Soal 16
Kalimat berikut yang berobjek adalah ....
A. Hari ini teman dekat saya sakit keras.
B. Kami semua berangkat ke sekolah.
C. Pengurus Darma Wanita mengunjungi Panti Asuhan.
D. Peringatan ulang tahun sekolah kami diadakan di Gedung Pemuda.
E. Engkau harus menjadi orang pintar.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Inti konsep: Kalimat berobjek umumnya berpola S-P-O dengan predikat berupa verba transitif (kata kerja yang memerlukan objek).
A. Predikat “sakit” menyatakan keadaan (bukan verba transitif), sehingga tidak memiliki objek.
B. “berangkat” adalah verba intransitif; “ke sekolah” adalah keterangan, bukan objek.
C. “mengunjungi” adalah verba transitif; “Panti Asuhan” berfungsi sebagai objek. Ini paling tepat \( \gt \) pilihan lain.
D. Bentuk pasif “diadakan” tidak menampilkan objek; “di Gedung Pemuda” adalah keterangan tempat.
E. “menjadi” menuntut pelengkap; “orang pintar” adalah pelengkap, bukan objek langsung.
Soal 17
Granat Meledak, Pelajar SLIP tewas
Granat yang sudah dibuka tutupnya itu oleh Candra kemudian diapit dua telapak kakinya. Dengan posisi membungkuk pemicunya itu lantas ditarik dan meledak seketika. Bisa dibayangkan memang. Betapa parahnya luka yang dialami oleh Candra.
Kedua telapak tangannya terlepas, wajahnya hancur, begitu juga kemaluannya. Lebih-lebih kedua kakinya.
Namun Candra termasuk bocah yang kuat, buktinya ia tidak tewas seketika, namun \(10\) menit setelah dirawat di IRD Rumah Sakit DR. Syaiful Anwar malang korban pun tewas.
Perbaikan kalimat di bawah ini yang tidak sesuai dengan kesalahan kalimat dua paragraf di atas adalah ....
A. Granat yang sudah dibuka tutupnya oleh Candra itu kemudian diapit kedua telapak kakinya.
B. Dengan posisi membungkuk pemicunya itu kemudian ditarik, akibatnya granat tersebut meledak seketika (paragraf \(1\), kalimat ke-\(2\)).
C. Memang bisa dibayangkan, betapa parahnya luka yang dialami oleh Candra (paragraf \(1\), kalimat \(3\)).
D. Kedua telapak tangannya terlepas, wajahnya hancur, dan begitu juga kemaluannya (paragraf \(2\), kalimat \(1\)).
E. Namun Candra termasuk bocah yang kuat, buktinya ia tidak tewas seketika. Tetapi \(10\) menit setelah dirawat di IRD Rumah Sakit Dr. Syaiful Anwar, Malang, ia menghembuskan napasnya yang terakhir (paragraf \(2\), kalimat \(3\)).
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Inti soal: Dicari perbaikan yang tidak sesuai (rujukan paragraf/kalimatnya keliru atau perbaikannya tidak sejalan dengan letak kesalahan yang ditunjuk).
A (sesuai): Memperbaiki urutan kata yang rancu pada kalimat pertama sehingga lebih efektif.
B (sesuai): Memperjelas hubungan peristiwa dengan penanda sebab-akibat (“akibatnya ...”).
C (sesuai): Menggabungkan kalimat yang terputus agar lebih efektif dan padu.
D (sesuai): Membenahi kesejajaran perincian dengan menambahkan penghubung “dan”.
E (tidak sesuai): Rujukan “(paragraf \(2\), kalimat \(3\))” tidak cocok, karena informasi “Namun Candra ... \(10\) menit ...” berada pada paragraf berikutnya (bukan paragraf \(2\)). Selain itu, penyisipan “Malang,” perlu ditempatkan konsisten sebagai keterangan lokasi. Jadi E lebih lemah \( \lt \) A–D.
Soal 18
Perusahaan pakaian milik perancang busana wanita terkenal, tempat mamaku bekerja, berbaik hati mau melunasi semua tunggakan sekolahku. Frase perancang busana wanita dapat menimbulkan pengertian ganda. Bila yang dimaksud adalah perancang yang menciptakan model busana untuk wanita, penulisan yang tepat adalah ....
A. perancang busana-wanita
B. perancang-busana wanita
C. wanita perancang busana
D. wanita perancang-busana
E. wanita-perancang busana
Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Inti konsep: Ambiguitas: (1) perancangnya wanita, atau (2) busana yang dirancang untuk wanita. Soal meminta makna (2).
B. “perancang-busana” menjadi inti (perancang busana), lalu “wanita” menerangkan busana (untuk wanita). Ini paling mengunci makna \( \gt \) pilihan lain.
A. Menempelkan “wanita” pada “busana” dengan tanda hubung kurang lazim dan tidak sejelas maksud “untuk wanita”.
C. Menunjukkan perancangnya wanita (makna 1), tidak sesuai.
D. Tetap menonjolkan “wanita” sebagai pelaku (makna 1).
E. “wanita-perancang” jelas makna 1, tidak sesuai.
Soal 19
Majas metonimia terdapat dalam kalimat ....
A. Dia merasa kesepian di tengah-tengah keramaian pesta itu.
B. Kenaikan harga-harga bahan bangunan terasa sampai mencekik leher.
C. Indonesia berhasil merebut Piala Thomas Cup untuk kedelapan kalinya.
D. Kemarin ayah pergi ke Singapura naik garuda.
E. Perpustakaan adalah gudang ilmu yang tidak akan habis-habisnya.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Inti konsep: Metonimia = penggantian nama berdasarkan kedekatan hubungan (negara untuk timnya, merek untuk benda, dan sebagainya).
C. “Indonesia” mewakili “tim Indonesia” yang bertanding. Ini metonimia dan paling kuat \( \gt \) opsi lain.
A. Bukan metonimia; hanya pernyataan keadaan/perasaan.
B. “mencekik leher” hiperbola, bukan metonimia.
D. Bisa dianggap metonimia bila “garuda” dimaknai maskapai, tetapi ambigu; karena itu C lebih aman \( \gt \) D.
E. “gudang ilmu” metafora, bukan metonimia.
Soal 20
Kalimat pasif yang baik adalah ....
A. Meja seberat itu akhirnya terangkat juga olehku.
B. Novel itu harus dibaca oleh kalian di rumah.
C. Pekerjaan rumah saya akan selesai sampai tuntas.
D. Dengan senang hati mereka akan bantu anak kesusahan itu.
E. Jendela kotor itu akan dibersihkan oleh kami nanti siang.
Jawaban & Analisis
Jawaban: E
Inti konsep: Kalimat pasif yang baik: subjek penderita jelas, predikat pasif jelas (di-/ter-), dan susunan efektif.
E. Subjek “Jendela kotor itu” + predikat pasif “akan dibersihkan” + pelaku “oleh kami” + waktu “nanti siang”. Struktur jelas dan efektif \( \gt \) opsi lain.
A. Pasif (“terangkat”), tetapi “olehku” kurang baku untuk ragam resmi; kualitas efektivitas kalah \( \lt \) E.
B. Pasif, tetapi terasa kurang efektif untuk kalimat “yang baik” dibanding E.
C. Bukan pasif yang tepat; lebih logis “akan diselesaikan”.
D. Kalimat aktif dan tidak baku (“bantu” seharusnya “membantu”).
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12