kuat, ketepatan A \( \gt \) opsi lain.
Soal 55
Pasal 5
Hapusnya hak guna usaha/hak guna bangunan disebabkan faktor-faktor berikut.
a. berakhirnya jangka waktu
b. syaratnya tidak terpenuhi
c. dilepaskan oleh pemegangnya sebelum waktu berakhir
d. dihentikan demi kepentingan umum
e. ditelantarkan
f. tanahnya musnah
g. kehilangan kewarganegaraan Indonesia
Berdasarkan faktor f (tanahnya musnah) peraturan pertanahan di atas dapat terjadi hal-hal berikut, kecuali …
A. banjir
B. longsor
C. kebakaran
D. gunung meletus
E. gempa dahsyat
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Analisis: “Tanahnya musnah” berarti bidang tanah hilang/lenyap/berubah sehingga tidak dapat lagi diidentifikasi sebagai objek hak. Peristiwa alam seperti banjir besar (misalnya abrasi/terseret arus), longsor, gunung meletus (tertimbun lava/awan panas), dan gempa dahsyat (pergeseran besar/ambles) dapat menyebabkan tanah “musnah” atau tidak lagi utuh.
Kebakaran pada umumnya merusak bangunan atau vegetasi, tetapi tidak membuat tanahnya hilang sebagai bidang tanah. Jadi, kebakaran adalah pengecualian.
Karena kesesuaian C terhadap konsep “tanah musnah” adalah yang paling lemah (nilainya \( \lt \) opsi lain), maka C benar sebagai jawaban kecuali.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12