Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 51

Memiliki kemampuan berbicara tidaklah semudah yang dibayangkan orang. Banyak ahli terampil menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan, namun sering mereka kurang terampil menyajikannya secara lisan (langsung). Oleh sebab itulah perlu kiranya diadakan lomba diskusi panel untuk tingkat SMU se-DKI ini. Sebagai wadah bagi siswa berlatih berbicara dan mengeluarkan pendapat ....

Penggalan proposal kegiatan di atas merupakan unsur proposal bagian ....

A. pendahuluan

B. sasaran

C. tema

D. dasar pemikiran

E. perkiraan anggaran

Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Penggalan tersebut menjelaskan alasan mengapa kegiatan lomba diskusi panel perlu diadakan, yaitu karena banyak orang kurang terampil berbicara secara lisan meskipun mampu menulis. Uraian semacam ini merupakan bagian dasar pemikiran dalam proposal, karena berisi latar belakang dan alasan penyelenggaraan kegiatan. Nilai alasan ini lebih dominan dibandingkan sekadar pengantar, seperti perbandingan \(2 \gt 1\).


Soal 52

Konser musik gratis "Bangkitlah bangsaku" yang diadakan di Alun-alun Utara kota Yogyakarta ini juga sebagai upaya sosialisasi pesan-pesan moral antikekerasan dan upaya merengkuh cinta kasih sesama untuk persatuan dan kesatuan bangsa. Sebab, musik dan lagu selain sebagai sarana penghibur juga berfungsi sebagai sarana menyampaikan pesan perdamaian.

Tanggapan yang tepat berdasarkan ilustrasi di atas adalah ....

A. Membangun bangsa ternyata tidak hanya melalui pembangunan ekonomi saja.

B. Membangun bangsa ternyata tidak hanya melalui pembangunan fisik saja.

C. Membangun bangsa ternyata bisa dilaksanakan lewat seni.

D. Membangun bangsa lebih baik dilakukan lewat seni.

E. Seni sangat baik sebagai sarana pembangunan bangsa.

Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Ilustrasi menegaskan bahwa seni, khususnya musik dan lagu, berfungsi sebagai sarana penyampai pesan moral dan perdamaian untuk persatuan bangsa. Oleh karena itu, tanggapan paling tepat adalah bahwa membangun bangsa dapat dilakukan melalui seni. Pernyataan ini paling sesuai dengan isi ilustrasi dan lebih tepat dibandingkan penilaian subjektif lain, seperti \(3 \gt 2\).


Soal 53

Yang kami minta Hanyalah

yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja

Penawar musim kemarau dan tangkal bahaya banjir

Tentu bapak telah melihat gambarnya di koran kota

Tatkala semua orang bersedih sekedarnya.

Dari kaki langit ke kaki langit air membusa

Dari tahun ke tahun ia datang mulkamu.

Sejak dari tumit ke paha, lalu lewat kepala menyeret semua.

Bila air surut tinggallah angini menudungi kami

Di atas langit dan di bawah lumpur di kaki

Kelapak padang di pohon randu

Bila tanggul pecah tinggallah reruntuhan lagi

Sawah retak-retak berebahan tangkai padi

Nyanyi katak bertalu-talu

Yang kami minta hanyalah sebuah bendungan saja

Tidak tugu atau tempat main bola

Air mancur warna warni

........................................

Sumber: Benteng

Karya: Taufik Ismail

Masalah dalam puisi di atas adalah keinginan rakyat akan ....

A. pembangunan bendungan

B. pembangunan fisik

C. pembangunan nonfisik

D. kemakmuran

E. kedamaian dan kemakmuran

Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Puisi secara eksplisit dan berulang menyatakan keinginan rakyat hanya satu, yaitu pembangunan bendungan sebagai penangkal banjir dan musim kemarau. Bahkan, penyair menegaskan bahwa rakyat tidak menginginkan tugu atau air mancur. Oleh karena itu, masalah utama yang diangkat adalah kebutuhan akan bendungan. Ketepatannya jauh lebih tinggi dibandingkan pilihan umum lain, seperti \(5 \gt 1\).


Soal 54

Aku tahu emak tentu tidak akan datang. Tidak mau, katanya tidak pantas. "Sekolah itu kan tempat priyayi lho, Gus. Emakmu ini apalah... ndak ilok kalau berada di tempat itu."

"Oalah, Mak, Mak! Priyayi itu zaman dulu, sekarang ini orang sama saja, yang membedakan itu kan isinya," aku menekan telunjuk ke keningku.

"Itulah Gus yang emak maksudkan priyayi. Emak tidak mau ke tempat yang angker itu. Nanti Emakmu ini hanya akan jadi tontonan saja, karena plongo-plongo kayak kerbau. Kasihan kamu, Gus."

(Cerpen Emak yang Perkasa: Agus Fakri H.)

Watak tokoh Emak dalam penggalan cerpen di atas adalah ....

A. jujur, baik, pengertian

B. rendah hati, rendah diri

C. tidak sombong, baik, optimis

D. penuh pengertian, lugu

E. rendah hati, lugu, penuh pengertian

Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Tokoh Emak menunjukkan sikap merasa tidak pantas, minder, dan merendahkan diri ketika membandingkan dirinya dengan kaum priyayi. Sikap tersebut mencerminkan watak rendah hati sekaligus rendah diri. Unsur ini lebih dominan dibandingkan keluguan semata, seperti \(4 \gt 2\).


Soal 55

Cermati penggalan cerita rakyat di bawah ini!

Tetapi Sangkuriang tidak mengakui wanita jelita itu sebagai ibunya. “Bagaimana mungkin engkau puteri remaja muda, menjadi ibu aku yang tinggi besar serta perkasa! Tentu akalmu saja untuk menolak lamaranku maka engkau mengatakan hal itu.”

“Tidak, engkaulah anakku! Aku yang pernah kukandung dalam rahimku, lalu kulahirkan sendiri. Engkau anak yang dahulu kususui pada dadaku kutimang dengan tanganku.”

“Engkau boleh berkata semaumu, tetapi aku menolak pengakuan bahwa aku ini anakmu. Aku adalah laki-laki yang mencintaimu dan sekarang melamarmu untuk dipersunting sebagai istriku.”

Nilai moral yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut adalah ....

A. Anak yang selalu membantah kehendak orang tua

B. Anak yang tidak mau menuruti nasihat orang tua

C. Anak yang melupakan orang tuanya

D. Anak yang selalu membanggakan keberhasilan dirinya

E. Anak yang berbohong untuk kepuasan dirinya

Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Sangkuriang menolak pengakuan ibunya dan bahkan ingin menikahinya, sehingga menunjukkan sikap mengingkari dan melupakan orang tua. Nilai moral yang disampaikan adalah larangan melupakan orang tua. Ketepatan makna ini lebih kuat dibandingkan sekadar membantah, sehingga dapat dinyatakan \(C \gt A\) dan \(A \lt C\).