Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 31

Kalimat berobjek terdapat pada ....

A. Bacaan populer masih dianaktirikan.
B. Tahun ini merupakan tahun keberuntungan Indonesia.
C. Pemerintah mengecam pengunjuk rasa yang berdemonstrasi.
D. Negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila.
E. Setiap malam adik belajar bahasa Inggris.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Kalimat berobjek ditandai oleh adanya predikat transitif yang memerlukan objek. Pada pilihan C, predikat mengecam diikuti oleh objek pengunjuk rasa.

Pilihan A dan E menggunakan predikat intransitif. Pilihan B menggunakan pelengkap, bukan objek. Pilihan D adalah kalimat definisi tanpa objek.

Kalimat dengan objek lebih lengkap strukturnya daripada yang tanpa objek, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).


Soal 32

Kalimat berpelengkap terdapat dalam ....

A. Kami menyudahi pembicaraan setelah lama berdebat.
B. Pohon duren di depan rumahku banyak buahnya.
C. Sepasang kekasih berpegangan tangan dengan mesra.
D. Silakan saudara duduk di kursi nomor dua dari depan.
E. Stasiun televisi swasta menayangkan iklan promosi dan layanan masyarakat.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Pelengkap hadir setelah predikat dan tidak dapat menjadi subjek jika kalimat dipasifkan. Pada kalimat B, kata banyak memerlukan pelengkap buahnya.

Pilihan A dan E memiliki objek. Pilihan C dan D hanya memiliki keterangan, bukan pelengkap.

Pelengkap berada di tengah antara objek dan keterangan, seperti \(2 \gt 1\) dan \(2 \lt 3\).


Soal 33

Kalimat berikut yang termasuk kalimat majemuk setara (koordinatif) adalah ....

A. Kami akan datang jika ada surat undangan dan tugas dari kepala sekolah.
B. Mereka tidak mengakui perbuatannya karena tidak ingin namanya tercemar.
C. Gadis itu sangat cerdas, parasnya cantik, dan disenangi teman-temannya.
D. Gemuruh mempercepat hari menjadi gelap sehingga membuat pekerjaannya tidak selesai.
E. Orang yang kemarin datang ditangkap polisi karena kasus penipuan.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Kalimat majemuk setara terdiri atas dua atau lebih klausa yang kedudukannya sejajar, biasanya dihubungkan oleh kata dan, atau.

Pilihan C memuat klausa-klausa setara: sangat cerdas, parasnya cantik, dan disenangi teman-temannya. Pilihan lain adalah kalimat majemuk bertingkat.

Kedudukan klausa setara bersifat sejajar, seperti \(1 = 1\) yang nilainya lebih kuat daripada \(1 \lt 2\).


Soal 34

Gubernur DKI mengimbau warga dan aparat pemda agar meningkatkan kewaspadaan. Klausa bawahan (anak kalimat) dari kalimat majemuk bertingkat di atas adalah ....

A. gubernur DKI mengimbau warga
B. gubernur DKI mengimbau aparat pemda
C. warga meningkatkan kewaspadaan
D. aparat pemda harus waspada
E. agar meningkatkan kewaspadaan

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Anak kalimat ditandai oleh kata penghubung subordinatif seperti agar, karena, atau sehingga.

Pada kalimat tersebut, bagian agar meningkatkan kewaspadaan tidak dapat berdiri sendiri dan bergantung pada induk kalimat, sehingga merupakan klausa bawahan.

Anak kalimat selalu bergantung pada induk kalimat, seperti \(1 \lt 2\) dan bukan \(2 \gt 1\).


Soal 35

Ibunya menjahit ketika anaknya belajar di kamar. Kalimat yang berpola sama dengan kalimat di atas adalah ....

A. Ayahnya datang ketika ibu ke pasar.
B. Dokter itu menceritakan bahwa pasiennya berobat jalan.
C. Dokter itu menceritakan bahwa pasiennya sedang sakit keras.
D. Ibu anak itu berdagang saat suaminya berlayar ke luar negeri.
E. Murid itu berkata bahwa temannya sedang makan di kantin.

Lihat Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Kalimat contoh memiliki pola kalimat majemuk bertingkat dengan keterangan waktu, ditandai kata ketika.

Pilihan D juga menggunakan hubungan waktu dengan kata saat. Pilihan lain menggunakan konjungsi bahwa atau tidak sejajar secara struktur.

Kesamaan pola lebih penting daripada kesamaan kata, seperti \(2 \gt 1\) dan bukan \(1 \lt 2\).