Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 6

Gas amoniak, \( NH_3 \), dapat dihasilkan dari reaksi:

\( (NH_4)_2SO_4 + 2KOH \rightarrow K_2SO_4 + 2NH_3 + 2H_2O \)

Volume gas amoniak yang dihasilkan apabila sebanyak 0,56 liter \( (NH_4)_2SO_4 \) digunakan pada reaksi tersebut adalah ….

A. 1,12 liter

B. 1,20 liter

C. 2,24 liter

D. 11,20 liter

E. 22,40 liter

Klik untuk menampilkan jawaban dan analisa

Jawaban: A

Analisa: Dari reaksi:

\( 1 \) mol \( (NH_4)_2SO_4 \) menghasilkan \( 2 \) mol \( NH_3 \).

Karena pada kondisi yang sama volume gas sebanding dengan koefisien mol, maka:

Perbandingan volume \( (NH_4)_2SO_4 : NH_3 = 1 : 2 \).

Jika digunakan 0,56 liter, maka volume \( NH_3 \):

\( 0,56 \times 2 = 1,12 \) liter.

Karena \( 1,12 \gt 1,0 \) dan \( 1,12 \lt 2,24 \), maka jawaban yang tepat adalah 1,12 liter.


Soal 7

Perhatikan data uji pH beberapa larutan berikut:

Larutan pH Awal pH setelah penambahan sedikit asam pH setelah penambahan sedikit basa
P 3,0 1,0 4,0
Q 5,0 4,9 5,1
R 8,0 7,9 8,1
S 9,0 8,5 10,5
T 10,0 8,5 11,0

Larutan yang merupakan larutan penyangga adalah ….

A. P dan Q

B. Q dan R

C. R dan S

D. R dan T

E. S dan T

Klik untuk menampilkan jawaban dan analisa

Jawaban: B

Analisa: Larutan penyangga adalah larutan yang perubahan pH-nya sangat kecil ketika ditambah sedikit asam atau basa.

Larutan Q: pH berubah dari 5,0 menjadi 4,9 dan 5,1 (perubahan kecil).

Larutan R: pH berubah dari 8,0 menjadi 7,9 dan 8,1 (perubahan kecil).

Larutan P, S, dan T mengalami perubahan pH yang besar.

Karena perubahan pH pada Q dan R sangat kecil (\( \Delta pH \lt 0,2 \)), maka keduanya merupakan larutan penyangga.


Soal 8

Seorang siswa melakukan pengujian pH dari beberapa sampel air limbah. Data pengujian yang diperoleh sebagai berikut:

Sampel 1 2 3 4 5
pH 7,3 9,0 7,0 3,5 8,3

Limbah yang tercemar asam dan tercemar basa berturut-turut adalah ….

A. 1 dan 2

B. 2 dan 3

C. 3 dan 4

D. 4 dan 5

E. 4 dan 5

Klik untuk menampilkan jawaban dan analisa

Jawaban: D

Analisa:

Larutan asam memiliki \( pH \lt 7 \) dan larutan basa memiliki \( pH \gt 7 \).

Sampel 4 memiliki pH 3,5 (\( \lt 7 \)) → asam.

Sampel 5 memiliki pH 8,3 (\( \gt 7 \)) → basa.

Karena \( 3,5 \lt 7 \) dan \( 8,3 \gt 7 \), maka jawabannya adalah 4 dan 5.


Soal 9

Berikut data hasil titrasi larutan HCl dengan larutan NaOH 0,1 M.

Percobaan Volume HCl Volume NaOH
1 20 mL 15 mL
2 20 mL 14 mL
3 20 mL 16 mL

Berdasarkan data tersebut, konsentrasi larutan HCl adalah ….

A. 0,070 M

B. 0,075 M

C. 0,080 M

D. 0,133 M

E. 0,143 M

Klik untuk menampilkan jawaban dan analisa

Jawaban: B

Analisa:

Rata-rata volume NaOH = \( \dfrac{15 + 14 + 16}{3} = 15 \) mL.

Gunakan rumus:

\( M_1V_1 = M_2V_2 \)

\( M_{HCl} \times 20 = 0,1 \times 15 \)

\( M_{HCl} = \dfrac{1,5}{20} = 0,075 \) M.

Karena \( 0,075 \gt 0,070 \) dan \( 0,075 \lt 0,080 \), maka jawabannya 0,075 M.


Soal 10

Perhatikan diagram PT berikut ini!.

Screenshot_23-2-2026_173734__20260223_173742.jpeg

Daerah proses membeku larutan ditunjukkan oleh ….

A. KL

B. KS

C. LR

D. RM

E. SN

Klik untuk menampilkan jawaban dan analisa

Jawaban: B

Analisa: Proses membeku terjadi pada batas antara daerah cair dan padat. Pada diagram, garis yang menunjukkan peralihan cair → padat adalah KS.

Karena titik beku larutan lebih rendah dari pelarut murni, maka garis membeku larutan bergeser ke suhu yang lebih rendah (\( \lt \)).