Soal 16
Berikut hasil percobaan uji daya hantar listrik beberapa larutan.
| No. | Larutan | Lampu | Perubahan |
|---|---|---|---|
| 1 | CaCl2 0,10 M | nyala terang | banyak gas |
| 2 | CH3COOH 0,10 M | redup | sedikit gas |
| 3 | C2H5OH 0,10 M | padam | tidak ada gas |
| 4 | NaOH 0,10 M | nyala terang | banyak gas |
| 5 | NH4OH 0,10 M | padam | sedikit gas |
Dari data yang termasuk elektrolit kuat adalah ....
- CaCl2 dan NaOH
- CH3COOH dan CaCl2
- CH3COOH dan C2H5OH
- CH3COOH dan NH4OH
- C2H5OH dan NH4OH
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Prinsip uji elektrolit: nyala lampu menunjukkan banyaknya ion yang bergerak (arus listrik), dan munculnya gas menunjukkan terjadi elektrolisis. Umumnya, tingkat hantaran: nyala terang \(\gt\) redup \(\gt\) padam. Elektrolit kuat menghasilkan ion banyak (disosiasi hampir sempurna) sehingga lampu terang dan gas banyak.
Analisis opsi:
A. CaCl2 (terang, banyak gas) dan NaOH (terang, banyak gas) → keduanya ciri elektrolit kuat. (Benar)
B. CH3COOH redup dan sedikit gas → asam lemah (ion sedikit), bukan elektrolit kuat. (Salah)
C. C2H5OH padam dan tidak ada gas → nonelektrolit (praktis tidak terion). (Salah)
D. NH4OH merupakan basa lemah; data menunjukkan tidak sekuat CaCl2/NaOH. (Salah)
E. Memuat C2H5OH yang nonelektrolit, sehingga jelas bukan pasangan elektrolit kuat. (Salah)
Soal 17
Besarnya konsentrasi ion H+ dari CH3COOH 0,1 M adalah .... (Ka CH3COOH = \(10^{-5}\))
- \(10^{-1}\) M
- \(10^{-2}\) M
- \(10^{-3}\) M
- \(2 \times 10^{-4}\) M
- \(3 \times 10^{-5}\) M
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
CH3COOH adalah asam lemah, sehingga derajat ionisasi kecil. Misalkan \([H^+]=x\). Maka:
\[ K_a=\frac{x \cdot x}{0,1-x} \] Karena asam lemah, \(x \lt 0,1\) sehingga \(0,1-x \approx 0,1\).
\[ K_a \approx \frac{x^2}{0,1} \Rightarrow x^2 \approx (10^{-5})(0,1)=(10^{-5})(10^{-1})=10^{-6} \Rightarrow x=10^{-3} \] Jadi \([H^+] \approx 10^{-3}\) M.
Analisis opsi:
A. \(10^{-1}\) M berarti terion hampir total (ciri asam kuat), tidak sesuai. (Salah)
B. \(10^{-2}\) M terlalu besar untuk Ka \(10^{-5}\) pada konsentrasi 0,1 M. (Salah)
C. \(10^{-3}\) M sesuai hasil pendekatan \([H^+] \approx \sqrt{K_a \cdot C}\). (Benar)
D. \(2 \times 10^{-4}\) M terlalu kecil dibanding \(\sqrt{10^{-6}}=10^{-3}\). (Salah)
E. \(3 \times 10^{-5}\) M jauh lebih kecil; biasanya muncul bila \(K_a\) jauh lebih kecil atau \(C\) jauh lebih kecil. (Salah)
Soal 18
Pasangan berikut yang merupakan pasangan asam basa konjugasi, kecuali ....
- NH4+ dan NH3
- HCO3- dan CO32-
- H3O+ dan OH-
- H2O dan OH-
- CH3COOH dan CH3COO-
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Pasangan asam-basa konjugasi harus berbeda tepat satu ion H+.
Analisis opsi:
A. NH4+ ⇌ NH3 + H+ → beda satu H+. (Konjugasi)
B. HCO3- ⇌ CO32- + H+ → beda satu H+. (Konjugasi)
C. H3O+ dan OH- bukan beda satu H+; keduanya adalah ion hasil autoionisasi air, tetapi bukan pasangan konjugasi langsung satu sama lain. (Bukan konjugasi)
D. H2O ⇌ OH- + H+ → beda satu H+. (Konjugasi)
E. CH3COOH ⇌ CH3COO- + H+ → beda satu H+. (Konjugasi)
Soal 19
Senyawa-senyawa dengan rumus: CH3COOCH2CH3, CH3OCH2CH3, dan CH3COCH2CH3 berturut-turut merupakan ....
- keton – ester – eter
- eter – keton – ester
- ester – eter – keton
- keton – eter – ester
- eter – ester – keton
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Cara cepat mengenali gugus fungsi:
1) Ester memiliki pola \(\mathrm{-COO-}\). Senyawa CH3COOCH2CH3 mengandung \(\mathrm{-COO-}\) → ester.
2) Eter memiliki pola \(\mathrm{-O-}\) di antara dua gugus alkil. CH3OCH2CH3 adalah \(\mathrm{R-O-R'}\) → eter.
3) Keton memiliki gugus karbonil \(\mathrm{C=O}\) di tengah rantai: \(\mathrm{R-CO-R'}\). CH3COCH2CH3 → keton.
Analisis opsi:
A. Urutan diawali “keton”, padahal senyawa pertama jelas mengandung \(\mathrm{-COO-}\) (ester). (Salah)
B. Senyawa kedua adalah eter, bukan keton. (Salah)
C. Sesuai: ester – eter – keton. (Benar)
D. Senyawa pertama bukan keton. (Salah)
E. Senyawa pertama bukan eter, melainkan ester. (Salah)
Soal 20
Senyawa 2-pentanol berisomer fungsi dengan ....
- 1-pentanol
- 3-pentanol
- etil butil eter
- etil propil eter
- asam pentanoat
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Isomer fungsi = rumus molekul sama, tetapi gugus fungsi berbeda. 2-pentanol adalah alkohol dengan rumus molekul \(\mathrm{C_5H_{12}O}\). Isomer fungsi alkohol yang paling umum adalah eter, juga \(\mathrm{C_5H_{12}O}\).
Periksa opsi: Etil propil eter = C2H5–O–C3H7 → total C = \(2+3=5\), H = \(5+7=12\), O = 1, jadi \(\mathrm{C_5H_{12}O}\). Gugus fungsi eter berbeda dari alkohol → isomer fungsi.
Analisis opsi:
A. 1-pentanol masih alkohol (bukan beda gugus fungsi), jadi bukan isomer fungsi. (Salah)
B. 3-pentanol juga alkohol, hanya beda letak \(\mathrm{-OH}\) (isomer posisi). (Salah)
C. Etil butil eter memiliki C = \(2+4=6\) → rumusnya bukan \(\mathrm{C_5H_{12}O}\). (Salah)
D. Etil propil eter: \(\mathrm{C_5H_{12}O}\) dan gugus fungsi eter → isomer fungsi 2-pentanol. (Benar)
E. Asam pentanoat berumus \(\mathrm{C_5H_{10}O_2}\) (beda rumus molekul), bukan isomer. (Salah)