Soal 21.
PTARTOMORO
Jl. Tebusan Indah 19 Surabaya
MEMO
Dengan hormat,
Untuk Rapat Tahunan, bulan depan, harap disiapkan laporan pemasaran yang lengkap dan terperinci mengenai jumlah dan jenis produk:
1) Jumlah dan jenis produk yang masuk
2) Hasil pemasaran tahun lalu
3) Jumlah yang telah dan belum dilunasi
4) Pesanan yang belum direalisasikan
5) Perkiraan penyelesaian tunggakan
6) Perkiraan pengiriman sampai akhir tahun
Data-data tersebut sudah diserahkan selambat-lambatnya tanggal 15 November.
Surabaya, 1 November 1998
Direktur
Unsur yang terkandung dalam penggalan memorandum di atas adalah ....
A. alamat kantor, pesan yang disampaikan, tanda tangan, nama terang
B. alamat kantor, kepada, dari, tanggal
C. alamat kantor, dari, untuk, tanda tangan
D. alamat kantor, hal, kepada, nama terang
E. alamat kantor, dari, pesan yang disampaikan, tanggal
Jawaban dan Analisis
Jawaban: E
Memorandum pada kutipan memuat: (1) alamat kantor (PTARTOMORO dan alamat), (2) pesan/isi memo (permintaan menyiapkan laporan pemasaran beserta rincian), (3) tanggal (Surabaya, 1 November 1998 dan batas penyerahan 15 November).
Pilihan E memuat unsur-unsur yang jelas tampak pada memo: alamat kantor + pihak pengirim (diwakili jabatan “Direktur” sebagai “dari”) + pesan + tanggal. Pilihan lain memasukkan unsur yang tidak tampak tegas (mis. “nama terang”, “kepada”, “hal”) sehingga ketepatannya \( \lt \) pilihan E, sedangkan E \( \gt \) opsi lain.
Soal 22.
Kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut ini yang mengalami perubahan makna meluas adalah ....
A. Sebaiknya Saudara segera menghadap pimpinan.
B. Anita menulis surat buat Annisa.
C. Ayah rajin membaca majalah ilmu-ilmu pengetahuan.
D. Dewasa ini banyak petualang politik yang dianggap bingung.
E. Pemerintah menggalakkan program Sarjana masuk desa.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Makna meluas terjadi ketika kata yang awalnya bermakna sempit kemudian dipakai untuk cakupan yang lebih luas. Kata saudara awalnya bermakna “orang yang bersaudara/kerabat”, tetapi dalam ragam resmi berkembang menjadi kata sapaan untuk orang lain (bukan kerabat), seperti pada kalimat “Sebaiknya Saudara segera menghadap pimpinan.”
Pilihan B (surat) tetap bermakna “letter/surat”, tidak menunjukkan pelebaran makna pada konteks itu. Pilihan C, D, E juga masih makna biasa sesuai konteks. Karena itu, A \( \gt \) pilihan lain, sedangkan yang lain \( \lt \) dalam menunjukkan makna meluas.
Soal 23.
PBB Susun Draf
Pemerintahan Timtim
Canberra, Sabtu
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat ini tengah menyusun draf rencana pembentukan pemerintahan sementara empat tahun di Timtim, seandainya bekas jajahan Portugal, yang dikuasai Indonesia sejak 1975 ini memilih merdeka dalam penentuan pendapat 30 Agustus mendatang.
Demikian diungkapkan surat kabar Australia, The Age Sabtu (31/7), mengutip sebuah sumber pejabat senior PBB di New York. Namun The Age juga mengungkapkan, seandainya saja Timtim memilih merdeka, maka pemerintah Jakarta (Indonesia) masih memerintah wilayah tersebut sampai Indonesia meratifikasi pilihan rakyat Timtim di parlemen.
Kesimpulan yang terdapat dalam wacana di atas adalah ....
A. PBB menyusun draf rencana pembentukan pemerintahan sementara empat tahun di Timtim.
B. Portugal yang dikuasai Indonesia sejak 1975 memilih merdeka dalam penentuan pendapat.
C. Surat kabar Australia mengutip seorang sumber pejabat senior PBB di New York.
D. Seandainya Timtim memilih merdeka.
E. Indonesia meratifikasi pilihan rakyat Timtim di parlemen.
Jawaban dan Analisis
Jawaban: A
Kesimpulan wacana = inti gagasan yang menaungi rincian. Paragraf menekankan kabar utama bahwa PBB sedang menyusun draf rencana pemerintahan sementara di Timtim (dengan syarat jika Timtim memilih merdeka). Kalimat-kalimat berikutnya (sumber berita dan konsekuensi bahwa Indonesia masih memerintah sampai ratifikasi) berfungsi sebagai penjelas/pendukung.
B salah karena subjeknya rancu (Portugal bukan yang “memilih merdeka”; yang melakukan penentuan pendapat adalah Timtim). C hanya detail sumber berita, bukan inti. D hanya anak kalimat, tidak lengkap. E hanya potongan konsekuensi, bukan kesimpulan umum. Karena itu A \( \gt \) opsi lain dan opsi lain \( \lt \) dalam merangkum isi wacana.
Soal 24.
Cermatilah bagan Surat Perjanjian berikut!
Bagian bernomor unit (4), (5), dan (6) berisi ....
A. kesepakatan kedua pihak; pasal-pasal; penutup surat
B. tujuan surat; kesepakatan kedua pihak; pasal-pasal
C. sumber hukum; pasal-pasal; harapan dan saran
D. tanggal pertemuan; kesepakatan pasal; sanksi hukum
E. kesepakatan kedua pihak; pasal-pasal; sanksi hukum
Jawaban dan Analisis
Jawaban: E
Dalam struktur surat perjanjian, bagian inti biasanya berurutan: (4) memuat kesepakatan/isi pokok perjanjian (apa yang disetujui), (5) merinci pasal-pasal (biasanya dipecah menjadi beberapa subbagian), (6) memuat ketentuan penegasan seperti sanksi/akibat hukum bila terjadi pelanggaran.
Pada bagan tampak (5) bercabang menjadi beberapa bagian (5a, 5b, 5c) yang identik dengan pasal-pasal. Bagian berikutnya (6) masih satu blok lanjutan inti yang lazimnya berisi ketentuan hukum/sanksi, bukan sekadar penutup basa-basi. Maka E \( \gt \) pilihan lain, sedangkan yang lain \( \lt \) dalam ketepatan isi (4)–(6).
Soal 25.
Aku masih saja khawatir. Ramalan dukun-dukun itu mulai lagi mengganggu pikiranku. Kau juga mulai diganggu ramalan mereka?
Tidak. Kita tidak boleh terpengaruh oleh ramalan-ramalan. Kita harus berdoa semoga ramalan itu tidak akan menimpa Jasuddin.
Aku masih ingat, mereka menyebarkan ke seluruh kampung ramalan-ramalan itu. Benarkah akan terjadi seperti yang mereka katakan, bahwa semua keturunan kita akan musnah di ujung pisau surat? Yakinkah kau akan itu?
Kita berserah saja kepada-Nya. Doakanlah J Kasuddin. Bukankah hal ini harus dilalui setiap pengikut Islam sejati?
Amanat yang tersirat dari penggalan cerita pendek di atas adalah ....
A. jangan mempercayai ramalan dukun
B. tidak perlu khawatir atas ramalan dukun
C. berdoalah agar tidak kena ramalan dukun
D. jangan khawatir; ramalan dukun tidak mungkin terjadi
E. berserah diri kepada Tuhan tidak akan kena ramalan dukun
Jawaban dan Analisis
Jawaban: C
Isi dialog menegaskan dua sikap: tidak terpengaruh ramalan dan menguatkan diri dengan doa serta berserah kepada Tuhan. Kalimat kunci: “Kita harus berdoa…” dan “Kita berserah saja kepada-Nya. Doakanlah…”.
Opsi C paling sesuai karena merangkum tindakan yang ditekankan teks: menghadapi kekhawatiran dengan doa (bukan dengan percaya pada ramalan). Opsi A hanya sebagian (menolak ramalan) tanpa menonjolkan solusi yang ditekankan. Opsi B terlalu meniadakan rasa khawatir, padahal teks menunjukkan kekhawatiran ada lalu diarahkan. Opsi D menyatakan “tidak mungkin terjadi”, padahal teks tidak memastikan itu. Opsi E menyatakan kepastian “tidak akan kena”, sedangkan teks menekankan sikap/ikhtiar doa. Karena itu, C \( \gt \) opsi lain, sedangkan opsi lain \( \lt \) dalam kesesuaian amanat.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 12