Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 46. Pernyataan tentang unsur-unsur gas mulia berikut yang paling tepat adalah ....

A. harga energi ionisasi tinggi menunjukkan kestabilan unsur gas mulia

B. semua atom unsur gas mulia mempunyai elektron valensi \( 8 \)

C. titik didih unsur sangat tinggi, di atas \( 100 \)°C

D. tidak dikenal senyawa xenon dan kripton

E. argon tidak terdapat di atmosfer

Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Catatan notasi: simbol perbandingan ditulis \( \gt \) dan \( \lt \) bila diperlukan.

Inti konsep: Gas mulia bersifat sangat stabil karena kulit valensinya sudah penuh, sehingga sukar melepaskan elektron. Dampak langsungnya adalah energi ionisasi cenderung tinggi.

A benar: energi ionisasi tinggi menunjukkan atom sulit melepaskan elektron; ini sejalan dengan kestabilan gas mulia.

B salah: helium hanya memiliki \( 2 \) elektron pada kulit terluar (konfigurasi stabil duplet), bukan \( 8 \).

C salah: titik didih gas mulia umumnya rendah (gaya antarmolekul lemah), tidak sampai di atas \( 100 \)°C.

D salah: senyawa xenon (dan juga beberapa senyawa kripton) dikenal, misalnya senyawa fluorida xenon.

E salah: argon terdapat di atmosfer (komponen udara dalam jumlah kecil tetapi nyata).


Soal 47. Tabel titik didih dan titik leleh unsur-unsur halogen sebagai berikut:

Unsur halogen A B C D
Titik didih \( 184 \) \( 59 \) \( -35 \) \( -188 \)
Titik leleh \( 114 \) \( -7 \) \( -101 \) \( -220 \)

Unsur (pasangan) halogen yang berwujud cair pada suhu kamar adalah ....

A. C dan B

B. C dan D

C. A dan D

D. B

E. C

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Catatan notasi: simbol perbandingan ditulis \( \gt \) dan \( \lt \) bila diperlukan.

Inti konsep: Zat berwujud cair pada suhu kamar jika suhu kamar berada di antara titik leleh dan titik didihnya, yaitu \( \text{titik leleh} \lt \text{suhu kamar} \lt \text{titik didih} \).

A: titik leleh \( 114 \) dan titik didih \( 184 \). Suhu kamar tidak lebih besar dari \( 114 \), sehingga A bukan cair (lebih cenderung padat).

B: titik leleh \( -7 \) dan titik didih \( 59 \). Suhu kamar (sekitar \( 25 \)) berada di antara \( -7 \) dan \( 59 \), sehingga B berwujud cair.

C: titik leleh \( -101 \) dan titik didih \( -35 \). Suhu kamar lebih besar dari \( -35 \), sehingga C sudah melewati titik didihnya (berwujud gas pada suhu kamar).

D: titik leleh \( -220 \) dan titik didih \( -188 \). Suhu kamar jauh lebih besar dari \( -188 \), sehingga D gas pada suhu kamar.

Kesimpulan: hanya kolom B yang memenuhi syarat cair pada suhu kamar, jadi pilihan yang benar adalah D (B).


Soal 48. Data potensial standar unsur halogen:

Reaksi reduksi \( E^\circ \) (volt)
\( \text{I}_2(s) + 2e \rightarrow 2\text{I}^-(aq) \) \( +0{,}54 \)
\( \text{Br}_2(s) + 2e \rightarrow 2\text{Br}^-(aq) \) \( +1{,}06 \)
\( \text{Cl}_2(g) + 2e \rightarrow 2\text{Cl}^-(aq) \) \( +1{,}36 \)
\( \text{F}_2(s) + 2e \rightarrow 2\text{F}^-(aq) \) \( +2{,}87 \)

Unsur pasangan halogen yang merupakan oksidator kuat adalah ....

A. \( \text{I}_2 \)

B. \( \text{Br}_2 \)

C. \( \text{Cl}_2 \)

D. \( \text{F}_2 \)

E. \( \text{I}_2 \), \( \text{Br}_2 \)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Catatan notasi: simbol perbandingan ditulis \( \gt \) dan \( \lt \) bila diperlukan.

Inti konsep: Oksidator kuat adalah spesies yang mudah mengalami reduksi (mudah menerima elektron). Pada tabel potensial reduksi standar, semakin besar nilai \( E^\circ \), semakin kuat daya oksidasinya.

Membandingkan nilai \( E^\circ \): \( +2{,}87 \) (untuk \( \text{F}_2 \)) lebih besar daripada \( +1{,}36 \), \( +1{,}06 \), dan \( +0{,}54 \). Jadi \( \text{F}_2 \) paling mudah direduksi dan merupakan oksidator paling kuat.

A kurang kuat karena \( E^\circ \) hanya \( +0{,}54 \).

B kuat, tetapi masih di bawah \( \text{Cl}_2 \) dan \( \text{F}_2 \).

C kuat, tetapi masih di bawah \( \text{F}_2 \).

D paling kuat karena memiliki \( E^\circ \) terbesar.

E tidak tepat karena jika diminta yang kuat, pilihan tunggal terkuat adalah \( \text{F}_2 \).


Soal 49. Pernyataan yang tepat tentang cara memperoleh iodin alkali adalah ....

A. reduksi garam kloridanya

B. oksidasi garam kloridanya

C. elektrolisis leburan garam kloridanya

D. elektrolisis larutan garam kloridanya

E. hidrolisis larutan garam kloridanya

Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Catatan notasi: simbol perbandingan ditulis \( \gt \) dan \( \lt \) bila diperlukan.

Inti konsep: Logam alkali sangat reaktif sehingga tidak diperoleh dari larutan berair (air lebih mudah mengalami reduksi membentuk gas \( \text{H}_2 \)). Karena itu, logam alkali diperoleh dengan elektrolisis leburan garamnya (tanpa air), misalnya kloridanya.

A tidak tepat: “reduksi garam klorida” tanpa metode elektrolisis tidak menggambarkan cara industri yang lazim untuk logam alkali.

B salah arah: oksidasi tidak menghasilkan logam dari ionnya.

C tepat: elektrolisis leburan garam klorida menghasilkan logam di katode dan \( \text{Cl}_2 \) di anode.

D tidak tepat: elektrolisis larutan akan cenderung mereduksi air, bukan ion logam alkali.

E tidak tepat: hidrolisis larutan tidak menghasilkan logam alkali bebas.


Soal 50. Senyawa magnesium yang digunakan untuk menetralkan kelebihan asam lambung adalah ....

A. magnesium klorida

B. magnesium sulfat

C. magnesium karbonat

D. magnesium kromat

E. magnesium hidroksida

Jawaban dan Analisa

Jawaban: E

Catatan notasi: simbol perbandingan ditulis \( \gt \) dan \( \lt \) bila diperlukan.

Inti konsep: Antasida adalah basa lemah/sedang yang aman untuk menetralkan asam lambung (\( \text{HCl} \)). Salah satu yang paling umum adalah \( \text{Mg(OH)}_2 \) (milk of magnesia) yang bereaksi menetralkan asam.

A tidak tepat: \( \text{MgCl}_2 \) adalah garam, bukan basa penetral utama untuk antasida.

B tidak tepat: \( \text{MgSO}_4 \) lebih dikenal sebagai garam (misalnya laksatif dalam konteks tertentu), bukan antasida utama.

C bisa bersifat basa lemah dan dapat menetralkan asam, tetapi yang paling dikenal dan lazim sebagai antasida magnesium adalah \( \text{Mg(OH)}_2 \).

D tidak tepat: magnesium kromat bukan antasida dan tidak digunakan untuk tujuan ini.

E tepat: \( \text{Mg(OH)}_2 \) adalah senyawa magnesium yang umum digunakan untuk menetralkan kelebihan asam lambung.