Soal 36
Peristiwa yang terjadi pada profase dari meiosis I adalah ....
A. membelahnya sentromer menjadi dua
B. meleburnya dinding inti
C. terbentuknya benang-benang kromatin
D. bergeraknya kromatid ke arah kutub
E. berkumpulnya kromosom di bidang equator
Klik untuk melihat jawaban dan analisa
Jawaban: B
Analisa: Profase I ditandai oleh kromatin memadat menjadi kromosom, terjadi sinapsis, dan pada akhir tahap ini membran inti menghilang. Peleburan dinding inti memungkinkan benang spindel berinteraksi dengan kromosom.
A salah karena pemisahan sentromer terjadi pada anafase.
B benar karena membran inti menghilang pada profase.
C kurang tepat karena kromatin sudah ada sejak interfase; pada profase yang khas adalah pemadatan.
D salah karena pergerakan ke kutub terjadi pada anafase.
E salah karena kromosom berjajar di bidang ekuator terjadi pada metafase.
Soal 37
Gen \(A\) bulu keriting (dominan)
Gen \(a\) bulu lurus (resesif)
Gen \(B\) bulu hitam (dominan)
Gen \(b\) bulu putih (resesif)
Hewan dengan genotipe \(AaBb\) akan memiliki fenotip ....
A. hitam lurus
B. hitam keriting
C. putih halus
D. putih keriting
E. abu-abu ikal
Klik untuk melihat jawaban dan analisa
Jawaban: B
Karena terdapat alel dominan \(A\) maka sifat bulu keriting muncul, dan karena terdapat alel dominan \(B\) maka warna hitam muncul. Jadi fenotipnya hitam keriting.
A salah karena lurus memerlukan \(aa\).
B benar karena \(A\_\) keriting dan \(B\_\) hitam.
C salah karena putih memerlukan \(bb\).
D salah karena warna putih tidak mungkin muncul pada \(Bb\).
E salah karena sifat tersebut tidak didefinisikan dalam soal.
Soal 38
Gen \(A\) (daun berklorofil), gen \(a\) (daun tidak berklorofil), gen \(B\) (batang tinggi), dan gen \(b\) (batang pendek). Jika genotipe \(aa\) bersifat letal, maka hasil persilangan \(AaBb\) dengan \(Aabb\) adalah ....
A. Hijau tinggi : hijau pendek = \(1:1\)
B. Hijau tinggi : hijau pendek = \(3:1\)
C. Hijau tinggi : putih pendek = \(1:1\)
D. Hijau tinggi : putih pendek = \(2:1\)
E. Putih tinggi : hijau pendek = \(3:1\)
Klik untuk melihat jawaban dan analisa
Jawaban: A
Persilangan \(Aa \times Aa\) menghasilkan perbandingan \(1:2:1\), namun \(aa\) letal sehingga tidak dihitung. Lokus \(B\): \(Bb \times bb\) menghasilkan tinggi : pendek = \(1:1\). Maka fenotip hidup hijau tinggi dan hijau pendek memiliki perbandingan sama yaitu \(1:1\).
Soal 39
Penyilangan bunga Linaria maroccana \(AAbb\) (merah) dengan \(aaBB\) (putih), \(F_1\) \(AaBb\) (ungu). Perbandingan fenotip \(F_2\) adalah ....
A. Ungu : Merah : Putih = \(12:3:1\)
B. Ungu : Merah : Putih = \(1:1:1\)
C. Merah : Putih = \(9:7\)
D. Ungu : Putih = \(9:7\)
E. Ungu : Merah : Putih = \(9:3:4\)
Klik untuk melihat jawaban dan analisa
Jawaban: E
Pada persilangan dihibrid \(AaBb \times AaBb\), kombinasi fenotip: \(A\_B\_\) = 9 (ungu), \(A\_bb\) = 3 (merah), \(aa\_\_\) = 4 (putih). Maka perbandingan fenotip adalah \(9:3:4\).
Soal 40
Sistem penentuan jenis kelamin pada belalang yaitu ....
A. \(3Y\)
B. \(XO\)
C. \(XX\)
D. \(ZW\)
E. \(ZZ\)
Klik untuk melihat jawaban dan analisa
Jawaban: B
Belalang menggunakan sistem \(XO\). Betina memiliki \(XX\), sedangkan jantan memiliki \(XO\) (satu kromosom \(X\)).