Teks untuk soal nomor 31–32
Puisi: Buku
Aku senang membaca buku
Karena buku sumber ilmu
Setiap hari aku semangat baca buku
Agar ilmuku bertambah
Di buku aku temukan setumpuk ilmu
Dalam buku cerita ada kelucuan
Entah itu dalam gambar atau cerita
Buku, engkau sungguh berjasa
Bagiku dan bagi semua orang
Aku hanya ingin berpesan
Anggaplah buku sebagai teman
Terima kasih buku
31.
Pertanyaan: Isi puisi tersebut adalah ....
- Buku sebagai sumber ilmu.
- Setiap hari harus baca ilmu.
- Buku sangat berjasa.
- Buku sebagai teman.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis inti
- Puisi menonjolkan gagasan utama bahwa buku memberi ilmu, misalnya “buku sumber ilmu” dan “agar ilmuku bertambah”.
- Karena isi (gagasan pokok) paling kuat adalah buku sebagai sumber ilmu, maka A \gt B, C, dan D.
Analisis opsi
- A: paling mewakili gagasan utama puisi, yaitu buku sebagai sumber ilmu.
- B: kalimat ini tidak tepat susunannya (“baca ilmu”), dan hanya salah satu ajakan kecil, bukan isi utama.
- C: benar sebagai salah satu ide (“buku sungguh berjasa”), tetapi itu rincian/penegasan, bukan gagasan pokok utama. Jadi C \lt A.
- D: juga ada (“anggaplah buku sebagai teman”), namun itu pesan penutup, bukan isi utama. Jadi D \lt A.
32.
Pertanyaan: Makna kata setumpuk ilmu pada puisi tersebut adalah ....
- penuh
- banyak
- tumpukan
- tinggi
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis inti
- Ungkapan “setumpuk ilmu” adalah kiasan yang berarti ilmu yang banyak (jumlahnya banyak, berlimpah).
- Jadi B paling tepat (B \gt A, C, D).
Analisis opsi
- A: “penuh” lebih menunjuk keadaan wadah, bukan jumlah ilmu.
- B: makna yang paling pas: jumlahnya banyak.
- C: “tumpukan” adalah bentuk benda/hasil menumpuk, bukan makna jumlah dalam konteks ini.
- D: “tinggi” lebih ke ukuran, bukan jumlah ilmu.
33.
Petunjuk membuat kue
| 1. | Kocok sampai adonan mengembang |
| 2. | Panggang dalam oven selama 20 menit |
| 3. | Masukkan tepung, telur, mentega dan pengembang kue ke dalam mangkuk adonan |
| 4. | Tuang adonan ke dalam loyang |
Pertanyaan: Urutan cara membuat kue yang benar adalah ....
- 3 – 1 – 4 – 2
- 3 – 4 – 1 – 2
- 4 – 1 – 3 – 2
- 4 – 3 – 1 – 2
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis langkah logis
- Masuk akal dimulai dari memasukkan bahan ke mangkuk: langkah (3).
- Setelah bahan masuk, baru dikocok sampai mengembang: langkah (1).
- Adonan yang sudah jadi kemudian dituang ke loyang: langkah (4).
- Terakhir, adonan di loyang dipanggang: langkah (2).
- Urutan benar: (3)-(1)-(4)-(2), sehingga A \gt opsi lain.
Analisis opsi
- A: sesuai urutan kerja membuat kue.
- B: menuang ke loyang (4) sebelum mengocok (1) membuat proses tidak tepat (adonan belum mengembang).
- C: dimulai dari menuang ke loyang (4) padahal bahan belum dicampur, jelas tidak logis.
- D: juga dimulai dari menuang (4) sebelum bahan dicampur, jadi D \lt A.
34.
Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
- Di persimpangan jalan aku melihat seekor kucing yang terluka.
- Tadi sore aku disuruh ibu membeli gula ke warung.
- Karena ibu aku membawanya pulang.
- Aku pergi dengan mengendarai sepeda.
Pertanyaan: Urutan kalimat-kalimat acak tersebut agar menjadi paragraf yang padu adalah ....
- 1 – 4 – 3 – 2
- 1 – 3 – 2 – 4
- 2 – 4 – 1 – 3
- 2 – 1 – 4 – 3
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis kepaduan paragraf
- Kalimat (2) paling cocok jadi pembuka karena memberi latar waktu dan tugas: disuruh ibu membeli gula.
- Kalimat (4) menjelaskan cara pergi menjalankan tugas: naik sepeda.
- Kalimat (1) menjadi peristiwa yang dialami saat perjalanan: melihat kucing terluka di persimpangan.
- Kalimat (3) menjadi akibat/penutup: kucing dibawa pulang.
- Urutan padu: (2)-(4)-(1)-(3). Maka C \gt A, B, D.
Catatan logika kata hubung
- Kalimat (3) diawali “Karena ...” sehingga wajar diletakkan setelah ada peristiwa/alasannya (misalnya setelah melihat kucing terluka).
- Itulah sebabnya posisi (3) paling pas di akhir, bukan di awal.
Analisis opsi lain singkat
- A dan B: membuka dengan (1) membuat tugas “membeli gula” muncul belakangan, kurang runtut.
- D: (2) lalu langsung (1) tanpa menjelaskan perjalanan (4) terlebih dulu, lalu (3) juga tidak menjadi penutup yang paling rapi karena (4) terselip.
35.
Kalimat:
Ayu mengikuti lomba lukis tingkat SD.
Dia berhasil menjadi juara pertama.
Gabungan kedua kalimat tersebut yang tepat adalah ....
- Ayu mengikuti lomba lukis tingkat SD dan dia berhasil menjadi juara pertama.
- Ayu mengikuti lomba lukis tingkat SD tapi dia berhasil menjadi juara pertama.
- Ayu mengikuti lomba lukis tingkat SD sehingga dia berhasil menjadi juara pertama.
- Ayu mengikuti lomba lukis tingkat SD meskipun dia berhasil menjadi juara pertama.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis inti
- Dua kalimat awal adalah fakta berurutan: ikut lomba, lalu berhasil juara pertama.
- Penggabungan yang aman dan tepat tanpa mengubah hubungan makna adalah memakai konjungsi penambahan: dan.
- Jadi A paling tepat (A \gt B, C, D).
Analisis opsi
- A: hanya menggabungkan dua fakta tanpa menambah hubungan sebab-akibat atau pertentangan.
- B: “tapi” menyatakan pertentangan, padahal tidak ada pertentangan antara ikut lomba dan menjadi juara.
- C: “sehingga” menyatakan sebab-akibat (ikut lomba menyebabkan juara). Hubungan ini tidak pasti benar; seseorang bisa ikut lomba tetapi tidak selalu juara. Jadi C \lt A.
- D: “meskipun” menyatakan pertentangan/kontras, juga tidak sesuai.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2013 - Halaman 10