Soal 26
Bacalah kalimat berikut!
Kalimat pendapat: Kopi mampu membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Kalimat argumentasi: (1) Kopi memiliki kandungan senyawa bersifat antibakteri. (2) Kopi mampu membunuh bakteri yang ada dalam mulut. (3) Kopi memiliki cita rasa yang nikmat. (4) Kopi dapat mencegah gigi berlubang. (5) Kopi mengandung zat trigenlline.
Kalimat argumentasi yang mendukung pendapat tersebut adalah ....
A. (1) dan (3)
B. (2) dan (3)
C. (2) dan (4)
D. (3) dan (4)
E. (3) dan (5)
Jawaban & Analisis
Jawaban: C (2) dan (4)
Pernyataan pendapat membahas “kesehatan gigi dan mulut”, jadi argumentasi yang mendukung harus berhubungan langsung dengan kebersihan mulut, bakteri, atau kesehatan gigi. Kalimat (2) mendukung karena menyatakan kopi mampu membunuh bakteri di mulut, sehingga relevan dengan kesehatan mulut. Kalimat (4) mendukung karena menyatakan kopi dapat mencegah gigi berlubang, sehingga relevan dengan kesehatan gigi. Kalimat (3) tidak mendukung karena hanya membahas rasa nikmat, tidak terkait kesehatan gigi dan mulut. Kalimat (5) menyebut zat tertentu, tetapi pada teks tidak dijelaskan fungsinya terhadap kesehatan gigi dan mulut, sehingga dukungannya tidak jelas.
Analisis opsi:
A salah, karena (3) hanya soal rasa.
B salah, karena (3) tidak relevan.
C benar, karena (2) dan (4) langsung menguatkan kesehatan mulut dan gigi.
D salah, karena (3) tidak relevan.
E salah, karena (3) tidak relevan, dan (5) tidak diberi penjelasan fungsi pada teks.
Soal 27
Cermati teks berikut untuk mengerjakan soal nomor 27 dan 28!
Saat ini marak terjadi penebangan pohon secara liar. Hal ini dilakukan oleh cukong-cukong yang tak bertanggung jawab dengan seenaknya saja membabat hutan tanpa menanamnya kembali. Tak hanya maraknya penebangan pohon, tanah-tanah telah kehilangan fungsinya sebagai sumber resapan air dikarenakan pembangunan yang terjadi secara luas dan masif tanpa mengindahkan lingkungan. Ditambah lagi dengan kebiasaan buruk para manusia yang tinggal di sekitar sungai. Mereka dengan sengaja membuang sampah di sungai sehingga sungai menjadi dangkal karena sampah yang menumpuk di permukaan sungai. Bahkan, mereka juga membangun rumah-rumah di pinggiran sungai yang menambah kesemrawutan wilayah sungai. Oleh karena itu, tidaklah heran mengapa bencana banjir sering terjadi pada musim penghujan.
Pernyataan sebab akibat yang sesuai dengan isi teks tersebut adalah ....
A. Kebiasaan membuang sampah pada tempatnya harus menjadi keseharian hidup kita.
B. Ulah para cukong yang tidak bertanggung jawab dengan membabat hutan menyebabkan tiadanya resapan air.
C. Rasa bersalah masyarakat membuang sampah sembarangan menyebabkan saluran air tidak berfungsi.
D. Penebangan hutan, tiadanya resapan air, membuang sampah di sungai, dan memperkecil daerah aliran sungai menjadi penyebab banjir di musim penghujan.
E. Pendangkalan sungai karena sampah yang dibuang masyarakat mengakibatkan daerah alirannya menjadi sempit.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Teks memaparkan beberapa sebab yang akhirnya menghasilkan akibat “banjir sering terjadi pada musim penghujan”. Sebab-sebab yang disebutkan berurutan adalah: penebangan liar (membabat hutan), hilangnya fungsi resapan air karena pembangunan, kebiasaan membuang sampah yang membuat sungai dangkal, serta pembangunan rumah di pinggir sungai yang memperparah kondisi aliran sungai. Opsi D merangkum sebab-sebab utama itu dan mengaitkannya langsung dengan akibat banjir pada musim penghujan, sehingga paling sesuai dengan hubungan sebab-akibat yang dibangun teks.
Analisis opsi:
A tidak sesuai, karena berupa anjuran (normatif), bukan sebab-akibat dari teks.
B kurang tepat, karena teks membedakan penebangan liar dan hilangnya resapan air yang juga disebabkan pembangunan masif; opsi ini menyederhanakan hubungan sebabnya.
C tidak sesuai, karena teks tidak membahas “rasa bersalah” dan tidak menyebut “saluran air tidak berfungsi”.
D sesuai, karena merangkum rangkaian sebab yang mengarah ke akibat banjir.
E sebagian sesuai (sampah membuat sungai dangkal), tetapi opsi ini tidak menghubungkan secara utuh pada kesimpulan banjir seperti yang ditekankan teks.
Soal 28
Makna cukong dalam teks tersebut adalah ....
A. merambah hutan
B. pembuka hutan
C. pemilik modal
D. pencari modal
E. pekerja harian
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Dalam teks, “cukong-cukong” disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab melakukan penebangan liar secara seenaknya. Makna “cukong” dalam pemakaian umum bahasa Indonesia merujuk pada “pemilik modal/bandar” yang mengendalikan kegiatan tertentu, bukan pekerja lapangan. Karena itu, pilihan yang paling tepat adalah “pemilik modal”.
Analisis opsi:
A dan B adalah kegiatan/pekerjaan (aksi), bukan makna orang “cukong”.
C tepat, karena menunjukkan peran orang yang punya kuasa/uang sebagai pengendali kegiatan.
D tidak tepat, karena “pencari modal” justru pihak yang mencari dana, bukan pemiliknya.
E tidak tepat, karena “pekerja harian” adalah buruh, bukan pengendali usaha.
Soal 29
Bacalah kalimat-kalimat berikut!
(1) Gangguan ini mengakibatkan tidur si penderita tidak berkualitas. (2) Mendengkur adalah keadaan yang dialami oleh seseorang ketika sedang tidur. (3) Dan bagi orang lain, mendengkur membuat tidak bisa tidur karena dengkurannya tersebut. (4) Gangguan ini biasanya dialami oleh orang yang sudah cukup umur. (5) Kasus ini juga ditemukan pada orang yang kegemukan karena pita suaranya menebal.
Urutan kalimat yang tepat untuk membentuk paragraf yang padu adalah ....
A. (1), (4), (5), (3), dan (2)
B. (1), (5), (4), (2), dan (3)
C. (2), (4), (5), (1), dan (3)
D. (3), (2), (1), (5), dan (4)
E. (5), (1), (4), (3), dan (2)
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Paragraf padu biasanya dimulai dari definisi/penjelasan umum, lalu diikuti rincian, kemudian dampak. Kalimat (2) paling tepat menjadi pembuka karena memberi definisi “mendengkur”. Setelah definisi, kalimat (4) dan (5) menjelaskan siapa yang sering mengalami (cukup umur dan kegemukan), keduanya masih satu kelompok “ciri/kejadian kasus”. Berikutnya, kalimat (1) menjelaskan dampak bagi penderita (tidur tidak berkualitas). Terakhir, kalimat (3) menambahkan dampak bagi orang lain; kata penghubung “Dan bagi orang lain” cocok sebagai penutup tambahan efek setelah dampak utama disebutkan.
Alasan ringkas keterpaduan:
(2) memberi acuan “gangguan ini/kasus ini”, sehingga (4) dan (5) menjadi jelas rujukannya. Setelah itu baru wajar muncul akibat (1) dan (3).
Soal 30
Bacalah kalimat-kalimat berikut!
(1) Tempat wisata itu sangat indah dan ramai. Banyak permainan yang memukau hati pengunjung. (2) Sesampai di rumah bibi, kami istirahat sebentar sebelum kami diajak bibi ke tempat wisata. (3) Aku diajak ayahku ke rumah bibi dan berjalan-jalan di Batu, Malang. (4) Kami berangkat setelah salat magrib karena tempat wisata dibuka mulai pukul 16.00-24.00 WIB. (5) Liburan sekolah semester ganjil telah tiba. (6) Sesampainya di sana aku segera menuju tempat permainan. (7) Aku mencoba permainan sepeda udara dan permainan-permainan lain yang tidak kalah menariknya. (8) Tidak terasa hari sudah malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Kami pulang esok harinya karena aku harus sekolah.
Urutan kalimat yang tepat untuk membentuk paragraf yang padu adalah ....
A. (2), (1), (4), (6), (7), (8), (5), dan (3)
B. (2), (6), (7), (8), (1), (3), (5), dan (4)
C. (5), (3), (2), (4), (1), (6), (7), dan (8)
D. (5), (3), (6), (2), (7), (4), (8), dan (1)
E. (8), (5), (3), (2), (1), (4), (6), dan (7)
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Urutan padu untuk teks narasi biasanya: latar waktu \(\rightarrow\) keberangkatan/tujuan \(\rightarrow\) kejadian berurutan \(\rightarrow\) penutup. Kalimat (5) cocok sebagai pembuka karena memberi latar: liburan telah tiba. Kalimat (3) menjelaskan kegiatan utama: pergi ke rumah bibi dan berjalan-jalan di Batu, Malang. Kalimat (2) melanjutkan kronologi: sampai di rumah bibi lalu istirahat. Kalimat (4) menjelaskan waktu berangkat dan informasi jam buka; ditulis sebagai rentang \(16.00 \lt 24.00\). Kalimat (1) memberi gambaran tempat wisata (indah, ramai, banyak permainan) sebelum aktivitas bermain dirinci. Kalimat (6) menunjukkan aksi setelah tiba di lokasi wisata: menuju permainan. Kalimat (7) merinci permainan yang dicoba. Kalimat (8) menjadi penutup karena menyebut waktu sudah malam sekitar \(22.00\) dan kegiatan pulang.
Catatan keterurutan waktu:
Waktu malam \(22.00\) secara logis berada dalam jam operasional, karena \(22.00 \gt 16.00\) dan \(22.00 \lt 24.00\), sehingga penempatan kalimat (8) di akhir konsisten.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMA/MA - Paket 10